Life Journey

Life Journey
episode empat puluh satu



mendengar Pak Matteo yang merestui hubungan dirga dan Siti, mereka berdua langsung bahagia dalam hatinya dan langsung mencium tangan Pak Mateo.


tidak menunggu lama,keluarga Siti dan keluarga dirga langsung merencanakan hari pertunangan mereka, namun sebelum acara pertunangan Siti dan Dirga, mereka mendatangi dulu acara pertunangan Azra dan Anya.


di acara pertunangan Anya ,semua penuh tangisan ketika melihat Anya yang duduk di kursi roda ,namun semua tangisan itu juga dihiasi sebuah kebahagian dan mengharukan.


selamat ya anya dan Azra*ucap Dirga*


iya, kalian jangan lama lama ya nyusulnya*ucap Azra*


eh ngomong ngomong kalian kok berani sih datang berdua kesini,ada pak mateo loh disini,jangan pegangan tangan terus nanti kalau kalian ketahuan bisa gawat*ucap Reihan*


tetapi Siti dan Dirga tidak mempedulikan ucapan reihan karena mereka tidak akan bermesraan sembunyi-sembunyi lagi karena sudah mendapat restu dari Pak Mateo.


hei kubilang jangan bergandengan begitu,pak mateo mendekat loh


Rehan jangan kuatir , kita sekarang ga perlu lagi sembunyi sembunyi dari Pak mateo*ucap Siti*


iya Rey karena kita udah mendapatkan lampu hijau dari ayah gue*ucap Dirga*


wahhhh asik donk Lo sekarang,ga bakal ada galau galauan lgi nih


sekarang Dirga ,Siti ,Pak Herman dan Pak Matteo sudah mengakrabkan diri untuk menjadi keluarga.


namun suatu ketika saat Siti pergi dengan Dirga , Rijal kembali menemui mereka.


wah wah wah kabarnya sekarang kamu sudah menjadi seorang model terkenal ya ,selamat ya karyawan ku*ucap Rijal*


mendengar ucapan Rijal tentu saja Siti gemetar dan gugup.


apa maksudmu bicara seperti itu pada Siti, kenapa kau bilang dia karyawanmu*tanya Dirga*


wao apakah kamu tidak tahu kalau Siti pernah bekerja di tempatku ,Siti...kenapa kau tidak cerita pada kekasihmu ini, seharusnya kamu jujur kepada dia siapa kamu sebenarnya dan apa pekerjaanmu saat di tempatku*ucap Rijal*


diam kamu*ucap Siti*


Siti kenapa sepertinya kamu gugup sekali, wow... kamu kok mengeluarkan keringat dingin ,apakah kamu kepanasan ,kebingungan atau bagaimana*ucap Rijal*


Siti kamu kenapa kamu, tidak apa-apa kan kamu baik-baik saja*tanya Dirga*


Dirga,ayo kita pergi saja dari sini, sepertinya kepalaku sedikit pusing*ucap Siti menghindari Rijal*


baiklah,ayo...


tidak hanya sekali itu saja,namun Ahir Ahir ini Rijal sering menemui mereka ketika bersama.


hai,kita bertemu lagi, sepertinya kita ini memang di takdirkan untuk berteman ya*ucap Rijal*


lagi lagi kenapa dia selalu menggangu ku*ucap Siti dalam hatinya*


tunggu,sebelumnya apa hubunganmu dengan Siti*tanya Dirga*


bagaimana ini*ucap Siti dalam hatinya* Dirga sudahlah, aku dan dia hanya teman*jawab Siti*


teman, tapi kalian tidak terlihat seperti teman ,melainkan ada suatu hal yang kaian sembunyikan*ucap Dirga*


loh itu Siti dan Dirga,laki laki itu kan ,wah gawat jangan jangan dia mau....*ucap Daniel yang melihat dari jauh *


Daniel langsung mendekati Dirga dan siti .


baiklah ,akan aku beritahukan siapa aku sebenarnya*ucap Rijal* jadiii ...


eh Siti,hai Dirga,lama ya kita ga ketemu, Bagaimana kalo kita makan bersama yuk*ucap Daniel*


sepertinya Daniel mengerti situasi ini*ucap Siti dalam hatinya* ah iya aku mau,ayo Dirga kita makan bersama*ucap Siti*


namun lagi lagi Rijal gagal lagi.


hari berikutnya.


