LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 44



♡LONELY RAY'S♡



Tiba-tiba telephone Arka berdering...dan rupanya Gilang yang menelphonenya...Arka pun mengangkat telphone nya...



GILANG : "Arka!!!...Arka gawat...Syla...Syla pergi dari rumahnya...tadi pagi Maya dan Fara mendapatkan pesan dari Syla...kata-katanya mengatakan bahwa dia akan pergi jauh...Arka apa yang harus kita lakukan???...sejak tadi pagi Aku Maya Adam dan Fara sudah mencari Syla dimana-mana termasuk dirumah pohonnya...tapi dia tidak ada...aku juga mencoba menghubungi Bi Asih tapi tidak ada jawaban....!!!"



ARKA : "Gilang...sekarang cepatlah kerumah sakit!!"



GILANG : "Apa!!!...kau dirumah sakit???...kau kenapa???...apakah kau sedang bersama Syla???"



ARKA : "Tidak usah banyak bertanya...cepatlah kemari!!!...aku membutuhkanmu!!"



Arka pun mematikan telphonenya...



GILANG : "Adam!!!...Arka ada dirumah sakit bersama Syla...cepatlah...akhirnya Syla kita temukan!!"



MAYA : "Benarkah???...syukurlaah!!"



FARA : "Ya tuhan syukurlah...jantungku rasanya mau copot jika kita tidak menemukan Syla...huufft"



Gilang Adam Maya dan Fara pun tiba dirumah sakit Phoenix dan masuk kedalam ruang rawat Arka...dan tampak mereka kebingungan karna tidak ada Syla didalamnya melainkan Bi Asih yang sedang menangis...



MAYA : "Arka dimana Syla???...Bi Asih!!...kenapa Bi Asih mematikan telphone Bibi...Bibi tau kita sangat khawatir aku pikir terjadi sesuatu yang buruk pada Syla...sekarang dimana...dimana Syla??"



IBU VINA : "Saat ini Syla tidak ada disini...tapi kalian tenanglah...sebentar lagi kita akan mengetahui dimana keberadaan Syla yang sebenarnya..."



ADAM : "Tante...tante kenal dengan Syla??"



IBU VINA : "Adam...Gilang...sebenarnya...sebenarnya Syla adalah Lala...Lala yang selama ini kita fikir sudah meninggal dikecelakaan 13 tahun yang lalu..."




MAYA : "Apa maksud kalian???...aku tau kalau Syla memang pernah mengalami kecelakaan 13 tahun yang lalu...jadi maksud kalian Syla adalah orang yang selama ini kalian fikir sudah meninggal???"



IBU VINA : "Selama ini Shinta menutupi Indentitas dan keberadaan Syla...dia memblokir Identitas dan sidik jari Syla...dan bahkan memalsukan surat kematian Syla...dia melakukan itu untuk merebut harta warisan milik Syla dari orang tuanya.."



FARA : "Pantas saja nenek lampir itu selalu jahat kepada Syla...ternyata dia hanya mau merebut Harta warisan milik Syla!!"



IBU VINA : "Kalian tenanglah kami sedang melacak semua penerbangan dan CCTV di seluruh Indonesia...jadi kita tidak mungkin tidak menemukan Syla..."



ADAM : "Arka...kau pasti sangat terkejut dengan kabar ini...bahwa selama ini orang yang kau kenal adalah Syla ternyata dialah Lala yang selama ini kau rindukan...kau selalu merasa bersalah karna meninggalkan dia diacara itu sendiri...tapi nyatanya dia masih hidup dan bahkan ada disampingmu selama ini..."



ARKA : "Kini ku sangat mempercayai arti Takdir yang sesungguhnya...Tuhan membuat sebuah Jalan cerita kepada umatnya yang tidak pernah kita duga sebelumnya...disaat keputus Asaan melanda yang kita lakukan hanyalah mengutuk Takdir dan membenci Kehidupan yang telah tuhan tetapkan kepada kita...dan pada akhirnya...Cahayalah yang akan hadir ditengah-tengah kegelapan"



Disisi lain...


AMSTERDAM...KEUKENHOF GARDEN...



Dentingan Piano Ludwig Van yang berjudul 'Moonlight Sonata' dari MP3 yang Syla pakai mengiringi langkah Syla dipinggir hamparan luas Bunga Tulip sambil menutup matanya dan menghirup Harum Bunga Tulip yang segar seperti buah Aprikot ...



Sesekali Angin menghembuskan Rambut Syla yang terurai...Syla pun membuka matanya...Cahaya matahari bersinar mengenai Mata Syla yang kecoklatan...dengan sedikit senyuman dari bibir Syla...dia Menyentuh bunga Tulip yang ada disekitarnya...



"[Mooie!!!...bloemen en zon vandaag zijn erg mooi...!!!]"Ucap Syla dalam hatinya yang artinya "[Cantik!!!...bunga dan matahari hari ini sangat Cantik...!!!]"



SYLA : "Sebentar saja...hanya sebentar saja yang kuinginkan waktu berhenti disaat-saat seperti ini...udara kebebasan...bunga kebahagiaan...dan Cahaya Matahari yang menghangatkan tubuhku ditengah-tengah dinginnya Angin...adalah Kenikmatan Tuhan yang diberikan secara cuma-cuma kepada makhluk ciptaannya yang bisa merasakan Cinta...Andai kubisa menikmati Udara dan Cahaya Matahari ini bersama orang yang ku sayangi...maka aku rela menukarkan segalanya untuk kebahagiaan itu...termasuk nyawaku!!!" (Berdiri menghadap Hamparan bunga Tulip)



Tiba-tiba seseorang datang menghampiri Syla dengan langkah berat dan baju yang serba Hitam...langkahnya semakin dekat...Syla yang mendengar suara langkah kaki itu pun Terkejut dan ketakutan...kepalanya melihat kearah yang tidak beraturan untuk mencari dimana titik suara itu berada...


Tiba-tiba....



BERSAMBUNG》》》》》》》