
Dirga tidak suka Siti dekat dengan daniel, apalagi sekarang Siti yang bekerja di tempat Daniel,mereka akan bertemu setiap hari,dan semakin akrab.
Dirga... tenang saja,aku dan Daniel hanya lah teman,Daniel juga baik denganku,tidak akan ada apapun diantar aku dan daniel,percayalah*ucap Siti*
Dirga berusaha percaya dengan siti,namun tetap saja hatinya tidak bisa tenang ,well orang mana yang tenang tenang saja ketika pasangannya dekat dengan orang lain.
Lo kenapa sih ga,diem Napa,mondar mandir kayak kipas angin*ucap Azra*
gini ya,gimana perasaan Lo ketika orang yang Lo suka itu di deketin sama orang lain,*tanya Dirga*
hah, sejak kapan Lo ngambil pusing soal hal penting gitu sih*tanya Reihan*
sejak gue suka sama Siti*jawab Dirga*
emang bener ya kata pepatah,kalo cinta itu bisa buat orang jadi goblok*ucap *
gue ga goblok,tapi gue ini cinta banget*jawab Dirga*
lo ga perlu mikirin soal cinta ,kalo Siti tergoda,Lo harus berterima kasih sama orang yang deketin siti ,karna dia Lo jadi tau kalo Siti bukan wanita yang Pantes buat Lo perjuangin, tapi kalo Siti ga tergoda sama tuh cewo,berarti siti pantas buat Lo perjuangin,simple kan, ngapain Lo ambil pusing sih
Dirga mengikuti apa nasehat Reihan.
namun suatu ketika Dirga melihat Siti bersama Daniel yang sedang makan bersama.
Siti,apa yang kau lakukan dengany di sini*ucap Dirga*
emmm anu ,aku ...
aku menraktirnya makan sebagai ucapan terimakasih karna dia banyak membantuku di kantor*ucap Daniel*
posisi Siti di kantormu itukan sebagai OG,bagaimana bisa Siti banyak membantu pekerjaan mu*tanya Dirga*
saat sekretaris ku tidak masuk karna ada urusan lain,aku sangat repot bolak balik ruangan hanya untuk memfoto kopi dokumen dokumen,dan Siti membantuku memfotokopinya karna sebelumnya dia pernah bekerja di tempatmu kan
tenang Dirga tenang*ucapnya dalam hati* Siti ikut aku*menarik tangan Siti*
Siti pun ikut dimana Dirga mengajaknya.
aku tidak suka kamu dekat dekat denganya,walopun Kalina hanya teman*ucap Dirga*
lagi lagi aku membuat dirga marah,padahal aku tidak akan mengganti posisinya dengan siapapun*ucap Siti dalam hati*dia hanya bosku,aku sebagai karyawan nya hanya menuruti perintahnya*ucap Siti*
ucapan Siti terlihat begitu tulus,bagaimana bisa aku tidak percaya padanya*ucap dirga dalam hatinya* aku percaya padamu*mendekati Siti*
Dirga, apa yang mau kau lakukan,ini tempat umum ya,kau jangan aneh aneh*ucap Siti menjauhi Dirga*
Hem Hem,sudah jam kerja ,ayo Siti kita kembali*ucap Daniel menghampiri Siti*
ahhh menyebalkan sekali dia ini*menjuh dari Siti*
baik pak,Dirga aku harus kembali bekerja,sampai jumpa*ucap Siti*
Dirga hanya bisa diam ketika Siti lebih memilih ikut Daniel karna Daniel memang bosnya.
aku bisa apa kalo begini*ucap Dirga*
namun ketika Siti dan Daniel hendak masuk mobil,Siti di tangkap anak buah Rijal.
aaaa lepaskan,lepaskan aku*ucap Siti*
hei,apa yang kalian lakukan*ucap Daniel*
Daniel pun berkelahi dengan anak buah Rijal, tapi untunglah ada securiti yang melihat itu dan langsung melerai mereka.
mereka itu siapa Siti*ucap Daniel*
ank buah Rijal,penjaga di tempat psk tempat ku dulu*jawab Siti*
sepertinya mereka masih menginginkanmu Siti,kau harus berhati hati
bukan hanya aku yang harus berhati hati,tapi ayahku juga bisa saja mereka tangkap
apa hubungannya ,kenapa melibatkan ayahmu
*Siti menceritakan yang sebenarnya*
suatu ketika pada pukul 10:00 pak Mateo baru saja pulang dari bertemu klien,saat itu pak Mateo menyetir mobil sendiri karna sopir pribadi nya sedang ada urusan lain,namun saat pak Mateo melewati jalanan yang sepi dan rawan,tiba tiba ada yang melempar batu pada kaca mobil bagian belakang ,pkanmateo pun kaget , lalu seketika berhenti untuk mengecek mobilnya.
ada apa ini,seperti ada sesuatu yang melempari mobilku*ucap pak Mateo turun dari mobil*
Waah sial, sepertinya aku sudah sangat berhati-hati membawa mobil atau ada orang yang sengaja melempar dengan batu* ucap pak Mateo bertanya-tanya*
sesaat kemudian ada orang dari belakang yang memukul pak Mateo dengan kayu,pak Mateo pun hingga terjatuh dan lemas tak mampu berdiri sementara para begal itu terus menghajar pak Mateo.
pada saat itu waktu sudah malam ,jalanan pun sepi tidak ada orang satupun yang melewati jalan itu, namun keberuntungan memihak kepada Pak Mateo hingga ada orang yang membantunya.
