
paginya.
tok tok tok
"sayang...mamy masuknya..."teriak mamy fana didepan pintu dan langsung memutar kenop pintu.
"yaampun sayang,hei,bangun,kuliah ngak?"sambil menggoyang kan lengan Dira.
dan karna terasa ada yang menggoncang goncangkan tubuhnya dira pun membuka matanya sedikit,karna silau dari kaca jendela karna gorden yang sudah dibuka oleh mamy fana.
"mamy..."panggil Dira dengan suara serak khas bangun tidurnya.
"ngak kekampus?"
"pergi my"jawab Dira yang masih malas membuka matanya.
"kamu liat dong ini sudah jam berapa?"...sambil membangunkan badan Dira untuk duduk.
"semalam kamu tidurnya jam berapa sih, Sampai ngak bisa melek tu mata"sedikit marah.
Dira langsung melihat Kedinding yang ada jam dinding.
"yaampun my...kenapa ngak bangunin Dira sih.."sambil berlari kekamar mandi.
mamy fana langsung keluar.
dua belas menit Dira sudah selesai dengan ritual mandinya,dia langsung memakai pakaiannya seperti biasa lagi.
sepatu sneaker, jaket kulit warna hitam,topi yang menutupi rambut panjangnya,jam tangan cincin tengkorak kesayangannya(hadiah dari dewa)tas ransel,dia terburu buru turun kebawah menuju meja makan,Dira hanya menyambar roti yang sudah diberi selai kacang kesukaannya, yang sudah disiapkan oleh mamy fana.
"mamy...Dira berangkat kekampus dulunya..."
Dira langsung mengambil kunci motor dipos satpam,dan langsung menghidupkan motornya.
mamy yang sedang menyiram bunga hanya menggeleng gelengkan kepala melihat kelakuan putrinya.
dilampu merah Dira menghentikan motornya disamping sebuah mobil.
"hai..."kata seorang cewek yang duduk didepan,rupanya didalam mobil itu ada empat cewek.
"dasar cewek ganjen,udah belok Lo pada suka sesama cewek"gumam dira.lampu pun berganti,Dira langsung menancap gas motornya.
kurang dari tiga puluh menit,Dira sampai kekampus ya,dan berpapasan dengan dewa.
"hai dewa,baru Dateng juga Lo"
"emm,dan loe?biasanya Lo telat,apa loe ikut balab lagi semalam?"tanya dewa curiga.
"ya ngak lah...gue udah taubat"kata Dira santai.
"taubat apaan cuman sehari Lo jadi princess eh hari ini udah jadi pengawalnya lagi"ejek dewa,padahal dia kecewa.
"padahal gue senang banget liat Lo kemaren Ira,Lo cantik,baik,pinter,sampai sekarang gue ngak bisa ngalihin hati gue buat yang lain"batin dewa.
"oi,bengong Lo,yuk masuk"Dira sambil memukul lengan dewa.
dewa pun langsung mengikuti Dira,dikelas sudah ada Lia,Raka dan Nando.
"yaampun Ira...gue pikir Lo udah bakar semua baju Lo yang belok ini"teriak Lia,dan semua mata melihat kearah Dira,yang masuk bersama dewa dengan gaya santai.
"liat Lo kemaren sama hari ini kek ada dua kepribadian Lo"kata nando.
"pluk"
"sialan Lo"Dira memukul kepala Nando dengan buku Lia yang ada diatas meja,Nando hanya meringis sambil menyapu kepalanya yang kena pukulan Dira.
"padahal loe cantik banget kemaren,pangling gue,kalau seandainya Lo pacar gue,udah gue kurung lo"kata Raka.
"Lo kira ayam dikurung"kata Lia.
"ia,Agam goreeng..."kata Nando sambil membuat gaya seakan akan sedang menggigit ayam.
"udah jadi saudara sibotak kembar dari negri seberang lo suka Agam goreng"ejek Raka lagi.
"mau gue botakin Lo,biar cocok"katalia dan mereka pun tertawa.
dan tawa mereka pun terhenti ketika seorang dosen perempuan masuk.