Life Journey

Life Journey
episode sembilan



halo om , selamat malam,bagaimana aim pestanya*sapa Azra*


pestanya sangat menyenangkan,om benar benar sangat menikmatinya,siapa dulu yang merancangnya gabriello azraniko putra dari adiku Veronika azrilia*ucap pak Mateo*


hah*Azra yang bingung dengan ucapan pak Mateo*


eumm Azra ,akui saja lah kepandaian mu dalam merangkai acara ini*ucap Reihan sambil mengedip kedipkan matanya*


aaa iya om , baguslah jika om menikmatinya*jawab Azra*


tapi apa mungkin kamu sendiri yang membuat rancangannya*tanya pak Mateo*


jangan sampai om Mateo curiga*ucap Azra dalam hatinya*em tidak om, saya meminta bantuan pada teman saya,yang kebetulan dia juga pandai dalam hal merancang*jawabnya*


lalu dimana temanmu itu,kau mengundangnya kan


em sayang sekali tidak


kamu ini bagaimana sih,om tidak mau tau pokoknya kamu harus bawa dia datang kemari ,om tunggu kamu di depan ya*ucap pak Mateo yang langsung meninggal kan mereka*


gawatt bro ,terus gimana nih*ucap Azra*


kalo bayar orang ,nanti belum tentu jawaban dia tepat dengan pertanyaan pak Mateo*ucap Reihan*


gini aja ,Azra sekarang Lo bawa Siti ke salon dandanin dia,pakein dia baju yang layak, sampai siapapun yang di sini tidak ada yang mengenalinya*ucap Dirga*


yaudah gue jabut duluan ya


Azra langsung mencari Siti dan membawanya ke salon.


mba pokoknya dandanin dia secantik mungkin,eh ga deh,ga dandan pun dia udah cantik kok,tapi dandanin dia supaya tidak mirip dengan dirinya yang sekarang*ucap Azra*


selama tiga puluh menit pun ahirnya selesai,Siti pun keluar dengan memakai baju dres berwarna ungu tanpa lengan dan memiliki pendek sekitar sedikit di atas lutut , di tambah menggunakan wik pendek berwarna hitam seperti gaya rambut Korea.


Azra yang melihat Siti berpenampilan yang tidak pernah ia lihat sebelumnya pun tercengang.


hei Azra,kamu tidak menjelaskan apapun lalu tiba tiba membawa ku kemari di dandani begini memakai wik juga,dan baju yang seperti ini,maksudnya apa*tanya Siti bingung*


Siti aku tidak ada waktu untuk menjelajahi,biar nanti saja ku jelaskan,tapi untuk sekarang aku ingin bilang kamu benar benar wowwwww,udah ayok kita pergi*menarik tangan Siti*


di mobil menuju perjalanan ke kantor Azra sedikit memberitahu inti dari kenapa Siti harus berdandan sebagaimana penampilannya saat ini.


sampainya di kantor.


Siti kau siap*ucap Azra*


aku tidak tau,tapi aku akan bersikap senatural mungkin*jawab Siti*


begitu memasuki pintu semua para tamu Idan para karyawan terpanah melihat penampilan Siti,di tambah Azra yang menggandeng tangan Siti,sebelum mempertemukan Siti dengan pak Mateo,Azra mengajak Siti bertemu dulu dengan Dirga dan Reihan.


Dirga dan Reihan nyaris tidak mengenali Siti.


hei Azra siapa wanita yang kau bawa ini,lalu dimana Siti*tanya Reihan*


namun beda dengan Dirga yang tidak peduli siapa wanita yang bersama Azra itu, secantik apapun wanita yang di temui dirga,jika bukan Siti,Dirga tidak akan tertarik.


ternyata kita sama,awalnya aku juga tidak percaya jika wanita ini adalah Siti,namun itulah adanya*jawab Azra*


dia Siti,ya tuhan sungguh luar biasa,tidak ku sangka tidak ku duga kau ini Siti,hei apa benar kau siti*ucap Reihan tidak percaya*


mendengar Azra bahwa wanita itu Siti Dirga yang tadinya membuang muka ketika melihat Siti kini jadi tidak berkedip akan tidak bisa di percaya bahwa itu Siti.


