LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE TERAKHIR



♡LONELY RAY'S♡


(LUDWIG VAN 🎶MOONLIGHT SONATA🎶)


Cahaya Matahari menyinari Wajah Arka...dengan pelukkan erat kepada seseorang yang kini juga memeluknya...


Terlihat Arka yang tidur tanpa menggunakan bajunya...


Arka pun membukakan matanya dan memandangi Sebuah Foto yang ada diMeja dekat dengan kasurnya...


Pelukkan orang itu kepadanya pun semakin erat dan mencium Dada Arka...


"Pagi..." (Suara seseorang Berbisik sambil memeluk Arka dengan erat)


Arka terkejut dengan suara yang dia dengar...seketika dia pun melepaskan pelukkannya...dan menatap sebuah wajah yang tidak asing baginya dengan wajah tersenyum dan mata yang tertutup dia berkata...


SYLA : "Apakah kau bermimpi buruk lagi??" (Tersenyum)


Syla pun membukakan matanya dengan kesayupan...


ARKA : "Sy...Syla?...apakah...apakah ini...ini nyata???" (Dengan ekspresi terkejut dan Menatap Syla yang wajahnya kini dekat dengan wajahnya)


SYLA : "Sudah ku duga...kau akan seperti ini lagi...sini biarku buktikan kepadamu bahwa ini semua nyata..." (Tersenyum)


Syla pun memeluk erat tubuh Arka...seketika Arka pun membalas pelukkan Syla kepadanya dan menatap Mata Syla yang kecokelatan tersebut dengan rasa takut...


Dia sangat takut jika apa yang saat ini dia lihat hanyalah sebuah mimpi...tangannya terus menerus mengelus rambut Syla dan juga pipi Syla...


Beberapa kali Arka memeluk dan menatap Syla untuk memastikan bahwa Syla yang ada dihadapannya kini adalah sebuah kenyataan...


SYLA : "Apakah kau tidak puas dengan semalam??" (Tersenyum)


ARKA : "Semalam?...me...memangnya apa yang terjadi dengan semalam?"


SYLA : "Yaaa!!...Arka!!...kau lagi-lagi seperti ini??...kau melupakan kejadian semalam??" (Mendorong Arka dengan keras)


Arka pun bangun dari tempat tidur tersebut dan terkejut melihat dirinya yang tidak memakai baju maupun celana sedikitpun...


ARKA : "A...apa...apa yang terjadi?...ke..kenapa aku telanjang??" (Menutupi bagian bawahnya)


SYLA : "Arka!!!...sampai kapan kau akan terus seperti ini??...sepertinya kau harus dirawat oleh kak Farhan...setelah aku yang sembuh dari PTSD ku sekarang kau yang seperti terkena PTSD!!..." (Menyilakan tangannya dengan wajah yang cemberut)


Arka pun terdiam dan ingatannya kembali tentang kejadian yang baru dia lihat adalah sebuah ingatannya tentang kejadian 7 tahun yang lalu melalui mimpinya...


ARKA : "Aku ingat...!!" (Menatap Syla)


Arka pun mendekat kearah Syla dan duduk dihadapan Syla sambil menarik selimut kearah tubuhnya...


Tangan Arka pun mengelus rambut dan juga pipi Syla...


ARKA : "7 tahun yang lalu...adalah titik awal kisah kita...saat aku sudah di akhir kesabaranku terhadap takdir...ternyata saat itulah Tuhan mengakhiri Takdir menyedihkan itu...saat dihari dimana aku memutuskan untuk menyerah dengan hidupku...kau siuman dari koma...saat itu juga nafas dan detak jantungku seperti kembali" (Mengelus Pipi Syla)


Terlihat Syla yang tersenyum menatap Arka dan mendekat kearah Arka...seketika Syla merebahkan kepalanya di Paha Arka...


SYLA : "Keputusanku adalah...kembali kepadamu...kau dan juga aku...kita...kita pantas mendapatkan akhir yang bahagia...aku Syla Sham dan kau Arka Noela...kita adalah Bulan dan Bumi yang tidak akan terpisahkan...karna tuhan mentakdirkan kita untuk tetap bersama...Arka!!...Aku sangat mencintaimu dulu...kini hingga nanti...tanpa syarat dan tanpa air mata..." (Menatap Arka dan mencium tangan Arka)


Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar mereka dengan keras sambil berteriak...


KENZO : "Mamah...Papah!!!...kenapa kalian belum bangun juga??...aku akan telat pergi ke ulang tahun Zara...!!!" (Mengetuk pintu kamar Arka Syla dengan keras)


SYLA : "Kenzo??..."


