LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 51



♡LONELY RAY'S♡



Disisi lain...



Terlihat barang-barang yang berserakan dimana-mana...tiba-tiba terdengar suara Teriakan dari kamar Avan yaitu Ayahnya Gilang...



AYAH AVAN : "Mira!!!...mira dimana kau???...keluarlah!!!...dimana kau!!!...apa yang kau lakukan pada Rina???...Miraaa!!!" (Berteriak sambil memecahkan beberapa barang)



Tampak Mira yang gemetar ketakutan didalam lemari yang bersembunyi dari Avan...



GILANG : "Pah!!!...apa yang papa lakukan disini???...bukankah Papa sudah menceraikan Mama??...jadi untuk apa lagi Papa disini??"



AYAH AVAN : "Menyingkirlah!!..kau sama sekali tidak tahu apa-apa...jadi jangan pernah ikut campur dengan urusan kami!!!"



Avan pun mendorong keras Gilang...dan Gilang pun terjatuh...seketika amarah Gilang memuncak dia pun memukul kepala Ayahnya dengan Vas bunga...



AYAH AVAN : "Aaaahh!!!..Gi...Gilang!!!..apa yang kau...kau lakukan pada ayahmu??"



Avan pun terjatuh lemas dengan darah disekujur kepalanya...


Terlihat tubuh Gilang yang gemetar melihat darah yang begitu banyak karna pukulannya terhadap Ayahnya...



AYAH AVAN : "Gi...Gilang...kau salah nak...bukan Papa yang jahat kepadamu se...selama ini...Papa sangat menya...yangi mu....."



Avan pun tak sadarkan diri...seketika Gilang berteriak memanggil Ibu Mira...Mira pun keluar dari persembunyiannya dan teriak histeris melihat keadan Avan yang berlumuran darah...



IBU MIRA : "Tidak!!!...tidak...ini tidak boleh terjadi...aku sangat mencintaimu...aku tidak bisa hidup tanpamu Avan...bangunlah...bangunlah Avan!!!!...Gi...Gilang...apa yang kau lakukan pada Papamu???...kau!!!...kenapa kau lakukan ini kepadanya???" (Berteriak dan menangis terisak-isak)



GILANG : "Cukup mah!!!...dialah penyebab kesedihan Mama selama ini...inilah yang terbaik untuk kita!!!...Mah...sadarlah dia sudah menyakiti Mamah!!!...Dia!!!"



IBU MIRA : "Pergi!!!!....pergi!!...kau bukan anakku!!!...Pergi!!!...Haaa!!!!...aku bilang pergi!!!" (Berteriak histeris)



Terlihat Mira menggila dan tiba-tiba dia tertawa...



IBU MIRA : "Hahahaha...tidak!!!...kau tidak boleh pergi tanpaku Avan...aku sangat mencintaimu...aku sudah melakukan banyak hal untukmu!!!...tapi kenapa???...kenapa kau seperti ini???"



GILANG : "Mah!!!...Cukup mah!!!...Ayo kita pergi dari sini!!!" (Menarik Mira)



IBU MIRA : "Kau!!...kau bukan anakku!!!..kenapa kau masih memanggilku Mama???...sekarang pergilah!!!!...aku bukan Mamamu!!!" (Mendorong keras Gilang)



GILANG : "Mah...apa maksud mama???...Gilang!...Apakah benar Gilang bukan anak kandung Mama???..."



IBU MIRA : "Apa yang kau pikirkan haa???...kau bukanlah anakku...kau!!!...kau hanyalah senjataku untuk mendapatkan Avan!!!...tapi aku tidak menyangka bahwa senjata yang kubawa kerumah ini...kau...kaulah yang membunuh Avan!!!...Pergi!!!...sebelum aku juga membunuhmu!!!...pergilaahh!!!"



Gilang pun lari dengan tubuh yang lemas...fikirannya tak beraturan mengingat saat-saat ia bersama ibunya...yang ternyata selama ini...Mira bukanlah Ibu kandungnya...


Begitu banyak pertanyaan difikiran Gilang...hatinya masih merasa tidak percaya dengan apa yang dia dengar dari Mamanya...saat Gilang keluar dari Rumahnya...Handphone Gilang berdering dan ternyata Maya lah yang menelphonenya...



MAYA : "Gilang...aku takut...aku takut!!...apa yang harus aku lakukan??......."



Tiba-tiba suara tangisan Maya terdengar jelas dari telphone nya tersebut...Gilang pun terkejut mendengar suara tangisan Maya...



GILANG : "Katakan padaku...kamu dimana???"



