My Alpha's King

My Alpha's King
21



Author.


Semilir angin malam yang sangat sejuk ini berhasil menerpa beberapa pepohonan rimbun sehingga mengeluarkan suara saling bertabrakan, keadaan seperti ini sangat cocok untuk gadis yang sekarang sedang menikmati angin sejuk ini diatas perbukitan yang menampilkan bulan purnama tepat didepannya, purnama yang sangat besar dan terang seperti lampu raksasa.


Anak rambut yang berterbangan tertiup angin ini menutupi wajah cantiknya, dengan lembut ia selipkan anak rambut itu dibalik telinganya sehingga wajah cantik nya itu kembali terlihat dan bersinar akibat bulan purnama didepannya.


"Mara?!! ". Teriakan seseorang dari bawah membuatnya menoleh dari atas ia melihat gadis yang tidak kalah cantik darinya, gadis itu yang selama ini dia anggap saudaranya sendiri.


Gadis itu berjalan untuk menaiki perbukitan tetapi usahanya tetap gagal, ia tidak bisa menaiki perbukitan itu karna memang cukup tinggi, yang membuatnya heran kenapa gadis diatas sana selalu bisa naik ke perbukitan tinggi ini dengan mudah, dia berdecak kesal dengan tangan dipinggang.


Amara yang melihat gadis dibawahnya itu sudah kesal akhirnya ia memutuskan untuk turun dengan kekehan kecilnya karna melihat wajah perempuan itu yang sudah merah padam.


"Kenapa mukamu?? Tidak bisa naik lagi, huh?? ". Tanya Amara terkekeh saat sudah sampai tepat di depan gadis yang tadi berada dibawahnya.


Gadis itu masih memandang Amara sinis.


" Aku ini bingung kepadamu Amara! Kenapa perbukitan setinggi itu dengan gampangnya kau naiki, tapi sedangkan aku?? Dengan menggunakan tali saja aku tidak pernah berhasil". Ucapnya kesal disertai wajahnya yang cemberut membuat Amara kembali terkekeh.


"Entahlah Crystal, aku juga tidak tahu kenapa aku dengan gampangnya naik keatas sana, tapi kau perlu tahu, diatas sana benar benar sangat tenang dan damai, membuatku nyaman untuk kembali kesana lagi dan lagi". Ucap Amara tersenyum manis.


"Hmm, kau membuat aku penasaran, bisa kah kau membawaku kesana??". Tanya Crystal membuat Amara menoleh dan terdiam sebentar.


"Hmmm, mari kita coba!! ". Ucap Amara membuat Crystal bersorak gembira.


"Mari pegang tangan ku". Ucap Amara dan Crystal dengan nurut menggenggam tangan kiri Amara kencang.


"Tutup matamu karna mungkin kau akan teriak". Ucap Amara lagi membuat Crystal mengangguk dan memejamkan matanya. Sedetik kemudian ia merasa jika tubuhnya terbang ke udara dengan kecepatan tinggi hinga akhirnya....


"Buka matamu Crystal".


Perlahan tapi pasti Crystal membuka matanya dan betapa terkagum nya ia melihat bulan purnama yang sangat besar dan terang tepat didepannya, ini adalah pemandangan pertama kali yang ia lihat seumur hidupnya.


Ia menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya, ia masih dibuat kagum dengan keadaan diatas bukit ini. Amara yang melihat Crystal terkagum seperti itu hanya tersenyum senang.


"Indah sekali ya Tuhan!! ". Ucap Crystal tidak percaya.


"Amara!! Ini sungguh indah, hmmm terimakasih sudah membawaku kesini, kenapa tidak dari dulu saja?? Kau selalu datang kesini sendirian". Ucap Crystal mengerutkan bibirnya.


"Hehehe, habisnya keadaan disini sungguh membuatku nyaman dan tenang, aku tidak pernah ingin orang lain mengganggu ketenangan ku diatas sini, tapi kali ini aku dengan baik hati mengajakmu kesini, bagaimana?? Indah bukan?? ". Tanya Amara tersenyum bangga.


" Sangat!!! Sangat indahh!!! ". Ucap Crystal dengan mata berbinar.


Setelah itu Amara dan Crystal duduk tepat di rerumputan diatas bukit itu sambil memandang bulan purnama yang perlahan menutup dengan semilir angin yang makin lama semakin terasa dingin hingga menusuk kulit, tapi itu tidak membuat Amara dan Crystal berpindah tempat, menurut mereka ini sangat menyenangkan.


" Crystal?? ". Panggil Amara tiba tiba membuat Crystal menoleh.


