My Alpha's King

My Alpha's King
14



Song: Cold - The Twilight Saga.


Author Pov.


"Mereka semua sedang berjalan menuju hutan Alpha". Ucap Beta itu kepada Alphanya.


"Hahaha, sungguh?? Ohh bagus kalau begitu, panggilkan anakku".


"Baik Alpha". Ucap Beta itu dan segera berbalik keluar ruangan untuk memanggil seorang wanita cantik untuk masuk kedalam ruangan Alphanya.


"Ada apa ayah??". Tanya wanita itu mengangkat sebelah alisnya.


"Bersiaplah nak, saatnya sudah tiba, bulan purnama penuh akan segera dimulai, kau tahu bukan apa artinya??". Tanya Ayah itu kepada putrinya dengan senyum licik yang terukir diwajah tampan nya.


"Ahh, aku mengerti ayah, tentu aku akan bersiap siap, aku tidak akan melewatkan malam bagahia ini hahahaha". Jawabnya tertawa puas.


"Kau memang putri ayah hahahaha".


******


"Mycle?".


"Hmm??".


"Gimana Amara?? Apa dia masih pusing karena suara wolfnya itu??". Tanya Clora sedikit khawatir semenjak kejadian dimeja makan tadi pagi dimana Amara memegangi kepalanya terus menerus.


"Entah ibu, tapi syukurlah sekarang dia sedang tidur, aku sedikit lebih tenang".


"Hufftt.... bagus kalau begitu, jaga dia terus nak, kau jangan tinggalkan dia sendirian oke??". Ucap Clora lagi memegang pundak anak laki lakinya itu.


"Pasti, hmm ngomong ngomong,dimana Diana??". Tanya Mycle baru sadar dari acara penobatanya kemarin dia tidak melihat kaka perempuanya itu.


"Ah,dia pulang terlebih dahulu keistananya". Jawab Clora membuat Mycle mengangguk singkat dan ber'oh'.


"Kalau begitu aku kembali ke kamar". Pamit Mycle yang dijawab anggukan oleh Clora.


Setelah itu Mycle kembali berjalan menaiki tangga menuju kamarnya, saat sampai didalam dia masih melihat Amara yang tertidur sangat lelap sekali.


Mycle mendekat dan ikut berbaring disamping gadisnya itu.


"Kau sangat indah Amara". Ucapnya tiba tiba sambil merapihkan beberapa helai rambut Amara yang menghalangi wajah cantiknya kebalik telinga.


"Mycle??". Panggil gadisnya itu dengan suara serak khas bangun tidur membuat Mycle tersadar.


"Hah?? Iya sayang??". Jawabnya.


"Kau mau berjanji sesuatu kepadaku??".


"Berjanji untuk apa??".


"Berjanji untuk selalu berkata jujur kepadaku, berjanji untuk selalu mencintaiku, menyayangiku dan berjanji untuk selalu disampingku, selamanya". Ucap Amara pelan.


"Tanpa kau suruhpun itu sudah pasti akan kulakukan Amara".


"Mycle?? Sebenarnya... aku sudah tahu semuanya". Ucap Amara mulai serius dan menatap Mycle.


"Tahu semuanya?? Apa maksudmu?? Atau??". Tanya Mycle penasaran sekaligus khawatir.


"Sebenarnya ehmm.... aku sudah tahu, semua orang diistana ini mereka seorang werewolf, termasuk kau". Ucap Amara membuat Mycle menjadi lebih khawatir,ternyata dugaanya benar, Amara sudah tahu semuanya.


"Sayang... Amara?? Apa kau menjadi takut kepadaku?? Kami tidak seperti yang kau bayangkan, kam-".


"Sssstt..... aku mengerti Mycle". Ucap Amara memotong perkataan Mycle dan menghelus lembut rambut coklat tebal milik pria didepanya itu.


"Aku tahu semuanya Mycle, dan aku tidak takut sama sekali, aku tahu kalian semua baik dan sayang kepadaku, termasuk kau, aku sangat yakin kau juga sangat sayang kepadaku, aku senang bisa mengenal kalian, dan aku senang, sebentar lagi aku akan menjadi bagian dari keluarga kalian". Ucap Amara tersenyum tulus membuat Mycle sedikit lega.


Cuupp


Kecupan singkat mendarat lembut dikening Amara.


"Aku sangat mencintaimu Amara".


"Aku juga sangat mencintaimu Mycle".


Cuuupp


Satu ciuman kini mendarat sangat manis dibibir Mycle membuat pria itu merasa senang.


