
♡LONELY RAY'S♡
Disisi Lain...INDONESIA...
IBU VINA : "Farhan!!...bagaimana dengan Arka dan Syla???...bagaimana keadaan mereka???"
Dr. FARHAN : "Tante sampai saat ini belum ada kabar kelanjutan tentang Arka maupun Syla...dan sebenarnya bukan hanya Arka dan Syla yang saat ini sedang berada di Ruang Operasi..."
IBU VINA : "Aa...apa maksudmu Farhan???"
Dr. FARHAN : "Leo...Leo juga sedang berada didalam ruang Operasi........."
Farhan pun menceritakan apa saja yang terjadi pada Leo saat menolong Edward dari tembakan Alex...Vina yang mendengar tentang Leo dari Farhan pun terkejut dan menangis...
IBU VINA : "Le...Leo melakukan itu???...dia menyelamatkan Edward??...Farhan!!...apakah kau sudah mendapatkan kabar tentang Leo??...apakah dia...dia baik-baik saja??"
Dr. FARHAN : "Saat ini Om Edward maupun Om Zico belum memberikan Kabar kelanjutannya...tapi Tante tenang saja Farhan yakin semuanya akan baik-baik saja...Arka...Syla dan Leo adalah anak-anak yang kuat...mereka pasti bisa bertahan...untuk kita..." (Memeluk Ibu Vina)
MAYA : "Bi...Bibi juga tenang saja Maya...Maya yakin Syla akan kembali...dia sangat menyayangi Bibi...dia tidak akan meninggalkan Bibi..." (Memeluk Bi Asih)
FARA : "Huaaa...Syla!!!"
ADAM : "Cuuupp jangan nangis...Syla Arka dan Leo pasti baik-baik saja...aku yakin kok..." (Meluk Fara)
Seketika semua yang ada didalam Ruangan tersebut pun menatap Adam dan Fara...
ADAM : "Udah jangan nangis...setelah Matahari terbenam...aku yakin Bulan dan Bintang yang terang akan menerangi malam yang gelap..."
FARA : "Adaaamm...lepasiiinn..." (Berbisik sambil mendorong Adam)
ADAM : "Loh emangnya kenapa??"
Tiba-tiba Farhan dan Gilang pun berdeham dengan keras yang membuat Adam menyadari akan tatapan semua orang kepadanya...Dia pun melepas pelukannya terhadap Fara dengan cepat...
ADAM : "Kheemm...mak...maksudku...Kita semua jangan bersedih...aku yakin Arka Leo dan Syla mereka akan baik-baik saja...aku yakin itu...!!" (Menatap satu persatu mereka yang sedang menatap dirinya)
FARA : "Iya Fara juga yakin mereka pasti akan baik-baik saja...Tante...Bibi...Seharusnya saat ini yang kita lakukan adalah berdoa...bukan terus menerus menangisi apa yang sudah terjadi saat ini..."
IBU VINA : "Terima kasih Adam Fara...kalian sudah menyemangati Tante...kalian benar...seharusnya Tidak secepat ini Tante berputus asa...seharusnya Tante yakin mereka akan baik-baik saja...Farhan!!"
Dr. FARHAN : "Iya Tante!!"
IBU VINA : "Tante ingin meminjam Handphone Kamu...karna Handphone tante lowbat.."
Dr. FARHAN : "Ini tante..."
Vina pun menelphone seseorang dengan Handphone Farhan....
IBU VINA : "Cepat siapkan penerbangan menuju Belanda...Kami ada beberapa orang akan kesana hari ini juga...........baiklah tidak masalah aku akan menunggu!!"
Dr. FARHAN : "Ki...kita akan kesana Tante??"
IBU VINA : "Iya...kita akan kesana dalam 2 jam Pesawat sudah bisa kita Naiki...apakah diantara kalian ada yang ingin ikut??"
BIBI ASIH : "Nyo...Nyonya saya ikut...saya ikut dengan Nyonya!!"
FARA : "Aku juga ikut tante!!"
ADAM : "Adam juga tante..!"
