
Author.
"Apa yang akan kami lakukan selanjutnya Alpha??".
"Hmm?? Tidak ada, kita bebas sekarang, biarkanlah mereka pulang dengan selamat, tidak usah kita mengotori tangan kita, karna aku sudah mengirim putri tercinta ku kedalam kebahagiaan mereka hahahaha".
******
" Apa kau yakin Mycle dan Amara sudah kembali ke istana Darvin?? ". Tanya Bov masih tidak percaya saat Darvin mengatakan kalau Mycle dan Amara baru saja sampai istana.
Darvin sangat bersyukur sudah datang tepat waktu, untung saja Bov tidak keburu berkelahi dengan Alrond, karna kalau antar pack Black Moon dan Silver Moon kembali berselisih, maka akan ada banyak korban lagi dan itu tidak boleh terjadi.
" Iya Alpha, aku tidak bohong, saat ingin menjemputmu tadi tiba tiba saja Alpha Mycle dan Luna Amara pulang ke istana Alpha,untung saja mereka pulang dengan keadaan selamat , hanya saja Alpha Mycle sedikit terluka entah kenapa". Jelas Darvin jujur.
"Apa ada yang menyakitinya?? ".
" Entah Alpha, Alpha Mycle bilang dia menabrak sesuatu seperti benda keras yang sangat besar didepan ya membuat tubuhnya sakit dan tidak bisa bebas bergerak".
"Kalau begitu kita harus segera pulang ke istana, aku ingin tengok keadaan putraku".
"Baik Alpha".
******
Semilir angin berhembus membuat seluruh pohon pohon rimbun juga daun daun kering hingga berterbangan, termasuk menerpa wajah cantik gadis yang sedang menikmati pantulan cahaya sore dari jendela balkon kamarnya, keadaan seperti ini membuatnya tenang dan juga Damai.
Pantulan cahaya yang remang remang menabrak wajah seorang pria yang masih memejamkan matanya, cahaya itu membuat ketampanan pria itu semakin terlihat jelas, wajah tenangnya yang sedang tidur membuat siapa saja yang melihat akan jatuh cinta.
Amara tersenyum melihat Mycle yang masih tertidur dengan pulas diatas kasurnya, meskipun dalam keadaan babak belur seperti ini tidak membuat kadar ketampanan Mycle berkurang, membuat Amara sangat beruntung bisa bersama dengan pria itu sekarang ini.
Amara berjalan mendekat kearah Mycle dan duduk tepat disamping pria itu, tanganya dengan iseng mengelus wajah mulus pria didepan ya ini, dari kening melewati hidung pipi sampai berhenti tepat dibibir tebal Mycle, Amara mengelus lembut ujung bibir Mycle, ingin rasanya ia melumat bibir sexy pria itu, namun ia juga tidak ingin mengganggu tidurnya.
"Kau suka dengan bibirku Amara?? ".
" Eh?? ". Kaget Amara tiba tiba.
Tiba tiba saja Mycle terbangun karna mungkin dia merasakan sentuhan lembut Amara diwajahnya, dan saat dia membuka mata gadis cantiknya itu sedang memandang intens bibirnya membuatnya terlihat menggemaskan.
Mycle mengubah posisi tidurnya menjadi tengkurap dan memandang Amara dengan menggoda membuat gadis itu menjadi salah tingkah sendiri.
๏ฟผ
"Mmm.. Maaf Mycle, apa aku mengganggu tidurmu?? Aku hanya... ".
" Hanya?? ". Mycle tersenyum jahil melihat gadis didepan ya ini kebingungan.
" Hmm.. Aku hanya iseng saja ko".
"Hahahahaha, kau ini tidak mau jujur ya".
" Sungguh, aku hanya iseng, aku hanya penasaran dengan kulit wajahmu ini". Jawab Amara yang dia sendiri tidak tahu jujur atau tidak, sebenarnya hanya alibinya saja untuk tidak membuat Mycle curiga.