" Iya??". Jawabnya.


"Setiap kali aku terbangun di pagi hari, aku selalu melihat wajah seorang pria yang sangat tampan sedang tersenyum kepadaku seolah dia selalu absen untuk menyambut pagiku, aku tidak kenal ia siapa, hanya saja setiap melihatnya hatiku menghangat, apa kau pernah seperti itu sebelumnya??". Tanya Amara, mata abunya terlihat serius.


"Hmmmm, dahulu sih pernah, tapi semenjak aku tahu siapa pria itu, bayangan hilang dipikiranku secara tiba tiba, awalnya ia selalu datang di mimpiku, aku juga sepertimu, tidak tahu bahkan tidak kenal ia siapa, tapi saat desa kami diserang oleh beberapa orang kerajaan, aku melihat salah satunya ada yang seperti dia, lelaki dimimpiku". Ucap Crystal bercerita, Amara mendengarkan sm dengan seksama sambil menatap wajah Crystal serius.


"Saat mata kamu bertemu, ia sempat tersenyum kepadaku, senyumnya persis seperti yang selalu ia tampilkan kepadaku di mimpi, tapi Saad aku sadar desaku tlah hancur, aku mencari dimana keberadaan ibuku, dan sangat disayangkan, ibuku sudah tiada ditangan orang kerajaan itu yang menunggang kuda, dan kau tahu?? Siapa orang kerajaan itu?? ". Jeda Crystal dan Amara menggelengkan kepalanya.


" Dia adalah pria tampan yang sebelumnya tersenyum kepadaku". Lanjut Crystal membuat Amara terkejut, sungguh menyedihkan.


"Awalnya ku kira itu masih mimpiku saja, tapi ternyata itu real, ternyata cowo tampan yang selalu datang dimimpiku itu bukan pangeran berkuda putih yang kupikir akan menjadi pendampinhku, ternyata ia datang hanya untuk menghancurkan keluargaku, sejak saat itu, aku tidak pernah melihat wajahnya lagi, tapi saat aku memejam kan mata dan mengingat kejadian itu, wajahnya selalu hadir remang remang sedikit jelas dan tidak jelas".


Amara sedikit tertegun mendengar cerita Crystal barusan, apa dia juga akan seperti itu?? Wajah pria yang selalu hadir disetiap paginya apa dia yang akan menghancurkan ya kelak?? Amara jadi takut sekarang.


"Apa aku akan seperti itu ya?? ". Ucap Amara tiba tiba membuat Crystal menoleh dan tersenyum.


"Kau bicara apa, belum tentu Amara, jangan difikirkan, mungkin itu hanya kebetulan yang baik untukmu, atau mungkin juga itu adalah orang dimasa lalumu sebelumnya".


" Masa lalu?? Bahkan aku tidak mengingat orang orang dimasa laluku". Ucap Amara.


"Apa mungkin itu suamimu?? ". Tanya Crystal tiba tiba.


" Suami?? ".


******


"Ibu.. Kutitip gadis cantik ku ini kepadamu ya". Ucap Mycle tersenyum kemudian menoleh kepada wanita cantik didepannya, dipandang dulu wajah cantik gadisnya kemudian diciumnya kening Amara lama.


"Tunggu aku sayang, aku hanya sebentar, besok pagi aku akan kembali kepadamu". Ucap Mycale tersenyum manis. Gadis didepan ya ini hanya menjawab dengan anggukan ringan.


Beberapa Warrior dan Darvin sudah menunggu dibelakangnya, mereka yang akan menemaninya berburu malam ini, banyak Warrior yang ikut bersamanya, sangat banyak, yah memang itu karna permintaan ayahnya Bov, beliau ingin dia pergi tidak hanya membawa pasukan sedikit, kejadian satu bulan yang lalu cukup hanya terjadi sekali saja dalam hidupnya, dia tidak ingin Mycle kembali hilang dan datang dengan luka luka ditubuhnya mungkin lebih dari itu.


Setelah mengecup kembali kening Amara dan beralih kepada kakanya Diana dan sekarang beralih kepada ibunya Clora.


"Hati hati nak, ibu tahu kau anak pemberani, kau ini adalah Alpha Black Moon Pack, pack yang sangat kuat, aku yakin kau akan baik baik saja, aku tidak akan menerimamu kedalam istana ini jika kau kembali pulang dengan membawa luka di tubuhmu". Ucap Clora dengan mata yang sudah berkaca.


Mycle terkekeh melihat ibunya, dia menghapus air mata wanita cantik didepan ya ini yang berhasil lolos.