Rijal kembali melihat Siti dengan laki laki,dan kali ini Rijal langsung ke inti dari perkataan nya.


hei pelacur,Dirga,kekasihmu ini adalah seorang pelacur*ucap Rijal*


namun begitu Siti dan Daniel menoleh,Rijal kaget ternyata laki laki yang bersama Siti itu bukan Dirga.


aku sudah tau hal itu,itu kan yang mau kau beritahukan pada Dirga,dan aku sebagai teman Siti,tidak akan membiarkan hal itu terjadi*ucap Daniel*


hari berikutnya.


Dirga, Sekarang aku tidak mau bertele-tele lagi ,aku akan langsung pada intinya, jadi sebenarnya aku ini adalah bos di mana tempat Siti bekerja dulu dan Ju....


eh sayang,kok kamu ninggalin aku sih ,tadi aku nyariin kamu kemana-mana loh , kita pergi yuk kita jalan-jalan ke taman yang bagus ke danau*ucap Siska menarik tangan Rijal*


lagi-lagi keberuntungan memihak pada Siti, rijal kembali digagalkan oleh Siska.


Siska terimakasih*ucap Siti dalam hatinya* Dirga sudahlah jangan pikirkan, lebih baik sekarang kita kembali ke kantor masing-masing saja*ucap Siti*


malam harinya Siti semakin tidak tenang karena memikirkan kejadian kejadian sebelumnya ,tentunya Siti takut jika rijal berhasil memberitahu dirga bahwa Siti adalah seorang PSK.


aku belum siap ,aku takut ,aku takut jika dia meninggalkanku ketika dirga tahu siapa aku dulunya*ucap Siti*


namun suatu ketika, akhirnya Rizal berhasil membeeitahu pada Dirga bahwa Siti adalah seorang PSK yang bekerja di tempatnya.


Siska,aku benar benar takut jika rijal kembali menemui Dirga lagi*ucap Siti*


Siti,tenanglah, jangan pikirkan hal itu ,aku yakin dia mencintaimu apa adanya ,aku yakin dia bisa menerima kamu walau dia tahu kamu adalah mantan seorang PSK ,walau begitu kamu tidak pernah menjual diri kan ,kamu tidak sekotor para pelacur lainnya, jadi tenanglah, percayakan saja bahwa dia juga akan tetap baik-baik saja denganmu*ucap Siska*


kemudian Siti meminta untuk bertemu dengan Dirga.


tumben sekali Siti kamu mengajakku pergi duluan, biasanya kamu kalau enggak aku ajak enggak ngajak*ucap Dirga*


iya tiba-tiba aku sangat merindukanmu, aku ingin menghabiskan waktu lebih lama denganmu Dirga*ucap Siti*


Siti kamu baik-baik saja kan ,kenapa kamu Ahir Ahir ini jadi sering ketakutan begitu, kamu juga jadi sering gugup ,apa ada hal yang kamu sembunyikan dariku


tidak ,tapi ada satu hal yang aku pikirkan, aku takut ,aku takut kehilangan kamu Dirga,aku nggak mau kehilangan kamu aku nggak akan sanggup untuk kehilangan kamu


hei apa yang kamu bicarakan ini, kenapa tiba-tiba kamu takut kehilangan aku, aku tidak akan meninggalkanmu Siti, percayalah


walopun kamu tau keburukan ku, apakah kamu akan tetap bersama ku


ada apa dengan Siti ,seolah olah dia sedang menyembunyikan rahasia besar yang sebentar lagi akan terbongkar*ucap Dirga dalam hatinya* Siti,aku menerimamu dan segala kekurangan mu,jadi sekarang cukup ,jangan menangis lagi


dua hari kemudian.


