
*Amara Pov.
"Amara sayang?? ".
Suara siapa itu?? Aku seperti tidak asing dengan suara yang baru saja memanggilku.
" Amara?.. Kemarilah sayang".
Ibu?? Ya itu suara ibu, aku sangat mengenali sekali suara ibuku.
"Ibu?? Apa itu kau?? ". Teriaku sambil melirik sekitar namun kosong, yang terlihat hanyalah sebuah batu batu raksasa yang menjulang tinggi keatas.
" Iya Amara, kemarilah nak". Ucapnya lagi, suaranya terdengar tidak jauh dari tempatku berada, tetapi aku tidak melihat sosok ibuku.
"Ibu kau dimana???!!". Teriaku kencang.
"Alpha?? Apa kau mendengarku??".
"Ya aku mendengarmu Darvin, ada apa??".
Mycle?? Itu suara Mycle, ya itu suara Mycle.
" Mycle kau diamana???!!! ". Teriaku lagi, sungguh aku sangat ketakutan, dimana aku berada sekarang?? Mengapa tempat ini sangat menakutkan?? .
"Puluhan rogue tidak jauh dibelakangmu sedang mengikuti kalian Alpha, kumohon berhati hatilah".
Ughhh kepalaku mengapa tiba tiba sangat sakit sekali?? Mengapa tiba tiba aku merasakan panas di sekujur tubuhku, ada apa ini??
Dan tiba tiba saja semuanya menjadi gelap*.
********
Author.
" Siapkan pasukan tambahan Warrior, semua segera ikut bersamaku, lindungi Alpha dan Luna hingga mereka nyampai dengan selamat di istana". Ucap Darwin lantang kepada beberapa Warrior yang ikut bersamanya.
"Siap Beta". Jawab seluruh Warrior.
Sementara Mycle yang masih berada didalam mobil bersama Amara yang masih tertidur sangat lelap di pundaknya dengan suhu tubuh yang semakin memanas membuatnya bertambah khawatir akan gadisnya ini.
" Aku tidak bisa berdiam diri seperti ini, Beta dan semua Warriorku sedang mempertaruhkan nyawa mereka demi ku". Batin Mycle tiba tiba merasa bersalah.
"Apa yang kau fikirkan Make, mengapa kau merasa tidak enak?? Itu sudah menjadi kewajiban mereka untuk menjaga Alpha dan Lunanya, kalau kau ikut turun tangan untuk melawan puluhan rogue itu dan sesuatu terjadi kepadamu, bagaimana dengan Amara dan Black Moon Pack?? ". Ucap Alex melalui mndlink membuat Mycle berfikir sejenak, ternyata apa yang baru saja dikatakan Alex memang ada benarnya, jika terjadi sesuatu pada dirinya, bagaimana dengan Amara dan Pack nya??.
Mycle menoleh kearah Amara yang masih memejamkan matanya.
"Aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padamu sayang". Ucapnya pelan dan mencium kening Amara cukup lama.
Tidak butuh waktu lama mobil Mycle pun melaju menuju gerbang istana, dan berhasil masuk kedalam istana, terlihat dari kejauhan ribuan Warrior nya yang mengelilingi istana sudah menanti mereka.
Saat mobil berhenti tepat didepan pintu Mycle pun turun dengan menggendong Amara yang masih tidak sadarkan diri, Mycle tau kalau gadisnya ini tidak benar benar tidur, tetapi sedang pingsan dengan suhu tubuh yang sangat amat panas.
Mycle berjalan melewati lorong menuju pintu istana dengan menggendong Amara dan membawanya menuju kamar mereka dilantai dua, menempatkan Amara dengan posisi nyaman dan menutup seluruh tubuh gadis itu dengan selimut.
"Kuharap semua ini adalah rencana terbaikmu Dewi BulanBulan". Batinya sambil memandang Amara yang masih memejamkan matanya dengan sangat Damai.
Setelah itu Mycle berjalan kearah balkon kamar mereka, dari sini dia bisa melihat Darvin dan juga ratusan Warrior nya itu sedang berusaha untuk menghabisi para rogue itu yang jumlahnya tidak bisa dihitung saking sangat banyaknya.
Dengan keyakinanya Mycle pun berancang ancang untuk mengganti shift dengan Alex, sedikit demi sedikit urat urat besar ditubuhnya sudah menonjol keluar, dan kemeja yang dikenakanya pun sudah sobek dan detik selanjutnya Mycle berhasil bertukar wujud menjadi Alex, yaitu serigala hitam yang sangat besar, besarnya berkali kali lipat dari serigala pada umumnya.
