Mas Imamku

Mas Imamku
sah



hari yang ditunggu-tunggu pun tiba,imam sudah siap dengan texyudo warna krem susu dibantu oleh dion,sudah heboh karna menunggu sang mama yang terus bolak balik kamar,selalu ada saja yang diingat,sedangkan saudara imam juga sudah siap.


''kanyaknya udah semua deh,ayo kita berangkat''kata mama Ratih semangat.


''udah siap ma,diliat lagi,mungkin papa tertinggal''peringat imam,dan benar saja,papa Edy tidak ada.


''kemana papa kamu,ayok semua cari papa dulu''sebelum mereka melangkah.


tiit... suara klakson mobil,dan tak lama muncullah papa dibalik kemudi.


''jadi perginya nih,kalau ngak papa lanjut tidur lagi''ternyata papa Edy yang bosan menunggu sampai tertidur didalam mobil.


mereka pun langsung memasuki mobil masing masing.


......................


ditempat lain,Dira yang hampir selesai dirias terus tersenyum malu karna digoda oleh Lia dan kanza sepupu nya Dira.


''ngak kebayang gue Ira liat Lo,gue pikir Lo akan berubah jadi laki laki tulen''kata Lia.


''iya,aku pikir kamu ngak bakal suka sama laki laki,eh tak taunya kamu ngelangkahin kak andra''kata Khanza lagi.


''tapi kata dewa kak Andra akan nyusul juga''kata Lia lagi.


''tau dari mana dewa,gue aja yang adek nya ngak tau''jawab dira.


''dan kamu mau tau ngak Ira siapa gadis yang berhasil menembus pertahanan hati kak andra?''tanya Lia.


''mana gue tau,tau kak Andra bakal nyusul aja dari kamu''balas Dira.


''siska''jawab Lia cepat.


''siska?ah yang benar kamu?,awas aja kak Andra ngak kasi tau aku duluan''kata Dira geram.


''udah siap ini,wah cantik sekali''kata salah satu perias dan disetujui oleh yang lain.


''seandainya dari dulu kamu poles dikit Ira,mungkin udah lama kamu dapat jodoh''kata Khanza.


''padahal lo cantik banget, waktu gaya kamu kanyak cowok aja rame yang naksir,gue sampe kuwalahan membuang surat cinta,coklat,bunga,dari penggemar lo''cerita Lia dan Khanza tidak menyangka kalau sepupuku yang tomboi itu banyak yang naksir.


''jangan bohong Lo Li,ngak semuanya Lo buang,ada juga yang Lo makan tu coklat,dan hadiah ada juga yang Lo bawa pulang karna Lo suka,kan lo untung juga Deket orang cantik''kata Dira bangga.


prok


''khanza kanyaknya tadi ada suara nyamuk,kamu denger ngak?''tanya lia pada Khanza.


prok prok,Khanza juga ikutan seolah olah sedang memukul nyamuk.


''sialan lu berdua''dengus dira,mbak mbak MUA hanya tersenyum melihat tingkah mereka.dan diluar terdengar suara yang mulai gaduh.


''sepertinya kakak ipar udah Dateng nih''tebak Khanza.


''gue periksa dulu''kata Lia langsung menuju balkon dikamar dira.dan benar saja mobil yang sudah dihias bunga disekeliling mobil sudah masuk.


''wah ganteng banget suami Lo ira''kata Khanza,Dira yang sudah sangat rindu pada sang kekasih ingin sekali berlari kesana dan melompat kedalam pelukan imam.


''kakak ipar liat kesini dong...''teriak Khanza,imam yang mendengar suara cempreng Khanza langsung reflek melihat kearah mereka,bukan cuman imam yang melihat,saudaranya yang lain ikut melihat kearah Khanza dan Lia,Lia sudah malu langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya.


''kampungan banget saudara Lo ira,padahal tinggalnya di Swiss''batin Lia,sedangkan Dira hanya menggeleng melihat tingkah bar bar sepupunya itu.


suara MC mengarahkan para tamu sudah terdengar.kamar Dira pun diketuk.


tok tok tok,dan muncullah mamy fana yang sudah cantik dengan kebayanya.


''yaampun sayangnya mamy''langsung memeluk dan mencium anak gadisnya yang sebentar lagi akan menyandang gelar seorang istri.


''my''kata Dira dengan mata yang sudah berkaca kaca.


''jangan nangis dong,sayang mbaknya nanti harus ulang dandanin kamu''canda mamy fana,padahal dia sendiri sudah menangis.


''yaudah yuk kita turun,semuanya sudah menunggu''sambil mengapit lengan kanan Dira,dan disebelah kira berdiri Lia dan Khanza.


imam sudah duduk dengan tenang,itu kelihatannya,padahal jantungnya sudah tak karuan.suara desas desus para tamu yang hadir pun terdengar,imam melihat ekspresi wajah papi Indra yang melihat kearah Dira dan yang lain,imam tidak bisa mengondisikan diri,kepalanya pun ikut berpaling,entah sudah seperti apa ekspresi wajah imam,terpesona,takjub,bersyukur,dan jatuh cinta lagi pada wanita yang sedang berjalan kearah nya.


Dira langsung didudukkan disamping imam,imam masih tak berkedip melihat Dira.


''ekhem''papa Edy berdehem,tapi yang dikode tak kunjung sadar.


''matanya dikondisikan boy..''bisik papa Edy,imam pun tersadar dan langsung menormalkan diri.


''bagaimana sudah bisa kita mulai?''tanya pak penghulu.


''sudah''jawab mereka serempak.


''bagaimana saudara imam SYARiF apa kah sudah siap?''


''siap''jawab imam dengan lantang.


''bagaimana saudara Indira sudah siap?''


''siap''jawab Dira.


pak penghulu pun mengulurkan tangannya untuk digenggam oleh imam.


''saudara imam............''


''saya terima.......''


SAH


Sura sah menggema di ruangan itu,mamy fana dan papi meneteskan air mata, begitu juga dengan papa dan mama Ratih.


Dira mencium takzim tangan imam dan diikuti imam yang mencium dahi Dira.


kak Andra kemananya???