Seketika Arka dan Syla saling menatap dan bangun dari tempat tidur mereka...dengan kepanikkan mereka merapikan kamar mereka dan Syla pun mendorong Arka untuk masuk kedalam kamar mandi...


SYLA : "Sayang...Maafkan mama...mama kesiangan..." (Membukakan Pintu kamar mereka dan tersenyum kepada Kenzo)


KENZO : "Kalian orang dewasa selalu saja seperti ini!!!...apakah kalian tidak bisa mendahuluiku dibandingkan Cinta kalian??" (Menyilakan tangannya dan Cemberut)


SYLA : "Huuu anak mama yang satu ini sangat mirip dengan Papanya yaa...sangat Jutek dan Dingin...hahaha!!" (Tertawa sambil mengelus kepala Kenzo)


KENZO : "Mama!...Kenzo sudah besar...Kenzo malu kalau mama terus menerus mengelus kepalaku...bagaimana kalau Zara melihatnya?..."


SYLA : "Ouuh ternyata anak mama yang tampan ini Menyukai Zara?..." (Tesenyum)


Tiba-tiba Arka pun keluar dari kamar mereka...


ARKA : "Dia akan seperti diriku...yang hanya menyukai satu wanita dari kecil hingga besar nanti..." (Tersenyum menatap Kenzo sambil mengusap rambutnya dengan handuk)


KENZO : "Papa...apakah papa mandi dengan benar?"


ARKA : "Ten...tentu saja..."


Seketika kenzo menunjukkan Perut Arka yang terlihat ada busa dibekas jahitan perutnya..


Syla dan Kenzo pun tertawa melihat Arka yang masih berlumuran beberapa Busa ditubuhnya...


SYLA : "Sepertinya...bukan Kenzo yang harus kumandikan lagi..." (Menatap Arka sambil tersenyum menahan tawa)


KENZO : "Baiklah...sekarang mama harus mandikan papa dengan benar dan bersih...aku akan menunggu diBawah dengan Reno"


SYLA : "Reno?...apakah Tante Angel juga datang??"


KENZO : "Tante Angel meminta padaku untuk mengajak Reno keacara ulang tahun Zara...jadi aku mengajaknya walaupun aku tidak suka padanya...setelah itu tante Angel pergi meninggalkan Reno begitu saja!..."


SYLA : "Kenzo sayang...biar bagaimanapun Reno adalah saudaramu...kamu harus baik dengannya...dia anak yang baik kok..." (Mengelus kepala Kenzo)


KENZO : "Tapi ibunya pernah jahat kepada mama...sampai kapanpun Kenzo tidak akan pernah mau berteman dengannya!!"


Kenzo pun pergi meninggalkan Syla dan juga Arka...


Saat itu juga Syla dan Arka hanya bisa saling menatap...


Beberapa jam kemudian mereka pun sampai di Acara ulang tahun Zara...


Terlihat Kenzo yang memberikan Zara sebuah kado dan tertawa riang bersama dengan Varel dan juga Reno...


MAYA : "Hey...Syla apakah kau kesini bersama Reno lagi tanpa Angel??"


SYLA : "Angel pasti ada urusan yang sangat penting makanya dia tidak bisa datang..." (Tersenyum)


FARA : "Huuft semoga dia benar-benar sudah berubah...!!" (Menatap Varel anaknya yang sedang bermain dengan Kenzo)


ADAM : "Apa lagi yang perlu ditakutkan?...bukankah kesedihan itu semuanya sudah berakhir??"


GILANG : "Tentu saja...sekarang saatnya kita menatap masa depan dan melupakan masa lalu" (Menatap Zara dari kejauhan yang sedang tertawa riang dengan Kenzo Varel dan juga Reno)


ARKA : "Aku berharap semuanya akan seperti ini selamanya...Tawa Kenzo Zara Varel dan Reno...semoga selalu seperti ini..." (Memandangi Anak-anak mereka yang berlarian ditengah-tengah pesta tersebut)


Tiba-tiba Zico datang dan berbisik kepada Arka...


ZICO : "Tuan muda...ada seseorang yang mengatakan bahwa dia mendapatkan kabar buruk tentang Phoenix..." (Berbisik kepada Arka)


ARKA : "Siapa?...bawakan dia kesini"


ZICO : "Dia hanya mau berbicara dengan Tuan muda diluar..." (Berbisik)


Arka pun menatap Syla dan manaruh minuman yang sedang ia pegang dimeja...


