
Song: The Way You Look At Me- Crishtian Bautista.
Author Pov.
"Mike??". Merasa namanya dipanggil Mycle pun menoleh dan melihat siapa orang yang barusan memanggilnya.
"Fana??".
"Ya Mycle, aku Fana, kau masih ingat aku kah??". Tanya Wanita itu tersenyum senang karna sekian lamanya tidak bertemu dengan Mycle kini ia bisa bertemu kembali dengan pria yang selalu datang dalam mimpinya.
"Hmm aku ingat". Ucap Mycle tersenyum sopan.
"Waaah baguss kalau begitu, kau apa kabar?? Hmmm sudah menjadi Alpha kau rupanya,pantas saja sombong, aku mencarimu sedari tadi,tapi aku tidak menemukanmu". Ucap Fana memanyunkan bibirnya.
"Hahaha maafkan aku Fana, aku sungguh sibuk untuk menemui satu persatu tamu tamuku". Balas Mycle tersenyum, sedangkan disisi lain ada yang memandang dua sejoli itu dengan tatapan tidak suka, orang itu adalah wanita dengan gaun putih pudarnya yang baru saja dinobatkan sebagai Luna dari seorang pria yang sedang ia lihat kini tertawa bersama wanita lain, siapa lagi jika bukan Amara.
"Siapa sih wanita centil itu??". Batinya menggeruntu.
"Amara??".
"Ah?? Iya ibu??". Lamunanya pudar ketika tiba tiba saja Clora memanggilnya untuk mengajaknya kesalah satu tamunya.
"Kenapa kau diam saja disitu huh?? Banyak tamu yang ingin berkenalan denganmu, ayoo ikut aku". Ucap Clora mengajak.
"Iya ibu".
******
"Kau sudah lama tidak mengajaku kesini yaa??". Ucap Fana tersenyum melihat puluhan bunga mawar putih yang sedang mekar mekarnya dengan sangat cantik dikebun belakang istana.
"Yaa, sangat lama sekali, semenjak kau pergi entah kemana". Ucap Mycle tiba tiba membuat Fana perlahan memudarkan senyumanya.
"Hmm, itu memang salahku, tapi kini aku bahagia, aku sudah dipertemukan kembali olehmu, Mycle?? Kau ingat tidak?? Kau pernah berkata dulu kepadaku, kalau nanti kita sudah besar, kita akan seperti Ayah Bov dan Ibu Clora, kau menjad Alphanya dan aku menjadi Lunanya". Ucap Fana membuat Mycle menoleh.
"Wanita itu drama sekali, cih". Ucap Alex tidak suka.
"Apa maksudmu drama Alex??".
"Kau tidak sadar itu Mycle?? Ah yasudahlah, kau harus hati hati, kau harus tetap ingat kalau kau sudah mempunyai Amara, oke??". Ucap Alex dan mndlink Mycle secara tiba tiba.
"Sebenarnya tujuanku kesini itu untuk mengejar impian kita dulu, tap-".
"Mycle??".
"Amara?? Dari mana kau tahu aku disini sayang??". Mycle sedikit terkejut melihat Amara dibelakangnya.
"Aku bertanya kepada pelayan yang melihatmu". Jawab Amara jujur.
"Ada apa sayang??". Tanya Mycle lembut dan menghampiri Amara lalu menuntunya untuk beridiri disampingnya.
"Oh ya sayang, kenalkan, ini adalah Fana, Fana sahabatku sewaktu kecil dan Fana, kenalkan, ini Amara, wanita special dihidupku setelah ibu, dia adalah mateku". Ucap Mycle bangga membuat Fana tersenyum paksa.
"Amara?? Ah, sangat cantik yaa... aku tidak menyangka, pantas saja Mycle cepat melupakan masa lalunya, karna sekarang ia sudah mendapatkan gadis yang cantik sepertimu". Ucap Fana membuat Anara sedikit merasa tidak enak.
"Aku Amara, ah kau juga sangat cantik Fana, jelas Mycle melupakan masalalunya karna kini masa depanya sudah berada didekatnya". Jawab Amara sedikit menekan setiap ucapan terakhirnya.
"Ah begitu ya". Jawab Fana berusaha untuk tersenyum.
"Mycle??". Ucap Amara lagi kepada Mycle.
"Iya sayang??".
