Mas Imamku

Mas Imamku
gagal fitting



sudah dua Minggu berlalu setelah kejadian dikafe Raka,imam semakin posesif kepada Dira kemana pun Dira akan keluar selalu imam ikut, dikantor,imam sedang memeriksa berkas berkas yang menumpuk diatas mejanya.


tok tok tok


''masuk''kata imam.


''maaf pak bos,meeting dengan pak Pras dipercepat,beliau minta setelah makan siang nanti pak bos''kata Wina.


''mana berkasnya,biar saya pelajari,dan suruh Dion keruangan saya''kata imam tanpa melihat kearah Wina.


''ini pak bos,saya keluar dulu''izin Wina, setelah menyerahkan berkas yang diminta imam.


disaat Wina membuka pintu Wina tidak melihat kedepan bersamaan dengan Dion masuk.


bhuk


''aaww''wina dan Dion meringis sambil menggosok gosok punggung yang mencium lantai.


imam bangun dari kursi kebesarannya dan mendekati keduanya.


''bangun''imam menjulurkan tangannya pada Dion.


''pak bos ngak peka,seharusnya cewek dulu yang ditolong''protes Wina,imam tidak perduli.


''aku bangunin pangeran kamu dulu,baru sang pangeran bantu sang putri,saya udah ada sang ratu jadi ngak mau Deket Deket sama ratu lain''melangkah menjauhi Dion dan Wina,mereka membelalakkan mata mendengar perkataan sang bos.


''bangun win''dion menolong Wina berdiri.


''cocok ion''kata imam yang sudah duduk di kursinya.


''apa sih bos,selama ini juga lagi usaha''kata Dion sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


''gue udah tau,tapi win,Lo harus hati hati,sebelum cap kadal daratnya belum diganti jangan mau''peringat imam.


''bos...bos kan udah tau udah lama gue taubat''kata Dion.


''pret,kemaren aja sama sekretaris pak Wiguna aja kamu kedip kedip''imam mengingat kan Dion.


''mana ada,dia nya aja yang kesemsem,saya biasa biasa aja bos,masak saya pasang wajah jutek,bisa batal kerjasama kita,ngak kedip kedip win...''protes Dion seakan tidak rela kalau imam menjelekan dia dia didepan sang kekasih.


''terserah,saya pamit pak''langsung meninggalkan ruangan bosnya.


drettt dreettttt dreettttt


mama📞


''ia ma?''


''.....''


''fitting baju nanti setelah makan siang ngak bisa ma,imam ada miring sama pak Pras ma''


''....''


''ngak bisa besok ma''


''....''


''masak minta fitting baju diundur besok,pernikahannya mau diundur tahun depan ma''


''.....''


''ah mama tega sama imam''


Tut,telfon sudah dimatikan oleh mama Ratih.


''mama kok dimatiin''imam frustasi.


''lo baik baik aja broe?''tanya Dion yang melihat sahabatnya sedikit murung setelah mendapat telfon dari mamanya.


''hufh,nanti siang mama ngajak makan bareng, setelah itu pergi kebutik mau fitting baju pengantin,gue minta ganti Lo juga ngak bisa''satu sisi imam tidak bisa meninggalkan meeting penting,satu sisi lagi masalah merajut masa depannya.


waktu makan siang pun tiba,imam dan Dion lang langsung menuju kerestoran tempat janjian meeting dengan pak Pras.


''misi mbak...ruangan VIP yang sudah dipesan atas nama Ardion aditama''tanya Dion pada seorang pelayan.


''oo mari pak saya antar''imam dan Dion mengikuti sipelayan sampai mereka berdiri didepan pintu.


tidak lama setelah mereka masuk pak Pras dan asistennya pun datang.


''maaf pak imam,saya meminta anda untuk mempercepat pertemuan kita karna saya harus kembali besok,istri saya akan masuk rumah sakit untuk melahirkan''jelas pak Pras.


''tidak apa apa pak Pras saya mengerti''jawab imam.


setelah makan siang,mereka pun langsung membahas tentang proyek mereka hingga dua jam sudah berlalu.


''terima kasih pak imam atas kerja sama kita,semoga saling menguntungkan''sambil menjabat tangan imam dan setelah itu diikuti oleh Dion.


meeting pun selesai imam dan Dion ingin kembali ke kantor kembali.disaat imam dan Dion melewati beberapa meja didalam restoran.


''imam''langkah imam terhenti disaat ada suara yang sangat dikenalinya menyebut namanya,imam langsung memalingkan wajahnya kebelakang.imam kembali melihat kearah depan untuk melanjutkan langkahnya yang terhenti tadi.


''imam berhenti''suara itu terdengar lagi dibelakang imam,tapi imam tidak ada niat untuk berhenti lagi,disaat dia melihat orang yang memanggilnya.


''bos''dion kembali kedalam restoran karna disaat dia sudah sampai mobil tidak ada imam dibelakangnya.


''emm''gumam imam,sambil mensejajarkan langkah mereka.


''imam,bisa kita bicara sebentar?''ternyata orang itu masih mengejar imam,Dion yang merasa familiar dengan suara itu ikut melihat kesamping imam,mata Dion membola disaat melihat orang itu.


''kamu?''tunjuk Dion.


''hai ion''


''emang ngak punya malu Lo,setelah apa yang Lo lakuin,Lo berani menampakkan wajah Lo didepan kita lagi''kata dion.ternyata orang yang dari tadi memanggil itu adalah mantan imam,AYUDINA yang berprofesi sebagai seorang model.


''kita sibuk,ngak ada waktu sama sampah macam kami''kata Dion marah.


''pliss''


''ekhem''dehem imam yang mulai merasa jengah sama wanita didepannya,karna pengunjung restoran sudah melihat kearah mereka.


''mari,waktu saya tidak banyak,dan kamu Dion ikut juga'' langsung menduduki meja yang kosong didekat mereka.


''pesan makanan dulunya''kata Ayu lembut.


''tidak usah,kami sudah makan''jawab imam cepat.


Ayu pun memesan untuk dirinya dan memesan kopi untuk imam dan Dion.


''bos,gue ketoilet bentar''bisik Dion,imam hanya mengangguk kecil.


dan tak lama pesanan Ayu pun tiba.


''sebenarnya apa yang mau kamu bicarakan?''tanya imam langsung.


''bisa kita makan dulu''tawar Ayu.


''heh, ternyata kamu sudah putus urat malu,saya bukan lagi orang yang bisa kamu perintah seenaknya,bodohnya saya dulu pernah meratukan iblis macam kamu''kata imam melipat kedua tangannya kedada.


ukhuk ukhuk, tiba tiba ayu tersedak,imam yang tidak tega pun langsung meyerahkan air kepada ayu.


''oh ini yang kamu maksud meeting?''imam reflek melihat keasal suara.


''mama?''dan beralih kesamping mamanya.


''dira''


''kamu ngak bisa Dateng untuk fitting baju ternyata lagi meeting sama dia''menunjuk ayu''hebat banget kamu udah pinter bohong''


''ma,Dira,aku bisa jelasin ini''kata kata imam terpotong.


''ayok sayang kita cari tempat lain''lanhsung melangkah keluar meninggalkan mereka,imam langsung mengejar mamanya.


''bos tunggu''pas Dion juga sudah selesai,Dion ikut mengejar imam.


tinggallah ayu sendiri dengan senyum licik nya.


''kamu harus menjadi milikku lagi''gumam ayu.


ternyata ayu tersedak disaat melihat mama imam dipintu masuk dan bersama seorang wanita lumayan cantik.