Cupppp
Tiba tiba saja Mycle mencium bibir Amara sekilas.
"Bagaimana?? Masih kurang?? ". Tanya Mycle tersenyum nakal.
" Hmm ak.. ".
Cupppp
Lagi, Mycle kembali menyium sekilas bibir Amara untuk kedua kalinya membuat Amara bingung sekarang ingin berkata apa, sejujurnya dia senang, tapi dia juga malu karna tertangkap basah, terus harus bagaimana dia sekarang??
" Apa kau suka bibirku sayang?? ". Blushh, pertanyaan Mycle barusan berhasil membuat pipinya merah.
" Mmm... Maksudmu apa?? ". Pertanyaan macam apa itu Amara, bodoh sekali kau.
Mycale mengangkat sebelah alisnya bingung.
"Aku bertanya kenapa kau malah nanya balik?? ". Ucapnya tersenyum. Oke Amara skak sekarang, dia menundukan kepalanya bingung, memang pengecut sekali dirinya yang tidak berani menantang bahkan untuk menjawab pertanyaan simple saja dia harus gugup, ya memang sih, sebenarnya dia juga gugup karna Mycale memandangnya terlalu intens, tidak tahu apa kalau Amara malu.
"Kenapa kau menunduk sayang?? ". Ucap Mycale mengangkat dagu Amara menghadapkan wajah gadis itu kembali menatapnya.
Detik berikutnya...
Cuuppp
Mycle kembali mencium bibir Amara untuk ketiga kalinya, kali ini tidak sebentar, Mycle melumatnya lembut, awalnya Amara masih tidak membalas, tali sentuhan lembut bibir Mycle membuatnya menjadi tidak terkendali, Amara perlahan membalas lumatan Mycle membuat pria itu tersenyum senang.
******
"Selamat malam ibu". Ucap Diana yang baru saja datang dan langsung memeluk ibunya erat.
" Selamat malam nak, apa kau baru saja sampai?? ". Ucap Clora menyambut hangat putri pertamanya ini.
" Iya ibu, aku baru saja datang, bagaimana Mycle?? Saat ibu bilang kepadaku kalau dia terluka aku sangat mencemaskan ya bu, aku sangat menyesal sudah pergi terlebih dahulu sebelum acara penobatannya selesai, bahkan aku tidak melihatnya bersumpah didepan rakyatnya". Ucap Diana merasa bersalah.
"Heii sayang... Kau tidak perlu khawatir, adikmu itu sudah bersumpah dengan gagahnya di depan rakyat rakyat nya, dia juga dengan dewasa menandai Amara sebagai Luna nya didepan pack pack lain, kau tidak perlu khawatir akan utu sayang, Mycle juga saat ini sudah tidak apa apa, dia baik baik saja". Ucap Clora menenangkan.
"Benarkah ibu?? Adiku yang cengeng itu bisa bersumpah didepan rakyat rakyatnya?? ". Tanya Diana tak percaya dan dijawab anggukan ringan dari Clora.
" Oh memang adiku itu punya jiwa kepemimpinan seperti ayah ibu".
"Kau benar sayang, ayahmu tidak salah telah memberikan jabatanya kepada Mycle, ngomong ngomong dimana Malik?? ".
" Malik?? Ah aku tidak tahu dia kemana, mungkin dia sedang sibuk mencari mate nya, entahlah, semenjak kehilangan Syifa dia benar benar berubah ibu, aku sampai cape berbicara denganya, biarlah dia mengurus urusanya sendiri, lagi pula dia juga sudah besar, memang seharusnya dia seperti Mycle yang sudah mempunyai mate dan mengatur hidupnya sendiri".
"Hmmm adikmu yang satu itu memang keras kepala, apa dia tidak merindukan ibunya ini?? Apa dia tidak ingin memeluk ibunya ini ya?? ". Ucap Clora yang tiba tiba saja merasa sedih karna dia sudah sangat lama tidak merasakan hangatnya pelukan dari anak kedua nya itu.
