
♡LONELY RAY'S♡
RS. PHOENIX...
Langkah kaki para Perawat dan Farhan sangat cepat...dan memasuki sebuah ruang rawat yang didalamnya adalah Arka...
Dr. FARHAN : "Leo???...kau?...kenapa kau bisa bersama Arka?...apa yang kau lakukan padanya?"
LEO : "Ka Farhan kau masih sama seperti dulu...kau selalu menyalahkanku jika sesuatu yang terjadi pada Arka Lala Gilang dan juga Adam...kenapa?..kenapa kau sangat tidak mempercayaiku?...aku juga adikmu...kau bilang kau akan menjadi kaka yang baik untuk kita tapi nyatanya kau selalu mengacuhkanku kau selalu menjauhiku"
Dr. FARHAN : "Leo...maafkan aku...aku...aku tidak bisa melupakan apa yang kau lakukan pada Arka dan Lala...karna itulah aku bersikap seperti ini kepadamu...tapi aku tanyakan lagi kepadamu...apa yang kau lakukan pada Arka kali ini??" (Dengan tatapan tajam)
LEO : "aku memberitahunya tentang kebenaran bahwa aku sangat mencintai Lala dan juga Syla...dan semua yang terjadi dikecelakaan Lala adalah kesalahannya dan juga keluarganya"
Dr. FARHAN : "Apa???...kenapa kau mengatakan itu pada Arka?? Dan...kau...kenapa kau juga mengenal Syla??"
LEO : "Rupanya Kak Farhan juga mengenal Syla!...tidak heran pasti Arka sudah mengenali Syla kepadamu...Kak!...apa yang terjadi pada Arka?...kenapa dia bisa terjatuh pingsan?"
Dr. FARHAN : "Ini bukan urusanmu...dan aku sarankan padamu...tolong jangan lakukan hal yang sama terhadap Syla...sudah cukup kau merebut Lala darinya dan kini...aku mohon padamu Leo...sebagai Kaka aku memohon padamu...lepaskan Syla...jauhi dia...Syla dan Arka mereka saling membutuhkan...kau juga tau bahwa aku adalah seorang dokter Psikolog...aku melihat mereka sangatlah saling membutuhkan"
LEO : "Tidak!!!...untuk kali ini aku tidak akan menyerah...karna untuk pertama kalinya aku jatuh cinta pada seorang wanita yaitu Syla...aku tidak bisa melepaskannya...aku tidak akan melepaskannya...tidak akan!!!"
Leo pergi meninggalkan Farhan dengan tatapan dingin...
Dr. FARHAN : "Sejak ku menjadi Dokter...aku mengetahui keadaan Arka yang sebenarnya...Tubuh Arka tidak sesempurna seperti yang terlihat...Saat ini ditubuh Arka hanya ada 1 Ginjal saja...dan beberapa ingatan dimasa kecilnya juga terhapus...orang yang membuat Arka sampai seperti ini adalah Leo...Leo menaruh racun pada Kue yang akan Arka bawa untuk Lala tepat dihari ulang tahun Lala...tetapi Arka mencobanya terlebih dahulu karna sebelumnya Leo juga pernah menaruh kacang dimakanan yang akan dia berikan untuk Lala...dan itu membuat Lala dirawat dirumah sakit beberapa hari...saat itu terjadi...Lala menjaga jarak darinya...karna itulah Arka memakan Kue itu yang ternyata didalam kue itu mengandung racun dan menyebabkan Ginjal Arka rusak...walaupun sampai saat ini tidak ada bukti yang menunjukan bahwa Leo lah yang melakukannya...tapi siapa lagi yang bisa melakukan itu selain Leo...Arka hidup dengan menjalani kehidupan yang sangat sehat dan ketat dari aturan orang tuanya..." (Menatap Arka dari pintu Ruang rawat Arka)
Beberapa menit kemudian datanglah Ayah Edward dan Ibu Vina yang lari menuju ruang rawat Arka...
IBU VINA : "Farhan...apa yang terjadi pada Arka???...apakah dia baik-baik saja???"(dengan tatapan cemas)
AYAH EDWARD : "Apa yang terjadi padanya???"
Dr. FARHAN : "Om dan tante tidak usah khawatir...keadaan Arka baik-baik saja...dia hanya pingsan karna kepalanya merasakan sakit...dan itu wajar jika seseorang memaksakan dirinya untuk mengingat kejadian yang dia lupakan..."
