My Alpha's King

My Alpha's King
10



Author Pov.


Jam menunjukan pukul 07:00 pagi Amara membuka matanya perlahan, mengerjap kan matanya berkali kali agar cahaya tidak terlalu nusuk kematanya, Amara menoleh kesampingnya dilihatnya Mycle yang sedang tertidur dengan sangat pulas.


Amara tersenyum melihat Mycle yang sedang tertidur, wajahnya yang sedang tidur dengan damai membuatnya nyaman untuk menatap wajah tampan pria itu, hidung mancungnya, bibir tipisnya, rambut coklatnya, rahang kokohnya, Amara merasa bingung ada pria setampan ini dihadapanya.


Tapi dia juga tak lupa bersyukur karna telah diberi pria sebaik dan setampan Mycle, mungkin kalau diurutkan dengan wanita wanita biasa diluar sana, Amaralah wanita yang paling beruntung.


Setelah merasa cukup memandang Mycle Amara segera bergerak turun dari kasur karna khawatir mengganggu tidur pria itu dan berjalan kekamar mandi untuk mencuci mukanya juga mengganti bajunya, setelah selesai Amara kembali keluar kamar mandi dengan dress selutut berwarna biru laut, karna memang Mycle sudah mengatakan kepadanya bahwa keperluanya diistana ini sudah lengkap dari mulai alat make up, alat mandi juga perlengkapan lainya membuat Amara merasa tidak enak karna sudah merepotkan pria itu.


Saat keluar dari kamar mandi Amara melihat Mycle yang masih tertidur lelap, dia tidak akan tega untuk membangunkan pria itu karna dia tahu kalau Mycle sedang kelelahan karna beberapa minggu ini Mycle sudah begadang untuk menjaganya saat sedang koma.


Amara berjalan keluar kamar dan menuruni anak tangga satu persatu menuju ruang bawah, dilihatnya banyak pelayan yang sedang menyiapkan beberapa makanan dimeja makan yang sangat besar seperti meja pertemuan para pejabat tinggi.


οΏΌ


"Luna? Selamat pagi luna, apa luna membutuhkan sesuatu??". Ucap salah satu pelayan yang sadar dengan kehadiran Amara yang baru saja turun dari anak tangga.


"Hah?? Tidak, aku tidak membutuhkan apa apa, hmm apa aku boleh membantu kalian menyiapkan makananya??". Tanya Amara membuat pelayan itu menggeleng dengan cepat.


"Maaf Luna, kau tidak boleh membantu menyiapkan makanan pagi sore maupun malam, karna ini adalah perkerjaan pelayan, kau ini Luna, kalau Alpha Mycle tahu Luna membantu pekerjaan pelayan nanti Alpha akan marah besar Luna". Ucap pelayan itu menjelaskan membuat Amara mengurungkan niatnya, Amara hanya menganggukan kepalanya mengerti.


"Hemm begitu yah, yasudah kau boleh lanjut bekerja". Ucap Amara mempersilahkan pelayan itu kembali ketugasnya.


"Amara? Kau sudah bangun nak??".


Amara menoleh kebelakangnya, ternyata itu Clora.


"Ehh?? Iiib..ibuu??". Ucap Amara terkejut.


"Kau sedang apa Amara, apa kau sudah sangat lapar ya?? Atau kau butuh sesuatu hmm??". Tanya Clora dengan sangat lembut.


"Tidak ibu, aku tidak membutuhkan apa apa, aku hanya merasa bosan didalam kamar jadi aku keluar hehehe".


"Apa Mycle tidak bersamamu dikamar??".


"Dia sedang tidur bu".


"Ohh begitu, jadi kau merasa bosan karna Make mu itu tidur?? Hahaha baiklah aku akan membuatmu tidak merasa bosan lagi, mari ikut aku". Ucap Clora dan segera menarik Amara entah kemana dan Amara dengan senang hati mengikuti saja.


*****


Clora membuka pintu sebuah ruangan yang sangat besar, saat pintu terbuka Amara terkejut melihat banyak sekali barang barang indah didalamnya yang sangat berkilauan bak ratusan berlian yang menumpuk.