"Aku ingin kekamar, kepalaku terasa sakit sekali".
"Kepalamu sakit?? Hmm kau ini ya, apa kau belum makan huh?? Kalau begitu aku antarkan kau kekamar ya, kau harus istirhat oke??". Ucap mycle yang dijawab anggukan pelan dari Amara.
"Tapi kau temani aku dikamar, jangan tinggalkan aku kemana mana". Rajuk Amara tiba tiba seperti anak kecil yang meminta permen kepada ayahnya.
"Hahaha, iya sayangku". Jawab Mycle dan mencium kening Amara sekilas.
"Fana, aku tinggal dulu ya". Pamit Mycle dan segera membawa Amara kedalam.
"Miris sekali ya, andai dulu aku tidak meninggalkanmu begitu saja, mungkin kau sudah menjadi miliku Mycle,tapi kau tenang saja, aku akan kembali merebutmu kembali menjadi miliku, dan gadis itu?? Ah tenanglah, tidak sulit bagiku untuk mdnyingkirkan gadis kecil itu hahaha". Ucapnya tersenyum sinis.
*******
Acara penobatanpun selesai,sedikit demi sedikit tamu undangan pergi meninggalkan istana, hanya ada beberapa kerabat dekat dsri Mycle, Bov dan Clora saja yang masih tinggal.
"Kau sangat hebat mendidik putramu yang satu itu Bov". Ucap seorang pria yang umurnya tidak jauh beda dengan Bov, pria itu adalah seorang mantan Alpha yang dahulu sempat berselisih dengan Black Moon Pack, tetapi damai karna seorang wanita, yaitu Clora.
"Hahahaha, aku hanya mendidik sebagaimana seorang ayah mendidik putranya".
"Tapi yang kulihat tadi diatas panggung, Mycle begitu terlihat dewasa dan sangat tegas, caranya bersumpah sangat amat luar biasa, seperti ia sudah merasa menjadi seorang Alpha sesungguhnya". Ucap Alrond bangga.
"Hahaha, bukan bagus begitu?? Ya aku memang bangga kepada nya, juga kepada dua anaku lainya, mereka semua kini sudah tumbuh dewasa dan itu memang seharusnya terjadi kan?? Tidaj selamanya mereka akan menjadi anak anaku yang kecil dan tidak tau apa apa".
"Hahahaha ya ya ya aku mengerti, ah ya, ngeomong ngomong soal Mycle, apa kau ingat dengan putriku Fana??". Tanya Alrond membuat Bov mengerutkan keningnya.
"Fana?? Oh yaa, aku ingat dia, apa dia juga sudah tumbuh besar??".
"Hahaha, ya tentu,gadisku yang satu itu tumbuh dengan sangat cantik, tidak beda jauh dengan istrimu Clora". Ucap Alrond sedikit membuat Bov merasa tidak nyaman karna sudah menyebut istrinya.
"Kau tenanglah Bov, aku hanya bercanda".
"Hahahaha, ya ya ya aku mengerti".
"Kau lihatlah saja Bov, kau fikir aku sudah menyerah begitu saja?? Memangnya kau fikir kau siapa?? Kau sudah tidak ada apa apanya sekarang".
*****
Amara Pov.
"Good morning My Luna". Sambutan itu terasa sangat manis sekali terdengar ditelingaku.
Cuppp..
Good morning?? Apakah sudah pagi?? Hah?? Selama itukah aku tidur??
"Mycle??".
"Iya sayang??".
"Apa ini sudah pagii??? Apakah aku tidur selama itu?? Dari kemarin sore hingga pagi?? Oh tuhan, berati aku belum mandi???". Tanyaku panik dan pria didepanku ini hanya tertawa, menyebalkan sekali bukan??
"Hahahaha, kau tenanglah sayang, iya kau memang sangat terlelap sekali kemarin sampai sampai kubangunkan untuk makan saja kau tidak bangun juga,kau hanya berpindah posisi, begitu pun juga mandi, jadi mau tidak mau aku yang membersihkan tubuhmu ini dan meng-".
"KAU MEMBERSIHKAN DAN MENGGANTI BAJUKU??". Potongku dengan cepat.
"Iya, memangnya mengapa?? Kau ini sudah ku tandai, kau tidak ingat malam itu ya?? Huh??".
