
♡LONELY RAY'S♡
Dirumah Syla...
Tampak Syla sedang memandangi dirinya dari Cermin meja riasnya...sambil memegang erat Kalungnya...
SYLA : "Besok adalah hari ulang tahun mama...dan...Syla belum siapkan hadiah untuk Mama...huuufftt...Mah...maafkan Syla yang masih saja mengeluarkan air mata disetiap mengingat Mama...maafkan Syla karna Syla belum bisa mengingat kejadian itu...Tapi entah kenapa akhir-akhir ini Syla selalu bermimpi Buruk...Syla harap mimpi itu tidak pernah terjadi...Syla sangat takut disetiap mimpi itu terjadi Syla melihat begitu banyak darah tapi ada beberapa Syla juga melihat kebahagiaan dalam mimpi itu...dan...dan rasanya Dada ini sangat sesak...Nafas rasanya berat...Tubuhku gemetar Mataku menginginkan terbuka namun tidak bisa...mulut ini rasanya ingin berteriak tapi untuk berteriak aku pun tidak bisa...apa...apa yang harus Syla lakukan untuk menghilangkan mimpi itu?...Bibi pernah berkata bahwa Mama dan Papa meninggal karena Kecelakaan...tapi kenapa yang ada dimimpiku bukan hanya sekedar Kecelakaan?..." (Memejamkan matanya sambil mencoba mengingat kembali mimpi tersebut dan menangis)
Tampak beberapa potongan memori masa kecil Syla diingatannya...
PANGERAN 1 : "Tuan putri!!!...lihatlah apa yang kubawakan untukmu!!!" (Berteriak dari kejauhan sambil berlarian kearah Syla)
Akhirnya Langkah kaki kecil dan suara anak kecil itu tiba dihadapan Syla...
PANGERAN 1 : "Lala...Lihatlah...aku membawakan hadiah untukmu...!!" (Tersenyum ceriah sambil menyodorkan kado kecil untuk Syla)
SYLA : "Ini apa?...aahhh...Pangeran satu kamu kenapa memberiku hadiah ini?...hadiah ini sangat kecil...kau pelit padaku!!!...lihatlah Pangeran dua saja memberiku hadiah Boneka besar...Pangeran tiga memberiku Boneka Barbie dan Pangeran empat memberiku rumah Barbie...tapi kenapa kamu hanya memberiku hadiah kecil ini?..huuufftt!!" (Menundukan kepalanya)
PANGERAN 1 : "Dasar kau ini!!...aku sengaja memberimu ini agar berbeda dengan pangeran lainnya...kau tahu apa yang kuhadiahkan padamu ini?...Cobalaah buka..." (tersenyum)
Syla pun membuka kado tersebut yang ternyata berisikan sebuah Pita Jepitan berwarna Ungu...
SYLA : "Jepit rambut???...untuk apa jepit rambut ini...?"
PANGERAN 1 : "Yaa tentu saja untuk kau pakai dirambutmu...kau tahu alasanku memberimu jepitan pita ini?"
PANGERAN 1 : "Agar kamu bisa memakainya kapanpun itu...berbeda dengan hadiah dari pengeran lainnya memberimu hadiah yang tidak bisa kau pakai ditubuhmu...tapi lihatlah aku memberimu jepitan ini yang bisa kau pakai dirambutmu dan itu menandakan bahwa kau adalah miliku selamanya" (Tersenyum dan memakaikan jepitan tersebut dirambut Syla)
SYLA : "Benarkah???...lalu apakah aku cantik menggunakan jepitan ini?" (Tersenyum Cerah kepada Pangeran 1)
PANGERAN 1 : "Tidak!!...kau tidak Cantik...Tapi...kau adalah tuan putri yang sangat sempurna..." (Senyum dan mengelus kepala Syla)
Syla pun tersadar dengan memori itu...tiba-tiba kepalanya merasakan sakit lagi...
SYLA : "Aaahhh...obat itu...dimana obat itu...aku...aku menaruhnya di tasku..." (Sambil memegang kepalanya dan berdiri dari duduknya)
Syla pun jalan menuju Tas kuliahnya yang berada di atas kasurnya...dan ternyata obat tersebut tidak ada didalam Tas tersebut...
SYLA : "Dimana?...dimana obat itu..."
Syla pun membuka semua laci yang ada dikamarnya dan menemukan Obat tersebut yang berada dilaci meja dekat kasurnya...dan meminum beberapa obat tersebut...
SYLA : "Sampai kapan aku terus bergantung dengan obat ini...aku telah membohongi Bibi tentang obat ini...obat ini bukan sekedar obat sakit kepala...tapi...tidak...aku tidak bisa mengatakan kepada Bibi soal obat ini...aku tidak ingin Bibi khawatir denganku...sebaiknya aku tidur besok adalah hari besar...aku akan izin tidak masuk kuliah...Bibi Maya Fara tidak perlu aku beri tahu...karena mereka pasti sudah tau apa yang akan aku lakukan esok...pagi-pagi sekali aku harus sudah berangkat...baiklah Syla...sekarang istirahatlah yang cukup..."
Syla pun tertidur...
BERSAMBUNG》》》》》》》