" Kau tidak perlu pusingkan itu ibu, lain kali jika aku ingin kesini aku akan membawanya kemari menemui ibu dan memeluk ibu, anak itu cuma butuh waktu untuk sendiri mungkin bu, kau tahu masalah yang sedang dihadapinya itu tidak mudah memang, jadi kita berusaha mengerti saja". Ucap Diana tersenyum membuat Clora ikut tersenyum, putrinya yang satu ini memang selalu membuat hatinya merasa menghangat dan tenang jika dilanda kesedihan ataupun kemarahan dan kebingungan. Clora memeluk Diana erat.
Clekkkkkw.
Pintu ruang keluarga terbuka, menampilkan sosok pria paruh baya dengan kemeja putih yang sudah kotor dan rambut yang acak acakan.
"Ayah?? ".
Bov berjalan mendekat kearah Clora dan langsung memeluk istrinya itu erat dan mencium kening Clora lama, padahal dia baru saja meninggalkan istrinya itu semalaman namun rindunya sudah tidak bisa ia tahan lagi.
Clora tersenyum dan membalas erat pelukan hangat Bov.
"Ayah?? Ayah mengapa seperti gembel??? Baju ayah kenapa kotor sekali, ayah habis apa?? ". Tanya Diana bingung, Bov tersenyum, putrinya ini memang bawel sekali dari dulu.
"Ayah habiss.... ". Bov menjeda perkataannya. " Sudah kau tidak perlu tahu". Lanjutnya membuat Diana mendecak kesal.
"Ayah memang menyebalkan!! ". Ucap Diana membuat Bov tersenyum dan mencium sekilas putrinya itu lalu dia kembali menatap Clora.
" Diamkan Mycle sayang?? ". Tanya nya.
" Dikamarnya". Setelah dijawab oleh Clora Bov dengan cepat berjalan ke lantai dua untuk melihat kondisi putranya diikuti dengan Diana dan Clora dibelakangnya.
Tokk took took
"Masukk". Teriak Mycle dari dalam, Bov membuka pintu perlahan dan melihat Mycle yang sedang berbaring dengan Amara yang duduk manis disamping kaki Mycle.
" Sudah kau berbaring saja".
"Terimakasih ayah".
" Bagaimana keadaanmu?? Apa yang terjadi denganmu semalam?? ". Tanya Bov tenang.
" Sebenarnya aku tidak tahu ayah, saat melihat serigala putih itu aku merasa itu adalah mate ku Amara, dan memang benar itu adalah Amara makanya aku berusaha mengejar, tadinya ada beberapa rogue yang ikut mengejarku, tapi pandangan Amara dari depanku tiba tiba saja menghilang, rogue rogue itupun juga menghilang tidak mengikuti ku lagi, tapi saat akan kembali mengejar Amara aku menabrak sesuatu entah itu batu atau apa tapi tidak terlihat, aku menghantam nya dengan keras kemudian gelap, dan saat membuka mata aku sudah di gedung tua entah siapa yang membawaku kesana". Jelas Mycle panjang lebar.
"Kau tidak merasakan ada seseorang yang membawamu?? ".
" Tidak ayah".
"Kau menang bodoh sekali yah!! ". Ucap Diana ikut ikutan.
" Dimana letak kebodohan ku?? ". Tanya Mycle sinis.
Diana terdiam, sebenarnya memang tidak bodoh sih, dari penjelasan adiknya barusan memang adiknya tidak salah, mungkin dia hanya kesal saja mangkanya mengatai adiknya itu bodoh.
"Sudah sudah, sekarang yang terpenting Mycle baik baik saja dan Amara pun begitu, tidak ada yang perlu kita masalahkan". Ucap Clora mencairkan suasana.
Bov menatap Amara datar tidak seperti biasanya, entah dia merasa ada yang aneh disini, dia sangat jelas bisa merasakannya. Tanpa berbicara Bov pergi keluar dari kamar Mycle.
