Life Journey

Life Journey
episode dua belas



dua Minggu kemudian.


Dirga ,apa apan kamu ini,kerja jadi tidak fokus, miting juga sering tidak ikut,kerjaan jadi banyak ga tidak terselesaikan*ucap pak Mateo*


Dirga hanya diam


apa yang sebenarnya mengganggu fikiranmu,katakan pada ayah


Dirga tetap diam


Dirga ,*bentak ayahnya*jawab ayah, jangan diam saja


bisakah ayah keluar dari ruangan ku,aku sedang tidak ingin bicara dengan siapapun*jawab Dirga*


kamu belum menjawab pertanyaan ayah


aku bilang tidak ingin bicara dengan siapapun,ayah cepat keluar dari ruangan ku sekarang juga*bentak Dirga*


kurang ajar, beraninya kamu berkata kasar pada ayah


BRAK*Dirga menggeprak meja*


karna pak Mateo tidak mau keluar dari ruangan dirga, ahirnya Dirga lah yang pergi meninggalkan ruangannya,di loby Dirga bertemu dengan Azra.


hei ga mau kemana lo buru buru gitu*sapa Azra*


namun Dirga tidak menjawab sapaan dari Azra,dan pergi begitu saja,pergi menggunakan mobil tanpa tujuan.


sialll,kenapa aku jadi begini, ini pasti karna Siti, apakah benar aku menyukainya,tapi kenapa aku menyukainya,bodoh bodoh bodoh*Dirga ngomel*


Dirga pun berhenti di sebuah cave,disana Dirga melihat temannya Siti yaitu Siska.


eh tunggu tunggu,sebentar,kamu kan... temanya Siti yang waktu itu *ucap Dirga*


ahirnya Dirga dan Siska berbincang bincang,dan menceritakan kebaradaan siti yang bekerja di rumah makan.


bisa kah kamu mengantarku ke tempat Siti bekerja*ucap Dirga*


sepertinya kamu menyukai Siti ya*ucap Siska*


eh emmm ....*Dirga bingung*


sudahlah tidak perlu di jawab,mari ku antar*ucap Siska*


sampainya di tempat Siti bekerja.


jangan beritahu dulu padanya kalo kamu datang bersama ku,nanti biar aku sendiri yang menunjukan diriku


baiklah,aku sangat berterima kasih padamu


Dirga langsung masuk ke rumah makan tersebut.


permisi saya mau pesan pelayan sini yang namanya Siti*ucap Dirga*


kasir pun bingung dengan perkataan dirga,.


maaf,pelayan sini bukan untuk di pesan ,karna pelayan di sini manusia bukan makanan*ucap si kasir*


iya mba maksudnya itu *menjelaskan *


si kasir pun mengerti dan langsung meminta Siti yang mengantarkan pesanan makanannya Dirga .


permisi silah....,di dirga*Siti terkejut*


hai siti,*Dirga tersenyum*


Siti ingin menghindari Dirga dengan kebelakang.


Siti tunggu ,aku ingin bicara denganmu,ikut aku*ucap Dirga*


Dirga lepasin tanganku aku tidak bisa ikut denganmu,aku sedang bekerja*jawab Siti*


tenang saja ,bos mu sudah tau bahwa aku telah memesanmu


Dirga langsung menarik Siti untuk pergi dari tempat tersebut.


selama 10 menit di dalam mobil keduanya tak ada yang membuka bicara.


emmmm kenapa kamu mengembalikan ponsel nya,itu kan satu satunya cara untuk tetap bisa komunikasi*tanya Dirga*


emmm ,aku hanya tidak mau kamu mengaanggap aku pencuri karna membawa ponsel tanpa izin mu*jawab Siti*


sekarang aku tidak mau tau, kamu harus ikut aku pulang


tidak


kenapa


bagaimana dengan ayahmu,aku tidak ingin kamu dan ayahmu bertengkar lagi,kemarin kalian sudah ribut karena aku


Siti,dengar aku,aku tetap akan mengajakmu kembali tanpa memperdulikan ayahku karna itu rumahku


Dirga mengajak Siti pulang ke rumahnya.