"Hmmmm, ouhh rupanya Amaraku ini mulai berani bernakal duluan yaaa". Ucap Mycle tersenyum nakal sedangkan Amara hanya menampilkan senyum jahilnya.


"Biar saja,memangnya kenapa?? Aku ini kan sudah menjadi matemu bukan??". Ucap Amara tersenyum.


"Mycle??".


"Iya kenapa??".


"Aku ingin melihat wolf mu itu". Pinta Amara tiba tiba membuat Mycle sedikit terkejut dan bingung.


"Dia ingin melihatku Make??? Wah wah wah, kasih izin!!!! Kau harus mengiyakanya, cepatt!!!!". Ucap Alex kegirangan.


"Sabarlah Alex, aku ingin memastikanya dulu, aku khawatir kalau dia akan takut saat melihatmu nanti".


"Kau tidak percaya kepadaku hmmm?? Aku pasti akan membuatnya merasa nyaman,percayalah padaku, ayolah make, izinkan mate kita".


"Ahh.... permintaan yang bagus Amara, aku juga sudah sangat penasaran ingin sekali melihat tubuh sexy dari wolf Myclemu itu". Ucap seorang wanita yang berada dalam fikiran Amara tiba tiba membuat Amara sedikit bingung.


"Kau ini sangat cerewet ya!! Kenapa kau datang lagi??". Balas Amara melalui fikiranya.


"Heiii ingatt!! Aku ini wolf mu, sama seperti Mycle, kita ini satu tubuh Amara, haruskah kau seperti ini terus kepadaku??". Ucap wolf Amara itu dengan nada sedikit terdengar menyedihkan membuat Amara sedikit merasa kasihan.


"Hmmm yasudah, akan kucoba untuk menerimamu saat ini, baik kau diamlah untuk sekarang,kalau kau masih biacara aku akan mengusirmu dari fikiranku". Ucap Amara membuat suara wanita dalam fikiranya itu tiba tiba menghilang.


"Amara??". Panggil Mycle lembut membuat Amara tersadarkan.


"Ah iya??".


"Kau yakin sayang??".


"Iyaa aku yakin Mycle, boleh tidak??". Tanya Amara dengan wajah memelas sok imut membuat Mycle gemas melihatnya.


"Hmmmm, baiklah kalau begitu,tapi kau tidak boleh takut ya".


"Iyaaa siapp!!". Ucap Amara girang.


"Ingat kau lex,jangan bermacam macam dan jangan membuatnya takut".


"Kau terlaku cerewet, cepatlah berganti shift denganku, aku juga ingin merenggangkan otot ototku karna sudah lama sekali kau tidak berganti shift denganku lagi".


Setelah itu mereka pergi keluar istana menuju kebun belakang istana yang dipenuhi berbagai macam tanaman bunga yang indah dan beberapa rumput tebal dipinggirnya juga pohon pohon besar yang menjulang tinggi menghadap istana membuat suasana menjadi sangat tentram dan damai.


"Kau duduklah disitu sayang". Suruh Mycle kepada Amara untuk duduk disalah satu kursi kayu dan dengan cepat Amara berjalan menuju kursi itu dan duduk manis disana.


"Darvin??". Panggil Mycle kepada Darvin yang baru saja datang dari balik pintu bersama beberapa Maid istana yang sudah membawa beberapa pakaian ganti milik Mycle.


"Sudah siap Alpha". Ucap Darvin membuat Mycle tersenyum.


"Mycle?? Untuk apa baju baju itu??kau ingin mandi disini??? Ah jangan macam macam kau ya, aku tidak rela walaupun hanya burung betinapun yang melihat tubuhmu itu". Ucap Amara memperingati.


"Untuk apa diganti??".


"Kau lihatlah ini". Ucap Mycle dan mundur beberapa langkah menjauh dari Amara dan mulai mengambil ancang ancang untuk berganti shift dengan Alex.


Tubuh Mycle mengeluarkan urat dan beberapa otot tambahan dibagian leger dan tangan juga dikakinya membuat baju yang ia pakai dan celanaya pun sobek, tubuhnya mengeluarkan asap dan beberapa bulu berwarna hitam.


"Gggggrrrrrrhhgghhhh". Erang Mycle cukup kencang dan...


"Aaaaauuuuuuu". Suara aungan serigala dari Alex pun sudah terdengar sangat merdu.


