LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 41



♡LONELY RAY'S♡



Ayah Edward pun menceritakan apa Yang terjadi saat itu...



AYAH EDWARD : "Setelah berita yang mengatakan Keluarga William meninggal tanpa tersisa Papa fikir ini juga kesalahan Papa karna meninggalkan William dan keluarganya tanpa penjagaan...Sebelum Acara itu dilaksanakan William mendapatkan sebuah Surat ancaman...jika dia tidak memberikan Chip Group Phoenix kepada orang itu maka orang itu akan membunuh seluruh keluarganya...tetapi saat itu William tidak menghiraukan surat itu...dia mengira bahwa surat itu hanya surat ancaman biasa...tetapi Papa membuat perencanaan untuk mencegah hal yang tidak diinginkan untuk acara ulang tahun Lala...dengan mengerahkan beberapa penjaga disekitar Villa itu dan juga menyiapkan beberapa helikopter untuk medis...tapi seseorang tiba-tiba datang disamping Papa...dia mengatakan bahwa selama ini surat itu ditujukan untuk ku bukan untuk William...Papa pun mengejar orang itu...dan akhirnya berhasil menangkapnya...orang itu bilang kalau selama ini William berniat untuk membunuhku terutama kamu Arka...karna kamu adalah satu-satunya ancaman terbesar bagi Group Phoenix...awalnya Papa tidak mempercayai itu...tetapi tiba-tiba Papa mendengar suara teriakan Vina memanggil namamu...seketika Papa hilang akal dan menggila...Papa fikir yang dikatakan orang itu benar bahwa William berniat untuk menyakitimu...tanpa berfikir Papa mengatakan kata-kata kasar kepada Lala...Papa...Papa sangat menyesal jika mengingat hari itu...karna memarahi dan berteriak kepada Lala...Wajah kecil dan polosnya menangis tak berdaya karna perkataan Papa yang menyudutkan dirinyalah penyebab Arka seperti ini...William yang tidak terima perkataan papa pun Menarik Kasar Lala yang menangis sambil berteriak memanggil namamu Arka...dia terus berteriak meminta kau untuk menepati janjimu bahwa kau akan menjaganya bukan mengorbankan nyawamu untuknya...Papa...Papa yang mendengar perkataan Lala yang seperti itu...membuat Papa kehilangan akal...lalu meninggalkan tempat itu dan membubarkan penjagaan pada Villa itu........Ini.......ini semua adalah kesalahan Papa...seandainya dihari itu Papa tidak termakan oleh ucapan orang itu...maka seharusnya saat ini William....William masih didunia ini....." (Menangis sambil memegang Dadanya yang sesak)



IBU VINA : "Edward!!!...cukup edward...jangan katakan itu lagi...ini semua bukan salahmu..." (Menahan Edward dan memeluk Edward)



ARKA : "Lalu....lalu apa yang terjadi setelahnya???...apakah Papa menyesali semuanya???...apakah semuanya bisa kembali lagi seperti dulu???...kenapa Papa tidak mempercayai teman Papa sendiri???...dan kenapa...kenapa papa bisa meyalahkan Lala yang melakukannya???"



IBU VINA : "Arka!!!...cukup jangan salahkan Papamu...saat itu Papamu sedang dibawah sadarnya...Minuman yang Papamu minum diacara itu mengandung obat yang membuatnya hilang sadar dan menggila...orang itu sengaja melakukan itu untuk membunuh William...dan orang itu juga yang menaruh racun di kue yang kau buat dan yang kau makan...dialah pelakunya!!!"



ARKA : "Jadi...jadi selama ini bukan Leo yang meracuniku dan yang menaruh kacang dimakanan Lala??...yang mendorong Lala ke kolam renang dan Tangga juga bukan Leo???...lalu...lalu siapa...siapa pelakunya???"



Dr. FARHAN : "Apa maksudmu Arka???...tante jadi bukan Leo yang melakukannya selama ini??"



IBU VINA : "Menurut Tante bukan Leo yang melakukan itu semua..."




AYAH EDWARD : "Arka...pelaku yang melakukan semua itu adalah...adalah Alex...ayahnya Leo!!!...tapi Papa yakin Leo pasti tidak tau apa yang Ayahnya lakukan pada Lala dan keluarganya...karna yang Papa lihat Leo juga sedih melihatmu kesakitan dihari ulang tahun Lala...dia juga berteriak memanggil namamu!"



ARKA : "Se...selama ini...aku menuduhnya dan bahkan menjauhinya...yang nyatanya bukan dia yang melakukan itu semua...kenapa aku sebodoh ini...sudah begitu banyak kata-kata kasar yang ku lontarkan padanya!"



Dr. FARHAN : "Arka...tenangkan dirimu...jangan paksakan dirimu mengingat semuanya...beristirahatlah...aku akan menemui Leo..."



Farhan pun pergi dari ruang rawat Arka...



AYAH EDWARD : "Arka...istirahatlah...tapi sebelum itu ada berita baik yang seharusnya kau ketahui sejak beberapa hari yang lalu...Papa menyembunyikan berita ini karna Papa belum siap mempertemukan kalian berdua...tapi saat-saat ini adalah momen yang tepat untuk memberitahumu tentang ini...sebenarnya...Sebenarnya Lala masih hidup!!!" (Menatap Arka dengan senyuman)



Suasana seketika sunyi...tatapan mata Arka mengarah Edward dengan wajah yang tidak mempercayai bahwa selama ini Lala masih hidup...Orang yang selama ini mengisi mimpi Arka disetiap malamnya...orang yang selalu menjadi Cinta pertamanya Arka...dan Orang yang paling Arka rindukan setiap Malamnya...ternyata masih hidup...


Fikiran Arka terbagi dua...disisi lain dia masih menantikan dan mencintai Lala dihidupnya...tapi disisi lain dia mempercayai bahwa dia juga jatuh Cinta pada Syla dan sudah berjanji pada Syla bahwa dia akan selalu bersama Syla selamanya...



BERSAMBUNG》》》》》》》