"Hahahaha, kau sangat cantik Amara". Ucap Mycle tiba tiba mengecup keningku cukup lama,Oh tuhann... mengapa pria ini terlihat begitu indah dengan pantulan cahaya matahari yang masuk melalui jendela balkon dan mengenai wajah tampanya.
Iris mata biru launya, rahang kokohnya,rambut coklat keputihanya, harumnya.... begitu perpaduan yang sangat sempurna.
"Mengapa kau menatapku seperti itu sayang??". Tanya nya tiba tiba dengan wajah seperti menggodaku,Oh shit aku tertangkap basah sedang memandangi nya.
"Aaa..apa?? Haahh?? Tiid..tidak tidak apa apa". Oh bodoh sekali aku ini,mengapa aku harus gelagapan seperti ini?? Bodoh sekali kau Amara.
"Hahahaha wajahmu itu, kau tidak bisa berbohong kepadaku Amara, jawab aku dengan jujur, mengapa kau menatapku seperti itu?? Aku tampan bukan??". Ucapnya tersenyum nakal, demi tuhan pria didepanku ini menyebalkan sekali, tapi memang benar yang dikatanya kalau dia yaa memang sedikit tampan, Sedikit??? Hufft aku ketahuan berbohong sekali.
"Kau ini sangat percaya diri sekali yaaa?? Sudah ah aku maau mandi". Ucapku mengalihkan topik pembicaraan, daripada dia terus memojokanku??
Saat hendak turun dari kasur, tiba tiba saja serangan mendadak datang kepadaku, dengan cepat Mycle membalik tubuh kecilku dari belakang.
"Hei aku punya pertanyaan lagi". Ucapnya.
"Apa??". Tanyaku sedikit sewot.
"Apa kau cemburu dengan Fana kemarin hmm??". Tanya nya dengan menampilkan senyum sialanya itu, oh tuhan, mengapa ada pria semenyebalkan ini tapi sangat tampan sekali??
Pluukkk
"Ehhh, kenapa kau mendorong wajahku hmm?? Setampan inikah wajahku sampai kau gemas ingin menyentuh??".
"Cihh, kau ini yaaa,makin lama makin menyebalkan sajaa, sudahhh aku mau mandi,jangan halangi aku lagi". Ucapku segera turun dari kasur, namun tiba tiba saja.....
Dia membalik tubuhku dan menciumi leherku tanpa ampun dan itu sangat geli sekali..... bukan cuma tanpan dan posesif tapi pria didepanku ini juga sangat nakal-_-.
"Mycle hentikann!!! Hahahaha hentikann aaaa aku gelii!!!!!". Teriaku merengek, tapi tetap saja itu tidak membuatnya berhenti menciumi leherku.
"Ibuu!!! Ibuuu tolong akuuu ibuuuuuu!!". Teriaku lagi, kali ini menyebut nama ibu agar yaaa siapa tau saja ibu lewat depan kamar kami dan membantuku.
"Heh?? Kenapa kau panggil ibu??". Tanya Mycle menghentikan kegiatanya.
"Biarin saja, biar aku ditolongin sama ibu".
"Hahahaha tidak ada yang bisa menolongmu Amaraku sayang,karna kamar kita ini kedap suara ahahaha". Ucapnya puas.
"Sialan!!".
Dannnn.... yaa pagi itu aku hanya pasrah dengan perlakuan Mycle selanjutnya karna itu sudah resikoku mempunyai mate seperti pria nakal ini.
Tapi aku tidak merasa keberatan dengan ditakdirkan menjadi matenya, karna justru aku merasa sangat senang sekali setiap berada didekatnya, kenyamanan, kebahagiaan , kehangatan itu yang selalu terasa bila aku didekatnya, aku tidak menentang atas apa yang sudah ditakdirkan untuku, karna aku yakin, pasti ini adalah jalan terbaik.
Setiap hidup itu punya tujuan,punya cita cita, tapi hidup juga bertahap, berubah disetiap keadaanya, tidak ada yang menetap selain perubahan itu sendiri, dan apa yang sudah berubah dikehidupanku, aku selalu menyukurinya karna aku menjalani perubahan ini tidak sendiri, tapi masih banyak orang yang menyayangiku seperti Mycle, Ibu Clora dan Ayah Bov juga Diana, aku yakin mereka sangat menyayangiku.
