LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 62



♡LONELY RAY'S♡



Ruangan yang redup dingin dan sedikit berbau Darah...Vina dan Adam memasuki ruangan tersebut yang tidak lain adalah Ruang Mayat dirumah sakit tersebut...


Terlihat Leo yang terbaring Pucat dan kaku dengan kain putih yang menutupi sebagian Tubuhnya...



Vina melangkah mendekat kearah Leo dengan air mata yang sudah tak tertahankan lagi...air mata mengalir dari matanya yang sudah terlihat memerah dan bengap...


Namun berbeda dengan Adam...Adam hanya berdiri terdiam didepan pintu ruangan tersebut...tubuhnya membeku melihat Leo dari kejauhan...



IBU VINA : "Leo!!...Kenapa kau mau melakukan ini nak???...kamu tidak pantas mendapatkan akhir yang seperti ini...Tolong!! Maafkan tante...Maafkan tante Leo!!!...Tante tidak bisa menolongmu disaat kamu membutuhkan sosok Ibu dimasa kecilmu...Tante...tante mengabaikanmu...tante telah lalai...Selama ini tante bukannya melindungimu...tapi tante malah menjauhkanmu dari Arka...tante malah memperlakukanmu seperti anak yang penuh dosa...Maaf!!...Maafkan tante...Le...Leo!!"



Vina pun terjatuh pingsan...Adam yang melihat Vina terjatuh pingsan pun lari menahan tubuh Vina dan memanggil beberapa dokter...


Setelah beberapa saat kemudian Vina pun dibawakan oleh beberapa dokter untuk ke ruang rawat....



ADAM : "Leo!!!...Apakah kau puas???...dengan apa yang saat ini kau lakukan???...apakah kau sudah merasa senang??...melihat aku bisa menangis karnamu??...aku sudah pernah bersumpah kepadamu...bahwa aku tidak akan pernah menganggapmu ada dan bahkan aku tidak akan pernah tersenyum maupun menangis untukmu!!...tapi kini???...kau Berhasil!!!...kau sangat berhasil membuatku Seperti ini!!!...dan kini...aku akan bersumpah kepadamu...aku akan tersenyum dan menangis untukmu...aku...aku akan!..." (Menangis dan tiba-tiba teringat dimasa kecil mereka)



LEO : "Apakah kau mempercayaiku...Adam???" (Menatap Adam)



ADAM : "Sampai kapanpun aku tidak akan mempercayaimu!!!...kau adalah Musuh bagi Phoenix...dan kau...Bukanlah teman kami!!!" (Menatap Tajam Leo)



Tiba-tiba terdengar suara Syla yang memanggil mereka...



SYLA : "Leo!!...Adam!!...lihatlah aku punya Sepatu baru loohh!!" (Berlari mendekat kearah Leo dan Adam)



Syla pun berputar dan memainkan Rambutnya yang diurai dihadapan Leo dan Adam...



LEO : "Lala...kenapa kau berlari??...kau baru saja pulang dari rumah sakit karna kemarin kau hampir saja tenggelam dikolam itu!!"



SYLA : "Aku baik-baik saja...lihatlah!!" (Berputar dihadapan Leo)



Tiba-tiba Adam menarik tangan Syla dari hadapan Leo...



SYLA : "Aaaww Sa..sakit Adam!!" (Memegangi tangannya yang sedikit memar)



LEO : "Adam!!!...kau tidak perlu melakukan itu kepada Lala...aku!...aku yang akan menjauhinya!!!...kau tidak perlu merasa takut...bahwa aku akan melukai dan bahkan menyakitinya!!!" (Menatap Adam dengan dingin)



SYLA : "Leo...kenapa kau berkata seperti itu??...Kau tidak pernah menyakiti dan bahkan melukaiku!!...Adam!!...bukan Leo yang mendorongku kekolam itu!!" (Menatap Leo dan juga Adam)



ADAM : "Lalu siapa??...siapa yang mendorongmu Lala???...apakah maksudmu Arka???...kau...kau tidak mempercayainya???" (Menatap dingin kearah Syla dan juga Leo)



LEO : "Lala...sekarang masuklah kedalam...disini udaranya sangat dingin...kau bisa terkena Flu!!"



ADAM : "Kenapa kau mengalihkan topik pembicaraan kita Leo???...apakah kau takut...bahwa Lala tidak akan mempercayaimu???...mulai saat ini...Aku bersumpah...bahwa aku...Adam Fam...tidak akan tersenyum maupun menangis untukmu...Leo!!!"



