
Diruangan pribadi Allice, kini Allice dan Austin sudah duduk berhadapan dikursi, dengan Allice yang menatap serius Austin.
"Apa yang lu temuin?" tanya Allice to the point.
"Bentar dulu, sebelum gw bilang ini, lu jangan nekad." Ucap Austin yang tahu apa yang akan dilakukan Allice setelah ia mengatakannya.
Sejenak Allice berpikir, apa yang sebenarnya akan dikatakan Austin, mengapa ia harus berjanji untuk tidak nekad, toh dia bisa menjaga dirinya sendiri, bahkan bisa menjaga orang orang yang ada disekitarnya.
"Iya gw tahu lu hebat, bisa jaga diri, tapi ini masalahnya bukan semudah yang lu kira." Ucap Austin yang seakan akan mengetahui jalan pikiran Allice.
"Iya." Ucap Allice meng iya kan, karna ia juga sudah sangat ingin tahu apa yang akan dikatakan oleh Austin.
"Yang niat dong, kaya nggak ikhlas gitu gw lihat nya." Ucap Austin.
"Niat ingsun niat." Ucap Allice menatap nanar Austin.
"Iya iya, gw bilang." Ucap Austin.
Austin menarik nafasnya, lalu mengambil dan membuka hand phone yang ada disakunya, untuk menunjukkan sebuah informasi penting untuk Allice.
"Nih lu lihat, ini disini ada satu rumah, tapi aneh gitu nggak sih, masa iya rumah ada ditengah hutan, mepet tebing." Ucap Austin menunjukkan.
Allice langsung merebut HP Austin dan melihatnya dengan seksama, ia juga langsung mengambil laptopnya ingin memperbesarnya, agar terlihat jelas.
Allice menyadari ada sesuatu yang salah, ia mencoba mencari infromasi lagi dan lagi, sampai ia menemukan sebuah titik kecil tepat dimana rumah tersebut berada. Ia langsung memanggil Bastian untuk dimintai tolong.
"Apa?" tanya Bastian setelah masuk.
"Sekarang juga datengin rumah ini, dititik ini." Ucap Allice serius.
"Ngapain?"
"Jangan banyak bacod, sekarang kesana, ntar dari kejauhan terbangin drone, inget dari jauh." Ucap Allice menekankan katanya, hingga siapa pun yang mendengar menjadi merinding.
"Satu jam dari sekarang." Ucap Allice.
"I..iya." Jawab Bastian langsung pergi.
"Giliran beginian dikasih ke gw, kalo warr kaga pernah ngajak gw." Gumam Bastian berdecak kesal, saat meninggalkan ruangan.
"Gw denger!" Ucap Allice.
"Eh iya iya, maap." Ucap Bastian takut, langsung pergi.
"Lu beneran mau nyelidikin malam ini juga, ntar kalo ada apa apa gimana?" Ucap Austin yang terlihat khawatir.
"Suka suka." Jawab Allice acuh.
"Lu tuh ya, gw tuh khawatir sama lu." Kesal Austin.
"Lah nape nih bocah, jangan jangan.... " Batin Allice menatap datar Austin.
"Ya kan sekarang, kalo nanti tiba tiba itu beneran tempat persembunyian mereka gimana, lu pasti bakal kesana, itu tempat bahaya benget Lice, kalo ntar lu jatuh dari tebing nggak ada yang bisa nolongin elu, termasuk gw." Ucap Austin menatap dalam mata Allice.
Allice yang mendengar ucapan Austin menjadi tersentuh dan sedikit melunak karna perhatian tulus yang diberikan Austin dengan secara tidak langsung.
"Tenang aja, ntar kalo bener iya, resiko ada ditangan gw sendiri, toh kalo emang jatuh juga nggak papa asal mereka udah nerima apa yang harus mereka terima." Ucap Allice mencoba menenangkan Austin.
"ALLICE GW ITU KHAWATIR SAMA LU." Geram Austin mengguncang tubuh Allice dengan memegang kedua pundak Allice, ia langsung keluar dari ruangan pribadi Allice dan menutup pintunya kasar, hingga Azza dan Ryan yang berada dibalkon mendengarnya.
"Kenapa tuh?" tanya Ryan penasaran.
"Tau, keluar aja lihat." Ucap Azza langsung keluar begitu saja, saat mereka keluar, mereka melihat Austin baru saja meninggalkan ruangan pribadi Allice.
"Dia kenapa?" tanya Azza.
"Tau, jangan jangan ribut sama Allice." Jawab Ryan menduga.
"Lah tahu dari mana? ribut? emang mereka ada hubungan apaan?" tanya Azza.
"Si Austin suka sama si Allice." Jawab Ryan.
"Si Allice juga kayaknya sama." Balas Azza.
"Yaudah biarin aja, jangan ikut campur." Saran Ryan
"Iyalah, emang mau jadi perkedel." Ucap Azza berjalan lagi menuju ruang tengah diikuti Ryan.
Allice yang masih ada didalam ruangan hanya bisa berdiam diri.
"Iya gw tahu lu khawatir sama gw, tapi gw juga lebih khawatir kalo gw ninggalin lu gitu aja." Ucap Allice merasa sedikit bersalah juga ia merasa bingung.
"Tapi tujuan gw jauh lebih penting, ini yang gw tunggu dari dulu." Lanjut Allice menunggu informasi pasti dari Bastian.
***************************************
~BERSAMBUNG~
LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5
JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE
JANGAN LUPA👆
SEE YOU NEXT EPISODE 😉
BYE~
AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