iya terimakasih bantuannya pak Mateo*ucap rijal*


sama sama pak Rijal,semoga kami bisa bekerja sama dengan baik *jawab pak Mateo*


pak Mateo ini....*ucap Siti belum selesai* Rijal, Bagaimana bisa mereka berdua bekerja sama,ini semakin gawat*ucap Siti dalam hatinya*


oh iya , terimakasih ya Siti ,tadi saya lupa jamnya masih tertinggal di meja*ucap pak Mateo*


wah siapa ini pak,cantik sekali*tanya Rijal*


dia adalah calon menantu saya*ucap pak Mateo yang kini membanggakan Siti sebagai calon mantunya*


wao calon menantu,apakah bapak sudah mengenali calon menantu bapak ini dengan benar*ucap Rijal*


emm pak Mateo,Dirga sudah menunggu, sepertinya kita harus segera pergi*ucap Siti*


oh baiklah


ya tuhannnn,aku benar benar takut,aku dan dirga baru saja mendapatkan restu dari ayahnya Dirga,tapi bagaimana jika rijal memberitahu pada mereka *ucap Siti dalam hatinya*


hari berikutnya.


Siti,apakah kamu sudah siap untuk kehilangan Dirga hari ini juga,karna aku tidak akan lagi memberimu kesempatan *ucap Rijal*


kenapa sih,kamu selalu saja membuatku gellisah,bisakah kamu jauh jauh dari ku dan orang yang ada di sekitar ku*ucap Siti*


oh itu pak Mateo, sekarang aku akan memberitahunya, saat ini juga*ucap Rijal mendekati pak Mateo*


tidak,aku tidak akan membiarkan mu mengatakan hal itu*ucap Siti menghentikan Rijal*


hingga Ahirya Siti dan Rijal debat di parkiran.


loh itu pak Rijal dan juga Siti,sedang apa mereka*ucap pak Mateo*


pak Mateo menghampiri Siti dan rijal di parkiran.


maaf,ada apa ini *tanya pak Mateo*


bagaimana ini*ucap Siti takut dalam hatinya*


oh kebetulan sekali pak Mateo datang ke mari,begini pak ada uang ingin saya katakan pada anda tentang calon menantu anda ini*ucap Rijal*


pak Mateo bingung dengan apa yang ingin di katakan.


pak,sudahlah jangan dengarkan dia,lebih baik kita segera pergi *ucap Siti*


tunggu, memangnya apa yang kamu ketahui tentangnya*tanya pak Mateo*


jadi,sebel dia ini menjadi model terkenal dia pernah bekerja sebagai....


cukup,tolong jangan membuat hubungan saya dengan pak Mateo jadi renggang*ucap Siti*


Siti,biarlah dia berkata sesukanya,toh kalo kamu wanita yang baik ,apa yang akan dia jelek jelekan tentang mu,pak Rijal ayo lanjutkan*ucap pak Mateo*


Siti pernah menjadi seorang psk...


Oka Mateo terkejut mendengar ucapan rijal yang menyebut Siti seorang psk, Siti pun juga sangat gugup dan gemetar,tak mampu berkata apapun seolah mulutnya terkunci dan hanya bisa memejamkan matanya.


emmm pak Rijal,kenapa anda bisa bicara seperti itu*tanya pak Mateo*


karna saya pernah membokingnya*jawab Rijal yang tidak mengaku bahwa dirinya adalah pemilik rumah psk tersebut*


pak Mateo jangan percaya pak,dia berbohong*ucap Siti*


bohong katamu,saya punya buktinya loh


cukup*ucap pak Mateo *


sepertinya saya salah telah merestui hubungan mu dengan anakku, tanpa saya ketahui ternyata kamu adalah wanita penghibur, dasar wanita jalang,jauhi anaku detik ini juga*ucap pak Mateo*


Rijal menertawakan Siti yang di rendahkan oleh pak Mateo.


pak ,saya bisa jelaskan,say mohon dengarkan saya dulu pak*menahan tak Mateo untuk pergi*


lepaskan*mendorong Siti*


Pak saya mohon dengarkan saya dulu Pak....


hahaha, ini baru ayahnya lo yang tahu ,lalu bagaimana ya jika Dirga juga tahu kau itu perawan atau penghibur


baru saja pak Mateo merestui hubungan anaknya dengan Siti,dan mulai merencanakan pertunangan,namun semua justru seolah menjadi sebuah rencana yang terbalik,belum lagi di tambah jika Dirga mengetahui masalah ini,apakah Dirga akan tetap memilih bersama Siti walau tahu Siti adalah mantan seorang PSK, atau justru dirga akan meninggalkan Siti begitu tahu hal yang sebenarnya.