LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 26



♡LONELY RAY'S♡



Arka merasa ada yang tidak beres dengan perkataan Maya yang melarangnya untuk mencari Syla...



ARKA : "Katakan padaku...apa yang sebenarnya terjadi?...kenapa aku merasa perkataanmu memiliki arti yang buruk...apakah dia sedang Liburan dengan Orang tuanya?"



MAYA : "Tidak...kau tenanglah...aku yakin semuanya akan baik-baik saja...dan saat ini Syla juga tidak sedang liburan...karna...orang tua Syla sudah meninggal sejak Syla kecil...jadi dia tidak mungkin liburan"



ARKA : "Jadi...jadi orang tua Syla sudah tidak ada...pantas saja..." (Memikirkan Syla yang dirumah sakit kemarin tapi hanya ditemani oleh seorang pembantu)



GILANG : "Arka sudahlah dengarkan perkataan Maya...sebaiknya jangan mengganggunya hari ini" (Menepuk pundak Arka)



ARKA : "Tapi bisakah kau memberi tahuku dimana pemakaman orang tua Syla?" (Melihat kearah Maya)



MAYA : "Untuk apa?...Arka Saat ini aku yakin Syla pasti tidak ingin diganggu jadi...tolong hentikan ini...percuma aku bicara denganmu!" (Maya pun meninggalkan Arka)



ARKA : "Maya...aku mohon!!"



GILANG : "May...bisakah kamu memberitahunya...cukup hanya nama pemakamannya dan lagian belum tentu dia bisa bertemu dengan Syla.." (Lari menghampiri Maya dan berbisik pada Maya)



MAYA : "Baiklah...Arka!!!...nama pemakaman itu Pemakaman KARS...pergilah!!" (Berteriak kepada Arka dari kejauhan)



ARKA : "Terima kasih Maya!!!..." (berteriak dan tersenyum)



Arka pun pergi mengarah Pemakaman tersebut menggunakan mobilnya dan dibantu dengan Maps...beberapa puluh menit kemudian Arka pun sampai dipemakaman tersebut...terlihat pemakamana tersebut sangat Mewah dan Sepi...



ARKA : "Pemakaman ini sangat mewah...aku yakin pemakaman ini hanya untuk seorang bangsawan atau orang Yang sangat berpengaruh...itu artinya Syla bukanlah orang biasa..." (Berjalan sambil melihat sekeliling mencari Syla)



Sudah 15 menit Arka mengelilingi Pemakaman tersebut namun tidak menemukan Syla...namun tiba-tiba ada seoarang penjaga Makam yang mendatangi kearah Arka...



P. MAKAM 1 : "Maaf tuan...ada yang bisa saya bantu?"



ARKA : "Saya sedang mencari seorang wanita yang sedang berada disini...dia temanku...kira-kira tingginya sedadaku...apakah bapak melihatnya?...kalau tidak salah pastinya dia sudah berada dipemakaman ini sejak pagi"



P. MAKAM 1 : "Ouuuh nak Syla bukan yaa maksud tuan?"



ARKA : "Iya benar...namanya Syla...apa bapak melihatnya?..."



P. MAKAM 1 : "Baru saja saya habis menemuinya untuk memberi bunga pesanannya...lihatlah Nak Syla ada disana!" (Menunjuk kearah Syla dari kejauhan)



ARKA : "Terima kasih pak...untung saya bertemu dengan bapak"



P. MAKAM 1 : "Sama-sama...apakah kamu kekasih Nak Syla?...kalau benar baguslah...saya sangat senang akhirnya Nak Syla bisa datang ketempat ini bersama seseorang" (tersenyum sambil melihat kearah Syla)



ARKA : "Maksud Bapak...?"



P. MAKAM 1 : "dari dulu nak Syla tidak pernah kemakam ini bersama seseorang...dia selalu sendirian kesini...setiap ulang tahun kedua orang tuanya dan juga ulang tahunya dia selalu kemakam ini...nak karena kamu adalah orang terdekat Syla...saya harap kamu bisa menjaga dan mendampinginya dihari ini...saya melihat setiap Syla kemakam ini dia selalu bermalam dipemakaman ini...saya selalu khawatir dengan itu..." (Dengan tatapan cemas)




P. MAKAM 1 : "Iya kamu benar...huuuftt sebaiknya saya permisi karena masih banyak yang harus saya kerjakan...saya permisi" (Tersenyum dan meninggalkan Arka)



ARKA : "Kenapa Syla melakukan itu?...Maya bilang Syla akan baik-baik saja sendirian...tapi nyatanya yang kulihat dia butuh seseorang yang mendampinginya..." (Menatap Syla dari kejauhan)



