LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 42



♡LONELY RAY'S♡



Bayangan keduanya ada difikiran Arka...senyum Lala yang berteriak memanggil Arka dengan sebutan Pangeran satu...dan senyuman Syla yang memanggil Arka dengan air mata kesedihannya...


Keduanya sangat Arka cintai...Arka mengingat kedua janji yang dia janjikan kepada Lala dan juga Syla...



ARKA : "Kenapa...kenapa Papa baru mengatakannya sekarang???...kenapa Papa dan Mama tidak memberitahu Arka jauh sebelum...sebelum Arka jatuh cinta pada seorang gadis lainnya!!!...tidak...ini tidak benar...aku tidak bisa memilih diantara keduanya!!!..."



IBU VINA : "Arka...Arka tenanglah nak...Maafkan Papa dan Mama kami...kami terlambat mengatakan ini kepadamu...karna...karna bahkan kami saja belum pernah bertemu langsung padanya...niat kami ingin mengatakan padamu tentang Lala pada saat kami sudah bertemu langsung dengan Lala dan memberitahu padanya tentang wasiat William untuk menjodohkan Lala denganmu...tapi...tapi semuanya terjadi seperti sekarang...semuanya tidak sesuai harapan"



ARKA : "Apa...yang harus Arka lakukan Mah???...Arka tidak bisa memilih diantara keduanya...Arka...Arka mencintai keduanya!!!" (Memegang kepalanya yang menahan sakit dikepalanya)



IBU VINA : "Arka...dengarkan Mama...sekarang kau istirahatlah...dan Pejamkan matamu...pada saat kamu memejamkan matamu kamu akan melihat diantara keduanya yang paling kau Cintai...ikutilah kata hatimu...lihatlah dengan jelas bayangan diantara keduanya...senyum siapa yang paling membuatmu bahagia...dan suara siapa yang paling kamu rindukan...Istirahatlah...Mama dan Papa akan pergi sebentar kesebuah tempat jadi beristirahatlah...nanti setelah kamu sudah mendapatkan jawabannya maka...kamu bisa memberitahu Mama dan Papa siapakah yang akan kamu pilih...tapi...Arka...pikirkan tentang keluarga kita juga...apa yang akan terjadi pada Lala dan Phoenix jika kamu meninggalkan mereka...Mama tidak melarangmu untuk memilih siapapun tapi...tapi kau tau siapa diantara keduanya yang sangat membutuhkan perlindunganmu...saat ini untuk kedua kalinya nyawa Lala terancam...karna Alex sudah tau keberadaan Lala...dan kau tau apa yang akan dilakukan Alex kepada Lala...Mama harap kamu bisa memilih diantara keduanya dengan tepat...Mama dan Papa pergi dulu...Kau beristiahatlah..."



Vina dan Edward pun meninggalkan Arka dirumah sakit...



Disisi lain...



Dr. FARHAN : "Kenapa selama ini Leo diam saja jika dirinya tidak melakukan itu semua...kenapa dia seperti menerima semua perkataan itu???"



Farhan pun menelphone Leo...



Dr. FARHAN : "Leo...cepatlah kerumah sakit ada yang ingin kutanyakan padamu!!"



Belum sempat Leo membalas ucapan Farhan...Farhan sudah mematikan Telphone nya...


Beberapa menit kemudian...



LEO : "Ka Farhan...ada apa???..untuk pertama kalinya Kau memintaku untuk bertemu...apakah kau akan menuduhku lagi???...baiklah aku akui...aku yang meracuni Arka lagi...Puas???...kalau tidak ada yang ingin dibicarakan lagi...aku permisi!" (Membalikan badanya)



Dr. FARHAN : "Heeii anak nakal!!!...kenapa kau sangat nakal??..kau melebihi Adam nakalnya...kau tahu aku sangat tidak menyukai anak yang nakal sepertimu...kau selalu memukul kepalaku setiapku memarahi Arka Lala Adam dan Gilang...kau sering memanggil namaku tanpa sebutan Kaka kalau aku memarahi Arka Lala Adam dan Gilang...kau...kau selalu mengakui kesalahan yang orang lain tujukan kepadamu!!!...kenapa?...kenapa kau mau mengakui hal yang tidak kau lakukan???" (Berteriak kearah Leo)




LEO : "Apa maksudmu??...aku tidak mengerti!!" (Menundukan kepalanya)



Farhan pun melangkah maju mengarah Leo dan memegang pundak Leo...