" Amara?? ". Panggil Clora lembut.
" Iya ibu?? ".
" Kau jaga Mycle yaa nak, ibu yakin kau bisa". Ucap Clora tersenyum.
"Iya ibu". Balas Clora juga ikut tersenyum.
Diana juga ikut keluar kamar terlebih dahulu tanpa mengucapkan sepatah kata satupun, tadinya ia menang terlihat khawatir dengan adiknya itu, tapi saat masuk ke kamar Mycle Diana merasa dia sangat kesal dan tidak mood untuk membuka mulutnya.
Setelah itu Clora pun ikut keluar ruangan dan menutup kembali pintu kamar, sekarang tinggalah Amara dan juga Mycle.
******
Satu bulan kemudian.
Satu bulan sudah berlalu, tidak terasa begitu sangat cepat, keadaan di istana kini mulai membaik, tidak ada masalah sama sekali.
Mycle juga sudah lebih membaik sekarang berkat Amara yang sudah mengurusnya selama satu bulan ini, sekarang ia sudah bisa berjalan dan luka memar ditubuh dan wajahnya juga sudah menghilang.
"Sayang? ". Panggil Mycle kepada Amara yang sedang mengganti pakaiannya didalam kamar mandi.
" Iya?? ".
" Aku akan ke taman terlebih dahulu, kau nanti menyusul ya". Ucap Mycle dan akan segera melangkahkan kakinya keluar kamar.
"Mycle?? ". Panggil Amara yang baru saja keluar kamar mandi dengan menggunakan dress berwarna putih tulang yang sangat cantik.
Mycle tersenyum melihat gadisnya itu yang makin hari makin bertambah kecantikannya.
" Iya ada apa?? ".
" Aku ingin bareng saja denganmu ke taman ya, karna aku tidak tau, aku takut tersesat". Ucap Amara tiba tiba membuat kening Mycle bergelombang.
"Tidak tahu?? Bukankah aku sudah sering mengajakmu ke taman sayang?? Sungguh kau tidak ingat?? ". Tanya Mycle bingung.
" Hah?? Eh.. Hmmm, aaku ingat, hanya saja aku ingin berjalan bersama mu". Ucapnya tersenyum.
"Oh, hahaha, kalau begitu ayo".
*****
"Amara?? ".
Merasa namanya di panggil Amara pun menoleh.
"Nanti malam aku akan berburu, karna memang waktunya aku berburu, lebih baik kau di istana saja ya, aku tidak ingin terjadi apa apa denganmu".
" Berburu?? Apakah aku tidak boleh ikut?? ". Tanya Amara dengan memasang muka melas.
" Tidak sayang, kau tidak boleh ikut, cukup aku saja".
"Memangnya kau akan berburu kemana?? ".
" Aku akan berburu ke desa desa terpencil, biasanya disana banyak sekali makanan untuku".
"Hmmm baiklah kalau begitu, aku akan menunggumu di istana saja". Ucap Amara tersenyum membuat Mycle ikut tersenyum dan mencium kening Amara lama.
.
.
.
.
" Aku akan terus berada disampingmu kemanapun kau pergi Make!! ".
******
Hello para readers setia Mycle dan Amara๐๐
Bosen ya udah nunggu lama??:( maaf ya ๐
Aku tau aku lama ko up nya tapi kan udh aku kasih alesan ke kalian, semoga kalian ngerti ya:(
Jangan bosen baca My Alpha's king: ( ๐
Tetep baca terus sampai kisah mereka berakhir, terus suport ceritanya, karna itu semangat aku buat ngetik cerita ini๐๐
Jangan lupa vote anda comment yaa๐๐
See next part๐๐๐
JANGAN LUPA NONTON TRAILER BARU AKUU
๏ฟผ
Dan jangan lupa mampir ke cerita nya yaa๐
(er.26.07.2019)
๏ฟผ
Jangan lupa follow instagram:
@errfanka
Di situ adalah info info ******* akuuuโบโค