SYLA : "Maahh...lihatlah Syla membawakan Mama Bunga Tulip kesukaan mama...gimana mama suka kan?...bunga ini sangat cantik...huuuufft hari ini langit sangat gelap...Maah Paah...apakah kalian baik-baik saja disana?...Boleh tidak Syla...Sylaaa...Syla ikut dengan Mama dan Papa?...Syla ingin bersama Mama dan Papa...sepertinya disana sangat nyaman...Jika Syla juga disana bersama kalian...pasti Mama dan Papa tidak kesepian...begitupun dengan Syla...jadi...apakah Syla boleh bersama Mama dan Papa?" (Meneteskan Air matanya)



Tiba-tiba seseorang menjawab pertanyaan Syla...



ARKA : "Tidak boleh!!!"



Syla yang mendengar suara Arka pun terkejut dan menghapus air matanya...



SYLA : "Maah Paah...Syla pamit...Syla lupa masih ada tugas kuliah" (Berdiri lalu melangkah untuk meninggalkan Makam Mama dan Papanya)



ARKA : "Tunggu!!!" (Menahan tangan Syla yang ingin pergi dari Makam tersebut)



SYLA : "Arka...aku mohon untuk hari ini saja...tolong tinggalkan aku sendiri...dan jangan menggangguku" (Melepaskan genggaman tangan Arka ditanganya)



ARKA : "Apa kamu bodoh...kenapa kamu mengatakan hal itu?"



SYLA : "Arka sekali lagi aku bilang padamu...aku mohon tinggalkan aku sendiri dan jangan ganggu aku...untuk hari ini saja...aku mohon..."



ARKA : "Bibirmu memang mengatakan itu...tapi...hatimu berkata lain Syla...kamu membutuhkan seseorang bersamamu dihari ini..."



SYLA : "Aku...sama sekali tidak butuh siapapun...aku hanya ingin sendiri...dan aku juga tidak butuh rasa kasihan dan tatapan kasihan dari siapapun!" (Menatap dingin kearah Arka)



Syla pun pergi meninggalkan Arka...lalu tiba-tiba Arka berteriak mengatakan hal yang membuat Syla terkejut...



ARKA : "Syla!!!...kau salah Tatapan ini bukanlah Tatapan rasa kasihan...tapi...tatapan ini...tatapan ini adalah Tatapan Cinta...aku...Aku jatuh Cinta padamu Syla!!!" (Berteriak mengarah Syla)



Syla pun terkejut...seketika Syla menghentikan langkahnya...lalu menangis...Arka pun lari menuju Syla...



SYLA : "Cinta???...apa kau tahu???...rasa Kasihan..Peduli..Empati dan Cinta memiliki dasar yang sama...jadi aku mohon tolong tinggalkan aku sendiri...aku mohon!!..." (Meneteskan air mata)



ARKA : "Kamu egois Syla...semua orang sangat menyayangimu...Bi Asih..Maya..Fara..kedua orang tuamu..dan juga Aku...Apa kamu memikirkan mereka semua?...setelah apa yang kamu lakukan ini...kamu selalu menutupi dirimu sendiri dari orang lain...dan pada akhirnya kamulah yang menyakiti dirimu sendiri...tapi kamu tidak pernah sadar bahwa yang tersiksa bukanlah dirimu sendiri...Tapi semua orang yang menyayangimu juga merasa tersiksa...setiap kali mereka melihatmu tersenyum tapi sebenarnya mereka tau kalau senyummu adalah palsu...kau bilang baik-baik saja kepada mereka tapi sebenarnya mereka tau kalau kau tidak baik-baik saja...apa kamu tidak pernah birfikir siapakah diantara kedua orang itu yang paling merasakan tersiksa??...apa kamu fikir orang tuamu saat ini senang dan bahagia dengan apa yang saat ini kamu lakukan?...Syla Kamu salah...justru dengan sikap kamu seperti ini...aku yakin kedua orang tuamu pasti sangat sedih karna tidak bisa melakukan apapun kepadamu...Jadi aku mohon hentikan ini semua!!"



SYLA : "Cukup!!!...Cukup Arka!!!...aku rela menderita demi orang-orang yang aku sayang...apa yang saat ini aku lakukan adalah untuk mereka...dan Kamu...kamu bukanlah aku...kamu gak akan pernah tahu bagaimana rasanya menjadi diriku!!"



Syla lari meninggalkan Arka dan menaiki Taxi...



ARKA : "Aku tidak akan membiarkanmu sediri lagi Syla...aku akan selalu bersamamu..." (Lari mengikuti Syla dan naik kemobilnya untuk mengikuti Taxi yang dinaiki Syla)



BERSAMBUNG》》》》》》》