IBU VINA : "apa maksudmu?...Arka mencoba mengingat apa?...sampai-sampai dia bisa seperti ini?"
Dr. FARHAN : "Arka mencoba mengingat Lala dan kejadian Ulang tahun Lala..."
AYAH EDWARD : "Arka tidak boleh mengingat kejadian itu...biarkan aku yang menanggung semuanya...Farhan...Om sangat memohon kepadamu...jangan biarkan Arka mengingat semuanya"
Tiba-tiba Arka terbangun dan mendengar beberapa perkataan Ayah Edward pada Farhan...
ARKA : "Apa yang Papa sembunyikan dariku???...kenapa aku tidak boleh mengingat hari ulang tahun Lala???...kenapa Pah?..jawab Arka Pah???" (Sambil menahan sakit dikepalanya Arka berteriak)
IBU VINA : "Arka tenanglah kepalamu bisa sakit lagi..." (Menggenggam tangan Arka)
ARKA : "Mah...Mama tau Arka sangat mempercayai Mama lebih dari siapapun...jadi Arka mohon pada Mama katakan semuanya yang terjadi dihari ulang tahun Lala...apa yang sebenarnya terjadi kenapa kalian menyembunyikannya padaku???"
AYAH EDWARD : "Vina Farhan keluarlah...biar aku yang menjelaskannya pada Arka!"
ARKA : "Aku bertanya kepada Mama...bukan Papa!!!...jadi aku mohon kalian keluarlah jika tidak ingin memeberitahukan padaku yang sebenarnya!!!"
IBU VINA : "Ar...Arka...kau yakin kau tidak akan menyesal jika mengetahui ini...Mama rasa semua ini tidak perlu diingat kembali...kau hanya akan menyakiti dirimu sendiri Arka...Mama...Mama tidak ingin kamu merasa bersalah..." (Menangis dan menatap Arka penuh dengan kekhawatiran)
IBU VINA : "Baiklah Mama akan ceritakan padamu...Tepat dihari ulang tahun Lala...kau ingin memberinya sebuah Kue yang telah kau buatkan khusus untuk Lala...................
PANGERAN 1 : "Mah lihatlah aku sudah membuat kue ini untuk Lala...apakah menurut Mama Lala akan suka dengan kue ini??" (Dengan mata berbinar dan beberapa olesan Krim diwajahnya yang kecil)
IBU VINA : "Sayang...kue ini sangat cantik...Mama yakin Tuan putrimu pasti sangat menyukai kue ini..." (Mengelus kepala Arka)
PANGERAN 1 : "Baiklah ayo Mah kita berangkat kesana aku tidak sabar memberikan ini kepada Lala!"
Setibanya diacara ulang Tahun Lala...terlihat Lala sedang bercanda ria dengan Pangeran 2 yang tidak lain adalah Leo...senyum lebar terpancarkan dari Bibir Lala...Arka pun mendekat kearah Lala...
PANGERAN 1 : "Lala!!!...lihatlah aku membawakan kue untukmu!!" (Menyodorkan kotak kue kepada Lala)
Lala tampak terdiam dan tatapan matanya menuju Pangeran 2...yang kemudian Pangeran 2 memberikan Tatapan tajam kepada Pangeran 1...
SYLA : "Tidak!!!...aku tidak mau kue darimu...kau pasti menaruh kacang lagi dikuenya seperti sebelumnya...aku sangat membencimu!!!...kau jahat padaku!!!...kau terus menerus menyakitiku dan melarangku melakukan hal yang kuinginkan"
Terlihat raut sedih diwajah Arka (Pangeran 1) mendengar perkataan Syla (Lala) yang sangat menyakitkan...tetapi dia sadar bahwa Lala mengatakan itu karna dipengaruhi oleh Leo (Pangeran 2)...Arka pun membuka Kotak kue tersebut dan memakannya dihadapan Lala dan Leo...
PANGERAN 1 : "Baiklah kau tidak mempercayaiku...maka aku akan membuktikannya padamu...lihatlah aku memakan kue ini...dan kue ini tidak ada kacangnya...kau juga tahu kalau aku juga alergi kacang...aku tidak mungkin meracunimu Lala...aku sangat menyayangimu...bagaimana bisa aku menyakitimu...kau ingat aku pernah berjanji padamu...bahwa akulah Pangeran utamamu...akulah yang akan melindungimu bahkan mengorbankan nyawaku untukmu...lalu untuk apa aku meracunimu???"