Setelah itu Alex pun melompat dari atas balkon kebawah dan berlari menuju gerbang istana, beberapa Warrior yang melihat Alpha mereka berlari menuju rogue itu pun panik, dengan cepat mereka mengganti shift dengan wolf nya masing masing dan segera berlari menyusul Alex yang sudah berada diluar istana.
Alex berlari sangat kencang dan melompat tinggi untuk mendorong dua rogue yang berada diatas Darvin, Alex menyerang rogue itu dan mencakar nya hingga merka tidak bisa berdiri dan menggigitnya sampai kedua rogue itupun mati.
Darvin terkejut melihat kedatangan Alpha nya yang tiba tiba saja menolongnya Daru dua rogue yang hampir saja membunuhnya.
"Alpha?? Sedang apa kau disini??!! Kembalilah ke istana Alpha!!! ". Printah Darvin melalui mndlink membuat Mycle menoleh dan menatap tajam wolf Darvin.
" Siapa kau berani memerintahku?? Tidak mungkin aku membiarkanmu dan semua Warrior melawan rogue sialan sebanyak ini". Ucap Mycle dan kembali membantu para Warrior untuk melawan rogue itu.
Setelah itu Darvin juga ikut kembali melawan rogue yang jumlahnya masih sangat banyak.
Sementara itu dari kejauhan Bov dan Flora yang berada didalam mobil melihat pertarungan hebat itu didepan istana.
"Ada apa ini Bov??? Mengapa rogue sebanyak itu menyerang istana kita?? Oh dewi bulan, lindungilah Mycle dan Juga Amara". Ucap Clora panik.
" Kau tenanglah sayang, aku akan ikut kesana dan membantu mereka, kau diamlah disini bersama Warriorku ". Ucap Bov menggenggam tangan Clora erat berusaha menenangkan istrinya.
" Tidakk!!! Untuk apa kau kesana?? Aku tidak akan membiarkan mu ikut melawan ratusan rogue itu!! ". Ucap Clora yang sudah mulai menangis.
" Heii... Tenanglah sayang, aku janji kepadamu, aku akan kembali dengan selamat, kau percaya padaku kan?? ".
Clora tidak bisa berkata apa apa lagi, dia hanya bisa menangis, dia takut terjadi apa apa dengan suaminya, tapi dia juga tidak bisa melarang Bov untuk tidak ikut melawan rogue rogue itu, wlaupun Bov sudah menjadi mantan Alpha disini tapi tanggung jawabnya atas Black Moon Pack tetap berjalan.
Dengan beberapa Warrior nya Bov pun berlari menuju kerumunan itu dan membantu Mycle juga Darvin yang masih bertarung untuk menghabiskan rogue rogue itu.
Mycle dan Darvin cukup terkejut melihat Bov yang tiba tiba saja datang dan langsung membantu menyerang ratusan rogue itu, namun dia tetap berkonsentrasi terhadap rogue yang sedang dilawanya.
********
"Amara? Bangun sayang bangun, kau harus menyelamatkan mereka Amara, bangunlah, kau harus menyelamatkan semuanya, Bangun sayang". Ucap seorang wanita lembut, sangat lembut, membuat Amara merasa nyaman ketika mendengarnya.
Dengan sangat memaksakan Amara membuka matanya perlahan lahan, sadar kalau dirinya sedang berada di kamar diapun segera mengubah posisinya menjadi duduk, entah mengapa tiba tiba seluruh tubuhnya terasa sangat panas, rasanya dia seperti ingin mengguyur tubuhnya itu dengan air es.
"Kenapa dengan tubuhku?? Mengapa jadu panas seperti ini". Ucapnya sambil mengibas ngibaskan tanganya tetapi itu tidak membuat suhu panas ditubuhnya mereda.
Merasa kalau panasnya malah semakin memanas Amara pun berjalan menuju balkon berniat ingin mendinginkan tubuhnya dengan angin alam dari luar balkon.
Tapi saat melihat keluar sana Amara dibuat terkejut dengan keramaian para serigala yang sedang bertengkar dan jumlahnya itu tidak tergantung berapa banyak.
"Apa Mycle ada disana?? ". Batinya tiba tiba panik.
Dengan tubuh yang panas dan memerah Amara pun berjalan keluar kamar dan melangkah menuruni anak tangga satu persatu.