Dan berbicara mengenai reaksi Amara, ya gadis itu cukup terkejut melihat perubahan Mycle mennadi serigala yang sangat amat besar dari serigala pada umumnya, Mycle terlihat sangat besar sekali, kalau Amara perkirakan ukuran dari wolf Mycle ini adalah 5 atau lebih besar berkali kali lipat dari seekor serigala biasa pada umumnya.


Alexpun mulai mendekat kearah Amara membuat Amara sedikit khawatir, tapi jujur Amara sangat terkagun melihat Alex, sungguh dia sangat beda dengan serigala biasanya, dengan tubuhnya yang berkali kali lipat lebih besar dan bulu berwarna hitam pekatnya yang sangat tebal seperti sangat terurus sekali dan juga iris matanya yang berwarna biru laut yang sangat bening dan indah daripada mata Mycle pada biasanya juga Alex tidak mengeluarkan air liur sedikitpun dari mulutnya seperti serigala serigala liar pada umumnya.


"Ergggghh". Erang Alex pelan mulai mendekat dan tiduran tepat dibawah kaki Amara dan dia mulai menggeliat sangat manja membuat siapapun yang melihatnya menjadi gemas kepada wolf yang satu ini.


"Eh?? Hahahaha, eummmm kau snagat lucu sekaliiu!!!". Ucap Amara sedikit terkejut karna tiba tiba saja Alex berbaring dibawah kakinya dan menggeliat sangat manja membuatnya genas sendiri ingin mnggelus bulu tebal Alex.


"Sentuhlah aku Amara". Ucap Alex tiba tiba membuat Amara terkejut.


"Aaa..aapa kau bisa berbicara??". Tanya Amara bingung.


"Iya aku bisa berbicara Amara". Ucap Alex dan masih menggeliat kali ini kepada kaki mulus Amara.


"Eh hahahaha aduh sangat geli, kau ini lucu sekali ya, oke oke aku akan menyentuhmu". Ucap Amara dan dengan perlahan mendekatkan tanganya kepada Alex dan mulai menghelus lembut bulu lebat milih Alex.


Rupanya Alex sangat menikmati sentuhan lembut Amara kepada bulu halusnya itu.


"Siapa namamu??". Tanya Amara tiba tiba masih sambil menghelus lembut Alex.


"Namaku Alex sayang". Jawab Alex membuat Amara tersenyum.


"Ohh Alex ya, kau ini sangat lucu ya, bulu halusmu rasanya ingin kujadikan selimut". Ucap Amara gemas sedangkan Alex masih terus menikmati sentuhan Amara sedangkan Mycle yang berada didalam tubuh Alex hanya menggeruntu sendiri kesal karna Amara sudah memuji wolf jeleknya ini.


"Alex?? Apa aku boleh minta sesuatu??".


"Apa itu?? Pasti akan kuturuti". Ucap Alex menatap sayang ke arah Amara.


"Kau bisa berganti shift lagi dengan Mycle, aku ingin bicara kepadanya". Tanya Amara membuat Mycle bersorak senang disana sedangkan Alex memberi tatapan sedih.


"Apa kau tidak menyukaiku Amara??". Tanya Alex dengan mata yang sendu membuat Amara merasa kasihan.


"Ohh Alex sayang, tidak begitu, aku sangat menyukaimu, tapi aku harus berbicara penting dengan Mycle, kita akan bertemu lagi Alex, percayalah kepadaku". Ucap Anara lembut sambil mengecup sekilas kening Alex membuat serigala itu dengan semangat bangkit dan mengaung sanagat kencang.


"Aaaaauuuuuuuuuu". Aung Alex membuat Amara terkekeh melihat tingkah wolf itu yang sangat lucu.


Sebelum menghilang dari hadapan Amara tak lupa salah satu Maid menghampiri Alex dengan membawa baju milik Mycle dan berjalan kearah belakang rumput yang sangat lebat.


Beberapa menit kemudian keluaran Mycle dengan menggunakan baju barunya dan berjalan kearah Amara dengan wajah sedikit ketus.


"Kenapa wajahmu seperti itu??". Tanya Amara lembut sambil melingkarkan tangan kecilnya kearah tangan besar Mycle.


"Kenapa kau memperlakukan Alex semanis itu?? Sampai memanggilnya sayang,kau tidak pernah memanggilku sayang". Ucap Mycle membuang muka membuat Amarah tertawa renyah.


"Hahahahah ohh rupanya Mycle ku ini cemburu hmm??". Tanya Amara menggoda.


