LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 46



♡LONELY RAY'S♡



Disisi lain...


Terdengar suara telphone berdering dari Saku Edward...yang ternyata Zico lah yang menelphonenya...



AYAH EDWARD : "Zico...bagaimana apakah sudah ada info keberadaan Syla??"



ZICO : "Saya melihat CCTV yang berada di Bandara Soekarno...dan terlihat Syla yang memasuki Bandara tersebut dan menuju ke Terminal 3 itu artinya Syla pergi keluar negeri...jika benar Syla pergi keluar Negeri maka ini akan menjadi lebih sulit untuk menemukan Syla...tapi Tuan tenang saja saya dan Team sedang menuju Bandara kami akan melihat daftar penerbangan yang berisikan Nama Syla..."



AYAH EDWARD : "Zico...periksa juga nama-nama orang yang menurutmu tidak asing...karna aku Curiga Shinta tidak mungkin sebodoh itu menggunakan nama Syla untuk Passport nya!!"



ZICO : "Baiklah...saya akan selidiki dengan teliti..."



Edward pun mematikan Telphonenya dan segera menelphone Vina...



IBU VINA : "Edward bagaimana??...apakah kau sudah menemukan Syla???"



ARKA : "Pah!!!...Apakah Lala sudah ditemukan??"



AYAH EDWARD : "Untuk sementara ini Papa belum bisa menemukan Syla...tetapi Zico baru saja mengabarkan bahwa dia melihat Syla diBandara dari CCTV yang ada disana...dan dipastikan Syla menaiki pesawat yang menuju ke luar negeri...Arka Vina tenanglah...Papa akan menemukan Syla bagaimanapun caranya...Arka berjanjilah pada Papa...jangan bertindak gegabah...serahkan semuanya kepada Papa!!"



Edward pun mematikan telephonenya...



IBU VINA : "Arka istirahatlah...ingat tubuhmu tidak bisa dipaksakan...jangan bertindak Gegabah...kita tunggu kabar selanjutnya dari Papa" (Mengganggam tangan Arka)



MAYA : "Arka...kau tenanglah aku sangat mengenal Syla...walaupun dia terlihat Rapuh tapi aku yakin sebenarnya Syla adalah wanita yang kuat...dia bahkan lebih Kuat dari kita yang ada disini...Aku yakin Semuanya akan baik-baik saja!!"



FARA : "Bi Asih juga jangan bersedih...Kita ada disini untuk menemukan Syla...Bibi tidak sendiri...kami juga menyayangi Syla..." (Memeluk Bi Asih)



ARKA : "[Kuat???...Baik-baik saja???...selama ini kata-kata itu yang selalu kudengar...tapi justru berakhir tidak baik...apa yang harus ku lakukan???...saat ini untuk kesekian kalinya nyawa Lala terancam dan untuk kesekian kalianya juga Aku tidak bisa menjaganya...aku bodoh...aku lemah...dan aku tidak berguna...tubuh ini dan juga janjiku kepada Syla sangatlah bermusuhan...berfikirlah Arka!!!...apa yang harus kau lakukan???...kau adalah manusia yang sangat lemah...untuk menepati janji kepada Syla saja kau tidak bisa!!!...tidak!!!...aku tidak bisa berdiam diri...aku juga harus mencari Syla...]" (Dalam hati Arka sambil mengingat janji-janjinya kepada Syla sejak kecil hingga sekarang)



Dr. FARHAN : "Tante Vina...ini saatnya saya memeriksa keadaan Arka..."



IBU VINA : "Baiklah Farhan..."



Semuanya pun keluar dari Ruang rawat Arka...hanya ada Arka dan Farhan lah yang berada diruangan tersebut...



Dr. FARHAN : "Arka...kau tau ada yang kusembunyikan dari orang tuamu..." (Menatap Cemas Arka)



ARKA : "Ada apa??"



Dr. FARHAN : "Sekarang aku akan menekan perutmu..."




ARKA : "Aaaa!!...Ada apa ini???...kenapa perutku terasa sangat sakit??"