PANGERAN 2 : "Lala...ayo ikutlah denganku...kita main disana saja!!!" (Menarik tangan Lala)
Namun Lala menahan Tarikan tangan Leo (Pangeran 2) kepadanya...
PANGERAN 2 : "Lala ada apa?"
SYLA : "Arka...aku...aku memaafkanmu...jadi tepatilah janjimu...bahwa kau akan melindungiku tapi bukan mengorbankan nyawamu untukku...kau akan melindungiku disaat apapun dan kapanpun..." (Menyodorkan jari kelingkingnya kepada Arka)
Arka (Pangeran 1) pun memberi Janji kelingkingnya kepada Syla (Lala)...
Beberapa Jam kemudian Acara peniupan lilin ulang tahun Syla pun dimulai tetapi tiba-tiba saja perut Arka merasa kesakitan yang amat sakit...Arka berteriak kesakitan...tubuhnya berkeringat dan pucat...semua orang terkejut dengan apa yang terjadi pada Arka...dan Arka pun terjatuh pingsan...Syla yang melihat Arka terjatuh pingsan pun lari menghampiri Arka...Syla menangis dan terus menerus memanggil nama Arka...
Tiba-tiba terdengar Suara Helikopter diluar Villa tersebut yang nyatanya itu adalah Helikopter milik keluarga Noela...Arka pun dibawa dengan menggunakan Helikopter tersebut karna tidak ada rumah sakit didaerah Villa tersebut...karna merasa kekhawatiran dan panik yang amat sangat Edward mengeluarkan Kata-kata yang kasar terhadap Semua orang yang berada diacara tersebut...Edward menyalahkan Lala karna terakhir kalinya Arka dimusuhi dan dijauhi oleh Lala...beberapa menit adu mulut yang terdengar keras diacara tersebut antara Edward dan William...pada akhirnya Edward pun membawa Arka bersamanya dan meninggalkan Acara tersebut dengan amarah...
Beberapa menit setelah Edward membawa Arka pergi menggunakan helikopternya...Lala menangis dan ingin beranjak lari keluar dari Villa tersebut karna ingin bersama Arka...akan tetapi William melarang Syla untuk pergi...tiba-tiba terdengar suara Tembakan dari luar Villa...William dan Sandra sangat terkejut dan langsung memeluk Syla yang paling terkejut dengan suara tembakan tersebut...seluruh tamu undangan panik dan berlarian untuk menyelamatkan diri...terlihat Puluhan Pria bersenjata dan berpakaian hitam datang dihadapan mereka...kemudian menyekap Syla Sandra dan juga William...
IBU VINA : "Dan dihari berikutnya saat kita berada dirumah sakit Singapore...kami mendengar berita bahwa Lala dan keluarganya mengalami kecelakaan...dan semuanya meninggal" (Menangis sambil menggenggam erat tangan Arka)
ARKA : "Kenapa??...kenapa aku tidak mengingat kejadian itu??...apa yang terjadi padaku mah?...kenapa Arka bisa melupakan kejadian itu??...kenapa Arka meninggalkan Lala...Arka mengingkari janji Arka kepada Lala...seandainya Arka tidak pergi dari acara itu pasti saat ini Lala masih ada didunia ini...ini semua salahku...kenapa aku harus sakit diwaktu itu???" (Memegang kepalanya dengan keras)
IBU VINA : "Arka hentikan nak...tolong jangan salahkan dirimu...waktu itu kamu sakit parah...kau tidak bersalah...yang bersalah adalah orang-orang keji itu yang menyekap Lala dan keluarganya...tidak ada gunanya kamu menyalahkan dirimu sendiri...waktu itu kamu masih kecil...apa yang bisa kamu bantu untuk Lala dengan tubuh kecil dan rasa sakit diperutmu itu???...inilah saatnya kamu membalas semua yang dilakukan orang itu terhadap Lala dan keluarganya!!!...bukannya malah menyalahkan dirimu sendiri!!!"
ARKA : "Maksud Mama?...apakah kalian...kalian tau siapa pelakunya??"
AYAH EDWARD : "Arka sebaiknya sekarang kamu pulihkan kondisimu dulu nanti malam biar papa yang akan menceritakan sisanya...papa janji akan menceritakan semuanya setelah kondisimu sudah pulih..."
ARKA : "Tidak!!!...Aku ingin mengetahuinya sekarang juga...ceritakan semuanya Pah!!!"
Edward dan Vina hanya saling menatap dan terlihat Vina menganggukan kepalanya...
BERSAMBUNG》》》》》》》