LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 32



♡LONELY RAY'S♡



Pagi hari yang cerah...seluruh Pelajar Universitas Vox gempar lagi dengan berita bahwa adanya Murid baru yang sangat tampan di Universitas mereka...



Kantin...



MAYA : "Syla maaf kemarin seharusnya aku menemanimu...tanganmu bisa sampai terluka seperti ini pasti terjadi sesuatu kan?" (Menatap Cemas Syla)



SYLA : "Kalian tenang aja aku baik-baik saja...kan aku sudah bilang luka ini hanya ketidak sengajaanku...jadi kalian gak usah ngerasa bersalah okehh!!" (Senyum)



FARA : "Untunglah kamu baik-baik saja...heemm...Btw kalian udah denger berita anak baru gk?"



MAYA : "Iya aku sudah mendengarnya semua pelajar heboh hanya karna anak baru itu tampan...aku gk habis pikir...kenapa mereka sangat mengukai pria tampan...padahal pria tampan kebanyakan Bajingan!!"



FARA : "uuuuW Maya serem banget kalo ngomongnya kaya gitu!!...aku jadi takut...hahaha!!"



Dimeja sebelah...



ARKA : "Kali ini aku akan meneraktir kalian apapun yang kalian inginkan!!!" (Sambil menatap Syla dari kejauhan dengan senyuman)



GILANG : "Aku merasa ada aura kebahagiaan!!...ayolaah ceritakan pada kami Arka!!!.."



ADAM : "Jangan bilang kau sudah mempunyai kekasih??"



ARKA : "Yaaa!!...kalian bisa tidak...gak hancurin moodku!!"



GILANG : "Okeh..okeh...terserah mau cerita atau enggak...nanti juga ketahuan!!" (Sambil membuang wajahnya)



Tiba-tiba para pelajar ramai saling berbisik-bisik...tidak lama kemudian Seseorang dengan lantangnya berteriak memanggil Syla ditengah keramaian Kantin...



LEO : "Syla..!!!!"



Syla terkejut karna mengenali suara itu...dia pun menoleh kearah suara tersebut...



SYLA : "Le...Leo???"



MAYA : "Leo???...kenapa...kenapa dia disini?"



ADAM : "Leo??...kenapa dia disini?"



GILANG : "Sepertinya Leo mengenali Syla...!!"



Langkah Leo semakin dekat dengan Syla...


Leo pun memeluk Syla dengan erat...



LEO : "Syla...aku kembali...aku kembali untukmu!!" (Memeluk erat Syla)



Tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut Syla...wajahnya tampak tidak mempercayai apa yang terjadi saat ini...tanpa disadari Air mata Syla jatuh...



ARKA : "[Kenapa?...kenapa Leo mengenal Syla?...apa hubungan diantara mereka berdua?...apakah...apakah mereka memiliki hubungan yang lebih?...]" (berdiri dari duduknya dan menatap Syla)



Leo pun melepaskan pelukannya...



LEO : "Dasar jelek...kamu tidak kangen padaku haa!!!?...lihatlah sekarang kamu gemukan pasti makanmu semakin banyak yaa?...syukurlah kamu sehat-sehat saja tanpa diriku" (Membukukan badannya dan menatap Mata Syla secara dekat)



MAYA : "Leo!!!...apa yang kamu lakukan disini?...sejak...sejak kapan kamu kembali?"



LEO : "Aku baru kembali ke Indonesia tadi malam...dan mulai hari ini aku akan diIndonesia selamanya bersama Syla...sesuai janjiku aku akan menjadikan Syla satu-satunya Princess ku" (Senyum sambil memegang pipi Syla)



Tatapan Arka tidak teralihkan dari Syla yang berada didekat Leo...


Syla pun menyadari tatapan Arka...dan menatap Sayup kepada Arka...



GILANG : "Ar...Arka...ikutlah denganku...ada yang inginku bicarakan padamu!!" (Memegang tangan Arka)



ARKA : "Lepaskan!!!...lepaskan tanganku!!!" (Dengan tatapan dingin)



Arka pun pergi meninggalkan Kantin tersebut dengan Aura yang Dingin dan tak terjelaskan...


Terlihat tatapan sedih dari mata Syla...melihat Arka meninggalkan Kantin...




FARA : "Leo..sebaiknya kamu jaga jarak dari Syla untuk sementara ini..!!"



LEO : "Memangnya kenapa?...apakah aku salah kembali untuk Syla?...Syla...tolong katakan sesuatu apadaku!!" (Memegang tangan Syla)



SYLA : "Leo...aku lelah...aku mohon jangan mengganggu untuk sementara ini..." (Melepaskan Genggaman Leo ditanganya)



Syla pun pergi meninggalkan Kantin sambil berlarian...



LEO : "Syla!!!...Syla kamu mau kemana??.."



Leo ingin mengejar Syla namun Maya menahan tangan Leo untuk mengejar Syla...



