LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 66



♡LONELY RAY'S♡



14 jam kemudian...Jam 20:00 Malam di Indonesia...



BANDARA SOEKARNO HATTA...



Terlihat hanya ada 1 Ambulance yang sudah Siap siaga dibandara Soekarno tersebut..



Dr. BRIAN : "Tolong dahulukan Syla...kondisinya tidak baik jika terlalu lama diruangan terbuka..." (Menatap Aftan Rizal dan Farhan)



Dr. AFTAN : "Cepat bawa Syla kedalam Ambulance itu...dan dahului Ambulance itu untuk sampai di Phoenix..." (Menatap para Suster)



Syla pun dikawal dengan beberapa Suster termasuk Dokter Rizal dan juga Farhan untuk dibawa kerumah Sakit Phoenix...



BIBI ASIH : "Lalu bagaimana denganku?...aku ingin bersama Nak Syla.."



IBU VINA : "Bi...bibi ikutlah denganku...Aku Fara dan juga Bibi akan menaiki Mobil itu langsung keRumah sakit...biarkan Adam dan Edward yang membawa Arka dan juga Leo kerumah sakit setelah Mobil Ambulance satunya datang..."



BIBI ASIH : "Baiklah nyonya.."



AYAH EDWARD : "Kenapa bisa sampai ada kesalahan seperti ini???" (Menatap dingin kearah Zico)



ZICO : "Maafkan aku tuan...saat ini baru saja terjadi kecelakaan Beruntun didekat rumah sakit Phoenix jadi Ambulance yang seharusnya sudah tiba satu jam yang lalu...digunakan untuk pasien kecelakaan itu terlebih dahulu..." (Menundukkan kepalanya)



Dr. AFTAN : "Edward...tenanglah...keadaan Arka baik-baik saja...kau tidak perlu secemas ini...Justru keadaan Syla lah yang harus kita cemaskan..." (Menatap Edward lalu menatap Arka yang tidak sadarkan diri)



PENGAWAL 1 : "Tuan...2 Ambulance nya sudah tiba..."



Dr. AFTAN : "Baiklah biar Adam dan Zico kalian bawalah Peti Leo...biar aku dan Edward yang membawa Arka...dan kalian para Suster tolong bantu bawakan semua alat-alat medisnya...dan bantu juga Adam Zico membawa Itu..."



Terlihat dijalan sangat Padat dan macet yang diakibatkan oleh kecelakaan beruntun tersebut...



IBU VINA : "Brian...apakah Syla baik-baik saja??" (Menatap Syla)



Dr. BRIAN : "Seharusnya baik-baik saja...aku sudah mempersiapkan segalanya dengan matang...kau tidak perlu khawatir..." (Sambil memeriksa denyut nadi pada pergelangan tangan Syla)



1 Jam kemudia mereka semua pun telah sampai di Rumah sakit Phoenix...namun tanpa diduga Ruang rawat yang seharusnya digunakan oleh Arka...telah ditempati oleh beberapa pasien kecelakaan beruntun tersebut...kini semua ruang rawat dirumah sakit Phoenix dipenuhi oleh para pasien kecelakaan itu...



Dokter Brian dan Aftan pun memutuskan untuk menempatkan Syla dan juga Arka di dalam satu ruangan...



IBU VINA : "Bahkan dalam kondisi seperti ini...Tuhan masih mempersatukan mereka...aku harap Tuhan akan persatukan mereka selamanya..." (Menatap Arka dan juga Syla dari jendela Pintu ruang rawat Syla dan Arka)



AYAH EDWARD : "Bi asih...Fara...Adam sebaiknya kalian kembalilah kerumah kalian...sudah berhari-hari kalian tidak beristirahat...dan bahkan kalian juga tidak makan dengan cukup...sekarang aku minta kalian beristirahatlah...karna besok adalah...Hari pemakaman Leo...kita akan memakamkan Leo di Pemakaman Kars...dekat di Makam William dan juga Sandra..."



Bi Asih pun terkejut dan menatap Edward...



BIBI ASIH : "Baiklah tuan..." (Menundukkan kepalanya)



Bi Asih..Fara..dan Adam pun kembali kerumah mereka...



Gelap dan berantakan...penuh dengan kekacauan dan kerusakan didalam Rumah Shinta...


Bi Asih pun menyalakan lampu rumah tersebut dan terkejut melihat Angel dengan kondisi berantakan dan kotor...



Tubuhnya terlihat gemetar seperti ketakutan...Wajahnya kusam dengan rambut yang berantakan...mulutnya seperti mengatakan sesuatu namun tak terdengar...



BIBI ASIH : "Nak Angel!!!...apa yang terjadi kepadamu Nak???" (Memeluk Angel)



ANGEL : "I...itu!!!...iitu!!!" (Menunjuk kearah sebuah Peti Yang ada dihadapannya)



Bi Asih pun terkejut melihat Shinta yang terbaring dengan Darah yang berlumuran disekujur wajahnya dan beberapa luka Cambukan pada tubuhnya...