IBU VINA : "Maya...Gilang...Tante sudah tau keadaan Avan dan Ibu kamu saat ini tidak baik...jadi tante sarankan kalian tidak usah ikut...kalian tidak usah khawatir Tante dan yang lainnya pasti akan mengabari kalian berdua..." (Menatap Maya)
MAYA : "Tapi tante...Maya...Maya ingin sekali melihat Syla..."
IBU VINA : "Tapi Maya...saat ini keadaan orang tua kamu adalah Prioritasmu...dan...Tante minta tolong sama kamu dan juga Gilang...kalian harus saling menguatkan...apa yang terjadi saat ini...tante tau itu semua pasti sangat menyiksa kalian...jadi tante harap kalian bisa saling mendukung dan mengerti satu sama lainnya...dan...Maya...maafkan tante yang belum sempat menjenguk ayah kamu...Avan...dan juga ibumu...tapi doa tante akan menyertai mereka...semoga mereka bisa kembali dan memulai hidup yang baru bersama Kamu dan juga Gilang..."
MAYA : "Terima Kasih tante...Maya dan Gilang akan mengikuti Saran tante..." (Tersenyum)
Vina pun memeluk Maya dan Gilang...
GILANG : "Tante...tante tenang saja aku dan Maya...kita akan saling menguatkan...dan akan terus menerus berdoa untuk Arka Syla dan Leo..." (Tersenyum)
IBU VINA : "Baiklah..." (Tersenyum)
Disisi lain...AMSTERDAM...
Ruang Operasi Arka Syla dan Leo saling berdekatan namun Dokter yang menangani mereka berbeda-beda...Sebelum Edward berangkat ke Belanda...Edward sudah menghubungi beberapa Dokter terbaik di Indonesia termasuk Dr. Rizal...Dr. Aftan...dan Dr. Brian...mereka adalah para sahabat Edward sejak Kuliah...Edward menghubungi mereka untuk ikut bersama Edward keBelanda...
Sebelum berangkat ke Belanda Edward sudah memiliki Feeling yang tidak baik saat mengetahui Syla berada di Belanda yaitu tempat Kelahiran Sandra dan Syla...
Dan saat ini Rumah Sakit yang digunakan untuk Arka Syla dan Leo adalah salah satu Cabang Rumah Sakit Phoenix International yang dipegang oleh Edward...
Sudah 5 Jam lamanya waktu berlalu tanpa ada kabar lebih lanjut tentang Arka Syla dan Leo...
Namun tiba-tiba Dr. Aftan yang menangani Arka pun keluar dari Ruang Operasinya dan menemui Edward...
AYAH EDWARD : "Aftan...apa yang terjadi dengan Putraku??..." (Memegang erat pundak Aftan)
AYAH EDWARD : "Tapi???...tapi kenapa??..."
Dr. AFTAN : "Saat ini kondisi Arka sedang Kritis...dia...dia membutuhkan Donor Ginjal secepatnya...Karna...Ginjal Kanan yang saat ini masih ada didalam tubuhnya mengalami Komplikasi...ditambah lagi Bekas jahitan diPerut sebelah kirinya Sudah Terinfeksi dan terbuka...itu sangat berbahaya jika kita tidak menindak lanjutinya...Edward...Intinya adalah Arka sangat membutuhkan Donor Ginjal Secepatnya...namun dengan Golongan darahnya yang (AB) itu sangat sulit didapatkan...dirumah sakit ini dan juga di Indonesia...kami tidak memiliki Pendonor dengan golongan Darah (AB)..." (Menundukkan kepalanya)
Edward pun terduduk lemas...karna Yang dia tahu diantara Dia dan Vina yang memiliki golongan Darah (AB) hanyalah Vina...namun sudah sejak lama Vina mencoba Mencocokan Ginjalnya untuk Arka...namun setelah menjalani test nyatanya Ginjal Vina tidak cocok untuk Arka...
AYAH EDWARD : "Lalu...lalu apa yang akan terjadi pada Arka sekarang???"
Tiba-tiba beberapa Suster keluar dari ruang Operasi dengan Kepanikan...
SUSTER 1 : "Dokter Aftan...maafkan saya Saat ini Dokter Rizal memanggil Dokter!!!"
Dr. AFTAN : "Baiklah saya akan kesana segera!!...Edward...saat ini para Dokter asisten ku sedang membersihkan Infeksi pada Jahitan Didalam perut Arka...jadi kita tunggu kabar kelanjutannya tentang Donor Ginjal...Aku permisi!!!"