Clora masuk kedalam disusul dengan Amara dibelakangnya, Amara mengedarkan pandanganya keseluruh penjuru ruangan, memandang takjub barang barang antik didalam ruangan ini.


"Ini adalah koleksi beberapa barang keturunan dari masa ke masa kepala suku kami". Ucap Clora tiba tiba membuat Amara mengalihkan pandanganya menjadi tertuju kepada Clora.


"Barang keturunan??". Tanya Amara penasaran.


"Iya Amara, barang barang ini adalah barang yang sangat penting bagi suku kami, banyak sejarah yang tidak semua orang tahu tentang barang barang ini, salah satunya cermin itu". Jelas Clora dan menunjut salah satu cermin yang sangat berkilauan akibat pantulan cahaya yang masuk dari jendela jendela kecil diatas.


"Indah sekali, cermin apa itu??".


"Itu adalah cermin GardenMoon, cermin itu adalah cermin keturunan dari dewi bulan yang sudah ratusan tahun lamanya hilang dan ketemu kembali saat perang suku ke 2000 abad yang lalu". Ucap Clora sambil berjalan kearah cermin itu.


"Hmmm ibu, apa kau ingin memberi tahuku yang sebenarnya tentang semua yang ada disini??". Tanya Amara membuat Clora menoleh.


"Hmm maksudku, aku tau memang tidak sopan tap-".


"Kau ingin tahu yang sebenarnya sayang?? Kau yakin??". Tanya Clora mendekat kearah Amara dan menghelus lembut rambut coklat Amara.


Amara menganggukan kepalanya tanda mengiyakan.


"Baik kalau begitu, aku akan ceritakan semuanya kepadamu karna memang seharusnya kau sebagai calon Luna sudah harus tahu tentang semua ini".


"Dahulu, mitologi Yunani dari abad V SM, mengatakan pada + 2.400 tahun lalu terdapat penduduk di daerah yang sekarang bernama Lithuania dan Polandia, mereka mengaku beberapa penduduk merubah diri mereka menjadi seekor serigala dalam beberapa hari setahun". Ucap Clora mulai menceritakan.


"Masa itu manusia serigala adalah manusia yang tergolong kuat untuk memangsa manusia lainnya, melalui sihir yang mereka punya untuk berubah menjadi serigala hitam yang sangat besar dan mulai mencari mangsa dimalam bulan purnama penuh".


"Dan itu dikenal sebagai serigala pertama dalam sejarah suku kita, mereka biasa menyebutnya Proverius atau Verfous yaitu adalah kepala suku pertama dalam sejarah werewolf, dari masa kemasa mereka mulai mencari pasangan mereka untuk menurunkan kembali tahta mereka kepada keturunan selanjutnya, salah satunya kau". Ucap Clora membuat Anara menaikan kedua alisnya bingung.


"Aku??".


"Iya sayang, kau adalah salah satu pasangan yang sudah ditakdirkan dewi bulan untuk mendampingi salah satu keturunan pemimpin kita yaitu Alpha, sebentar lagi Mycle akan menjadi Alpha dan kau akan menjadi Lunanya, apa sekarang kau paham dengan maksud panggilan Alpha dan Luna??".


"Hmmm yaa, sekarang aku sudah paham bu, tapi mengapa harus aku??". Tanya Amara bingung.


"Dewi bulan memilih mu karna ada sesuatu kekuatan didalam dirimu yang suatu saat akan kau keluarkan untuk mdmbantu suatu masalah besar, dari masa ke masa semua istri dari seorang pemimpin mereka pasti mempunyai kekuatan dewi bulan".


Amara merasa bingung dengan semua yang baru saja diucapkan oleh Clora.


"Apa kau merasa kaget dengan ceritaku Amara??". Tanya Clora sedikit khawatir.


Memang Amara sedikit syok saat mendengar semua cerita yang baru saja keluar dari mulut Clora, terutama tentang serigala, memang menyeramkan, tapi Amara percaya, semua tidak seperti perasaan negatifnya, karna orang orang yang dia kenal disini semua sangat menyayanginya terutama Mycle.


