LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 36



♡LONELY RAY'S♡



Suasana Sunyi dan redup dikamar Syla...


Syla hanya terduduk diam dimeja Riasnya sambil menatap dirinya dicermin yang ada dihadapannya...


Tiba-tiba seseorang mengetuk pintu kamar Syla...Syla pun membukakan Pintu kamarnya yang ternyata Ibu Shinta lah yang mengetuk Pintunya...



SYLA : "Ta...tante?"



IBU SHINTA : "Syla kau belum tidur nak?...kalau begitu bolehkah Tante masuk kedalam...karna...karna ada yang ingin tante Katakan padamu..." (Dengan nada suara yang lembut)



Syla terkejut dengan Ucapan lembut yang keluar dari ucapan Ibu Shinta...karna untuk kali pertamanya Syla mendengar Ibu Shinta mengucapkan Kata-kata yang lembut padanya...



Syla dan Ibu Shinta pun duduk diBalkon kamar Syla sambil memandang jauh pemandangan Bintang yang ada dilangit...



IBU SHINTA : "Syla tante ingin menceritakan beberapa masa kecil yang kau lupakan karna kau mengalami amnesia...Syla...kau ingat?...saat diumurmu 8 tahun setelah kau berulang tahun dan setelah kecelakaan itu terjadi...saat itu tante dan Angel datang kerumahmu...dan tante mengatakan padamu kalau tante akan menjaga dan membesarkanmu...pada saat itu tante ingat sekali kamu sedang berada dikamarmu...tidak ada ekspresi yang terlihat dari wajahmu...kau hanya terdiam dengan tatapan kosong...setiap harinya tante datang kekamarmu untuk menyuapimu makan...tapi kau terus manerus berteriak mengusir siapapun yang masuk kedalam kamarmu...kau selalu menutup tirai dan pintu yang ada dikamarmu...setiap malamnya Tante berlarian kekamarmu karna kau berteriak dan terbangun dari mimpi burukmu...tubuhmu saat itu sangat kurus karna tidak ada nutrisi yang masuk kedalam tubuhmu...beberapa infusan menusuk tubuhmu...dan selang pernafasan pun juga mulai dipakaikan padamu...sampai pada akhirnya tante bisa membujukmu untuk keluar dari kamar itu untuk pertama kalinya saat kau berumur 9 tahun...kau juga melanjutkan sekolahmu bersama Angel...disekolah yang sama lingkungan yang sama...kalian tumbuh bersama hingga pada akhirnya Angel mengecewakan Tante...dia...dia mendorongmu kedasar jurang...kau tau Syla?...saat itu tante sangat marah dengan diri tante sendiri...tante merasa gagal menjagamu dan membesarkan Angel karna...!!" (Menangis)



SYLA : "Tante...Syla mohon tante jangan menangis...Syla sudah melupakan kejadian itu...dan Syla juga sudah memaafkan Angel jadi...Syla harap tante jangan menyalahkan diri tante atas yang terjadi dulu...aku...aku gak tau apa yang akan terjadi pada diriku kalau saat itu tante tidak hadir dihidupku yang gelap itu...mungkin hingga saat ini aku tetap berada diKamar Kosong itu...yang kusesali adalah aku melupakan semua kejadian itu...dimana saat itu tante pasti sangat menyayangiku hingga bisa membuatku kembali hidup...Tante...Syla...Syla sayaaang banget sama tante dan juga Angel...Selama ini hanya kalianlah keluarga yang Syla punya...Syla...Syla bersyukur ternyata tuhan masih menyisakan keluarga untuk ku yaitu Tante dan juga Angel" (Memeluk Ibu Shinta)



IBU SHINTA : "[Berhasil!!!...aku tidak menduganya sama sekali...dia mempercayai beberapa cerita yang kupalsukan itu...hahaha...setelah ku buat dia Luluh...aku akan melakukan rencanaku kembali...]" (Dalam hati Shinta sambil memeluk Syla dan tersenyum Smirk)



IBU SHINTA : "Syla...ada sesuatu yang sebenarnya ingin tante sampaikan padamu sejak dulu...tapi tante ragu untuk mengatakannya padamu..."



SYLA : "Katakanlah tante..."



IBU SHINTA : "Syla...Sebenarnya...kau...Kau masih memiliki anggota keluarga lainnya selain Tante dan Angel..."



SYLA : "Maa...Maksud tante??"



IBU SHINTA : "Syla sebenarnya...Kamu masih memiliki seorang Kakek...Kakek kandungmu!!"



