
♡LONELY RAY'S♡
Darah dari lengan Syla mengalir dan menetes kedasar lantai...
Nafas dan detak jantung tidak beraturan...tubuh yang gemetar wajah yang pucat...Syla berteriak...
SYLA : "Tuhaaan!!!...kenapa?...kenapa hanya aku?...hanya aku yang selamat...kenapa engkau tidak mencabut nyawaku juga?...kenapa engkau mengambil Mama dan Papa dariku?...kenapa engkau sangat kejam padaku?...apa...apa salahku?...keinginanku hanya sederhana...aku hanya ingin memiliki kehidupan yang normal seperti orang lainnya...kenapa?...kenapa engkau mengambil semua yang aku sayangi?...aku membenci kehidupan ini!!!...kenapa engkau masih menahanku dikehidupan ini???...tidak puaskah engkau menyiksaku selama ini?...sekarang aku bersumpah padamu!!!...aku akan berhenti untuk bertahan hidup...aku...aku akan berhenti memohon dan berdoa kepadamu...!!!....Haaaaaa!!!!" (Memukulkan tangannya dibeling)
ARKA : "Cukup!!!...aku mohon Cukup Syla...jangan melakukan ini!!...jangan menyakiti dirimu sendiri!!...aku mohon!!" (Memeluk erat Syla)
SYLA : "Apa kau tau?...aku membenci kehidupan ini...aku membenci semua yang terjadi padaku...dan...dan aku membenci Tuhan!!...Dia hanya ingin aku menderita...kalau tuhan benar ada kenapa?...kenapa dia tidak adil padaku?...kenapa dia tidak pernah mengabulkan doaku?...kenapa dia mengambil semua yang aku sayangi?...aku lelah...aku sangat lelah dengan permainanya...Aku mohon Arka bawa aku pergi dari sini...aku mohon antarkan aku pada Mama dan Papaku...aku mohon padamu!!!" (Memeluk erat Arka dan menangis)
Seperti Cambukan dalam Hati Arka yang melihat keadaan Syla yang sangat terpuruk dan Berlumuran darah...yang bisa dilakukan Arka hanyalah memeluk Syla seerat-eratnya...
Arka pun menggendong Syla dan merebahkan tubuh Syla ditempat tidurnya...
Lalu mengobati Luka dilengan Syla dengan perlahan...
Tatapan khawatir Arka terus menerus menuju Syla...
ARKA : "Syla...Jantung ini rasanya sangat sakit...melihatmu seperti ini...aku sempat berfikir apakah sebaiknya aku juga ikut bersamamu untuk bertemu kedua orang tuamu?...jika itu semua bisa membuatmu membaik...jika itu semua bisa menghapus penderitaan dan rasa sakitmu...maka aku rela melakukan apapun untuk mendapatkan itu semua...bahkan aku rela melawan KEMATIAN untuk kebahagiaanmu...Tapi aku mohon...Jangan pernah berpikir hal itu lagi...aku mohon jangan mengatakan hal itu lagi...aku takut...aku sangat takut kehilanganmu!!!" (Mengelus rambut Syla dan menggenggam Tangan Syla)
Hujan...hembusan Angin...dan Petir pun berhenti...
Sunyi...gelap...dan dingin...dimalam yang panjang untuk Arka dan Syla...
Arka terus menerus menatap Syla sambil teringat kejadian 7 bulan yang lalu dan semua ucapan Farhan tentang Syla...
ARKA : "Aku tidak akan membiarkanmu sendiri lagi Syla...aku tidak akan membiarkanmu melakukan itu...kamu bilang kamu membenci Tuhan...maka baiklah mulai saat ini...hanya aku yang bisa memberimu izin untuk meninggalkan dunia ini...hanya aku yang akan menentukan kehidupanmu...aku putuskan bahwa kamu akan hidup bersamaku dan selamanya bersamaku...tanpa penolakan dan tanpa syarat"
BERSAMBUNG》》》》》》》