" Luna?? ". Panggil seseorang dari belakang membuat Amara menoleh, dan ternyata adalah Maid istana.
" Ada apa??! ". Tanya Amara, suaranya sedikit mengeras karna dia sudah sangat terburu buru dan seseorang menghalangi jalanya.
" Kau mau kemana Luna?? ". Tanya Maid itu dengan wajah yang sudah mulai panik.
" Aku akan menyusul Mycle diluar sana, aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi padanya". Ucap Amara dan kembali melangkahkan kakinya sedikit cepat menuju pintu istana.
"Luna!!! Diluar sangat berbahaya untukmu Luna!! ". Teriak Maid itu dan segera mengejar Amara yang sudah sedikit jauh darinya.
Amara membuka pintu istana membuat beberapa Warrior yang sedang menjaga pintu istanapun terkejut akan kedatangan Luna nya.
"Luna?? Sedang apa kau disini?? Kembalilah kedalam Luna". Ucap kepala Warrior itu mencegah Amara untuk kembali melangkahkan kakinya.
" Singkirkan tangan kalian di depan saya!!! ". Ucap Amara sedikit membentak, wajahnya semakin merah, seluruh tubuhnya kebuli dengan asap yang tiba tiba saja muncul dari tangan dan juga kakinya, Amara terlihat seperti sangat terbakar.
" Tidak Luna, kami tidak akan membiarkan terjadi sesuatu kepadamu". Ucap Warrior itu membuat Amara semakin jengkel mendengarnya.
Tanpa disadari Amara merasakan energi yang sangat beda ditubuhnya, dia merasa tubuhnya seperti akan terlepas dan juga dia merasakan pusing yang amat sangat pada kepalanya.
Dengan dorongan tenaga dari dalam tubuhnya Amara berhasil menabrak puluhan Warrior yang menghalangi jalanya dipintu istana.
Amara berlari sangat kencang melewati lorong menuju Mycle, Bov dan juga Darvin yang masih bertarung untuk membunuh semua ratusan rogue itu bersama Warrior Warrior nya.
"HAHAHAHAAHA, mereka semua sangatlah bodoh!! Hahahaha, lihatlah ka, tidak ada satupun dari mereka yang menyadari kehadiran Luna nya yang seharusnya mereka jaga". Ucap Wanita itu tertawa puas.
" Benar sekali sayang, hahahaha, kita hanya perlu berduduk santai menikmati semuanya, dan setelah semuanya hancur, kita akan turun tangan untuk membersihkanya bukan?? ".
" Hahahahaha kau memang genius dalam mempermainkan suatu masalah kak hahahaha". Ucap Fana terlihat sangat bahagia.
"HENTIKAN!!!!!! ". Teriak Amara dari kejauhan minimal 20 meter dari Mycle dan itu tidak membuat cowo itupun membalikan tubuhnya.
Dengan dorongan energi kuat didalam dirinya tiba tiba saja Amara menghentikan langkahnya, rasa panas didalam tubuhnya semakin meningkat perlahan demi perlahan Amara berancang ancang seperti kuda yang akan siap mengikuti loba lari.
Detik berikutnya.....
"Aaaaa uuuu uuuu...... ". Dan Amara pun merubah dirinya utuh menjadi serigala berwarna putih bersih yang sangat indah dan cantik dengan mata abu abunya yang sangat lekat membuat siapapun serigala jantan akan jatuh hati pada nya.
"Inilah yang sangat kutunggu tunggu hahahahaha".
********
Hallo semuanya!!!
Para readers My Alpha's King yang aku sayang🖤🖤
Jangan lupa follow ig akuu yaaaaa⬇️
@erikaamdna
Maaf ya aku baru bisa up sekarng, karna biasabya aku kalo up itu kan malem minggu atau minggunya kan, baru bisa bebas dari tugas tugas masalahnya wkwkwk, kemarin sibuk pekan ulangan dan gabisa mikir buat ngetik wattpad jadi baru bisa bikin next part, ini aja belum sempet revisi jadi maap ya kalo banyak typo hehehe
Tapi sekarang aku udah bisa up, kalian gabosen kan nunggunya??:( semoga engga yaa,maafin yaaaaa, lain kali aku up ga lama lama lagi deh:(
Segini dulu penjelasan aku yaa, intinya kalian jangan marah yaaa, jangan pindah cerita jugaaaa okeee???😚😚
Jangan luoa vote and comment yaa buat semangatin aku hehehe❣❣
See u next part All🖤🖤