Aku tidak tahu kedepanya akan seperti apa,tapi yang pasti akan selalu kusyukuri apapun sesuatu yang datang dalam hidupku.
******
"Amara??".
"Hah?? Siapa??".
Mycle, Clora dan Bov menoleh kearah Amara dengan sesama.
"Kau baik baik saja Amara??". Tanya Clora menyentuh pelan pundak kiri Amara.
"Emmm, aku tidak tahu ibu,tiba tiba saja aku mendengar seseorang memanggil namaku". Ucap Amara jujur membuat Clora mengerutkan keningnya.
"Memanggilmu?? Siapa?? Tidak ada sayang, mungkin hanya perasaanmu saja, lanjutlah makan makananmu ya". Ucap Clora tersenyum dan kembali melanjutkan makanya.
"Amara?? Apakah kau tidak mendengarku aku ini ada dalam fikiranmu Amara??".
"Ugghhhh!!". Erang Amara tiba tiba sambil memegangi kepalanya membuat orang yang berada dimeja makan panik seketika.
"Amara??!! Kau kenapa sayang??". Tanya Mycle khawatir.
"Kepalaku sangat sakit Mycle, seperti ada seseorang yang selalu menyebut namaku didalam fikiranku, suaranya itu sangat cempreng sekalu membuat kepalaku sangat sakit". Jelas Amara membuat Clora,Mycle dan Bov tambah bingung akan penjelasan Amara.
"Cempreng?? Kau bilabg suaraku yang indah ini cempreng??!!!".
"Ughhh, sakit sekali!! Diamn kau!! Menang suaramu cempreng, mengapa kau marah?? Berhentilah bicara, kau membuat kepalaku semakin sakit!!". Ucap Amara berteriak.
"Kau bicara kepada siapa sayang??". Tanya Mycle bingung.
"Aku berbicara kepada wanita yang berada didalam fikiranku ini Mycle".
"Wanita??". Ucap Mycle semakin bingung.
"Amaraa!! Aku ini wolfmu, kau ini sudah menjadi seorang werewolf!!!".
"Wolf?? Aku seorang werewolf??".
"Werewolf?? Apa maksud dadi semua yang kau katakan sayang, aku sangat bingung". Ucap Mycle frutasi sendiri.
"Maksud dari wanita didalam fikirannya itu adalah wolfnya Make, wolf dari mate kita, Amara, Anara sudah menjadi seorang werewolf!!!". Ucap Alex kegurangan.
"Wedewolf?? Ibu Ayah??? Akankah Anara sudah mendapatkan wolfnya??". Tanya Mycle kepada Clora dan Bov.
"Itu mungkin saja Mycle,karna kau sudah menandainya bukan??". Tanya Clora dan dijawab anggukan dengan Mycle.
"Tunggu, malam ini adalah malam bulan purnama penuh, Amara akan berganti shift dengan wolfnya, kau harus berhati hati Mycle, kau harus selalu ada didekatnya, karna bisa saja dia berburu sendirian, dan itu snagat berbahaya". Ucap Bov membuat Mycle sedikit cemas.
"Aku seorang werewolf??". Batin Amara bertanya.
******
Hallo semuanya!!!
Para readers My Alpha's King yang aku sayang🖤🖤
Jangan lupa follow ig akuu yaaaaa⬇️
@erikaamdna
Maaf ya aku baru bisa up sekarng, karna biasabya aku kalo up itu kan malem minggu atau minggunya kan, tapi aku baru bisa uo sekarang karna dari jumat sampe sabtu itu aku kemah dan itu jauh banget, selama kemah juga hp aku disita sama panitia jadi aku bener bener gabisa bikin bahan buat part selanjutnya hehehe terus pulang perjusa itu aku langsung ngedrop dan baru enakan kemarin jadi baru bisa bikin next part, ini aja belum sempet revisi jadi maap ya kalo banyak typo hehehe
Tapi sekarang aku udah bisa up, kalian gabosen kan nunggunya??:( semoga engga yaa,maafin yaaaaa, lain kali aku up ga lama lama lagi deh:(
Segini dulu penjelasan aku yaa, intinya kalian jangan marah yaaa, jangan pindah cerita jugaaaa okeee???😚😚
Jangan luoa vote and comment yaa buat semangatin aku hehehe❣❣
See u next part All🖤🖤