Dr. FARHAN : "Maaf...maafkan kakakmu yang tidak becus ini...aku telah salah menilaimu Adik nakal!!!...."



Leo memundurkan langkahnya dan tatapannya tak beraturan...



Dr. FARHAN : "Kenapa?...kenapa kau menutupi kebenarannya???...kau menuduh Arka...yang membuat kami berfikir kalau kaulah pelakunya...kenapa?...kenapa kau melakukan itu???"



LEO : "Apakah disaat itu Kalian akan mempercayaiku???...dihari dimana Lala terjatuh dikolam renang...hanya ada aku dan Arka...menurutmu siapakah diantara kami yang melakukan itu???...bukankah kalian sering mangatakan kalau Arka adalah malaikat untuk Lala....lalu bagaimana denganku???...apakah menurut kalian aku adalah Iblis yang akan menyakiti Lala???...apakah salah...jika aku menuduh Arka yang melakukannya???...dan pada akhirnya hanya ada 1 orang yang percaya denganku bahwa bukan aku yang melakukannya...dan kau tau siapa dia???...dialah Lala...Hanya Lala yang mempercayaiku!!!"



Dr. FARHAN : "Apa maksudmu?...jadi Lala menganggap selama ini yang melakukan itu adalah Arka???"



LEO : "Tidak!!!...kau salah...bahkan walaupun Lala mempercayaiku...tapi Lala juga tetap mempercayai Arka...selama ini aku dan Lala berpura-pura menuduh Arka yang melakukannya karna kami berdua mencurigai seseorang yang ingin menyakiti Lala dan juga Arka secara bersamaan...jadi kami melakukan sandiwara itu...dan kau tau???...selama aku dan Lala melakukan Sandiwara itu...hatiku rasanya sangat sakit...setiap kali melihat Tatapan Lala yang mengkhawatirkan Arka diam-diam dari belakang Arka...setiap kali Lala merasa bersalah karna mengacuhkan Arka...itu semua sangat menyakitkan buatku...karna itu...karna itu juga yang membuatku membenci Arka...aku memang tidak pernah menyakiti Arka...akan tetapi hatiku sangat menginginkannya...aku sangat ingin Arka pergi dari dunia ini...tapi...tapi hatiku juga merasakan sakit ketika melihat Arka merasakan sakit...saat aku melihat Arka berteriak kesakitan dihari ulang tahun Lala...rasanya seperti akulah yang melakukannya...rasanya tanganku dadaku dan tubuhku bergetar ketakutan bercampur rasa khawatir yang amat besar...hingga pada akhirnya Lala meninggal...dan kebenaran itupun juga ikut terkubur dengan kepergian Lala...jadi...jadi aku harap Ka Farhan tidak perlu mengingat itu lagi...aku sudah melupakannya"



Dr. FARHAN : "Kau salah Leo!!!...ini semua tidak benar...jika saja saat itu kau tidak melakukan itu...jika saja kau tidak membuat dirimu yang dicurigai melakukan hal yang buruk maka...maka bisa saja kita bisa mencari tahu kebenarannya bersama-sama...bisa saja kecelakaan yang menimpa Lala itu tidak terjadi...jadi aku mohon kepadamu...hentikan semua ini...dan bergabunglah kembali kepada kami...sejujurnya kami sangat menyayangimu...tapi kau sendiri yang membuat rasa sayang kami menjadi benci...kenapa kau mengorbankan dirimu sendiri...sedangkan kami bisa membantumu!!"



LEO : "Semuanya sudah terlambat...tidak ada yang perlu dicari tahu lagi...semuanya sudah terjadi..."



Dr. FARHAN : "Tidak ada kata terlambat jika kamu mau merubahnya...Leo!...aku sangat berharap kamu mau kembali lagi menjadi Leo yang dulu...Leo yang nakal selalu membela Arka Adam dan Gilang setiapku memarahi mereka...Leo yang selalu memperdulikan Teman-temannya dari pada dirinya sendiri...dan...Leo yang selalu melakukan hal yang disukai orang lain terlebih dahulu dibandingkan yang kau sukai..." (Memegang pundak Leo)



Farhan pun pergi meninggalkan Leo...dan tanpa disadari air mata Leo terjatuh dan mengingat momment-momment kebersamaannya bersama Arka, Lala, Gilang, Adam dan Farhan...



BERSAMBUNG》》》》》》》