SYLA : "Ada apa...?" (Menatap Arka)


ARKA : "Tunggu sebentar aku ingin menemui seseorang...tunggulah disini..." (Menggenggam tangan Syla)


Syla menganggukkan kepalanya dan menatap Arka dengan khawatir...


ARKA : "Kau tenanglah...ini bukanlah hal yang buruk..." (Tersenyum dan mengelus pipi Syla)


SYLA : "Baiklah...hati-hati dan kembalilah secepatnya..." (Menggenggam tangan Arka yang mengelus pipinya)


ARKA : "Tentu saja...!!"


Arka pun pergi meninggalkan acara itu untuk menemui orang tersebut...terlihat seseorang yang menggunakan pakaian Hitam dan menatap Arka dari kaki hingga kepala...


ARKA : "Katakan padaku...apa yang ingin kau katakan kepadaku???" (Menatap dingin kearah orang itu)


"Arka...saat ini nyawa Kenzo dalam bahaya...Angel...dia mengutus seseorang untuk menyakiti Kenzo!!!" Berteriak ketakutan orang tersebut mengatakan itu kepada Arka...


Arka pun terkejut dengan ucapan orang tersebut yang tampak Familiar dengan kata-kata pria tersebut kepadanya...


Tiba-tiba terdengar suara Syla yang berteriak memanggil nama Kenzo dengan keras...


Tanpa berfikirpun Arka lari menuju Acara ulang tahun tersebut dan sesampainya disana terlihat Kenzo yang menahan rasa sakit pada Perutnya dan Syla yang menangis sambil memeluk Kenzo...


ARKA : "[A...Ada apa ini???...ke...kenapa kejadian ini...kejadian ini terulang kembali???...apa yang kau rencanakan TUHAN???]" (Dalam hati Arka sambil memandangi orang-orang yang berlarian ketakutan karna mendengar suara tembakkan)


Tatapan Arka pun terhenti pada Kenzo Syla dan juga Zara...terlihat kejadian yang sangat persis dengan apa yang pernah mereka alami di 21 tahun yang lalu...


ARKA : "HENTIKAN...!!!!" (Berteriak)


Seketika Syla menatap Arka...


SYLA : "Arka!!" (Menatap Arka sambil menangis)


ARKA : "Zico!!!...cepat kearahkan semua penjaga yang sudah kusiapkan...dan bunuh mereka yang melakukan ini semua!!!...jangan beri mereka ampun!!!" (Berteriak kepada Zico sambil menatap Syla)


Arka pun melangkah mendekat kearah Syla yang kini sedang memeluk Kenzo sambil menangis...


Namun langkah kaki Arka terhenti melihat Zara yang menangis sendirian dibawah meja...Arka pun menghampiri Zara dan menggendong Zara...


ARKA : "Aku akan menggendong Kenzo...kau tuntunlah Zara...kita harus keluar dari sini...secepatnya!!!" (Menurunkan Zara dari gendongannya lalu menggendong Kenzo)


Terlihat Syla menganggukkan kepalanya dengan ekspresi ketakutan...


Arka pun membawa Syla Kenzo dan juga Zara kedalam Mobil mereka...dan pergi menjauh dari tempat itu...


Terlihat Syla dan Zara yang terus menerus menangis karna melihat Kenzo yang tak sadarkan diri...


ARKA : "Syla...tenanglah...Kenzo akan baik-baik saja...sebentar lagi kita sampai di rumah sakit..."


ZARA : "Tante A...apakah Kenzo akan baik-baik saja?...bagaimana dengan mama dan papaku???...dan...bagaimana dengan Varel dan Reno???...apakah mereka baik-baik saja???" (Menangis menatap Syla)


SYLA : "Zara sayang...kau tidak perlu Khawatir saat ini para polisi sedang menyelamatkan mereka...kamu tidak perlu takut dan khawatir...Tante dan Om ada bersamamu sayang..." (Mengelus pipi Zara)


Tiba-tiba sebuah truck dengan cepat mendekat kearah mobil mereka...dan beberapa saat kemudian mobil mereka pun tertabrak dengan truck tersebut...


Hancur dan penuh darah mobil yang kini terlihat terbalik tersebut terhampar dibawah jurang...


Terlihat Syla yang sedang memeluk Kenzo...tatapan Mata Syla mengarah Kenzo Arka dan juga Zara yang berlumuran dengan Darah...


_____________________________________


TAKDIR!!!


Takdir macam apa yang kau berikan kepadaku ini Tuhan???...


