LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 60



♡LONELY RAY'S♡



Dipesawat Keluarga Noela...


Terlihat Vina tertidur disebuah kamar...Farhan pun memakaikan Vina dengan sebuah selimut...



Dr. FARHAN : "Yang dilalui Tante sangatlah melelahkan dan menguras perasaannya...perasaan seorang ibu sangatlah sensitif...jika dia melihat sedikit saja luka pada anaknya itu sudah bagaikan satu cambukan didalam batinnya...lalu...berapa Cambukan yang saat ini Tante Vina rasakan??...aku terpaksa memberinya obat tidur...agar Tante bisa beristirahat sejenak...Tekanan darahnya sangat tinggi...aku harus melakukan ini agar tidak terjadi Stroke...maafkan aku tante ini akan sedikit terasa sakit...tapi ini demi kebaikan tante...!!"



Farhan pun diam-diam memegang tangan Vina dan tiba-tiba menusukkan jari Vina dengan sebuah jarum...beberapa darah pun menetes dari jari Vina...



Dr. FARHAN : "Ini sangat baik untuk tekanan darah tante yang sangat tinggi...8 jam lagi kita akan sampai di Belanda...tante tenanglah...aku yakin semuanya akan membaik!!" (Menatap Vina)



Disisi lain...Rumah sakit PHOENIX Belanda...



Terlihat Dr. Brian keluar dari ruang operasinya dan disusuli dengan Ranjang Syla yang didorong oleh beberapa Suster...



AYAH EDWARD : "Brian!!...bagaimana keadaan Syla???"



Dr. BRIAN : "Edward...ada hal yang harus ku jelaskan kepadamu...ini memang sedikit rumit karna...ini sangat bersangkutan dengan Psikis pasien..."



AYAH EDWARD : "A...ada apa dengannya??"



Dr. BRIAN : "Pasien memiliki luka yang tidak terlalu serius pada bagian perutnya...namun!!...." (Menundukkan kepalanya)



AYAH EDWARD : "Namun??...namun apa???"



Dr. BRIAN : "Namun yang saya lihat dan saya rasakan...pasien seperti tidak memiliki harapan hidup...aku tidak tahu kisah dari pasien ini sendiri memiliki kehidupan yang seperti apa...namun aku bisa menebaknya...bahwa pasien memiliki keinginan untuk menyudahi kehidupannya...awalnya kondisi pasien tidak buruk namun...dibeberapa jam kemudian saat aku melihat Air mata menetes dari matanya...saat itu juga Detak jantungnya melemah...dan seperti tidak memiliki harapan hidup...Edward...maafkan aku...aku sudah mencoba semaksimal mungkin untuknya...namun..."



AYAH EDWARD : "Namun???"



Dr. BRIAN : "Namun saat ini pasien mengalami Koma...Detak jantung dan Nafasnya masih ada pada tubuhnya...namun Keinginan jiwanya untuk kembali dikehidupan ini seperti terhenti...aku tidak tahu pasti...kapan pasien bisa sadarkan diri dari komanya ini...Edward...tolong maafkan aku...aku permisi!!"



Brian pun pergi meninggalkan Edward yang terlihat diam dan membatu mendengar Vonis dari Brian terhadap Syla...



ZICO : "Tuan...maafkan saya...saya baru bisa kembali kesini...barusan saya sudah menelphone Team kita untuk menangkap Shinta...dan...dan...."



Ucapan Zico pun terhenti karna melihat Edward yang terjatuh dan terduduk lemas dengan Ekspresi yang tidak bisa dijelaskan...




Namun tidak ada respon dari Edward...



ZICO : "Dokter!!!...Dokter help me please!!!"



Dokter Rizal pun datang dan membawa Edward kedalam ruang rawat dan memeriksa keadaannya...



Dr. RIZAL : "Zico...saat ini Edward mengalami Shock dan Stres...jadi saya harap kamu harus terus ada bersamanya...biarkan Arka dan Syla aku yang mengurus mereka...ada Aku Aftan dan Brian yang akan menjaga dan merawat mereka...kau tetaplah disini..." (memegang pundak Zico)



ZICO : "Apakah tuan Edward akan baik-baik saja?"



Dr. RIZAL : "Tentu saja...kau tidak usah khawatir...setelah dia siuman...dia akan merasa lebih baik...dia kekurangan istirahat dan asupan makanan pada tubuhnya...dan ditambah lagi apa yang terjadi saat ini...aku sudah memberinya obat penenang dan akan menginfuskannya Vitamin setelahnya...semuanya akan membaik ketika dia sadar nanti...kau tenanglah...aku permisi!!"



Rizal pun meninggalkan Ruangan tersebut...



Disisi Lain...



Mr. X : "Heemm Rupanya aku kedatangan tamu baru!!" (Senyum Smirk mengarah Shinta yang terikat tali dihadapannya)



IBU SHINTA : "Ha!!!...jadi ini yang akan Edward lakukan padaku??...menyiksaku??...Kalian akan menyesal!!!" (Memberontakan tubuhnya)



Mr. X : "Tenanglah...tidak perlu takut...kau tidak sendirian!!...lihatlah disana...kau memiliki teman senasibmu!!...Hahahaha!!!" (Menunjuk kearah Alex yang berada disebelah Kirinya)



Terlihat Alex yang sudah dipenuhi Luka ditubuhnya dengan darah yang juga turut membasahi tubuhnya...



IBU SHINTA : "A..Alex???...apa yang kau lakukan padanya???...Alex apa kau baik-baik saja???"



AYAH ALEX : "Hahahaha...apakah kau Bodoh???...kau bisa melihatnya sendiri aku bisa tertawa saat ini...itu artinya aku baik-baik saja...Semua yang kalian lakukan...sama sekali tidak kurasakan sakit!!...hahahaha!!!"



Mr. X : "Tenanglah!!...sudah ku katakan kepadamu...sebentar lagi kau akan berteriak kesakitan...dan itu adalah janjiku kepadamu!!!"



Tiba-tiba handphone Mr. X berdering...dia pun mengangkat Telephone tersebut yang nyatanya adalah Zico lah yang menelphonenya...



ZICO : "Lakukan apa yang sudah kukatakan tadi...dan kali ini...Jangan biarkan dia tertawa lagi..." (Sambil melihat kearah Laptopnya yang berisikan Video CCTV dilokasi Alex dan Shinta berada saat ini)



BERSAMBUNG》》》》》》》