LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 63



♡LONELY RAY'S♡



Beberapa saat kemudian terlihat Vina membuka matanya dan langsung menatap Edward yang kini ada disampingnya...



IBU VINA : "Edward..aku...aku harus....." (Mencoba membangunkan tubuhnya)



Vina mencoba membangunkan tubuhnya namun terlihat Edward yang menahan Vina untuk bangun dari Tempat tidurnya...



AYAH EDWARD : "Aku akan bertanya kepadamu!!!...dengan kondisi seperti ini...apa yang bisa kau lakukan???...apakah kau bisa membangkitkan Leo???...atau apakah kau bisa membuat Syla bangun dari Komanya???...Cukup Vina...jangan menyiksa dirimu seperti ini...apakah kau sadar...apa yang kau lakukan ini sangat menyiksaku!!!...aku sangat tersiksa melihatmu seperti ini...Vina" (Menatap Vina sambil menggenggam tangan Vina)



Terlihat Vina yang terkejut dengan ucapan Edward kepadanya...dan dia pun menyadari bahwa Apa yang dikatakan Edward adalah benar...Saat ini bukan hanya dia yang merasa kesedihan...Edward...Bi Asih...Adam...Fara...dan semuanya yang mengenal mereka pastinya juga merasakan kesedihan yang amat dalam...apa yang saat ini dilakukanya adalah sebuah keegoisan...dengan merasa bersedih dan seakan hanya dirinya saja yang merasa kesedihan itu...adalah sebuah keegoisan...tanpa melihat apa yang dirasakan oleh orang-orang yang kini juga merasakan kesedihan yang sama dengan apa yang dia rasakan...



Vina pun menangis dan menatap Edward...



IBU VINA : "Maafkan aku Edward...aku...aku melupakan kalian...Kau...kau juga pasti sangat merasa sedih...tapi...aku...aku malah memikirkan kesedihanku sendiri...tanpa menyadari bahwa kamu juga sedih melihat keadaanku seperti ini...Maafkan aku Edward..."



Edward pun menghapus Air mata Vina...dan Berkata...



AYAH EDWARD : "Tak apa...sekarang hentikan Air matamu...dan hadapi semuanya dengan tegar...aku akan selalu disampingmu...untuk menguatkanmu...Vina"



Disisi lain...



FARA : "Bi...Bibi sebaiknya beristirahat...ini sudah jam 1 Dini hari...biar Fara yang menjaga Syla disini..." (Mengelus pundak Bi Asih dari belakang)



BIBI ASIH : "Nak Fara tenang saja Bibi baik-baik saja kok...kamu yang sebaiknya beristirahat Fara..." (Mengelus tangan Fara yang memegang pundaknya)



FARA : "Baiklah...kalau begitu biarkan Fara juga disini...kalau Bibi tidak ingin beristirahat...maka Fara pun juga tidak akan beristirahat..." (Sambil merapikan Selimut yang menyelimuti Syla)



BIBI ASIH : "Fara...kamu pasti lelah...beristirahatlah...nanti kita akan bergatian...kamu tenang saja...setelah kamu sudah beristirahat...maka setelah itu Bibi yang akan beristirahat..."



FARA : "Janji yaa Bi...?"



BIBI ASIH : "Iya...Bibi janji sama kamu...yaudah sekarang kamu beristirahat dulu yaa...nanti kita akan bergantian"




Fara pun keluar dari ruangan tersebut dan melihat Adam yang duduk didepan ruangan Arka...



FARA : "Adam...apakah kau sudah menemui Leo?.."



ADAM : "Aku sudah menemuinya..." (Tersenyum)



Fara pun duduk disampingnya dan menjatuhkan kepalanya dipundak Adam yang berada disampingnya...



FARA : "Apakah kau tau?...aku sangat lelah dengan semua ini..."



ADAM : "Apa yang paling membuatmu lelah?"



FARA : "Aku sangat lelah dengan kenyataan yang terjadi saat ini...dan aku jadi semakin takut apa yang akan terjadi setelah ini..."



ADAM : "Menurutmu apa yang akan terjadi setelah ini??"



FARA : "Aku takut!!...Akhir yang tidak bahagia akan menghampiri kita...semua ini belum bisa dikatakan akhir yang bahagia...saat aku melihat keadaan Arka yang sudah membaik...aku merasa bersyukur dan lega...tapi...saat aku melihat keadaan Syla yang seperti ini...aku...aku merasakan ketakutan yang amat besar...dia...dia sendirilah yang menahan dirinya untuk tidak bangun dari Komanya...lalu...lalu apa yang dia inginkan??...kenapa Syla...Syla menahan dirinya sendiri untuk kembali kedunia ini???...kenapa dia seperti merasa ragu untuk kembali???...apa yang membuatnya seperti ini???...bukankah dia juga mencintai Arka...tapi kenapa dia seperti tidak ingin kembali kepada Arka???...saat ini kita hanya bergantung kepada Alat-alat yang membantu Syla untuk tetap bernafas...tapi aku pun tidak tahu...sampai kapan alat-alat itu bisa membantu kita untuk menahannya didunia ini...aku...aku takut suatu saat nanti alat-alat itu tidak bisa menahannya lagi...!!!" (Menangis terisak-isak)



Adam pun memeluk Fara yang berada disampingnya...



ADAM : "Jika Syla memang ingin meninggalkan Dunia ini termasuk meninggalkan Arka...lalu kenapa...kenapa saat ini Syla masih mau menahan dirinya untuk tidak pergi dari dunia ini???...aku yakin Syla masih memiliki keinginan untuk tetap berada didunia ini bersama Arka...tapi aku pun juga yakin...apa yang membuat Syla bisa seperti ini...adalah...sebuah perasaan bersalahnya kepada Arka...dia pasti merasa bahwa dirinyalah penyebab semua yang terjadi saat ini...aku yakin dia menahan dirinya dengan rasa bersalahnya itu...Syla!!...kembalilah...Ini semua bukan salahmu...apa yang terjadi saat ini adalah Kehendak Tuhan...jadi jangan salahkan dirimu atas apa yang terjadi saat ini..." (Memeluk Fara sambil menatap Pintu ruangan Syla)



Disisi lain...Didalam ruang rawat Arka...terlihat jari jemari Arka yang bergerak sedikit demi sedikit...dan Mulutnya pun mengeluarkan suara...



ARKA : "Sy...Syla...Sylaaa..."



Terlihat juga air matanya terjatuh dari matanya...


Namun sayangnya saat ini diruangan Arka tidak ada seorangpun yang berada diruangan tersebut yang melihat keadaan Arka seperti itu...beberapa saat kemudian Arka pun tidak sadarkan diri lagi...



BERSAMBUNG》》》》》》》