BIBI ASIH : "Angel...nak...jangan lihat kearah sana..." (Memalingkan wajah Angel untuk menatapnya)



Wajah Angel kaku menghadap Ketubuh Shinta sambil menunjukkan jarinya kearah Tubuh Shinta...



BIBI ASIH : "Cukup nak...jangan melihatnya lagi..."



Bi Asih pun memeluk Angel dan membawa Angel keKamarnya...


Masih terlihat gemetar tubuh Angel...dan tatapan matanya pun terlihat kosong tak ada arah yang pasti...



BIBI ASIH : "Sayang...tenanglah semuanya akan baik-baik saja...Bibi akan selalu bersamamu...tenanglah nak..." (Memeluk Angel dengan erat)



Disisi lain...Rumah sakit Phoenix...



MAYA : "Tante!!...bagaimana keadaan Syla dan juga Arka??...apakah mereka baik-baik saja???"



GILANG : "Bagaimana dengan Leo...apakah dia juga baik-baik saja???"




IBU VINA : "Dan besok...besok kami akan memakamkan Leo di pemakaman kars..." (Menatap Gilang dan Maya dengan tangisan)



Maya pun hanya bisa memeluk Vina...dan menangis...terlihat Gilang hanya terdiam dengan mata yang sudah memerah dan berkaca-kaca...



AYAH EDWARD : "Apapun yang telah terjadi saat ini...sudah terbalaskan...!!!"



IBU VINA : "A...apa maksudmu Edward??" (Menatap Edward)



AYAH EDWARD : "Besok akan ada 3 Orang yang dimakamkan...namun aku pastikan selain Leo keduanya tidak akan ku Izinkan untuk dimakamkan di pemakaman Kars" (Menatap Vina)



IBU VINA : "Alex...Shinta???"



GILANG : "Apa maksud Om..??"



AYAH EDWARD : "Didunia ini tidak ada Hukuman yang pantas untuk mereka...selain dengan nyawa mereka sendiri!!...mereka pantas mendapatkannya...jika manusia seperti mereka...terus dibiarkan berada didunia ini...maka...penyesalan akan hadir setelah mereka dilepaskan...Aku!!...melepaskan mereka setelah mereka membayar semua yang telah mereka lakukan selama ini...yaitu dengan nyawa mereka...!!!" (Dengan tangan yang dikepal dan aura yang sangat dingin)



Beberapa Jam yang lalu...



Mr. X : "Sekarang katakan Ampun kepadaku!!...maka aku akan mengampunimu Alex!!!" (Berteriak sambil mencambuk tubuh Alex)



AYAH ALEX : "Sampai matipun aku tidak akan pernah tunduk kepada siapapun...termasuk merasa bersalah dengan apa yang pernah kulakukan kepada mereka!!!" (Berteriak)



Mr. X : "Baiklah...sepertinya kematian pun akan menjadi kebahagian untukmu...maka...aku akan mempersulit kematianmu...sampai kau akan memohon kepadaku untuk mempercepat kematianmu kepadaku!!!"



Mr. X pun tiba-tiba menyiramkan Air panas ketubuh Alex...dan terlihat Alex yang menggigit bibirnya untuk menahan teriakannya...



Mr. X : "Apakah kini kau sudah menyerah...??"



AYAH ALEX : "Hahaha...kau terlalu bangga dengan ini semua...!!"



IBU SHINTA : "Tolong lepaskan saya...saya tidak melakukan kesalahan apapun...!!" (Memberontakkan tubuhnya)



Mr. X : "Haa!!...Apakah aku tidak salah dengar dengan yang kau ucapkan barusan kepadaku???" (Melangkah mendekat kearah Shinta)



IBU SHINTA : "Aku tidak membunuh William maupun Sandra...jadi aku mohon lepaskan aku..!!!"



Mr. X : "Apa perlu kusebutkan satu persatu kesalahan dan Dosa apa saja yang pernah kau lakukan Shinta???...agar kau menyadari betapa kotornya dirimu...bahkan Nerakapun tidak cukup untukmu!!!" (Mencambuk tubuh Shinta)



AYAH ALEX : "Hahaha...apakah kau pikir kau dan juga Edward adalah manusia Suci???...bukankah dia lah yang meninggalkan William sedirian dan bahkan meragukan persahabatan mereka???...hahaha Edward adalah manusia yang sangat Naif...dia...sebenarnya juga sangat senang dengan kematian William...tapi dia berpura-pura ikut menderita dengan apa yang terjadi...agar dialah yang memiliki kesan Suci dan terbaik dihadapan Investor Phoenix...!!!" (Berteriak)