kenapa sepi,dimana Azra dan Reihan*tanya Siti*


mereka menyelesaikan pekerjaan ku


kenapa ,kenapa kamu tidak selesai kan sendiri


kan gara gara kamu


loh kenapa bisa aku


iya karna kamu pergi aku jadi tidak fokus bekerja,dan ahirnya mereka yang menyelesaikan pekerjaan ku


entah kenapa aku senang sekali,awalnya aku ragu menyukai Dirga,tapi sekarang aku benar benar yakin bahwa aku menyukainya, tapi Siti ingat,Dirga dia itu pengusaha ,dan kamu hanyalah babunya,jadi Dirga tidak akan menyukai mu*ucap Siti dalam hatinya*


kenapa kamu senyum senyum


kriettt*buka pintu*


Siti,apakah aku sedang salah lihat karna lelah*ucap Azra*


mungkin iya kita hanya salah lihat,ayo kita tidur saja ,hari yang sangat melelahkan*ucap Reihan*


Azra dan Reihan tidak percaya bahwa itu Siti sungguhan,karna lelah mereka lebih memilih tidur.


esoknya.


aku hampir tidak percaya Siti kembali,aku berharap kamu tidak pergi pergi lagi siti,selain aku kesepian,aku juga jadi dapat kerjaan tambahan karna ulah Dirga*ucap Reihan*


tidak akan, aku tidak akan membiarkan Siti pergi dari tempat ini*ucap Dirga*


sekarang Dirga tidak menempatkan Siti bekerja di rumahnya ,namun bekerja di kantornya sebagai asisten pribadi nya dirga.


tapi bagaimana dengan ayahmu ga*tanya Reihan*


itu biarlah jadi urusanku,Siti kamu sudah siap kan,ayo kita berangkat *ucap Dirga*


emm ta tapi Dirga ,aku tidak bisa pekerjaan yang kau berikan ini,aku tidak mengerti apapun cara kerja di kantor,dan lagi aku takut justru ini membuat masalah baru lagi antara kamu dan ayahmu*ucap Siti*


jangan kwatirkan soal itu,aku sudah menyiapkan jawaban yang tepat untuk ayahku,sudahlah ayo*ujar Dirga*


jadilah mereka ber empat berangkat bersama.


tibanya di kantor.


wah siapa dia


kenapa bersama si bos


lumayan cantik


lagaknya seperti orang desa


perhatikan semuanya, wanita di samping saya ini adalah Siti,dia karyawan baru di kantor kita,tugas dia sebagai asisten pribadi saya,maka dari itu kerjaannya hanya terfokuskan pada saya, terimakasih atas perhatiannya,silahkan kembali bekerja*ucap Dirga*


mohon bantuannya*ucap Siti dengan sedikit membungkuk*


sampainya di ruangan Dirga.


sekarang apa yang saya lakukan pak Dirga*ucap siti*


kau memanggilku apa,pak,ahahahah kalo tidak ada siapa siapa panggil saja seperti biasanya*ucap Dirga*soal kerjaan, kerjaanmu duduk saja,duduk diam di sofa


hanya duduk


ya ,duduk saja


Dirga jangan becanda


Siti dengan hanya bekerja sambil melihatmu,itu adalah hal yang sangat menarik,jadi kau tak perlu melakukan apapun


lagi lagi hatiku tersentuh dengan ucapannya,kenapa aku jadi mudah baper begini*ucap Siti dalam hatinya*


sementara di ruangan Azra dan Reihan.


hei Reihan*ucap Azra *


ya


kira kira apa yang dirga ajarkan ke Siti*tanya Azra*


ya paling hal hal yang ringan ,seperti cara memfotokopi,bersikap,berbicara dengan klien, membuka komputer ,mengetik kurang lebih semacam itu*jawab Reihan*


karna Azra ragu ,Azra ingin memastikan sendiri ke ruangan Dirga.


di ruangan Dirga.


aaa aku bosan hanya duduk tidak melakukan apapun,setidaknya biarkan aku nyapu ngepel*ucap Siti*


ga bisa gitu Siti ,mana ada asisten pribadi malah nyapu ngepel,kalo begitu kamu pijiti saja pundaku*ucap Dirga*


apa pijit,baiklah


Siti pun memijit pundak Dirga, beberapa menit kemudian datang Azra di ruangan Dirga.


kriettt*buka pintu*


apa apaan kalian ini,kenapa malah pijit pijitan begitu,ini di kantor bukan rumah pijit*ucap Azra*


memangnya kenapa ,aku bos nya ,aku bisa menyuruhnya sesukaku*jawab dirga*


dasar bos mesum,diantara para bos cuma elo bos yang minta di pijitin,udah Siti ayo ikut aku biar aku ajarkan cara kerja di sini*ucap Azra*


iya aku mau*jawab Siti ikut dengan Azra*


hei Siti ,kenapa kamu malah mengikutinya,bos mu aku atau dia,Siti*ujar Dirga*


daripada menuruti Dirga yang tidak di beritahu bagaimana cara bekerja di kantor,Siti memilih ikut Azra yang katanya mau mengajari.


