Mas Imamku

Mas Imamku
selamat malam



sesampainya dirumah,Dira langsung menuju kamar nya.


"benar benar ngak sehat deh kondisi jantung gue kalau didekat pak imam"sambil memegang dadanya.


",ahgh"teriak Dira frustasi sambil mengacak ngacak rambutnya.


"apa benar yang dikatakan Lia"


flashback on


ditaman kampus,Dira dan Lia sedang menunggu yang lain,maksudnya dewa,Raka,dan Nando.


"Li"panggil Dira


"emm"gumam Lia yang masih fokus pada buku ditangannya.


"Lo pernahkan nya jatuh cinta?


waktu kita kelas 7 loe pernah dekatkan sama kakak kelas kita"


"maksudnya gimana sih Ira,Lo mau ngitung mantan gue,"?


"bukan itu...gue cuman mau tanya,gimana ciri ciri orang yang sedang jatuh cinta?''


"premthahha"pecah tawa Lia.


"Lo lagi suka sama seseorang Ira?"


"bub bub bukan gitu,gue cuman,ah Lo Li,serius ini"


"oh gue tau,Lo lagi ada rasa aneh kalau dekat sama dia?"tanya Lia serius.


"ya gitu"


"rasa gimana?


jantung loe deg degan ngak,salah tingkah apa bila dekat dia,kangen kalau ngak liat dia dan senang apabila ketemu dia?"tanya Lia.


"emm"jawab Dira sambil mengangguk.


"jantung loe berpacu cepat seakan mau copot"


"emm"lagi lagi Dira mengangguk.


"pluk"


"AWS"Dira meringis,karna mendapat tepukan kuat dari Lia dipundaknya.


"beneran Lo udah ada rasa gitu gitu...?


siapa orangnya,ganteng ngak,tajir,kerjanya apa,anak keberapa,satu tempat kuliah sama kita,atau jangan jangan salah satu sahabat kita,siapa,Raka,Nando atau sidewa,gue tau dia udah suka sama Lo dari kita SMP"dan bla bla pertanyaan yang keluar dari mulut lia.dira hanya melongo melihat sahabatnya itu."embb"Dira menutup mulut Lia dengan tangan nya.


"diaaam'


jadi intinya gimana,apa itu..?"tanya Dira ragu.


"EA,loe lagi jatuh cinta sama tu orang"kata Lia ngos ngosan.


"tapi kanyaknya dia ngak suka deh sama gue"kata Dira lemah.


"loe udah ngomong sama dia,kalau loe suka sama dia..?"tanya lia.fan Dira hanya menggeleng.


"pluk"pukul Lia lagi dengan buku ditangannya.


"awh,Lo hobi banget pukul gue hari ini"sambil menyapu pundaknya.


"kok Lo lambat sih Ira..."


"maksudnya?"


"ya Lo ungkapinlah perasaan Lo sama dia,kalau loe ngak bilang,mana tau Lo kalau dia ngak suka juga sama loe.siapa sih Ira,mungkin gue bisa bantu"sambil menarik turunkan alisnya.


"masak gue yang ngomong duluan,guekan cewek"


"siapa sih indira...?"rayu Lia lagi.


"ngak perlu tau loe"


"pelit banget loe sama sahabat sendiri"


"eh itu sidewa sama Raka,Nando udah nongol tuh"tunjuk Dira pada arah dewa.


flashback


"kenapa harus dia sih?"


masak gue harus ngomong keorangnya kalau gue suka sama dia,kalau ditolak kan malu,,"Dira menyapu kasar mukanya.


Dira bangkit untuk kekamar mandi untuk mengganti bajunya.selesai mengganti baju Dira langsung merebahkan badannya kekasir empuknya.


karna bosan disebabkan matanya tidak mau terpejam,Dira mencoba berselancar di sosial media.


Dira mencoba mencari satu nama,tak lama terpampang lah banyaknya yang bernama imam.


"his,pasaran banget namanya"


Dira mencoba mengenali pada foto profil.


dan tak lama,lewatlah satu foto laki laki berjaket hitam,kaca mata hitam bersandar pada sebuah mobil sprot.


"sok Sian ni orang gayanya udah kanyak orang keren aja,


UPS,emang keren sih"Dira mencoba melihat status.


"ini kanyaknya waktu dia masih dilondon deh"melihat dari tanggal imam mengunggahnya.


"kebanyakan foto sendiri,mobil,jalan,hutan,tekan kerja,bareng teman,kakandra ada juga,kok ngak ngajak Dira sih kalau keLondon."kata Dira ngambek sendiri.


disaat Dira sedang melihat lihat foto imam,tak sengaja menekan menyukai satu foto imam yang memakai jas hitam yang sedang duduk dikursi kebesarannya.


"Ting"bunyi notifikasi dihp imam,imam langsung meraih hp yang berada diatas nakas samping tempat tidurnya.


sebenarnya imam juga belum bisa tidur.


"ini foto udah lama banget deh"gumam imam sambil melihat siapa yang melike fotonya,sudut bibir imam terangkat,disaat dia melihat foto profil.


imam langsung menekan tombol hijau untuk menghubungi Dira.


dreettttt drettt...


"aduh,mati gue,kenapa dia hubungin malam malam gini sih,emang belum tidur dia?


,dasar tukang gila kerja dia pikir tubuhnya ngak butuh istirahat"racau Dira.


gimana ini,angkat ngak,angkat ngak,masa bodoh ah"panggilan pun berakhir.


dreettttt drettt


lagi?...kata Dira kaget.


dan Dira tidak mengangkat juga,hingga panggilan pun berakhir.


"Ting"


"belum tidur kamu"


"kenapa ngak diangkat?"


"ngak bisa tidur,apa memang suka bergadang?"


walaupun tak ada balasan,imam terus mengirimnya,karna dia tau kalau Dira belum tidur.


"tidur sana,besok ada masuk kan?"


ternyata waktu kemaren pergi kekampus ingin mengajak Dira makan siang tapi siDira udah pulang,jadi imam mendatangi pak Yanto untuk menanyakan jadwal mata kuliah dira,dan pak Yanto langsung melaporkan semua.


Dira yang mendapat SMS beruntun itu sudah kepanasan,padahal kamarnya ber AC.


"gue harus bagaimana?"tanya Dira.


"Ting"lagi.


"selamat malam,,,tidur terus jangan suka bergadang"SMS masuk terakhir,


Dira tersenyum senyum sendiri membaca SMS itu berulang ulang,hingga matanya lelah dan tanpa sadar dia tertidur.


sedangkan imam waktu jam menunjukkan pukul setengah dua belas baru tertidur,sambil menggenggam hp yang menampilkan foto profil dira.