
♡LONELY RAY'S♡
Kelas pun telah beakhir...seluruh pelajar mulai meninggalkan Kampus hari pun telah sore...
Tiba-tiba sebuah pesan masuk diponsel Syla...
|ARKA : "Hey...aku ada tugas untukmu...sekarang cepatlah ketaman dibelakang kampus"|
SYLA : "Ar...Arka?...dia dapet dari mana nomor ponselku?...dia sangat mengerikan...dia bahkan tau nomor ponselku" (Buru-buru mematikan ponselnya)
Syla pun pergi kebelakang Taman kampus dan mencari Arka...tiba-tiba sebuah mobil mewah berhenti tepat didepan Syla...
ARKA : "Masuklah..!!" (Sambil membuka kaca jendela mobilnya)
SYLA : "Untuk apa aku naik dimobilmu?"
ARKA : "Cepatlaah!!...apa kamu ingin seseorang melihatmu disini denganku?"
SYLA : "Baiklah..." (bergegas masuk kedalam mobil Arka)
Beberapa menit kemudian...tibalah mereka disebuah rumah mewah...yang ternyata rumah itu adalah Base Camp milik Arka Adam dan Gilang...
SYLA : "Ini dimana?.." (sambil melihat sekeliling)
ARKA : "Masuklah...!"
Arka dan Syla pun masuk didalam Base Camp tersebut dan ternyata didalam Base Camp tersebut ada Gilang dan Maya yang sedang berada di Kamar Gilang untuk mengambil beberapa mainan masa kecil mereka...Gilang dan Maya terkejut mendengar suara Arka dan Syla yang juga berada di Base Camp tersebut...Gilang pun menarik Maya untuk mengumpet didalam lemari Baju Gilang...
GILANG : "Apa-apaan ini...kenapa Arka ke sini bersama wanita...siapa wanita itu?...apakah wanita itu kekasihnya?"
MAYA : "Syla!!!...itu suara Syla...kenapa dia bisa disini bersama Arka?...Gilang apa yang harus kita lakukan...jika mereka tau keberadaan kita disini dan hanya berdua didalam kamar ini...apa yang akan mereka pikirkan nantinya?...Aaahhh aku tidak ingin Syla tau..."
GILANG : "Kita tunggu mereka pergi dari sini baru kita keluar...itu adalah jalan satu-satunya"
Dilantai Bawah...
SYLA : "Arka...apa yang harus aku lakukan disini?...ini rumah siapa?"
ARKA : "Tugasmu adalah merapikan pakaianku dikamarku lantai atas...kau keatas lah...aku akan menyusul" (Meninggalkan Syla lalu pergi ke Dapur)
SYLA : "Apa ini?...sekarang aku benar-benar jadi pelayannya??...huuuft Syla hidupmu tidak penah tenang sekarang...ngomong-ngomong...kamar dia yang mana?..."
Syla pun membuka sebuah kamar dan ternyata itu adalah kamar Gilang...
SYLA : "Mungkin ini kamarnya...yaa sepertinya...karna kamarnya sangat berantakan...aaahh pakaiannya pasti didalam lemarinya..."
Didalam lemari...
Gilang dan Maya saling menatap cemas...tiba-tiba...
ARKA : "Kau kenapa disini?...ini bukan kamarku...ayolaah sekarang kekamarku"
SYLA : "Mana ku tahu kalau ini bukan kamarmu...huuft"
Syla dan Arka pun pergi dari kamar Gilang dan masuk kedalam kamar Arka...
GILANG : "Apa yang dilakukan mereka berdua didalam sana???"
MAYA : "Ini tidak bisa dibiarkan...pasti Syla lagi dikerjai oleh Arka...aku harus menolongnya" (Membuka pintu lemari)
GILANG : "May...jangan...jangan kesana...nanti kita bisa ketahuan..."
MAYA : "Tapi Gilang sekarang temanku lagi dikerjai oleh temanmu...apa yang harus aku lakukan?...Syla...dia sangat polos..."
GILANG : "Yang aku tau kalau Arka tidak sebajingan itu kok May...kau tenanglah...kita tunggu disini...kalau ada suara yang mencurigakan baru kita dobrak kamar Arka...tenanglah..."
Gilang dan Maya duduk terdiam dibalik pintu kamar Gilang sambil mencoba mendengarkan suara apapun yang terdengar...