Mr. X : "Tampaknya kau lupa...bahwa dihari itu...kau juga yang membuat Edward tak terkendalikan emosinya...karna kau menaruh Obat kedalam minuman Edward agar dia kehilangan kendali pada emosinya...dan kau juga yang Menaruh racun pada Kue yang dibuat Arka untuk Syla...tak cukup sampai disitu...kau juga yang membunuh William dan Sandra bahkan sebelum kau membunuh mereka...kau menyiksa mereka terlebih dahulu...tepat dihadapan seorang anak kecil yaitu...Syla!!...tapi kau lupa...bahwa Tuhan...akan selalu berpihak pada kebenaran...dan kebenaranlah yang akan selalu menang...lihatlah baik-baik dan resapi setiap darah yang akan mengalir dari tubuhmu...rasakan Betapa sakitnya tetesan darah yang menetes dari tubuhmu...dan bayangkan bagaimana rasa takut dan sakit yang dialami William..Sandra..Syla..dan juga Arka dihari itu...!!!"



Mr. X pun menggoreskan pisau panas pada Tangan Alex...dan juga Pipi Alex...



Mr. X : "Bagaimana Alex??...apakah kau bisa membayangkannya???...'Mamah!!..mamah Syla takut!!..takut sekali..rasanya sangat sakit'.......darah mengalir ditubuh kecilnya...apakah kau pernah berfikir???...tepat dihari itu juga...Tatapan kecilnya melihat Darah yang berlumuran disekujur tubuh kedua orang tuanya...Tragis...Sadis...dan Traumatis...semua itu dialami oleh anak sekecil itu!!!...dan dengan tenangnya kau!!!...Kau Shinta!!!...kau juga malah menambah dukanya dengan menyiksanya!!!...kau pernah menyiraminya dengan air panas dan juga air dingin...kau...kau pernah mendorongnya ditangga saat diumurnya 7 tahun...kau juga selalu berkata kasar kepadanya...tidak sampai disitu...kau bahkan membiarkan Anakmu Angel...mendorong Syla kedalam Jurang!!!!...sekarang aku berfikir...apakah benar saat ini yang ada dihadapanku adalah Seorang manusia???...ataukah Iblis???..."



IBU SHINTA : "A...aku janji padamu...setelah kau melepaskanku...aku akan meminta maaf pada Syla...aku mohon lepaskan aku...!!"



Mr. X : "Salah!!!...kau salah...bukan kata-kata itu yang ingin kudengar dari Iblis seperti mu...Shinta!!"



IBU SHINTA : "Lalu...lalu apa yang harus ku katakan???"



Mr. X : "Kau harus membayarnya...semua yang kau lakukan pada Syla...kau juga harus merasakannya...setiap detailnya kau harus merasakannya...!!"



IBU SHINTA : "Tidak!!...aku mohon lepaskan aku...tolong maafkan aku...!!!" (Memberontakkan tubuhnya dan menangis)



Mr. X : "Hey!!...kau dulu pernah melakukan itu terhadap Syla...apakah kini kau menyesalinya sendiri??...hahaha...didunia ini...Penyesalan adalah akhir yang tragis...karna itu adalah keputusanmu sendiri...sekarang nikmatilah hasil perbuatan yang kau lakukan selama ini...Shinta!!!"



Mr. X pun mendekat kearah Shinta dan menggoreskan Pisau panas pada tubuh Shinta...kemudian Tubuh Shinta disirami Air panas beberapa saat kemudian disirami lagi namun kali ini dengan air Dingin...



IBU SHINTA : "Ampun!!!...aku mohon ampuni aku...aku mohon!!!" (Menangis sambil memberontakkan dirinya dengan rasa perih disekujur tubuhnya)



AYAH ALEX : "Kini yang bisa dikatakan Iblis adalah kau dan juga Edward...dengan apa yang saat ini kalian lakukan terhadap Shinta dan juga diriku...itu membuktikan bahwa kalian dan juga diriku adalah Iblis yang sama...hahaha!!!" (Tertawa dan senyum Smirk)



Seketika pergerakan Mr. X pun terhenti dan menatap Alex...



Mr. X : "Apa???...apa yang kau katakan barusan???...Kami dan juga dirimu adalah Iblis yang sama???...hahaha...dari mananya kau bisa mengatakan itu...kita jelaslah berbeda...bedanya adalah...kau melakukannya secara perlahan dan berencana...sedangkan aku...aku melakukannya dengan Cepat dan penuh kedetailan...kau tenanglah...semuanya akan terbayarkan secara detail kepadamu dan juga Shinta...!!!"



Para pengawal lainnya pun masuk kedalam ruangan tersebut...dan terus menerus menyiksa Alex dan juga Shinta...



(MAAF PADA BAGIAN PENYIKSAAN AKU POTONG KARNA BISA DIKATAKAN TERLALU SADIS🙏🏻😊)



Hingga pada akhirnya Alex dan Shinta pun tak sanggup lagi dengan siksaan yang diberikan Mr. X kepada mereka...



BERSAMBUNG》》》》》》》