MY DARK

MY DARK
MD#21



Satu minggu telah berlalu, kini pertemanan Allice dkk dengan Austin dkk menjadi sangat dekat, namun Austin dkk tetap menjadi nerd dengan Manda dkk yang selalu membully mereka.


Kini dikantin Allice dkk yang tengah makan bersama Austin dkk tiba tiba Manda dkk datang dengan langsung menggebrak meja mereka.


"Heh lu nerd cepet pesenin kita makan." Suruh Manda ngegas, Allice dkk langsung meletakan garpu sendok nya dengan kasar diatas meja.


"Lu ya, punya tangan punya kaki kaga guna amat, makan ya pesen sendiri sono, main suruh suruh orang mulu lu kerjaannya." Ucap Azza geram, karna saat mereka makan selalu datang Manda dkk mengacaukan mereka.


"Heh lu, kita nggak ada urusan ya sama lu." Tunjuk Mela pada Azza.


"Gw juga nggak ada urusan ya sama lu, nggak usah sok jadi ratu lu, kacung aja sok sok an lu." Marah Azza.


Seluruh kantin diam membisu menonton perdebatan yang berujung pertengkaran nantinya, tidak ada yang berani berkomentar dan mengomentari.


"Sono lu pada pergi." Usir Adel. "Sebelum kalian kita bikin jadi kripik." Lanjut Adel menggulung lengan bajunya.


"Apa lo, mau apa, berani sini lu!" tantang Melly.


"Sini." Ucap Adel yang sudah sangat geram, ia langsung meju menjambak rambut Melly lalu melepaskannya dengan kasar, hingga rambut Melly yang panjang rontok diatas ubin kantin.


"Berani lu!" marah Mela hendak menampar Adel.


"Apa lo, sama gw sini." Ucap Azza menahan tangan Mela langsung menguncinya dibelakang dan mendorong tubuh Mela dengan kasar membentur meja.


"Ah saakit." Rintih Mela memegangi perutnya yang terbentur.


"Anjing lu pada!" Marah Melly hendak menampar Azza namun langsung ditahan oleh Ryan.


"Apa? mau tampar, jangan sok iye lu." Ucap Ryan menghempas kasar tangan Melly.


Austin langsung pergi dan kembali dengan membawa tiga mangkuk berisi bakso yang sudah ia masukkan sambal sebanyak mungkin.


"Nih tadi kamu mau makan kan, nih udah aku pesenin." Ucap Austin menyodorkan nampan.


"**** amat nih bocah." Batin Allice yang sedari tadi hanya diam menyimak.


"Nah gitu kek dari tadi." Ucap Manda. Saat Manda hendak mengambil nampan, Austin langsung mengkode Ryan dan Gilbert, mereka berdua yang mengerti langsung mengambil mangkuk bakso dan...


Byur.


Austin dkk menyiramkan bakso berisi sambal kewajah Manda dkk.


"Ahhhh panas panas." Teriak Manda dkk kepanasan.


"Ups kacian." Ejek Adel dan Azza.


"Tidak untuk berikutnya." Imbuh Ryan.


Austin dkk langsung membuka kaca mata nerd nya, dan melepas semua atribut nerd mereka, mereka langsung merapikan rambut mereka dan membuka satu kancing baju mereka.


"Wahh fake nerd ternyata."


"Ganteng banget."


"Ini tipe gw banget.


"Inget lu kentang."


Histeris para siswi dikantin.


Azza dan Adel yang melihat seketika melongo dengan tipuan dan ketampanan Austin dkk, tapi tidak dengan Allice yang hanya santai tanpa terkejut, karna ia sendiri sudah mengetahuinya sejak awal.


"Ka...kalian." Ucap Manda terpesona.


"Apa, gw tau gw ganteng." Sombong Gilbert.


"Jangan pernah lu ngebully lagi, awas aja lo." Ancam Ryan.


"I..iya kita nggak akan bully lagi." Ucap Melly.


"Cabut." Suruh Allice pada Manda dkk dengan memainkan pisau lipatnya memutar mutarkan ditangannya.


"Iya, iya kita pergi." Ucap Mela langsung pergi bersama Melly dan Manda.


***************************************


~BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPA👆


SEE YOU NEXT EPISODE 😉


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