ARKA : "Heeyy...aku kira kau bisa melakukannya...ternyata kau sangat bodoh...hanya membuka ini kamu tidak bisa...cepat buka...aku sudah tidak tahan...Cepatlaahh!!!" (Sambil membawa beberapa tumpukan pakaiannya)
SYLA : "Tidak bisakah kamu tidak berteriak...aku juga sudah berusaha...ini sangat sulit dibuka..."
Dikamar Gilang...
MAYA : "Apa ini.??...Gilang cepat kekamar Arka...kita harus menolong Syla...ayolaah cepat..." (Mencoba membuka Pintu kamar Gilang)
GILANG : "May...kalau kita muncul kita juga akan ketahuan...bagaimana ini?"
MAYA : "Tapi...Syla..."
GILANG : "Tunggulah sebentar...kita positif thinking saja dulu...tunggu aba-aba dariku...kita langsung dorong pintu kamar Arka okeh!!"
MAYA : "Okeh...aku siap kapanpun!!"
Tiba-tiba Syla berteriak kencang...dan tidak sengaja menarik Arka saat dirinya terjatuh...
Gilang dan Maya yang mendengar teriakan Syla pun lari dan mendorong keras pintu kamar Arka...dan terlihat Arka yang sedang meniban Syla...diatas Kasur...
MAYA : "Sylaaa...apa yang dia lakukan padamu?!!!" (Berteriak)
SYLA : "May...Maya???..." (Auto mendorong Arka)
Arka pun terjatuh kesamping Kasur...
ARKA : "Aaww...Sylaaaa...apa yang kau lakukan?..." (Memegang tangannya dan berdiri)
Seketika Mereka berempat terkejut dan saling menatap satu sama lainnya...
ARKA : "Gilang...kau ngapain disini dengan wanita itu??"
GILANG : "Seharusnya aku yang bertanya padamu...kau ngapain disini dengan wanita itu???...apa yang kalian lakukan disini?...Arka aku tidak menyangka diam-diam kau adalah bajingan" (Tertawa)
ARKA : "Heyy...diamlah...ini bukan urusanmu...kalian salah paham...aku dan dia tidak ada hubungan apapun..."
MAYA : "Syla...apa dia mengganggumu?.." (Memegang pundak Syla)
SYLA : "Tidak aku tidak apa-apa May...Arka benar...ini salah paham...aku dan dia tidak punya hubungan apapun..."
GILANG : "Lalu kenapa Arka bilang kalau Syla tidak bisa membuka?...dan kenapa Syla juga berteriak?...ada apa dengan kalian?"
ARKA : "Hey lihatlah kau menyebabkan kesalah pahaman ini" (Menatap Syla)
SYLA : "Maya Gilang...aku dan Arka sedang merapikan Baju Arka dan mau dimasukan kedalam kopernya tapi Ternyata Kopernya tidak bisa dibuka..dan barusan aku berteriak karena saat kuberhasil membuka kopernya...didalam koper tersebut ada Kecoa yang langsung terbang mengarahku...jadinya aku berteriak dan tidak sengaja aku menarik baju Arka saat aku tersandung dan jatuh dikasur ini seperti yang kalian lihat tadi..."
Dan akhirnya Arka dan Syla memberi tahu Gilang dan Maya soal mereka...bagaimana mereka bertemu dan bagaimana kejadian hari ini terjadi...begitupun dengan Gilang dan Maya menjelaskan tentang mereka...Setelah penjelasan yang rumit panjang dan padat...
GILANG : "Baiklah kita sepakat untuk merahasiakan diantara kita berempat tidak ada yang boleh memberitahu pada siapapun...apa yang terjadi pada kita...baiklah bagaimana kalau kita Double Date..." (Senyum mengarah Arka)
SYLA : "Maaf...aku tidak bisa...aku harus pulang sebentar lagi malam...Bibi pasti mengkhawatirkanku"
ARKA : "Aku akan mengantarmu..."
SYLA : "Tidak perlu...aku naik Taxi saja..."
MAYA : "Syla...biarkan Arka mengantarmu...didaerah sini sangat sulit mendapatkan Taxi..."
ARKA : "Ayo cepatlah sebelum Malam"
Arka pun mengantar Syla dengan mobilnya...
BERSAMBUNG》》》》》》》