MAYA : "Aa...aku...aku dirumah sakit Phoenix......" (Mematikan telephonenya)



Gilang mendengar suara tangisan Maya dan ditutupnya telphone dari Maya pun membuat Gilang merasa Khawatir...



RS PHOENIX...



GILANG : "Suster!!!...suster apakah ada pasien atas nama Maya Rexas???"



PERAWAT 1 : "Maaf Pasien dengan atas nama Maya Rexas tidak ada didaftar Pasien rumah sakit kami..."



GILANG : "Tidak!!!...suster pasti salah...dia ada disini sus!!"



Tiba-tiba terdengar suara Farhan yang memanggil Gilang...




GILANG : "Ka Farhan...kau...apakah kau memiliki pasien atas nama Maya Rexas??..."



Dr. FARHAN : "Atas nama Maya Rexas?..tidak!...aku tidak punya Pasien bernama Maya Rexas...ta...tapi atas nama Rina Rexas ada...kenapa memangnya?"



GILANG : "Rina??...tante Rina??...dimana sekarang pasien tersebut??"



Dr. FARHAN : "saat ini pasien berada di Ruang Operasi...apakah kau mengenalnya??"



GILANG : "Ru...Ruang Operasi???"



Gilang pun berlari menuju Ruang Operasi...dan akhirnya Gilang bertemu dengan Maya yang terlihat Maya sedang ketakutan dan menangis dengan Darah disekujur Baju dan tanganya...



Gilang pun berlari dan memeluk Maya dengan erat...



MAYA : "Gilang!!!...aku takut...aku sangat takut!!" (Menangis terisak-isak)



GILANG : "Tenanglah aku ada disini!!!...aku bersamamu!!!" (Memeluk erat Maya)



Tiba-tiba langkah ramai mendekat kearah mereka berdua...yang ternyata langkah kaki itu adalah langkah kaki para dokter bedah yang sedang membawa Avan untuk masuk kedalam Ruang Operasi tersebut...


Gilang pun terkejut melihat keadaan Ayahnya tersebut...



IBU MIRA : "Pembunuh!!!...kau adalah pembunuh!!!" (Berteriak mengarah Gilang dari kejauhan)



Mira pun lari menuju kearah Gilang dan memukul keras Gilang...Maya yang terkejut melihat Gilang dipukul oleh ibunya pun menghadang pukulan tersebut yang akhirnya mengenai tubuhnya...



MAYA : "Aaaaahh!!!" (Teriak kesakitan)



GILANG : "Maya!!!...apa yang kau lakukan???" (Memeluk Maya dan membalikan badanya)



IBU MIRA : "Kau!!!...kau adalah putrinya Rina!!!...apa yang kau lakukan disini???...pergi kau!!!...aku tidak ingin melihat kalian berdua!!!" (Mendorong Maya)



Gilang pun menarik Maya yang didorong oleh Mira...



Tiba-tiba seseorang datang yang tidak lain adalah Pembantu dirumahnya Gilang yaitu Bi Nina...


Bi Nina berteriak mengarah Mira...



BIBI NINA : "Nyonya!!!...cukup!!!...cukup semua yang nyonya lakukan selama ini sudah sangat keterlaluan!!!...aku tidak tahan menahan kebenaran ini lagi...Gilang!!!...Gilang sebenarnya!!"



IBU MIRA : "Hentikan!!...aku bilang hentikan!!...kenapa kau kembali??...aku sudah memecatmu!!...kenapa kau disini??"



BIBI NINA : "Maya...se...selama ini...selama ini Ibumu adalah korbannya...!!!"



IBU MIRA : "Hentikan!!!...aku bilang hentikan...sekarang kau pergilah!!!...sebelum ku melakukan hal yang membuatmu menyesal!!!"



BIBI NINA : "Dokter!!!...dokter kemarilah disini ada pasien yang membutuhkan perawatan!!!"



IBU MIRA : "Apa maksudmu??"



GILANG : "Bi...apa maksud Bibi?...untuk apa memanggil Dokter??"



Dr. FARHAN : "Ada apa ini?...looh Tante Mira?"



BIBI NINA : "Nak Farhan sebenarnya hal yang waktu itu ingin bibi katakan padamu adalah ini!!!...sebenarnya orang yang kuceritakan ingin membawanya kepadamu adalah Nyonya Mira..."



Dr. FARHAN : "A...apa???"



GILANG : "Bi...ada apa ini??...apa maksud bibi??"



Tiba-tiba Mira menyerang Bi Nina dan menodongkan Pisau dari belakang Bi Nina...



BERSAMBUNG》》》》》》》