sungguh dia ini siti*Dirga yang langsung melepaskan pegangan tangan Azra dan Siti*


aku tidak tau bagaimana dia bisa berubah,tapi kenapa kau membiarkan Siti memakai baju seterbuka ini*ucap Dirga*


Dirga yang tidak ikhlas jika tubuh Siti di buat tontonan oleh para tamu dan karyawan karna penampilannya yang begitu menakjubkan.


aku juga tidak nyaman tapi ,tidak apa toh ini hanya sementara*jawab Siti*


tidak banyak waktu,Dirga Azra dan Reihan langsung mempertemukan Siti dengan pak mateo.


permisi om,ini dia teman saya yang membantu membuat rancangan pesta ini*ucap Azra*


ah ya ,silahkan duduk*ucap pak Mateo*perkenalkan saya Mateo Hendranata,ayah dari anak yang kini menangani perusahaan SV group


iya saya sudah banyak mendengar anda dari Azra,senang bisa berkenalan dengan anda*ucap Siti*


banyak pertanyaan yang di lontarkan pak mateo,namun karna waktu di mobil Azra sedikit memberi pelajaran kepada Siti,Siti pun mampu menjawab pertanyaan tersebut.


lalu pak Anton yang dulu pernah memboking Siti ,kini menemui pak Mateo untuk berpamitan pulang,pak Mateo pun juga sama sekali tidak mengenali Siti namun Siti yang melihat pak Anton Siti pun jadi gugup dan sedikit menunduk dengan memalingkan wajahnya.


setelah selesai acara.


Dirga ,Azra dan Reihan pun pulang.


pak dirga tunggu,ada yang harus anda tanda tangani,pak Reihan juga*ucap salah satu karyawan SV group*


Azra Siti,tunggu sini sebentar


em Siti tunggu ya,aku mu ke toilet sebentar*ucap Azra*


Siti pun menunggu di lobby,namun ada seorang laki laki karyawan dari vs group yang menggodanya ,dan bahkan mengganggu Siti.


hei apasih yang kau lakukan,pergi ,jangan ganggu aku*ucap Siti*


ayolah sedikit saja*ucap laki laki itu*


sebentar setelah itu dirga datang sementara Reihan masih mengurusi surat surat.


Andra apa yang kau lakukan, dia sudah bilang tidak mau,lalu kenapa kau memaksanya*ucap Dirga*


ma maaf pak,sa saya permisi*ucap andra*


lain kali aku tidak akan membiarkan mu memakai baju seperti ini lagi*ucap Dirga*


Dirga ,aku sungguh beruntung bisa dekat denganmu,bukan hanya sekedar dekat tapi lebih dekat lagi,*ucap Siti dalam hatinya*ya tuhan apa yang aku fikirkan ini,itu tidak mungkin


Siti entah mengapa saat di dekatmu aku merasa sangat nyaman,sial apa yang aku fikirkan ini*ucap Dirga dalam hatinya*


Siti dan Dirga yang saling menatap hingga ahirnya Azra datang.


Hem Hem,apa yang kalian lakukan*ucap Azra*


pandangan Siti dan Dirga pun seketika langsung teralihkan begitu mendengar suara Azra.


em tidak,tidak ada apa apa*jawab Dirga*hei kemana saja kau ini,kenapa kau tinggalkan Siti sendirian


aku hanya ke toilet,memangnya ada apa,lagipula Siti kan bukan bocah yang harus di jaga bukan*Jawab Azra*


si Andra ,beraninya dia mengganggu Siti*ucap Dirga*


wah bener bener nih anak


sampainya di rumah.


sudah malam ,lebih baik langsung saja kita tidur*ucap Reihan*


kalian jahat sekali,kalian yang membuatku jadi begini,tapi kalian malah langsung mau tidur begitu saja*ucap Siti*


mereka bertiga pun bingung dengan ucapan Siti.