"Hahaha ibu, aku hanya pergi semalaman, kau tidak perlu khawatir, aku membawa banyak Warrior disini ibu". Ucap Mycle tenang.


" Tapi kau tahu nak, daerah sana sangat rawan bagi para kaum kita, disana adalah kawasan para Vampire, dan bagaimana jika mereka tau ada suku serigala yang menyelinap masuk dan merebut makanan mereka, kau akan dalam bahaya". Ucap Clora, tersirat nada kekhawatiran didalamnya, Mycle bisa merasakan itu.


Dia maju dan mengecup pelan kening ibu kesayangannya itu.


"Ibu percaya kalau kaum kita iku kuat bukan?? Aku ini anak dari Alpha Bov dan Luna Clora, aku yakin aku kuat dan aku bisa, kejadian sebulan yang lalu itu karena kecerobohan ku saja ibu, kali ini tidak, kau tidak perlu khawatir oke?? ". Ucap Mycle masih meyakinkan Clora sampai akhirnya ibunya itu mengangguk.


Mycle tersenyum senang, dia mundur beberapa langkah kebelakang dan mengambil ancang ancang untuk berganti shift dengan serigala nya.


Setelah tubuhnya utuh berubah menjadi serigala besar berwarna hitam Mycle tersenyum didalam serigala itu kemudian berlari kencang membelah jalanan hutan dimalam hari ini.


*****


"Alex?? Apa kau mendengarku Alex?? ". Panggil Mycle didalam tubuh Alex, tapi serigala nya itu tidak kunjung menjawab, bahkan hingga sebulan yang lalu serigala hitamnya ini sama sekali tidak membuka suaranya bahkan mengoceh memarahinya saja tidak, ia sedikit bingung dengan Alex, apa serigala nya itu sedang marah kepadanya??


Alex masih berlari sangat kencang di depan sedangkan Darvin dan warrior nya berada tepat dibelakangnya.


Tidak terasa sebentar lagi ia akan sampai dikawasan Desa Bavarian, ya, Desa Bavarian, desa uang terkenal sangat ujung dan jauh dari kawasan suku serigala, karna kawasan ini mendominasi kebanyakan kaum Vampire, kawasan ini sangat jarang didatangi beberapa kaum serigala, tapi karna memang dikawasan ini banyak sekali makanan untuk para serigala, jadi mau tidak mau Mycle memutuskan untuk pergi kesini.


Saat sudah sampai diperbatasan antara ujung wilayah Garden Moon (kawasan kaum serigala)


Dan ujung wilayah Bavarian Mycle, Darvin dan beberapa warrior lainya berhenti.


Kepala Warrior, Brian berjalan pelan kedepan untuk mengecek keadaan, karna menurutnya Aman ia memberi jalan kepada Mycle dan juga Darvin, mereka berjalan pelan dan mulai masuk di kawasan Bavarian. Terdengar suara suara burung malam memenuhi isi hutan, kawasan Bavarian memang lebih sedikit menyeramkan dibanting Garden Moon, tapi di kawasan ini Bulan purnama lebih terlihat jelas diujung bukit.


Mycle dan Darvin berlari mulai mencari sumber makanan mereka.


******


Sr rekkk..


Amara dan Crystal menoleh berbarengan saat mendengar sesuatu dibalik rerumputan tebal yang berada disamping kanan mereka, cukup lama mereka memandang khawatir kearah rerumputan itu, tapi tiba tiba saja....


"Krukk krukk". Seekor kodok keluar membuat Amara dan juga Crystal bernafas lega kemudian mereka berdua terkekeh.


" Apa yang kau fikirkan saat semak semak itu bergerak Crystal?? ". Tanya Amara masih sambil dengan kekehan kecil yang keluar dari mulutnya.


"Hahaha aku kira ada seekor Macan atau Harimau, tapi ternyata hanyalah hewan kecil kembaranmu". Jawab Crystal meledek Amara.


" Huhhh kau ini ya". Bals Amara mendorong pelan bahu Crystal.


"Hmmm Amara, akhir akhir ini aku sering melihatmu seperti bercahaya, dari kejauhan terkadang aku melihat tubuhmu seperti mengeluarkan sesuatu yang sangat bersinar". Ucap Crystal membuat kening Amara bergelombang. Tanda bingung.


" Cahaya?? Di tubuhku?? ". Tanya Amara yang dijawab anggukan oleh Crystal.


" Aku tidak merasakan apapun Crystal, aku bahkan tidak melihat kalau tubuhku mengeluarkan cahaya". Jelas Amara membuat Crystal berfikir keras.