"Jelas aku cemburu". Ucap Mycle masih membuang mukanya.


Detik selanjutnya dengan nakal Amara membalik wajah tampan Mycle dan mencium dengan sangat liar bibir tebal milik pria posesif dihadapanya ini.


Beberapa Maid yang berada disana juga Darvin yang hanya berdiri sedari tadi hanya menundukan kepala,ya memang sedikit iri melihat pemandangan Alpha dan Luna nya itu, tapi mau bagaimana lagi, dia masih belum menemukan Mate nya.


Setelah itu Mycle dab Amara kembali kedalan istana,saat akan menaiki tangga menuju kamar mereka tiba tiba seorang Maid memanggil Mycle membuatnya menoleh.


"Alpha?? Maaf Alpha". Ucap Maid itu sambil menunduk.


"Ada apa??".


"Ada Alpha Thomas yang ingin menemui Anda dan juga Luna Alpha, dia sudah menunggu anda diruang bawah Alpha". Ucap Maid itu, saat mendengar nama Thomas entah mengapa Mycle merasakan hawa yang sangat tidak enak.


"Sayang??". Panggil Mycle kepada Amara.


"Iya Mycle??".


"Kau pergilah kekamar, beristirahatlah, aku akan menemui tamuku sebentar, habis utu akau akan segera menyusulmu kekamar oke??". Ucap Mycle yang hanya dijawab anggukan kecil oleh Amara.


Setelah itu dengan sedikit terburu buru Mycle melangkahkan kakinya menuju ruangan bawah dimana tempat Mycle, Bov atau Clora menerima tamu.


"Alpha??". Panggil Darvin yang berada dibelakang Mycle.


"Ada apa??".


"Aku akan mendampingimu". Ucap Darvin dan dijawab anggukan ileh Mycle kemudia mereka melangkah bersama untuk menemui Thomas.


Saat sudah sampai Mycle melihat Thomas yang sedang berdiri membelakanginya menghadap jendela luar dengan betanya Daniel.


"Untuk apa kau kemari??". Tanya Mycle membuat Thomas dan Daniel menoleh.


"Woooww, selamat sore Alpha Mycle Culles yang terhormat". Ucap Thomas dengan sambil mebungkukan badanya seolah mempersilahkan putri untuk masuk ke kereta kencana.


"Tidak usah berbasa basi kau Thomas".


"Hmmmm, baiklah baiklah, aku kesini hanya ingin mengundangmu dan keluargamu untuk datang ke acara adiku besok malam". Ucap Thomas tersenyum.


Mycle tampak berfikir sebentar, ada perasaan tidak enak dengan undangan Thomas barusan, tapi ia akan mempertimbangkan undangan Thomas.


"Akan aku pertimbangkan".


"Begitu?? Baiklah, kutunggu kedatanganmu Alpha Mycle yang terhormat, oh ya terimakasih atas undanganmu kemarin, dan maaf aku tidak bisa datang karna ada urusan penting yang harus ku urus, dan enjoy dengan harimu ini, kuharap kau besok membawa Luna dari Black Moon Pack, aky sangat penasaran apakah dia secantik Luna Clora".


"Hmm,akan ku usahakan". Ucap Mycle datar.


"Sungguh kehormatan bagiku untuk menunggu kedatangannu Amara, hahaha memang sengaja aku menempatkan acara itu pada malam bulan purnama penuh, dan pasti itu akan sangat menyenangkan, aku sangat tidak sabar". Batinya tersenyum Licik.


******


Hallo semuanya!!!


Para readers My Alpha's King yang aku sayang🖤🖤


Jangan lupa follow ig akuu yaaaaa⬇️


@erikaamdna


Maaf ya aku baru bisa up sekarng, karna biasabya aku kalo up itu kan malem minggu atau minggunya kan, baru bisa bebas dari tugas tugas masalahnya wkwkwk, kemarin sibuk pekan ulangan dan gabisa mikir buat ngetik wattpad jadi baru bisa bikin next part, ini aja belum sempet revisi jadi maap ya kalo banyak typo hehehe


Tapi sekarang aku udah bisa up, kalian gabosen kan nunggunya??:( semoga engga yaa,maafin yaaaaa, lain kali aku up ga lama lama lagi deh:(


Segini dulu penjelasan aku yaa, intinya kalian jangan marah yaaa, jangan pindah cerita jugaaaa okeee???😚😚


Jangan luoa vote and comment yaa buat semangatin aku hehehe❣❣


See u next part All🖤🖤