
Satu bulan kemudian.
Ayu sedang sibuk menyiapkan bahan presentasi untuk ujian skripsinya. Besok Ayu akan ujian. “cieee, yang mau ujian, sibuk sekali kayaknya” kata Rani ketika ia tiba di kos Ayu. Ayu tidak menyadari kedatangan Rani karena Ayu fokus pada laptopnya. “eh, Ran, kapan nyampe?” tanya Rani ketika melihat Rani. “baru aja” jawab Rani. “masuk sini” ajak Ayu. Rani masuk ke kamar kos Ayu lalu langsung memasak air untuk membuat teh. “teh abis ya, Yu” kata Rani ketika tidak menemukan teh di kos Ayu. “aduh, iya abis kayaknya” jawab Ayu ragu-ragu. “ya udah deh, buat kopi aja, kamu mau?” tanya Rani. “boleh” jawab Ayu. Setelah membuat kopi dan menyuguhkannya kepada Ayu, Rani duduk disebelah Ayu.
Setengah jam kemudian Ayu selesai membuat bahan presentasinya. “kamu kapan ujian?” tanya Ayu sambil membereskan file-file yang berserakan. “minggu depan” jawab Rani. “oh. Abis wisuda kamu ada rencana apa Ran?” tanya Ayu. “belum tahu juga, mungkin lanjut kuliah kalo belum dapet kerja” jawab Rani. “iya, lanjut aja, sekarang banyak beasiswa juga” kata Ayu. “ada sih rencana mau nyari beasiswa, tapi tunggu abis ujian dulu baru nyari-nyari info” jawab Rani. “beasiswa keluar negeri banyak tuh Ran, apalagi kamu yang anak bahasa inggris” kata Ayu. “iya sih, lihat besok lah gimana-gimana, kalo kamu ada rencana apa?” tanya Rani. “mungkin langsung ngajar disekolah, di tawarin honor di tempat ku penelitian kemarin” jawab Ayu. “wahhh, asik ya, belum wisuda tapi udah ada tawaran kerja” kata Rani. “tapi belum tahu juga, tahulah guru honor gimana” jawab Ayu. Setelah mengobrol banyak dan lama, Rani akhirnya pamit untuk pulang.
Di kampus sudah menunggu teman-teman Ayu seperti biasa. Mereka datang untuk memberikan dukungan moral kepada Ayu. Disana juga sudah ada Lazar yang memang sudah menunggu bahkan sebelum teman-teman Ayu tiba. “gimana, udah siap?” tanya Indah ketika melihat Ayu datang. “InsyaAllah” jawab Ayu. Mereka kemudian duduk di kursi menunggu nama Ayu di panggil. Lima belas menit kemudian petugas keluar dari ruang ujian untuk memanggil mahasiswa yang akan ujian hari itu. Ayu menjadi nama pertama yang akan melaksanakan ujian hari itu. Ayu kemudian masuk ke ruang ujian dimana disana sudah menunggu tiga dosen yang terdiri dari dua dosen penguji dan satu dosen penetral.
45 menit kemudian Ayu keluar dari ruang ujian dan kemudian disambut oleh teman-temannya. “gimana, gimana?” tanya Indah penasaran. “Lulus sih, cuma di suruh revisi dikit” jawab Ayu. “yeeee, akhirnya” jawab Indah tak memedulikan kalau Ayu harus melakukan revisi. Mereka kemudian mengajak Ayu ke kantin untuk merayakannya. “besok aja ya traktirannya, aku lagi ada urusan ni” kata Ayu ngeles ketika di ajak ke kantin. “yee, siapa yang minta di traktir, justru kita yang mau nraktir kamu” jawab Indah sambil tertawa. Rani berlari menghampiri romobongan mereka ketika Rani melihat mereka akan pergi dari ruang ujian. “eh, eh, mau kemana?” tanya Rani. “wahh, telat, Ayu udah selesai ujian, ini mau ke kantin” jawab Rahayu.