MY DARK

MY DARK
MD#26



Malam hari pukul 08.00 waktu setempat, Gabriel pulang kemansion megah milik orang tuanya.


Saat ia masuk kedalam mansion, terlihat Alvaro dan Allice sedang menyaksikan siaran TV dengan Allice yang memangku laptopnya.


Siaran televisi sedang menyiarkan tentang kehancuran dan kebangkrutan yang dialami oleh keluarga Geovani.


Keluarga Geovani, keluarga terkaya No.08 telah bangkrut dan semua harta kekayaannya sudah ditangan keluarga Mandala, dengan Tuan dan Nyonya Geovani meninggal terkena serangan jantung.


"Geovani? jangan jangan tadi tuh yang dikantor mau bunuh diri, sampe masuk berita, amajing juga nih." Batin Gabriel.


"Geovani? Papa pernah mengenal keluarganya dengan baik, mereka tidak pernah melakukan sesuatu yang akan merugikan keluarga mereka." Ucap Arion pada Allice.


"Dijebak kali." Jawab Allice.


"Dijebak sama keluarga tunangannya, diambil semua harta kekayaannya." Ucap Gabriel yang muncul dibelakang Alvaro dan Allice.


"Anjim setan gentayangan." Kaget Allice.


"Apa lu kata?!" Marah Gabriel.


"Kaga." Jawab Allice kembali fokus pada laptop nya.


"Lu...!" kesal Gabriel.


"Dari mana kamu tahu kalau mereka dijebak sama keluarga tunangan anaknya?" tanya Alvaro pada Gabriel.


"Gini ya Pa." Ucap Gabriel duduk didepan Alvaro dan Allice.


"Tadi sore itu anak keluarga Geovani, naik kelantai paling atas, keatap Pa, mau bunuh diri." Lanjut Gabriel menjelaskan.


"Kok bisa? terus?" tanya Alvaro penasaran dengan apa yang terjadi.


"Terus Gabriel suruh turun, eh nggak mau, yaudah Gabriel yang naik keatas, waktu diatas juga dia nggak mau turun, yaudah Gabriel bikin pingsan aja biar bisa dibawa turun." Jawab Gabriel panjang lebar menjelaskan.


"Keren." Puji Allice


"Iya dong siapa dulu, gw." Ucap Gabriel menyombongkan dirinya.


"Nggak tuh, kalo gw yang ada disitu, langsung gw dorong biar cepet." Ucap Allice.


"Emang dasar kejam, pembunuh berdarah dingin." Ucap Gabriel.


"Makasih." Ucap Allice.


"Lah dikata muji."


"Terus dimana dia?" tanya Alvaro.


"Kok kamu seenaknya nyuruh orang tinggal di apartemen kamu, kalo dia ngapa ngapain kamu gimana?" Ucap Alvaro sedikit marah karna khawatir pada Gabriel.


"Ya mau gimana lagi Pa, abisnya kasihan, dia melas banget tahu Pa, katanya nggak ada tempat tinggal, terus minta nginep di kantor ya Iel nggak izinin lah." Jawab Gabriel memberikan alasan.


"Yaudah nggak papa, kamu tolong dia juga bagus, dari pada dia dijalanan nggak jelas." Ucap Alvaro.


"Dendam." Ucap Allice yang tetap memfokuskan pandangannya pada laptopnya.


"Kamu ngomong apa?" tanya Alvaro.


"Iya, itu si Raiden Daren Geovani, putra tunggal satu satunya keluarga Geovani, yang kedua orang tuanya meninggal karena serangan jantung, akibat tak bisa mendengar bahwa mereka telah bangkrut, semua harta kekayaannya diambil oleh keluarga Mandala secara paksa, dan mereka mencampakkan Raiden tunangan anak perempuan keluarga Mandala." Ucap Allice panjang lebar.


"Dia akan melakukan balas dendam pada keluarga Mandala, dan akan mengambil semua harta yang seharusnya menjadi miliknya." Lanjutnya.


"Wahhhh hebat, nggak sia sia lu jadi hacker handal." Puji Gabriel.


"Terus gimana rencana kalian?" tanya Alvaro pada Gabriel dan Allice.


"Kalian? dia aja, Allice mah oga, mending nyari dua tua bangka sialan." Ucap Allice langsung pergi kekamarnya.


"Nah gimana, adikmu nggak mau tahu itu." Ucap Alvaro pada Gabriel.


"Emmm gimana ya Pa, dia udah terlanjur Gabriel tolong, masa nolong cuman setengah setengah." Ucap Gabreil.


"Yaudah itu terserah kamu aja, tapi inget jangan sampai mencampuri urusan yang nggak seharusnya." Pesan Alvaro.


"Siyap itu Pa, Gabriel kekamar dulu." Ucap Gabriel langsung pergi kekamarnya.


"Gw tahu harus ngapain." Batin Gabriel berjalan menuju kamarnya.


***************************************


~BERSAMBUNG~


LIKE, COMMENT, KASIH RATE 5


JANGAN LUPA VOTE & TAMBAHKAN FAVORITE


JANGAN LUPA👆


SEE YOU NEXT EPISODE 😉


BYE~


AUTHOR SAYANG KALIAN💕💕