"Hmm apa mungkin penglihatan ku sedang bermasalah ya?? ". Tanya Crystal seperti gumaman namun bisa terdengar oleh Amara.


" Mungkin saja". Jawab Amara.


"Yasudah tidak usah difikirkan, bagaimana kalau kita turun saja?? Bulan purnama juga sudah tidak kelihatan disini, malam semakin gelap, aku takut". Ucap Crystal yang dijawab anggukan oleh Amara.


Mereka berdua berdiri dan menghadap kebawah, seperti tadi, Crystal menggenggam kencang tangan Amara kemudian ia menutup matanya, seketika tubuhnya seperti terjatuh dengan kecepatan yang perlahan namun pasti, sampai ia merasakan kakinya sudah menyentuh kembali ketanah.


Crystal membuka matanya dan tersenyum senang.


"Kau memang hebat Amara". Ucapnya membuat Amara tersenyum.


Setelah itu mereka berjalan melewati beberapa pohon yang menjulang tinggi didalam hutan, mereka berjalan dengan sedikit perasaan khawatir, namun mereka sudah terbiasa dengan keadaan seperti ini.


Tapi saat sedang santai berjalan tiba tiba saja Amara menginjak sesuatu yang menusuk kakinya, rasanya sakit sekali, dia menoleh kebawah namun tidak terlihat apa apa.


"Ada apa Amara?? ". Tanya Crystal bingung saat melihat Amara meringis.


" Aku seperti menginjak sesuatu Crystal". Jawab Amara.


"Ternyata benar disana ada seseorang Alpha".


Ssssrreekkk.


Amara dan Crystal terkejut saat tiba tiba saja puluhan bahkan ratusan seekor serigala mengelilingknya, Crystal terlihat sudah panik dan ketakutan, pasalnya ia hanya manusia biasa, walaupun sudah lama tinggal di hutan ia tidak pernah melihat serigala sebanyak ini.


Amara yang melihat ratusan ekor serigala ini hanya memandang bingung, ia seperti tidak asing dengan serigala serigala ini.


Tapi tiba tiba saja serigala hitam besar yang mungkin besarnya berkali kali lipat daripada serigala lainya keluar dari selipan, serigala itu terlihat seperti pemimpin diantara yang lainya, saat mata serigala hitam itu bertemu dengan matanya tiba tiba saja bola mata hitamnya berubah menjadi warna biru laut yang sangat indah.


Amara bingung, apa serigala itu baru saja berganti warna matanya?? Tapi bagaimana bisa?? Lalu, kenapa jantungnya berdetak kencang, tunggu! Setelah di lihat lihat Amara seperti pernah merasakan teduhnya mata biru laut itu, membuatnya nyaman untuk selalu memandang puppy eyes serigala hitam itu.


Setelah bertatapan lama serigala hitam itu mengaung sangat kencang membuat semua ratusan serigala itu ikut mengaung menambah ketakutan pada Crystal.


"Amara?? Gadisku?".


" YA ITU AMARA MYCLE!!! ". Ucap sesorang dari kejauhan.


" Tunggu?? Siapa?? Kau siapa?? Alex?? Suaramu Alex, Alex kau kemana saja??!! ". Teriak Mycle namun tidak ada jawaban.


Serigala hitam itu mendekat kearah Amara membuat wanita disamping Amara yaitu Crystal semakin ketakutan.


" Siapa kau?? ". Tanya Amara berjongkok.


Tapi tiba tiba saja....


Serigala hitam itu mengeluarkan air mata.


.


.


.


.


.


" Shit!! Ini tidak boleh dibiarkan, Thomas, aku butuh bantuanmu!! ".


******


Yeayy up lagii, lumayan panjang ga?? Hehe ga lah ya masih kurang, gapapa deh yang penting up wkwkwk


Biasanya My Alpha's King up lama kan, tapi kali ini cepet karna aku mau kalian yang gabut dirumah mau ngapain gatau malem minggu mending baca My Alpha's King heheheh 😂😂


KOMEN SEBANYAK-BANYAKNYA TENTANG MY ALPHA'S KING YAAAA, AKU MAU TAU SEBERAPA GREGETNYA KALIAN BACA MY ALPHA'S KING hihihihi😅


Yaudah aku gamau panjang panjang, pegel😤


Jangan lupa vote anda Comment ya para readers kesayanganku😘😘


See u next para🤗❤


Ohhhh iya jangan lupa nonton trailer ******* baru aku yaaaa😚


(Btw ini baru revisi, ini ******* baru aku bner bner baru kmaren tanggal 26 Agustus 2019)