Terlihat Ekspresi sedih dari wajah Leo dan membuang wajahnya dari tatapan Syla kepadanya...



SYLA : "Adam!!!...Aku tidak menyangka kau bisa berkata seperti itu kepada Leo...apa kau tau?...aku sangat mempercayai Leo...lebih dari aku mempercayaimu!!!"



Syla pun menarik tangan Leo dan pergi dari hadapan Adam...



Dia sangat merasa bersalah dengan apa yang pernah ia katakan kepada Leo...



ADAM : "Ma...Maafkan aku Leo!!...aku mohon maafkan aku!...Kau...Kau sudah membuka mataku...bahwa selama ini aku...aku tidak pantas mengatakan itu kepadamu...aku tidak pantas memperlakukanmu seperti itu!!...aku...Aku adalah manusia yang Hina dan bahkan bisa dikatakan aku adalah manusia yang sangat menjijikan!!!...aku menyesalinya setelah...setelah semuanya terlambat...setelah kau seperti ini!!!...Aku mohon maafkan aku...Leo.....!!" (Menangis dan menundukkan kepalanya ditangan Leo)



Disisi lain...INDONESIA...



MAYA : "Dokter...bagaimana keadaan kedua orang tua saya Dok...??"



Dr. CAKRA : "Kamu tenang saja...saat ini kondisi kedua orang tuamu sudah berangsur membaik...Luka tikaman diperut ibumu sudah membaik...dan untuk Kondisi Ayahmu memang sedikit lebih parah dibandingkan Ibumu karna benturan keras dikepalanya itu bisa berakibat Fatal...namun saya pastikan keadaan keduanya Sudah membaik...kau bisa tenang sekarang..." (Tersenyum)



MAYA : "Syukurlah...terima kasih banyak dok!"



Dr. CAKRA : "Sama-sama...Baiklah saya permisi...!"



Dr. Cakra pun meninggalkan keduanya...


Terlihat Gilang yang tampak sedih dan menundukkan kepalanya...



MAYA : "Gilang!!...aku sudah katakan kepadamu...lupakan yang sudah pernah terjadi...aku bisa memahamimu...Aku sangat tau apa yang membuatmu bisa melakukan itu kepada Ayah Avan...jadi aku mohon lupakan...dan saat ini seharusnya kita bersyukur...bahwa Ayah kita berdua...sudah membaik!" (Tersenyum dan memeluk Gilang)



GILANG : "Biar bagaimanapun May...akulah yang melakukannya...rasa bersalahku tidak akan pernah kulupakan...!!" (Memeluk Maya)



Maya pun melepaskan pelukannya dari Gilang dan Menatap mata Gilang...


Tiba-tiba Maya pun mencium Bibir Gilang...


Terlihat Gilang yang terkejut akan tindakan yang dilakukan Maya terhadapnya...Beberapa saat kemudian Maya pun melepaskan Ciuman mereka dan berbisik ditelinga Gilang...



MAYA : "Aku sangat mencintaimu Gilang...aku mempercayaimu...aku memahamimu...dan aku...akan selalu bersamamu..." (Berbisik ditelinga Gilang)



Dan Maya pun memeluk erat Gilang kembali...



Disisi lain...AMSTERDAM...



Terlihat Edward menggenggam tangan Vina yang kini ada dihadapannya terbaring lemas...



AYAH EDWARD : "Inilah salah satu alasan...kenapa aku tidak ingin memberitahu padanya tentang apa yang terjadi saat ini..."



ZICO : "Tuan...apakah ada yang bisa saya bantu??"



AYAH EDWARD : "Persiapkan pemindahan Arka dan Syla ke rumah sakit Phoenix di Indonesia...secepatnya!!"



ZICO : "Tapi tuan...itu sangat beresiko untuk keduanya...dan pastinya membutuhkan Izin yang kuat dari pihak kedua negara..."



AYAH EDWARD : "Kerahkan semua kekuatan Group Phoenix untuk semuanya...Apakah kau sadar???...Syla dan Arka adalah satu-satunya penerus Phoenix...jadi...Nyawa mereka sangat berarti dibandingkan sebuah negara...Hubungi Saka...dan minta dia yang mempersiapkan segalanya...dan katakan padanya putranya Adam ada disini...Adam pasti juga menginginkan Arka dipindahkan ke Indonesia..."



ZICO : "Baik Tuan...secepatnya saya akan mengurus semuanya...seperti yang Tuan inginkan!!"



Zico pun meninggalkan Ruangan tersebut...



BERSAMBUNG》》》》》》