membersihkan make up setebal ini pasti susah,belum lagi maskara yang menempel,lipstik yang matte ,itu akan menghabiskan banyak waktu,setidaknya kalian harus menungguku sampai aku selesai membersihkan make up ini*ucap Siti*


aku siap menemani mu Siti*ucap Azra*


aku juga akan menunggumu*ucap Dirga*


Dirga yang tidak akan membiarkan Azra menemani Siti,Dirga yang sudah mengantuk pun tetap memilih menunggu Siti.


kalo begitu aku juga*jawab Reihan*


Dirga ,Azra dan Reihan pun tertidur di sofa ruang tengah, begitu pun juga dengan Siti.


semakin hari mereka semakin akrab,hingga kini sudah setengah tahun mereka tinggal bersama.


suatu ketika disk uang sedang telfonan dengan Siti di dengar oleh Rijal yang kebetulan sedang melewati kamarnya.


iya Siti ,aku di sini baik baik saja,tidak perlu kwatirkan aku,yasudah kalo begitu kamu juga hati hati*ucap Siska di telepon*


oh ternyata benar ,selama ini Siska dan dan Siti memang saling berhubungan*ucap Rijal dalam hatinya*


begitu Rijal mengetahui hal itu,Rijal langsung masuk ke kamar Siska dan menamparnya.


AW sakit ,apa maksudnya ini pak Rijal*ucap Siska*


beraninya kau membohongi ku,kau bilang tidak berhubungan dengan Siti,lalu tadi apa hah kau sedang telfonan denganya,dasar sialan*ucap Rijal*


sementara handpon ini aku yang bawa*ucap Rijal*


jangan aku mohon jangan


namun Rijal tetap menyita handpon Siska,Rijal pun mengirimkan pesan pada Siti "Siti bisakah kita bertemu malam ini"


chatingan antara Siti dan Rijal yang menggunakan handpon siska.


ada apa Siska


ada hal penting yang harus aku bicarakan


baiklah tapi aku harus pulang sebelum jam delapan,takutnya di marahi bos ku


hanya sebentar,kita bisa bertemu jam setengah tujuh di jl jeruk no 47


baiklah ,sampai nanti malam


Siti yang mengira itu Siska,Siti pun langsung mengiyakan pesan tersebut.


bagaimana ini , bagaimana jika Siti di jebak oleh Rijal,aku harus melakukan sesuatu,tapi apa yang harus aku lakukan*Siska bingung*


Siska bisa saja meminjam ponsel temanya, namun Siska tidak hafal no Siti.


hei kalian berjagalah dengan baik,aku akan menemui Siti nanti setengah tujuh malam*ucap Rijal pada anak buahnya*


Siska mendengar perkataan Rijal tersebut.


aku harus mengikutinya,tapi memangnya aku sendiri bisa apa,aku harus meminta tolong pada seseorang*ucap Siska*


saat Siska akan membuntuti Rijal ,Siska bertemu dengan laki laki yang dulu pernah membokingnya.


hai Siska cantik,maukah kau menemaniku malam ini*ucap laki laki itu*


maaf aku tidak bisa,eh tunggu, sepertinya kau bisa membantu ku,begini saja,aku ingin meminta tolong padamu,setelah kau menolongku aku akan menemanimu selama tiga hari kedepan tanpa membayar ku,bagaiman*ucap Siska*


kau serius ,baiklah aku terima tawaran mu, memangnya kau ingin meminta bantuan apa padaku*ucap laki laki itu*


ssiska tidak memberitahunya secara detail.


pokoknya ikuti saja mobil di depan itu*ucap Siska*


apa yang mau kau lakukan,itu kan mobil Rijal ,itu kan bosmu


sudahlah jangan banyak tanya jika kau ingin aku temani secara gratis


laki laki itupun menuruti Siska,karna kapan lagi ada tawaran seperti itu.


kenapa Siska mengajak bertemu di tempat seperti ini, sudah setengah tujuh,kenapa Siska belum datang juga,*ucap Siti yang sudah tiba di tempat tujuan*


sekitar 10 menit Siti menunggu,Rijal pun menunjukan dirinya,melihat Rijal yang datang,Siti pun terkejut ketakutan.