Aftan pun masuk kedalam Ruang Operasi yang dipegang oleh Dokter Rizal...
Dr. AFTAN : "Rizal ada apa??..kenapa kau memanggilku..???"
Terlihat Rizal yang menodongkan sebuah kartu yang dia temukan didalam saku Leo...
Dr. AFTAN : "A...apa ini???...Ini!!!...apa maksudmu???"
Tiba-tiba terdengar suara Samar dari mulut Leo...
LEO : "Dok...ter...Ar...Arka...ka...kartu itu...un...untuk Arka...a...aku...aku...aku ber....se...dia!"
Tuuuuuuuuuuuutttttttt...(Suara pendeteksi detak jantung)
Suara samar Leo terhenti...nafas dan detak jantungnya pun terhenti...terlihat Air matanya menetes untuk yang terakhir kalinya...
Para Suster pun mencoba memompa Detak jantung Leo...namun tidak membuahkan Hasil...
Dr. Aftan pun lari menuju ruang Operasi Arka...
Dr. AFTAN : "Suster tolong keruangan Dokter Rizal dan periksa semuanya...secepatnya!!!"
SUSTER 2 : "Baik dok..."
DIsisi lain...didalam Ruang Operasi Syla...
Dr. BRIAN : "Suster tambahkan Dosis Biusnya...sepertinya dosisnya kurang..." (Sambil menatap Syla yang terlihat meneteskan air matanya)
SUSTER 3 : "Baik dok..."
Terlihat Syla yang meneteskan Air matanya karna didalam alam bawah sadarnya dia melihat Ibu Sandra dan Juga Ayah William yang tidak lain adalah kedua orang tuanya yang selama ini dia rindukan...
SYLA : "Mama...Papa!!!...Syla kangen banget sama Mama dan Papa..." (Memeluk Sandra dan juga William)
IBU SANDRA : "Syla sayang Kami juga sangat Merindukanmu...sangat rindu!!" (Memeluk erat Syla)
AYAH WILLIAM : "Syla...apakah kamu ingin ikut bersama kami??"
Syla pun melepaskan pelukannya dan menatap Ayahnya...
SYLA : "Ikut???...Bukankah Mama dan Papa sudah disini bersama Syla?...lalu Kalian ingin kemana lagi???"
IBU SANDRA : "Tempat kami bukan disini sayang...Ini adalah tempatmu...Mama dan Papa akan kembali ketempat Kami...jadi...Kami akan bertanya kepadamu...Maukah kamu ikut bersama kami...sayang???" (Mengelus rambut Syla)
SYLA : "Kemana?..."
IBU SANDRA : "Ke tempat yang paling Indah...disana kupu-kupu bisa terbang bebas dengan indah...bunga-bunga pun juga bermekaran dengan indah...apakah kamu ingin ikut bersama kami???"
SYLA : "Benarkah???...Sudah lama Syla tidak melihat Kupu-kupu...baiklah Syla...Syla Akan ikut bersama Mama dan Papa...Syla tidak ingin kehilangan Mama dan Papa lagi...Syla...Syla tidak ingin merindukan Mama dan Papa lagi..." (Memeluk Ibu Sandra)
Tiba-tiba terdengar Suara seseorang dibelakang Syla...
ARKA : "Syla!!!"
SYLA : "Arka!!!...kau...kenapa kau ada disini??"
ARKA : "Aku mohon kepadamu...tetaplah disini...tetaplah disini bersamaku...Aku tidak ingin kehilanganmu...aku...aku sangat mencintaimu!!!"
SYLA : "Arka...Maafkan aku...aku tidak bisa tetap berada disini...aku ingin ikut dengan Kedua orang tuaku...Maafkan aku...Arka!!"
ARKA : "Tidak Syla!!!...kau tidak boleh meninggalkan aku...aku mohon kepadamu...Jangan tinggal aku Syla!!!"
Bayangan Syla pun memudar dan menghilang...
Terlihat Air mata menetes dari Mata Syla dan Arka yang kini berada diruang Operasi untuk memperjuangkan hidup mereka...
BERSAMBUNG》》》》》》》