"Emmm sse.seedikit bu, jadii.. apa kalian semua adalah werewolf??".


"Iya sayang, apa kau takut dengan kami??".


"Tidak bu, tidak sama sekali". Ucap Amara membuat Clora tersenyum senang dan segera memeluk Amara dengan sangat erat.


BRAAKKK..


Pintu terbuka secara tiba tiba membuat Amara dan Clora terkejut dan langsung melepaskan pelukanya, saat keduanya menoleh kearah pintu dan ternyata...


"AMARAA???!!". Teriak Mycle berjalan kearah Amara dan Clora dengan wajah yang sangat panik.


"Kau kemanaa saja huh?? Kenapa kau keluar kamar tidak bilang dulu padaku?? ". Tanya Mycle sedikit keras dengan nada khawatir membuat Clora terkekeh.


"Hahaha kau ini, memangnya kau kira Amaramu ini kemana?? Salah sendiri kau membuaynya bosan dan akhirnya dia keluar dari kamar, lagian Dia ini kan matemu, seharusnya kau bisa mencium aromanya, Amara masih dalam istana saja kau sudah panik, bagaimana dia diluar istana". Ucap Clora sambil tekekeh.


"Aku tidak akan memaafkan diriku sendiri bu kalau sampai terjadi apa apa dengan mateku". Ucap Mycle membuat Amara merasa malu.


*******


"Aku tidak akan memaafkan diriku sendiri bu kalau sampai terjadi apa apa dengan mateku".


Yatuhann mengapa dia mengatakan seperti itu didepan ibu, sungguh aku merasa sangat malu sekali,tapi aku juga senang dia khawatir dan cemas kepadaku,wajah paniknya saat berlari kearahku... oh tuhannn sangatt maniss.


"Ya baiklah baiklah, good boy, kalau begitu aku lebih baik keluar,kalian selesaikan lah masalah kalian". Ucap Clora dan berjalan keluar ruangan meninggalkan ku dan Mycle disini.


"Lain kali kalau kau merasa bosan dikamar bilang kepadaku sayang". Ucapnya beralih menatapku, sungguh aku tidak kuat melihat mata birunya.


"Tadi kau sedang tertidur sangat lelap Mycle,aku tidak tega untuk membangunkanmu". Ucapku jujur dengan wajah yang memelas agar dia bisa memaafkan ku, dan benar saja, wajahnya tiba tiba berubah melembut, yess aku berhasil membuatnya luluh.


"Hmmmm, baiklah baiklah, maafkan aku ya sayang, karna aku meninggalkanmu tidur kau jadi bosan dikamar". Ucap Mycle beralih menghelus rambutku lembut dan ku jawab dengan anggukan kepala singkay.


"Yasudah, ayo kita keruang makan, makan pagi sudah siap, kau harus banyak makan karna kau baru pulih". Ucapnya dan segera menarik lenganku menuju ruang makan.


*******


Author Pov.


"Kapan kau akan mengkalimnya Mycle? Kau ini sangat bodoh sekali,jelas jelas mate kita sudah berada dekat kita, kau tunggu apa lagi huh??". Ucap Alex emosi.


"Kau sabarlah lex, kau fikir aku tidak ingin mengklaimnya? Aku jiga sangat ingin sekali mengklaimnya, kalau bisa sekarang jiga aku akan menggendongnya dan membawanya ke ranjang, tapi kita tidak boleh terburu buru, kalau kita melakukanya secara mendadak justru kita akan membuatnya takut".


Tanpa membalas perkataan Alex dengan cepat Mycle mndlink Alex secara pihak dan lanjut fokus ke laptop didepanya.


Memang setelah sarapan pagi tadi Mycle izin kepada Amara untuk melanjutkan tugas kantornya yang sedang numpuk numpuknya, walaupun sebentar lagi dia akan dinobatkan sebagai Alpha tapi Mucle juga tidak boleh melupakan tugasnya sebagai CEO terbesar di Los Angeles.


Ketika sedang berkutik dengan laptopnya tiba tiba saja pintu ruangan terbuka, menampilkan Bov disana kemudian berjalan mendekat kearah Mycle.


"Ayah, ternyata kau".