LEO : "Lepaskan tanganku..!!!" (Dengan tatapan dingin)



MAYA : "Apa kau tidak punya malu?...setelah apa yang kamu lakukan pada Syla 2 tahun yang lalu!!!...apa kau pernah berfikir bagaimana menderitanya Syla saat itu?...setelah kamu membuatnya nyaman dan bahkan jatuh cinta padamu...tapi kau...kau malah meninggalkannya tanpa berpamit ataupun memberinya kabar!!!...LEO!!!!...aku peringatkan padamu untuk menjauhlah dari Syla...kau tidak pantas untuknya!!!" (Berteriak pada Leo)



Maya dan Fara pun meninggalkan kantin tersebut...dan tampak seluruh pelajar terkejut dengan apa yang mereka dengar tentang Leo dan Syla...untuk kesekian kalinya mereka merasakan kebencian untuk Syla...



GILANG : "Sepertinya aku mengetahui sesuatu!!" (Menatap Adam)



ADAM : "Apa yang kau ketahui??"



GILANG : "Kita harus mencari Arka!!!"



Diperpustakaan...


Terlihat Syla terduduk diam namun air matanya terus mengalir...ingatannya mengingat kembali saat-saat kebersamaannya bersama Leo...namun tiba-tiba ingatannya mengingat kebersamaannya bersama Arka juga...kedua ingatan itu terus bergantian...


seketika ingatannya mengarah kejadian disuatu malam yang gelap yaitu dirumah pohon...terdengar suara tangisan Syla...dan beberapa pecahan Kaca disekeliling Syla...



Beberapa menit kemudian Syla menggoreskan pecahan kaca tersebut pada pergelangan tangannya disebelah kiri...tatapan Syla benar-benar kosong...nafasnya menjadi berat dan tertahan...namun tidak ada air mata yang keluar dari matanya...darah terus mengalir dari pergelangan tangannya...



SYLA : "Kenapa aku sama sekali tidak merasakan sakit pada pergelangan tanganku???...apakah kini kusudah berada ditempat yang kuinginkan selama ini???...apakah aku bisa bertemu dengan Papa dan Mama???...Pah Mah...kalian dimana?...Syla ada disini...Syla sudah didunia kalian...tapi kenapa kalian tidak juga menemui Syla?...kenapa semua orang meninggalkan Syla?...Hampa...Hampa yang menyiksa kurasakan selama ini rasa sakitnya melebihi dari luka ditubuh...apakah jika aku terus melakukan ini maka luka ini yang bisa mengobati kehampaanku??...jika bisa...aku akan melakukannya terus menerus hingga kubisa menghilangkan kehampaanku...dan jika tidak bisa maka aku akan mengakhirinya dengan cepat...Leo!!!...kau janji padaku untuk tidak meninggalkanku sendirian...tapi kenapa...kenapa sekarang kau pergi tanpa berpamit padaku?...kau bukan hanya meninggalkanku...tapi juga Kepercayaan dan Cinta yang sudah kutujukan kepadamu...sulit bagiku untuk mempercayai seseorang tetapi kau...kau menghancurkannya...aku!!!..."



Tatapan mata Syla memudar dan akhirnya terjatuh pingsan...



Syla pun tersadar dengan ingatannya...


tidak ada kata-kata yang diucapkan Syla...hanya tatapan kosong...dan air mata yang terus mengalir...Syla pun memakai MP3 miliknya dan mendengarkan Dentingan piano Ludwig Van seperti biasanya...



Disisi lain...



GILANG : "Maya!!!!"



MAYA : "Gilang?...ada apa?...ka...kamu pasti mau menanyakan tentang hubungan Leo dengan Syla yaa?"



ADAM : "Ka...kalian saling mengenal?"



FARA : "Sudah kuduga sebenarnya kalian berpacarankan??"



MAYA : "Adam...Fara!!!...saat ini gk ada waktu untuk menjelaskan hal itu...saat ini yang butuh bantuan kita adalah Syla!!"



GILANG : "Apa yang terjadi padanya??"



MAYA : "Dimana Arka???"



ADAM : "Kami sudah mencarinya tapi belum menemukannya...kau...kenapa kau mencari Arka?..apa hubungannya dengan Arka???...jangan bilang kalian menyembunyikan sesuatu padaku??"



FARA : "Lagi...lagi...dan lagi...kau dan Syla tidak menceritakan apapun padaku...apa kalian tidak menganggapku sahabat kalian?"



MAYA : "Astaga Fara...iya...iya aku minta maaf karna tidak memberitahumu...baiklah aku jelaskan padamu Fara dan Adam...yang sebenarnya......."



Maya pun menjelaskan kepada Fara dan Adam tentang Arka dan Syla...bagaimana mereka bisa mengenal dan bagaimana tanggapan keduanya tentang masing-masing keduanya...



Disisi lain diPaviliun Arka...


Semua ruangan tampak gelap tidak ada lampu dan tidak ada sinar matahari yang masuk...karna semua jendela ditutup dengan tirai...



BERSAMBUNG》》》》》》》