SYLA : "Ka...kakek??...benarkah?...Syla...Syla masih memiliki seorang Kakek tante?...tante tolong katakan pada Syla...dimana...dimana Kakek Syla?" (Menangis)



IBU SHINTA : "Selama ini tante sembunyikannya darimu karna Tante tidak ingin kau bersedih melihat keadaannya...karna...karna kondisi kakekmu sangat tidak baik!" (Menangis)




IBU SHINTA : "setelah kejadian kecelakaan itu terjadi...Awalnya Kakekmu mau membawamu kesana yaitu Amsterdam tempat kelahiranmu dan juga Tempat kelahiran Ibumu...tapi....sebelum kakekmu menjemputmu diIndonesia beliau mengalami Stroke berat dan komplikasi pada beberapa penyakitnya...yang menyebabkan dirinya hingga saat ini tidak bisa menjemputmu...saat ini keadaannya sangat memburuk Tubuhnya tidak mampu bangun dari tempat tidur lagi dan bahkan hidupnya bergantungan kepada beberapa alat yang berada ditubuhnya...dan...kemarin Tante mendapatkan berita bahwa...bahwa...!"



Ibi Shinta menghentikan perkataanya dan menangis...



SYLA : "Tante...Syla mohon pertemukan Syla dengan kakek Syla...Syla mohon tante!!!" (Menangis)



IBU SHINTA : "Tapi syla...tante khawatir kau tidak mempunyai waktu lagi untuk bisa bertemu dengan Kakekmu...karna Besok sore semua alat ditubuhnya akan dicabut dan..."



SYLA : "A...Apa!!!...Tante...Syla mohon sama tante...tolong pertemukan Syla dengannya...Syla mohon...setidaknya Syla bisa memeluknya untuk terakhir kalinya...Syla mohon Tante..." (Berlutut kehadapan Ibu Shinta)



IBU SHINTA : "Baiklah Syla...bangunlah nak...Pagi ini kau akan berangkat ke Amsterdam...tante sudah menyiapkan semuanya...karna tante yakin kau akan menemui Kakekmu...sekarang kau bersiaplah...Tante yang akan mengantarmu kebandara..."



SYLA : "Ta...tante tidak ikut dengan Syla?"



IBU SHINTA : "Syla...tante tidak bisa kesana bersamamu...karna...karna Perusahaan sedang mengalami kekacauan yang sangat besar...karna itu juga tante ingin meminta tanda tanganmu disurat ini Syla..." (Menyodorkan beberapa Surat kepada Syla)



SYLA : "Ini...ini apa tante?"



IBU SHINTA : "Surat ini adalah surat pemindahan Harta warisan Milik ayahmu...Syla...apakah kamu mempercayai tantemu?...apakah kamu menyayangi tantemu ini?...selama ini tantelah yang sudah membesarkanmu dan juga perusahaan Group Phoenix...jadi apakah boleh tante yang mengurus dan menjaga Group Phoenix lagi?...dan...dan menggantikanmu selamanya mak...maksud tante hanya selama kau pergi ke Amsterdam...?"



SYLA : "Tan...Tante...apakah tante tidak apa-apa mengurus semuanya sendirian?...karna aku tidak tahu pada diriku sendiri...setelah ku disana apakah aku akan kembali ke Indonesia lagi atau akan menetap disana dengan Suasana baru...lingkungan baru dan orang-orang yang baru...Sudah lama Syla memikirkan hal itu...Syla ingin sekali pergi jauh dan menetap ditempat yang baru semuanya serba baru..."



IBU SHINTA : "Syla...jika itu yang kamu inginkan...maka tante tidak akan melarangmu...justru tante akan mendukung pilihanmu itu...menurut tante Tampat baru...lingkungan baru...dan orang-orang baru sangat baik untukmu...Tante bisa menyiapkan segalanya yang kamu butuhkan disana.." (Tersenyum dan mengelus pundak Syla)



SYLA : "Terima kasih...terima kasih banyak karna tante sudah membesarkanku dan sekarang tante juga mendukungku...aku akan menandatangani Surat itu...karna Syla sendiri merasa diri Syla tidak pantas mendapatkan itu semua...Syla percayakan semuanya kepada Tante..." (Tersenyum)



Syla pun menandatangani Surat-surat tersebut tanpa membacanya...



IBU SHINTA : "[Semudah inikah???...aku pikir ini semua akan menjadi rumit...tapi ternyata yang kulakukan sangatlah tepat...hahaha...sekarang seakan dunia ini adalah milikku...lihatlah William...kebodohan apa yang Putrimu lakukan...setelah kau korbankan nyawamu demi Group Phoenix...tapi putri kandungmulah yang memberikan Group Phoenix dengan mudahnya kepadaku...sejak dulu hanya kau yang selalu terlihat dikeluarga kita semua mata dan pandangan hanya tertuju padamu hanya karna kau adalah penerus keluarga Sham...tapi lihatlah...pada akhirnya akulah yang menjadi PEMILIK Segalanya termasuk Group Phoenix!!!...aku akan mengakhiri semunya yang tersisa yaitu Putrimu Syla...tenanglah William aku akan mengirimnya kesisimu!!!]" (Dalam hati Shinta sambil menatap Syla)



BERSAMBUNG》》》》》》》