
dimeja makan sudah ada semua,papi,mamy,kak Andre,Dira langsung duduk disamping Andre tanpa ada sapaan seperti biasa Dira langsung mengambil piring dan mengisinya,begitu juga yang lain.
"kenapa Lo dek?mendung amat tu muka?"tanya Andra disela makannya saat melihat Dira.
"ngak ada apa apa,mungkin kecapean saja ngurus kuliah dua hari lagi mau wisuda"kata Dira lemah.
"OOO..lancarkan?"tanya Andra.
"emm,kakak datangkan nanti"?
"Yo pasti datanglah,masak wisuda adik kakak yang cantik kakak ngak datang"sambil menyapu kepala Dira .
"ish,kakak lagi makan,kebiasaan deh"
"udah udah...makan dulu,nanti lanjutin ngobrol nya"kata mamy fana,Andra dan Dira pun langsung terdiam dan melanjutkan makan.
dikediaman imam,dimeja makan.
"imam,dua hari lagi acara wisuda dikampus kita,papa harap kamu bisa datang"kata papa Edy.
"emm"gumam imam, karna lagi menguyah makanan didalam mulutnya.
"oh ya,kamu udah mama siapin baju juga,kamu tinggal siap siap aja"tambah mama Ratih,imam hanya mengangguk.
"kok kamu jutek gitu mukanya"tanya papa Edy.
"kecewanya?"tanya mama Ratih.
"ke kecewa kenapa?"
"mana mama tau,kamu ngak bilang"
imam tak menjawab lagi,semua pun melanjutkan makan.
setelah makan mereka duduk diruang keluarga.
mama Ratih duduk dengan papa Edy sambil memijit Mijit tangan suaminya,sedangkan imam duduk dikursi lajang sambil menopang dagunya.
"imam...mama dan papa memang tidak pernah mengungkit tentang pasangan hidup pada kamu,tapi kalau kamu sudah ada yang cocok kasih tau kami dong,atau ada masalah,jangan kamu pendam sendiri,kamu jangan takut,asal kamu sudah suka mama sama papa akan restuin kok"kata mama Ratih menghentikan pijitannya dan mendapat anggukan dari suaminya.
"hufh"imam melepas nafas berat.
"cantik"kata mama Ratih.
"maksudnya"tanya imam sedikit kaget mendengar respon dari mamanya.
"maksudnya Dira itu cantik,kamu udah ungkapin belum kalau kamu suka sama dia?"tanya mama imam lagi,sedangkan papa Edy hanya mendengar obrolan istri dan anaknya itu,takut salah jawab.
"udah"jawab imam sambil mengangguk.
"jadi gimana?oh ia,kata fana dia bakal wisuda juga,jadi sekalian nanti kita omongin tentang kalian"kata mama Ratih semangat.
"seandainya bisa ma"jawab imam lemah.
"dia nolak kamu,atau Dira udah punya pacar?"
"bukan ma,mamynya sudah menjodohkan Dira sama anak temennya"sambil melihat kearah kedua orang tuanya.
"OOO...jadi ini ceritanya patah hati..."kata papa Edy tiba tiba,hingga membuat mama dan imam yang lagi serius kaget.
"ih papa,kaget mama"sambil menepuk pundak suaminya.
"kamu sih lambat gerak,sudah diembat orang duluankan?"timpal papa Edy.
"emangnya makanan diembat?"protes imam.
"saran papa,,,kalau kamu benar-benar serius,kamu Taukan apa yang harus kamu lakuin..."
"mama sama papa akan dukung jikalau itu baik,tapi jangan lakuin yang aneh aneh ya imam,ini udah malam,mama sama papa mau kekamar dulu,kamu juga cepat istirahat"sambil bangkit dan disusul oleh papa Edy.
"perjuangkan"sambil menepuk pundak imam,dan berlalu kekamar.
setelah selesai makan tadi,Dira langsung kembali kekamarnya,dan masuk kekamar mandi untuk sikat gigi dan cuci muka,keluar dari kamar mandi dia melihat hpnya baru saja menyala,Dira Mengambil dan menghidupkan melihat layar hpnya ada panggilan tak terjawab dari mas imamku❤️,bibir Dira tersungging senyum,dan tak lama "Ting"satu pesan masuk.
"selamat malam sayang,,,mimpi indah😘"
"dasar genit"gumam Dira sambil tersenyum.
Dira langsung naik kekasir dan merebahkan tubuhnya,lagi lagi Dira melihat pesan yang dikirim oleh imam tadi,dan tak henti hentinya Dira tersenyum.
"selamat malam juga mas imamku"disela sela rasa ngantuk Dira,hingga tertidur.