LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 37



♡LONELY RAY'S♡



Pagi yang cerah diiringi suara kicauan Burung yang bersiul...


Syla pergi meninggalkan Indonesia tanpa mengatakan apapun kepada Bi Asih secara langsung karna Shinta yang melarang Syla untuk memberi tahu Bi Asih...dengan alasan Bi Asih akan melarang Syla untuk pergi...


Syla hanya mengirimkan sebuah pesan Sms kepada Bi Asih...Maya...dan juga Fara



_[Bi Asih...Maya dan Fara...kalian adalah segalanya untukku...maaf aku hanya meninggalkan pesan ini untuk kalian...kalian tenanglah aku pergi bukan untuk melakukan hal yang tidak kalian sukai...ada hal yang tidak bisa kujelaskan kepada kalian saat ini...tapi aku janji pada kalian...aku akan menjaga diriku dengan baik...Terima kasih sudah menjadi Bintang yang menemani Bulan gelap ini...karna kalianlah aku bisa melihat titik Cahaya...Dan kini kusadar...inilah saatnya aku berdiri sendiri dan menyadari Kebenarannya...bahwa tidak selamanya Bulan selalu bersama Bintang...ada saatnya Bulan harus menyadari bahwa dirinya berbeda dari Bintang itu...Sekali lagi aku ucapakan Terima kasihku yang tulus untuk kalian...Aku Sayang Kalian ]_



Maya dan Fara yang saat ini sedang berada dikantin kampus bersama Gilang dan Adam sedang menunggu kedatangan Syla dan Arka...tiba-tiba pesan Syla pun masuk diHandphone Maya dan Fara...mereka terkejut saat membaca Pesan tersebut dari Syla...



MAYA : "Syla!!!...tidak...tidak mungkin Syla gak mungkin pergi meninggalkan kita...!"



Handphone Maya terjatuh dari genggamannya...Terlihat Fara juga terkejut dengan pesan yang ia baca...Gilang pun mengambil dan membaca Pesan yang ada di Handphone Maya...



GILANG : "Apa ini???...kenapa Syla mengatakan ini?...Maya...apakah!!"



MAYA : "Fara...cepat telphone Bi Asih cepaaat!!!"



Fara pun menelphone Bi Asih...dan Bi Asih pun mengangkat telephonenya...



FARA : "Bi...apa...apa yang terjadi pada Syla?...kenapa tiba-tiba Syla mengirimkan pesan seperti ini Bi?..."



MAYA : "Bi..dimana Syla?...Maya mau bicara denganya bi...dimana Syla??"



Tidak ada jawaban dari Bi Asih terdengar suara isakan tangis dari Bi Asih yang dan tangisannya...



MAYA : "Bi...kenapa Bibi diam saja?...katakan padaku dimana Syla???...itu tidak benarkan Bi?...Syla sekarang ada dirumahkan Bi???"




ADAM : "Pasti terjadi sesuatu..."



FARA : "Tidak!!...Yaaa Adam bisakah kau mengatakan hal yang baik untuk saat ini saja??...Kau benar-benar manusia yang paling menyebalkan!!!"



Tiba-tiba Telephonenya dimatikan oleh Bi Asih...Maya dan yang lainnya terkejut dengan tindakan Bi Asih yang menyembunyikan sesuatu dari mereka...dan terlihat Leo mendekat kearah mereka...



LEO : "Maya...aku ingin bicara denganmu!"



MAYA : "Leo!!!...tidak ada lagi yang perlu dibicarakan diantara kita maupun diantara kau dan Syla...apakah kau sekarang puas???...apa yang saat ini terjadi pada Syla!!!...Pergilah dan jangan pernah menunjukan dirimu dihadapan Syla dan juga dihadapanku lagi...kau...kau adalah luka baginya...kau bagaikan pisau yang menancap kasar didadanya dan sekarang kau ingin menarik pisau itu secara perlahan???...hentikan Leo!!! Hentikan!!!...aku mohon jangan buat Luka itu semakin Memburuk...selama ini Syla selalu menderita oleh kecelakaan dimasa kecilnya sampai pada akhirnya dia bisa jatuh cinta padamu dia...dia sangat mempercayaimu lebih dari pada dirinya sendiri...dia sangat mencintaimu lebih dari dia mencintai dirinya sendiri...dia bahkan berhenti meminum obat-obatan yang kau pikir itu hanya obat tidur biasa...apa kau tau...aku lelah...dadaku rasanya sangat sesak selama ini...selama ini aku selalu menyimpan begitu banyak kebenaran dihidupku...termasuk kebenaran tentang Syla...apa kau tau Leo??...obat-obatan yang selama ini Syla minum adalah obat-obatan ANTIDEPRESAN...dia meminum obat itu agar bisa mendapatkan ketenangan dihatinya...dia berbohong pada kita semua agar kita tidak melarangnya meminum obat itu dan...dan agar kita tidak khawatir dengannya...aku menyelidikinya secara diam-diam...dan aku sudah tau tentang obat itu sejak Syla terjatuh dijurang itu...Leo!!!...apa kau pikir selama ini senyum Syla adalah nyata???...semua perkataan yang mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja adalah nyata???...bibirnya memang mengatakan bahwa (aku baik-baik saja...aku kuat...aku berani...kalian adalah alasanku untuk bertahan hidup) tapi bisakah kamu melihat Matanya???...matanya mengatakan bahwa (Aku Sakit...aku Sendiri...aku Takut...aku...aku menantikan kematianku) apa kau sadar Leo...Luka...Luka sayatan yang ada ditangannya adalah bukti Cintanya kepadamu...Bukti...Bahwa dia sangat Hancur oleh Cintanya kepadamu!!!....jadi aku mohon Jangan Mencabut Pisau itu hanya karna kau ingin memilikinya kembali...dia bukan Setangkai Bunga yang sehabis kau petik lalu kau buang ketika Layu...!!!"