Apakah ini yang kau maksud dengan Takdir yang Bahagia???...


Apakah ini yang kau maksud dengan Takdir yang Indah???...


Apakah ini yang kau maksud untuk membangunkanku dari koma itu???...


Yaitu untuk mengembalikkan kesedihan ini dari titik awal???...


Dosa seperti apakah yang pernah kulakukan sehingga kau memberikan Takdir seperti ini kepadaku???...


Dosa apa yang pernah kulakukan sehingga kau memberikan Kesedihan ini terus-menerus tertuju kepadaku dan juga Arka???...


Aku...SYLA SHAM...Kebencianku terhadap hidup telah berakhir...karna inilah yang terbaik untukku...Arka...Kenzo dan juga Zara...


Inilah yang terbaik untuk kami...dari kehidupan dan Takdir yang Kejam ini...


Mungkin kebahagiaan yang abadi hanyalah berada di Surga...karna itulah Tuhan menyatukan kami didalam Surganya...agar kami tidak lagi merasakan Kesedihan...Duka...dan Kegelapan didunia yang Kejam ini...


Sekarang aku akan menerima semua yang kau putuskan kepadaku Tuhan!!!...


Aku akan menerimanya dengan tangan terbuka...tanpa penyesalan...dan tanpa Air mata!!!


_____________________________________


Darah menyatu dengan Takdir...Nafas menyatu dengan Kesedihan...dan Detak jantung menyatu dengan Kegelapan...


-


-


-


-


-


-


-


-


Suara angin yang berhembus dengan kencang berpaduan dengan suara kicauan burung...seakan menyambut mereka...


Pelukkan hangat...genggaman hangat dan nafas yang hangat mengenai Tubuh Syla...


Dengan suara serak berbisik kepada Syla...


ARKA : "Apakah kini kau masih bermimpi buruk?" (Berbisik)


Syla pun membukakan matanya...


SYLA : "Tentu saja...aku...aku memimpikan kejadian 2 tahun yang lalu lagi...bagaimana mungkin aku bisa melupakan kecelakaan itu..." (Menangis dan memeluk Arka)


ARKA : "Semua yang berlalu biarlah menjadi kenangan...yang buruk maupun yang baik...semuanya harus kita lupakan...dan sekarang saatnya kita memulainya dari awal..." (Memeluk Syla dan mencium kening Syla)


SYLA : "Memulainya dari awal???"


ARKA : "Tentu saja...Lala...aku adalah pangeranmu...dan kau adalah cinta pertama dan terakhirku...bagiku apapun itu yang terjadi dikemudian hari...asalkan kau ada disampingku...aku tidak akan mengeluh lagi pada Takdir dan juga Tuhan...karna kini kusadar...bahwa Mencintaimu adalah sebuah Takdir indah yang pernah Tuhan berikan padaku...kau dan juga Kenzo adalah Kebahagiaanku...kalian adalah hidupku" (Memeluk Syla dengan erat)


SYLA : "Apakah kau tau?...saat ini akupun siap menghadapi Takdir terburuk apapun yang akan Tuhan berikan kepadaku...karna kini aku sudah bisa merasakan kebahagiaan terbesar dalam hidupku...yaitu berada dipelukkanmu...mencium aroma tubuhmu...mendengar detak jantungmu...dan menggenggam hangatnya tanganmu...itu semua sudah cukup untukku...Tuhan akan tau kini kita sudah menjadi manusia yang kuat...kuat karna Cinta kita yang besar dan bisa mengalahkan Takdir yang menyedihkan..."


Arka pun membangunkan dirinya dari kasur mereka...


ARKA : "Apakah kau siap menghadapi Takdir yang buruk denganku?...Syla Noela istriku???" (Mengulurkan tangannya kepada Syla yang duduk dikasur berhadapan dengannya)


Syla pun membalas uluran tangan Arka kepadanya dengan Senyuman...


SYLA : "Aku siap...Arka Noela!!!" (Tersenyum)


Arka pun menarik Tangan Syla dan menggendong Syla dipundaknya...


Langit cerah dengan warna Orange dari Cahaya Sunset matahari yang kini ada dihadapan mereka...berpaduan dengan suara desiran ombak yang mengenai kaki Arka...


Syla yang kini ada digendongan pundak Arka pun berbisik ditelinga Arka...


SYLA : "Aku Sangat Mencintaimu Arka..." (Berbisik lalu mencium Pipi kiri Arka)


Arka tersenyum dan menghadapkan kepalanya kearah suara bisikan Syla...


