
♡LONELY RAY'S♡
Angin berhembus sangat kencang seakan ingin menerbangkan makhluk yang ada dibumi...Langit gelap seakan malam tanpa bulan...Hujan turun deras seakan ingin menghujam Bumi dengan tetesannya...Petir bergemuruh seakan sedang Marah...
Alam sepertinya merasakan apa yang sedang Syla rasakan...seakan mereka juga marah dengan dunia dan tuhan...
Terlihat tatapan kosong Syla yang terduduk diam dilantai dan sesekali air mata terjatuh dari mata kesedihannya...
Syla memaksakan dirinya untuk mengingat kecelakaan 13 tahun yang lalu tersebut...Beberapa ingatan muncul dipikirannya...
IBU SANDRA : "Tolong jangan...jangan sakiti Anakku...aku mohon...Lala sayang jangan takut nak..!!!" (Menangis)
SYLA : "Mama!!...Lala takut...Lala takut maah!!!...aku mohon Paman lepaskan Mama ku!!!...jangan sakiti mamaku!!!" (Menangis)
Terlihat Ibu Sandra sedang diCambuk dengan tangan yang terikat...
Teriakan Ibu Sandra menggema diruangan tersebut Tiba-tiba William mendobrak pintu ruangan tersebut dan melawan beberapa penjahat yang ada diruangan tersebut...William menyuruh Sandra untuk membawa Syla keluar dan melarikan diri dari tempat tersebut...beberapa menit kemudian William keluar dari ruangan tersebut dan menarik Sandra yang sedang menggendong Syla untuk masuk kesebuah mobil...
Namun dibeberapa menit mereka meninggalkan tempat tersebut dengan mobil...
terdengar beberapa suara tembakan yang sangat kencang...saat itu juga Darah berhamburan didalam mobil tersebut...Teriakan Sandra membuat Syla takut dengan Darah yang mengenai wajah Sandra dan Syla...
Seketika mobil melaju tidak beraturan dan menabrak beberapa mobil lainnya hanya Klakson Mobil yang bisa Sandra bunyikan...Suara Kalkson semua Mobil yang bertabrakan berbunyi dan sangat menggema ditelinga Syla...dan akhirnya mobil mereka terjatuh kedalam Jurang...
SYLA : "Sakit...Sakit maah...Tangan Lala sakit mah...Mamah tolong...Tangan Lala sakit!"
Terlihat mobil mereka terbalik dan Banyak darah yang berhamburan dimana-mana...Tangan Syla terjepit dan berdarah...
IBU SANDRA : "Lala sayang...tenanglah mama akan menolongmu nak...Aaahh!" (Meraih Syla dan mendorong Syla keluar dari mobil tersebut)
Syla pun keluar dari mobil tersebut..
SYLA : "Aaaaaaaaa!!!...Papah...!!...Pa...papa...!!" (Terduduk lemas...nafas tidak beraturan...tubuh gemetar)
Syla melihat Ayah William yang penuh dengan Darah...
IBU SANDRA : "Lala sayang Kemarilah...sayang!...Jangan melihat kearah sana kemarilah..." (Menangis dan melambaikan tangan nya untuk menggapai Syla)
IBU SANDRA : "Lala...Syla sayang lari laah yang jauh nak...mamah mohon padamu lari laah dari sini dan jangan sampai ada yang bisa menemukanmu...bawalah Kalung ini dan pergilah...Mama mohon!!!"
SYLA : "Tidak!!...Syla tidak akan meninggalkan Mama dan Papa...Syla akan disini bersama Mama dan papa...!!!" (Menangis dengan tubuh yang gemetar)
IBU SANDRA : "Tolong mama mohon padamu...jadilah anak yang baik...dan pergilah...dari sini cepatlah...!!!" (Mendorong Syla)
SYLA : "Tidak Maah Syla tidak akan pergi tanpa Mama dan Papa...!!" (Menggenggam tangan Sandra)
IBU SANDRA : "Kalau kamu tidak ingin pergi dari sini...mama dan papa tidak akan sayang lagi padamu...sekarang cepatlah...mama mohon pergilah...pergi yang jauh dari tempat ini...mama mohon sama kamu Syla...tolong jadilah anak yang baik...!!!" (Menangis)
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki direrumputan yang mulai mendekat kearah Syla dan Orang tuanya...
IBU SANDRA : "Cepatlah Sylaa...pergilaah dari sini...Pergi!!!" (Mendorong Syla dengan kuat)
Syla pun lari dengan Sekuat tenaga yang ia miliki...dan beberapa kali terjatuh...darah dari luka ditangan dan kakinya semakin banyak yang keluar...
Tiba-tiba terdengar dari kejauhan suara Ledakan yang amat besar seketika Syla terjatuh dan menangis lalu berteriak...
SYLA : "Tidaakk!!!!!...Mama Papa...Jangan tinggalkan Syla sendiri...Syla takut mah...Syla takut..." (Berteriak dan menangis beberapa saat kemudian Syla terjatuh pingsan)
Syla pun membuka matanya dan tersadar dengan ingatannya...Kepalanya merasakan sakit dan terngiang suara klakson mobil dan teriakan Ibu Sandra dikepalanya...
SYLA : "Aaahhh tolong hentikan...hentikan suara itu...Aaaaahh!!!" (Berdiri dan berjalan sempoyongan sambil memegang kepalanya)
Tanpa sengaja Syla menjatuhkan Gelas yang ada dimeja...Syla pun terjatuh...dan beling tersebut mengenai Lengan Syla...
Arka yang mendengar suara Pecahan Kaca pun lari masuk kedalam Rumah Pohon tersebut...
BERSAMBUNG》》》》》》》