"Apa kau masih mengurusi masalah proyek mu itu??".


"Iya ayah, aku masih sangat pusing mengurusi ini semua, seharusnya disaat saat seperti ini aku selalu berada didekat Amara mateku, tapi aku malah sibuk dengan laptop". Ucap Mycle dan menghela nafas panjang menyenderkan punggungya kesenderan kursi.


"Hahaha, kau ini, baru dikasih tugas seperti ini saja sudah mengeluh,ingat Mycle, jabatanmu sebentar lagi akan bertambah, bukan hanya CEO saja yang untuk memimpin perkantoran, tapi juga kau akan menjadi Alpha yang memimpin seluruh rakyat Black Moon Pack". Ucap Bov membuat Mycle kembali menghela nafasnya.


"Kau tidak boleh selemah ini, sudah berapa kali kau menghela nafas?? Bangunlah, susul matemu, jangan sampai membuatnya merasa tidak nyaman". Ucap Bov lagi sambil menepuk sebelah pundak Mycle.


"Tugasku??".


"Biar Ayah yang urus". Mycle mengembangkan senyumnya saat mendengar perkataan Bov barusan, sungguh ayahnya itu adalah ayah baik sedunia.


"Kau memang yang terbaik ayah". Ucap Mycle tersenyum senang.


"Yaaaa sudahh tidak usah banyak drama, cepat susul matemu". Ucap Biv membuat Mycle dengan cepat keluar ruangan untuk segera kekamarnya menemui wanita tercintanya yaitu Amara.


"Ini adalah waktunya sayang". Ucap Mycle tersenyum senang.


********


Kkkklllliiikk


"Mycle??". Panggil Amara saat mendengar suara pintu terbuka,ternyata benar, Mycle lah yang baru saja membuka pintu, pria itu masuk dengan senyum yang seperti biasa yang selalu ia tampilkan kepadanya, sangat maniss....


"Kau sedang apa sayang??". Tanya Mycle mendekat kearah balkon menyusul Amara yang memang sebelumnya sedang melihat dunia luar dari jendela balkon yang besar.


οΏΌ


(Anggap aja balkon nya begini)Β 


"Aku hanya sedang menikmati keindahan dan kenyaman menyaksikan angin juga pohon pohon yang rimbun ini". Ucap Anara sambil menutup matanya menikmati angin yang berhembus menerpa wajahnya juga rambutnya.


Mycle mendekat dan melingkarkan tanganya diperut rata Amara dari belakang.


"Apa kau siap untuk kutandai Amara??". Tanya Mycle mencium sekilah leher jenjang Amara, Amara sedikit terkejut dengan perkataan Mycle barusan, apakah ini sudah waktunya??


Amara terdiam sebentar dan detik selanjutnya...


"Aku siap Mycle". Jawab Amara membuat Mycle tersenyum dengan sangat bajagia yang tidak terhingga kali ini.


"I love you Amara".


"I love you too Mycle".


********


Maaf yaaa semuanyaa aku baru update lagi:(kan kemarin aku udah bilang tuh mau up besok atau up malemnya, tapi taunya ga up ya?? Maaf ya:(


Itu karna tugas aku numpuk banget senumpuk numpuknya:( terus ditambah aku sakit demam, mungkin kecapean kali ya aku juga gatau.


Tapi sekarang udah lumayan enakan cuma tinggal flu nya doang:(


Jadi cerita gini ko hehehe:v


Jadi intinya maaf ya semuaa, maaf bangettttt!!!πŸ™πŸ™πŸ™


OH IYA AKU MAU NGASIH TAUUU


BUAT KALIAN YANG MAU TAU KAPAN AKU UPDATE DAN JAM BERAPANYA KALIAN BISA FOLLOW IG AKU SEKARANG YAAAA⬇️


@erikaamdna


Kalian jangan bosen yaa baca My Alpha's King nya, aku bakal usahain ko sering sering up deh✌.


Maaf ya kalo banyak typo nya hehe, buru gtu ngetiknya.


Jangan lupa vote and comment yaaπŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ’—πŸ˜™πŸ˜™


See u next part AllπŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’œ