Arka pun menurunkan Syla dari gendongannya...dan menatap Mata Syla sambil tersenyum...tangannya terus-menerus mengelus Pipi Syla...


ARKA : "Akulah Yang Sangat Mencintaimu...Syla!..."


Seketika Arka mendekapkan Syla pada pelukkannya lalu tak lama kemudian mencium Kening Syla...lalu Kedua Pipi Syla...


_____________________________________


Kehidupan yang penuh kebahagiaan sejatinya hanyalah sebuah ilusi bagi ingsan yang sangat menginginkan kebahagiaan...


Tanpa mereka sadari...apa yang telah tuhan tentukan untuk mereka adalah sebuah kebahagiaan untuk mereka sendiri...


Kesedihan maupun Kebahagiaan sejatinya berdiri dititik yang sama...


Manusia sendirilah yang bisa memutuskan apa yang ingin dia rasakan...


Kesedihan???...ataukah Kebahagiaan???...itu semua bisa dirasakan bersamaan jika Manusia bisa menentukan pilihannya dan bersyukur dengan apa yang telah Tuhan takdirkan untuknya...


Walaupun sebenarnya Takdir bisa dirubah oleh manusia itu sendiri...tetapi manusia sering sekali lupa...bahwa Takdir...adalah Keputusan Tuhan yang tidak bisa terelakkan...


Mungkin kini bisa terhindar dari kesedihan...namun kesedihan itu akan tetap hadir kapanpun dan dimanapun itu...


Kebahagiaan yang abadi sejatinya hanyalah ada di Fikiran dan Hati manusia yang bisa berfikir Postif akan Hidupnya dan juga kepada Tuhan...


Kini ku akan menerima apapun yang Tuhan tentukan untuk kami...


Kita akan menerimanya dengan lapang dada dan tangan terbuka...karna kini kita sadar bahwa...Cinta kita lebih kuat dari Takdir yang tuhan berikan...


Kesedihan maupun Kebahagiaan yang akan kita terima dan kita jalani bersama...


Hanya Dengan genggaman tangan...Pelukkan dan Cinta yang Suci...apapun bisa kita lewati...


Kini Aku dan Syla akan melukiskan Takdir kami sendiri...dengan Kuas Keyakinan dan Kanvas Cinta yang kami miliki...


Selamanya akan tetap bersama hingga akhirnya kami berkumpul lagi di didunia yang berbeda...


Terima kasih Leo...kau sudah memberikan kami sebuah titik Cahaya kecil...yang kini Cahaya itu menjadi sebuah Kebahagiaan untuk kami...


Terima kasih Leo...karna sudah mencintai Syla melebihi dari yang kubayangkan...Cintamu akan selalu mengalir didalam Tubuhku untuk Syla...dan Doamu untuk Syla akan selalu ada disetiap hembusan nafasku...


Love is Pure


Love is Strong


Love is Beautiful


Love is Light


Love is Life


And Love is a Destiny...


Lonely rays are destinies that unite us...


(ARKA NOELA)


A&S


_____________________________________


JUDUL : LONELY RAYS


TOKOH :


SYLA SHAM


ARKA NOELA (PANGERAN 1)


LEO ALEXIS (PANGERAN 2)


EDWARD NOELA


VINA NOELA


MAYA ANDREAS


GILANG PRATAMA (PANGERAN 4)


FARA RAS


ADAM FAM (PANGERAN 3)


FARHAN FAM


BIBI ASIH


ZICO


ALEX ALEXIS


SHINTA SHAM


ANGEL SHAM


SANDRA SHAM


WILLIAM SHAM


AVAN PRATAMA


MIRA PRATAMA


RINA ANDREAS


SAKA FAM (Mr. X)


RARA FAM


Dr. AFTAN


Dr. BRIAN


Dr. RIZAL


ZAC


BIBI IMA


PAK ERSON


BIBI NINA


KENZO


ZARA


RENO


VAREL


Dr. CAKRA


TOKOH PENDUKUNG (MAHASISWA, SUSTER, SATPAM, PREMAN, P.MAKAM)


BACKSOUND : Ludwig Van Beethoven (Moonlight Sonata)


GENRE : Romantis & Misteri


KARYA BY : @NAHDA_SHANIA


IG : @nahda_shania


KARYA LAINNYA :


LOVE IN VALMOR


LOVE HEART


(TERIMA KASIH ATAS CINTA DAN DUKUNGAN KALIAN UNTUK LONELY RAY'S SELAMA INI)


💜💜💜💜💜💜💜


TAMAT《《《《《《《《《《