Dr. FARHAN : "Sudah kuduga..." (Menundukan kepalanya)



ARKA : "Ada apa?...apa yang terjadi padaku??"



Dr. FARHAN : "Arka...sepertinya Bekas Jahit di dalam perutmu terbuka..."



ARKA : "Bagaimana mungkin???...aku tidak pernah terjatuh atau pun Berlari!!"



Dr. FARHAN : "Saat kau dibawa ke Rumah sakit ini...aku melihat darah keluar dari mulutmu...dan tanpa kau sadari kau juga terus memegangi perutmu...Apa kau pernah Terpukul atau bertengkar dengan seseorang Arka???"



ARKA : "Tidak aku tidak pernah kecuali...kecuali!!"



Dr. FARHAN : "Kecuali apa???...kau sangat keras kepala...sudah sering kali kuingatkan padamu Jangan pernah berlari...jangan pernah bertengkar...jangan pernah terjatuh!!!...kau...kau benar-benar Ceroboh!!!"



ARKA : "Iyaaa kau benar...aku sangat Keras kepala!!!...aku sangat Ceroboh!!!



Dr. FARHAN : "Katakan padaku bocah Keras kepala!!!...apa yang terjadi???..kenapa bekas Jahitan didalam perutmu bisa terbuka???"



ARKA : "Leo!...Leo Menonjok perutku..."



Dr. FARHAN : "Apa-apaan anak itu...dia tau kalau perutmu selembut tahu kenapa dia malah memukulmu!!!" (Mengepalkan tangannya)



ARKA : "Yaaa!!!..Farhan aku tau kaulah yang paling Tua diantara kami dan bisa dikatakan perutku tidak seperti kalian...tapi bisakah kau tidak menyebut perutku Seperti TAHU???...apa kau tidak lihat Perutku seperti Roti Sobek!!!" (Sambil menarik buka kemeja rumah sakit yang dia pakai)



Dr. FARHAN : "Arka!!!...kau tahu???...ketika kau mengatakan itu dan memperlihatkan Perutmu...sekujur tubuhku sangat merinding!!!...Kau menjijikan!!...Yaaa!!!...aku tahu Perutmu Sixpack tidak seperti diriku Perut Pir...aku mana ada waktu untuk membuat Roti sobek!!!...aku adalah dokter yang Profesional...hidupku hanya untuk rumah sakit...ingat itu!!!"



ARKA : "Yaaa baiklah Dokter Profesional!!!...bilang saja kau Iri denganku...tidak usah mengatakan jijik kau sudah sering melihat Roti sobek ini sejak kau menjadi Dokter...Baiklah lalu bagaimana keadaan pasien tersayangmu ini???...aku membutuhkanmu!!...tidak maksudku...Kakak...lihatlah adikmu ini...dia terbaring lemah padahal dirinya ingin menjadi pahlawan bagi wanita yang dicintainya..."!! (Menatap melas Farhan)



Dr. FARHAN : "Anak ini!!!...kalau ada maunya pasti seperti ini...kau Menjijikan Arka!!...selama ini kau melakukan Workout diam-diam...dan dibantu dengan beberapa dokter Profesional...jadi aku patut iri kepadamu!!!...walaupun sebenarnya kau tidak boleh melakukan Workout tapi kau didampingi para Dokter profesional...hidupmu jauh lebih baik dari orang normal lainnya...karna itulah aku Iri padamu!!...jadi aku tidak mau kau menjadi pahlawan untuk siapa pun!!!"



ARKA : "Aku mohon padamu...kali ini aku Serius....aku membutuhkan bantuanmu!!!" (Dengan tatapan Serius dan dingin)



Dr. FARHAN : "Baiklah!!!...Bantuan apa???...ingat aku tidak bisa memberikan Ginjalku kepadamu....sampai kapanpun aku tidak mau!!"



ARKA : "Bantu aku untuk keluar dari Rumah sakit ini!!!"



Seketika Farhan menghentikan pergerakannya yang sedang menyiapkan Suntikan untuk Arka...



BERSAMBUNG》》》》》》》