Maya berteriak kepada Leo sambil menangis terisak-isak...semua pelajar mendengar perkataan Maya terkejut tentang kenyataan hidup Syla yang sangat jauh dari pemikiran mereka selama ini...


Maya pun pergi berlari meninggalkan kantin...Gilang Fara dan Adam pun mengejar Maya yang meninggalkan kantin tersebut...


Tanpa diduga Arka mendengar semua perkataan Maya tentang Syla...


Arka pun menarik Leo kedalam mobilnya dan berhenti disebuah Ladang luas dan sepi...



LEO : "Apa lagi???..apa lagi yang akan kau lakukan padaku haa???...memukulku???...menamparku???...membunuhku???...silahkan!!! Aku tidak takut dengan kematian...aku...menyadari sesuatu yang selama ini tidak kusadari...aku...aku menyakiti Syla dengan tanganku sendiri...tangan ini...tangan ini sudah menghancurkan segalanya...aku tidak menyangka Syla...Syla sangat menderita karena diriku...Arka!!!...apa...apa yang harus aku lakukan???...untuk pertama kalinya aku jatuh cinta pada seorang wanita dan itu adalah Syla...tapi...kenyataanya aku...akulah yang menyakitinya akulah yang meninggalkannya...Arka...aku mohon padamu untuk kali ini saja mengalah lah kembali untuk ku...aku mohon biarkan aku untuk mendapatkan Syla...aku sangat mencintainya...aku sangat menginginkannya...aku mohon padamu...tolong lepaskan Syla untuku...Pangeran Satu!!!...aku tahu apa yang dulu ku lakukan Padamu untuk mendapatkan Lala adalah kesalahan besar tapi...tapi kali ini aku bersungguh-sungguh menginginkan Syla...aku...mencintainya..."



ARKA : "CUKUP!!!...jangan pernah menyebutkan nama LALA dari mulutmu yang kotor itu...apa yang dulu kau lakukan padaku dan Lala adalah kesalahan besar dan aku tidak akan pernah memaafkanmu sampai kapan pun...apa kau tau setiap malamnya aku masih memimpikan mimpi yang sama yaitu dihari kau menjebak ku dan Lala hanya demi memisahkan aku darinya...kaulah yang menjebakku untuk mendorong Syla kedalam Kolam renang...kaulah yang menaru Kacang dimakanannya...dan kau juga yang mendorongnya dari tangga dan mengatakan bahwa akulah yang mendorongnya dari tangga...tatapan kebencian dimata Lala kepadaku saat itu sangat menyakitkan buatku...CUKUP LEO!!!...cukup saat ini Lala sudah berada ditempat yang sangat Indah...aku yakin dia pasti sangat membencimu...karna nyatanya kaulah yang melakukannya sendiri...yang bisa kau lakukan sejak dulu adalah merebut semua yang kumiliki...dan berusaha dengan cara apapun untuk mendapatkannya termasuk Terhadap Lala dan Syla...kali ini...aku bersumpah apa yang terjadi pada Lala tidak akan terjadi pada Syla...akulah yang akan melidunginya dari Iblis sepertimu...!!!"



LEO : "Haaa!!!...apa kau bilang??...Iblis??...apa kau tahu...kaulah yang Iblis...tidak...maksudku bukan dirimu tetapi Om Edward lah Iblisnya!!!"



ARKA : "Papa?...apa maksudmu???"



LEO : "Apa???...ternyata sampai saat ini kau belum tahu kebenarannya???...kebenaran tentang kematian Lala dan keluarganya!!!" (Senyum Smirk)



BERSAMBUNG》》》》》》》