LONELY RAYS

LONELY RAYS
EPISODE 13



♡LONELY RAY'S♡



Bi Asih Maya dan Fara pun pulang...



SYLA : "Heemmm...bosan juga kalau terus diruangan ini...lebih baik aku ketaman rumah sakit ini...untuk menghirup udara bebas..."



Syla pun pergi ke taman Rumah sakit tersebut dan duduk dibangku tengah-tengah taman tersebut sambil membawa Infusannya...



SYLA : "Hemmm...Malam ini bulannya terang banget...setiap kali aku melihat bulan...rasanya seperti melihat cermin...aku dan bulan seperti memiliki banyak kesamaan...sama-sama sendirian,Dingin dan pintar menipu...Cahaya yang dipancarkan bulan sejujurnya bukanlah Cahaya miliknya sendiri namun itu adalah cahaya yang ia dapatkan dari sang matahari...karna jika bulan tidak menggunakan cahaya matahari untuk membuatnya bersinar maka seluruh makhluk dibumi pasti tidak akan menyadari kehadirannya...Bulan berbeda dengan matahari yang hadir disaat semua makhluk bumi sedang beraktifitas...bulan hadir disaat semua makhluk dibumi telah lelah dengan harinya sehingga banyak yang tidak menghiraukan kehadirannya...hanya sebagian kecil yang melihat dan memahaminya...Bulan selalu dikatakan mempunyai teman yaitu sang Bintang...namun banyak dari mereka yang tidak tahu kebenarannya...bahwa Jarak antara Bulan dan Bintang sebenarnya sangat berjauhan bahkan lebih jauh dari pada jarak Bulan ke Bumi...Cahaya Bintang Saja bisa kita lihat dibumi butuh seribu tahun...lalu bagaimana seseorang bisa mengatakan bahwa Bulan dan Bintang berdekatan dan bahkan berteman...heemmm...tapi setidaknya bagi seseorang yang berpikir bulan itu tidak sendirian akan merasa bahagia dan tidak akan mengkhawatirkan bulan itu...Syla kau berbicara sendiri lagi...kalau dipikirkan sepertinya aku ini sudah tidak waras...ditengah-tengah taman dan ditengah malam seperti ini aku malah berbicara sendirian...Syla Syla...sebaiknya aku kembali keruanganku karna angin malam semakin dingin..."



Syla pun berjalan perlahan dilorong rumah sakit menuju ruang rawatnya...Tiba-tiba kepala Syla merasakan Kesakitan yang amat sangat Syla pun terjatuh dilantai Infusannya pun tercabut dari lengannya...



SYLA : "Aahhhh...Apa...apa yang harus aku lakukan...To...tolooong" (Memegang kepalanya)



Tiba-tiba seseorang datang dan terdengar samar suara seseorang yang memanggil-manggil nama Syla dan memeluk Syla...Syla pun terjatuh pingsan...



Ruang Rawat Syla...



Dr. FARHAN : "kau tenanglah dia sudah baik-baik saja...Yaaa!!...Arka kenapa sampai saat ini kamu belum pulang??"



ARKA : "Aku akan disini sampai subuh nanti...sekarang tinggalkan kami disini"




ARKA : "Katakan aku tidak kerumah sakit hari ini...itu sudah cukup...sekarang tinggalkan aku disini.."



Dr. FARHAN : "[Arka sekarang aku paham tentang wanita ini...dia bukan hanya orang yang kamu anggap pernah bertemu...dia...dia sudah menjadi prioritasmu...dan aku bersyukur kalau itu benar...akhirnya akan ada seseorang yang mampu membuatmu berubah dan membuatmu menyadari bahwa dunia ini penuh warna...aku berharap Wanita ini juga bisa sembuh karena kalian saling membutuhkan]" (Dalam hati Farhan lalu meninggalkan Arka didalam ruang rawat Syla)



Arka memandangi Syla terus-menerus dan mengingat kembali kejadian dimana mereka bertemu yaitu saat kejadian 6 bulan yang lalu dan terlintas juga ucapan Farhan tentang Syla...Arka pun tersadar dengan tatapan Khawatirnya dan langsung menatap kearah lengan Syla...Arka pun memegang lengan Syla dan melihat bekas Sayatan yang Farhan ceritakan padanya...



ARKA : "Apa ini?...apakah yang dikatakan Farhan benar?...apa...apa bekas sayatan ini adalah dia sendiri yang melakukannya?...untuk apa?...untuk apa kamu melakukan ini?...apakah hidupmu tidak berarti bagi mereka yang selalu mendoakan kebahagiaanmu?...apakah senyummu tidak berarti bagi mereka yang selalu ingin melihat senyummu?...ataukah dirimu sendiri yang merasa bahwa hidupmu tidak berarti bagi mereka?" (Menggenggam tangan Syla dan menatap Syla dengan ke Khawatiran)



Tiba-tiba Syla bermimpi masa lalunya kembali...tubuhnya gemetar dan ketakutan...Syla pun menggenggam erat tangan Arka yang sedang memegang tanganya...



ARKA : "Sylaa...ada...ada apa?.."



SYLA : "Syla mohon...Mah Pah jangan tinggalkan Syla sendiri disini...Syla...Syla takut...Syla tidak ingin sendirian...disini sangat gelap..." (Bergumam dan genggaman tangan Syla semakin kuat pada Arka)



ARKA : "Syla...tenanglah aku tidak akan meninggalkanmu...aku disini...aku akan menemanimu..." (menggenggam tangan Syla dan menyelimuti Syla dengan Selimut)



Syla pun tertidur kembali...


Arka menemani Syla semalaman dan tertidur disamping Syla sambil menggenggam tangan Syla...



BERSAMBUNG》》》》》》》