
♡LONELY RAY'S♡
Syla pun sampai dirumah Pohon yang dihadiahkan Ayah William padanya...disaat Syla berulang tahun diUmurnya 6 tahun...Rumah pohon tersebut tidak bertempatkan diatas Pohon seperti rumah pohon lainnya tetapi Rumah pohon ini dibangun tepat Dibawah Pohon Besar...karena saat ayah William menghadiahkan Rumah pohon tersebut kepada Syla...Syla masih berumur 6 Tahun...
SYLA : "Aku datang!!!...Maah paah lihatlah Syla membawa Lilin cantik untuk Rumah pohon ini...dan lilin ini juga sangat Harum saat dinyalakan...aku akan memasangnya didekat Foto Kita..."
Syla pun menyalakan beberapa Lilin diMeja dan didekat Foto keluarga mereka...
SYLA : "Sekarang Rumah pohon ini menjadi harum dan terang...huuufft...hari ini diluar sangat mendung sepertinya hujan deras akan turun sebentar lagi...heemmm...itu tidak benarkan Mah Pah?...semua yang dikatakan Arka tidak benarkan?...Mama dan Papa pasti sangat bahagia melihat Syla...Syla pun bahagia dengan apa yang Syla jalani saat ini...Walaupun Syla belum bisa mengingat semuanya tapi sepertinya ingatan Syla mulai kembali perlahan...semuanya akan membaik...dan disaat Syla sudah mengingat semuanya...Syla yakin kebenaran akan kecelakaan itu akan terungkap..." (Duduk di sebuah kasur sambil memandangi Foto keluarga mereka)
Tiba-tiba hujan turun deras...
SYLA : "Hujannya telah turun...hheemm sepertinya sudah lama sekali aku tidak merasakan tetesan Air Hujan..." (Melihat kearah luar dari jendela)
Syla melangkah kearah pintu rumah pohon tersebut dan Keluar sambil menutup matanya dan tangan yang diangkat untuk merasakan setiap tetesan air hujan yang jatuh ditangannya...
Tiba-tiba muncul memori Syla dimasa kecilnya...
Terdengar suara Syla yang tertawa riang dan suara seseorang yang memanggil nama Syla...
IBU SANDRA : "Lala...sayang udah dong mandi hujannya...kamu sudah 15 menit mandi hujan disana...nanti kamu bisa sakit sayang...ayoolaah kemari!!" (Berdiri tepat dipintu Sebuah rumah sambil membawa handuk)
SYLA : "Tidak!!..Lala masih ingin mandi hujan Maah...Lala janji kalau Hujannya sudah berhenti...nanti Lala akan masuk kedalam..." (sambil berloncat-loncat dan menutup matanya)
PANGERAN 1 : "Lala!!...kenapa kamu mandi hujan?...nanti kau bisa sakit..."
IBU SANDRA : "Looh kamu sudah sampai ?..."
PANGERAN 1 : "Iya tante...Papa dan Mama ku juga sudah sampai...mereka sudah berkumpul didepan bersama Om William"
IBU SANDRA : "ternyata sudah datang!...Lala cepatlah kemari Didepan sudah banyak Tamu yang datang!!"
PANGERAN 1 : "Tante tenang saja saya akan mengajak Lala untuk menyudahi mandi hujannya...Tante tidak usah khawatir" (Tersenyum)
IBU SANDRA : "Yaudah tante percayakan Lala sama kamu yaa..." (tersenyum sambil mengelus kepala Pangeran 1)
PANGERAN 1 : "Baik Tante"
Ibu Sandra pun meninggalkan Syla dan Pangeran 1 untuk menyambut para Tamu yang telah hadir...
SYLA : "Yuhuuuu hujannya semakin deras...aku sangat suka mandi hujan...laaalalaaa...lalaaa...lalaaa...Yuuhuuu" (berputar dan mengarahkan wajahnya kearah langit sambil bernyanyi)
PANGERAN 1 : "Apakah kau sudah puas?" (Memayungi Syla)
Syla pun terkejut mendengar suara Pangeran 1 seketika Syla menghentikan Putaran dan Nyanyiannya...
SYLA : "Kau??"
SYLA : "Aahh kau tidak seru...kenapa memakai payung?...mandi hujan sangat menyenangkan looh...Sebaiknya kau mencobanya!!!...ayo cobalaahh" (Tiba-tiba menarik dan membuang payung yang dipakai Pangeran 1)
PANGERAN 1 : "Kau!!!...nanti kita bisa sakit...cepat ikut denganku!" (Menarik tangan Syla)
SYLA : "Yaaaahhh tapi aku masih ingin mandi hujan...aku janji akan menyudahinya saat hujannya berhenti"
PANGERAN 1 : "Tidak...kau sudah cukup lama mandi hujannya nanti kau bisa sakit.."
Pangeran 1 pun membawa Syla masuk kedalam rumah dan memanggil beberapa pelayan...Sambil menggosokan Handuk dirambut Syla...
PANGERAN 1 : "Cepatlah ganti bajumu...nanti kau bisa masuk angin"
Tiba-tiba...
PANGERAN 2 : "Lala...kau habis mandi hujan?"
SYLA : "Tentu saja...apakah kamu juga suka mandi hujan?"
PANGERAN 2 : "Tentu saja...lain kali aku akan menemanimu saat mandi hujan yaa!!" (Tersenyum)
PANGERAN 1 : "Untuk apa kau menemaninya mandi hujan?...dia bisa sakit karena mandi hujan...tidak...Lala kau tidak boleh mandi hujan.." (dengan tatapan dingin)
SYLA : "Kau pelit!!!...kamu selalu saja melarangku untuk berbuat yang aku sukai...lebih baik aku berteman sama pangeran 2,3 dan 4 saja...huuuuhhh" (Masuk kedalam kamarnya)
Syla pun tersadar dari ingatannya...
SYLA : "Siapa anak laki-laki itu?...akhir-akhir ini aku selalu melihatnya diingatanku...pangeran 1 2 3 dan 4...bukankah seharusnya mereka memiliki nama tapi kenapa aku memanggil mereka dengan sebutan itu?...huuufftt lupakan...akhirnya sekian lama aku bisa merasakan tetesan air hujan lagi ditangan dan wajahku"
Dari kejauhan...
ARKA : "Dia...dia benar-benar bodoh...kenapa dia mandi hujan?...dia bisa saja sakit...apa yang harus aku lakukan sekarang?...sudah cukup lama dia berada disana" (Menatap Syla dari kejauhan sambil menggunakan payung)
Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari petir yang sangat keras...yang membuat Syla terkejut dan ketakutan...dia menutupi telinganya dengan tanganya dan menutup matanya...
SYLA : "Aaaahhhh!!!!..."
Arka seketika menghampiri Syla namun dia memberhentikan langkahnya untuk menghampiri Syla...dan memutuskan untuk kembali kesembunyianya...
SYLA : "Aku harus masuk kedalam sekarang...!!"
Syla pun masuk kedalam Rumah pohon tersebut dan berganti pakaiannya...
BERSAMBUNG》》》》》》》