Siti,apakah kamu tau ini mesin apa*tanya Azra*


tidak*menggelengkan kepala*


ini namanya mesin fotocopy,jadi kalo kamu di suruh Dirga atau di mintain tolong yang lainya begini caranya,pertama *menjelaskan panjang kali lebar*


Azra tidak hanya mengajari cara fotocopy tapi juga cara ,menghidupkan dan mematikan komputer dan sebagainya.


hei hei hei Azra tadi aku memintamu untuk membuat laporan hasil miting kemarin,malah enak enakan berdua di sini,ayo cepat kerjakan*ucap Reihan*


enak saja kau bilang,aku sedang mengajari Siti ca...


jangan alasan ayo cepat*menarik tangan Azra*


ahahahah mereka ini memang sangat lucu,tapi sepertinya aku sedikit mengerti dengan penjelasan Azra tadi,lebih baik aku coba dulu cara memfotokopi,pertama ini lalu ini ,setelah itu tadi apa ya...mungkin ini


bukan,setelah langkah kedua lalu tombol ini*ucap Andi,orang yang waktu itu mengganggu Siti di acara pesta perusahaan.


terim...*ucap Siti*dia kan orang yang waktu itu *ucapnya dalam hati*ah iya terimakasih


kenalkan aku Andi bagian divisi*ucap Andi*


rupanya dia tidak mengenaliku*ucapnya dalam hati*iya salam kenal


hari hari berikutnya siti mulai bisa menggunakan mesin fotokopi,sedikit mengerti tentang komputer namun belum mengerti cara kerjanya.


suatu hari Dirga mengajak Siti bertemu dengan klien.


iya pak benar sekali,oh iya sebelumnya saya ingin memperkenalkan asisten saya*ucap Dirga*


salam kenal pak saya Siti ,asisten pribadi bapa dirga*ucap Siti*


wahh tapi sepertinya kalian sangat akur ya,hahhaha cocok loh*ucap klien*


bapak bisa saja,kalo begitu mari kita bahas mengenai bisnis ini


setelah satu jam kemudian


bagaiman Siti, menyenangkan bukna kerja di kantor*tanya Dirga*


iya lebih menyenangkan lagi,jika akbisa membantu mu lebih *jawab Siti*


di lobbi restoran Dirga tidak sengaja m nyenggol seseorang.


eh maaf maaf ,saya tidak sengaja*ucap Dirga*


santai saja tidak masalah kok,kamu ,kmu kan orang yang waktu itu pernah aku tolong,tapi malah mengambil dompet ku kan*ucap orang tersebut*


bagaimana ini ,dia mengenaliku*ucap siti dalam hatinya*


maaf , sepertinya anda salah orang,dia ini asisten pribadi saya,jadi dia tidak mungkin melakukan apa yang anda tuduhkan*ucap Dirga*


tidak , aku ingat betul wajah gadis itu,memang sih agak sedikit berbeda waktu itu dia berpenampilan lusuh,kusam dan berantakan,dan sekarang dia rapi,cantik dan anggun, tapi aku ingat betul wajah gadis itu*ucap orang itu*


aku tidak melakukan nya ,aku bulan orang jahat*ucak Siti*


sudahlah mengaku saja ,jangan pura pura,ayo ikut ke kantor polisi*ucap orang itu*


tunggu tunggu tunggu, sepertinya anda memang salah orang,jadi mohon maaf ,permisi*ucap Dirga menarik Siti pergi*


di mobil.


ada ada saja orang tadi, manamungkin kamu melakukan itu ,iya km Siti*ucap Dirga*


aku takut sekali jika dirga tau aku pernah melalui hal itu*Siti justru melamun*


Siti ,kamu kenapa tegang begitu


ah emm ti tidak kok