apa apan itu,kasian sekali dia*ucap seseorang yang melewati jalan tersebut*aku harus membantunya,sekarang aku harus bagaimana ini
kemudian orang yang melewati jalan tersebut teriak teriak ada begal sambil memukul pohon bambu agar para warga mendengar.
sial beraninya dia ,hei kamu cepat sikat dia*ucap salah satu begal*
baik bos*jawab satunya*
salah satu begal itu mendekati orang yang memukuli pohon bambu tadi dan berusaha menghajarnya ,sesaat kemudian datanglah warga secara bergerombol ,karena banyaknya warga yang datang, ke dua begal tersebut lari terbirit-birit.
terimakasih para warga semua ,bapak ibu terimakasih banyak*ucap orang yang tadi memukuli bambu*
kemudian pak Herman langsung menolong pak mateo.
tuan ,apakah tuan masih mampu untuk berdiri,mari saya antar ke rumah sakit*ucap pak Herman*
pak Herman membantu pak Mateo masuk ke dalam mobil dan langsung membawa pak Mateo ke rumah sakit, pak Herman bisa menyetir karena dulunya Pak Herman pernah bekerja menjadi seorang sopir truk.
sampainya di rumah sakit Pak mateo langsung dimasukkan ke ruang UGD dan Pak Herman menunggunya di luar.
sekitar 10 menit kemudian dokter keluar dari ruangan UGD dan bertanya siapakah keluarga dari Pak Mateo, dan Pak Herman menjawab bahwa dirinya adalah orang yang membantu mengantarkan pasien ke rumah sakit, karena tidak ada pihak keluarga dokter pun berbicara kepada Pak Herman, tidak ada luka parah pada pak Mateo, hanya banyak memar memar bekas pukul dan tendang , setelah luka-luka Pak mateo diobati ,Pak Herman pun meminta izin untuk masuk bertemu dengan Pak Mateo.
bagaimana keadaan tuan*ucap pak Mateo*
syukurlah berkat Anda saya baik-baik saja,saya benar-benar mengucapkan banyak terima kasih kepada Anda pak,Anda telah menyelamatkan hidup saya ,saya tidak tahu bagaimana jika tadi bapak tidak datang, mungkin saya sudah mati dihajar oleh para begal itu*ucap pak mateo*
jangan berlebihan tuan ,saya juga tidak begitu banyak membantu, tadi juga kebetulan ada warga yang datang dengan cepat ,hingga akhirnya para begal itu langsung pergi*ucap pak Herman*
oh iya tuan ,apakah ada pihak keluarga yang bisa tuan hubungi ,dengan begitu nanti akan ada keluarga tuan yang bisa datang untuk menjemput
tidak perlu, saya tidak ingin memberitahu keluarga saya, saya tidak ingin membuatnya khawatir,oh iya pak ini ada sedikit uang untuk bapak sebagai ucapan terima kasih saya, mohon diterima*menyodorkan sejumlah uang*
jangan tuan, tidak perlu ,saya malah jadi tidak enak kalau harus menerima uang itu
tidak apa-apa terima saja ini ,enggak sebanding dengan pertolongan bapak pada saya tadi
sungguh tuan, saya tidak enak, saya akan lebih senang jika tuan memberikan saya sebuah pekerjaan
memangnya apa pekerjaan Anda saat ini
oh begitu baiklah ,Bagaimana kalau anda jadi sopir pribadi saya saja
baik Pak dengan senang hati
ahirnya Pak Herman bekerja menjadi supir pribadi Pak Matteo.
hari-hari berikutnya.
hari ini aku ingin pergi ke kantor dirga, aku ingin makan siang bersamanya*ucap Siti*
Siti yang telah izin pada Daniel untuk datang ke kantor jam dua siang karna ingin pergi ke tempat Dirga dahulu,Daniel pun mengizinkan .
sampainya di kantor Dirga,Siti justru melihat Dirga sedang makan bersama Anya.
ga makan dua piring lagi Dirga*ucap Anya*
ya ngga lah,kemarin kan gue makan dua piring karna elo yang bikin gue laper*ucap Dirga*
hahahaha, sorry sorry,yaudah yuk lanjut makan...
kenapa rasanya begitu sakit melihat Dirga dekat dengan wanita lain,kenapa aku harus melihat ini*ucap Siti dalam hatinya* lebih baik aku pergi saja
ketika Dirga Siti berbalik arah untuk pergi ,Siti justru bertabrakan dengan azra.
eh Siti,hei apa kabar,kamu kok ga bilang sih kalo mau main kesini,Siti,kamu baik-baik aja kan, kamu nangis ya*tanya Azra*
namun Siti tidak menghiraukan azra dan langsung pergi begitu saja.
hei Siti tunggu, dia kenapa sih kok aneh gitu*ucap Azra*
lalu ketika Azra melihat Dirga yang sedang makan siang bersama anya ,azra langsung faham,kenapa tadi Siti bersikap aneh, menangis dan langsung pergi begitu saja.
oooowwww jadi itu alesanya*ucap Dirga*
Dirga Dirga bego banget sih Lo
Siti langsung kembali ke kantor .
loh Siti,katanya mau kembali ke kantor jam dua,ini baru jam satu loh,apa tidak jadi bertemu dengan Dirga*tanya Daniel*
Siti hanya menggelengkan kepalanya.
loh kenapa,kamu kok jadi sedih gitu sih,kamu baik baik aja kan,atau Dirga ngelakuin sesuatu sama kamu*tanya Daniel*
engga kok,aku gapapa,aku juga udah ketemu Dirga,tapi dirga nya mau ada meeting,jadi aku langsung balik ka kantor sebelum jam dua*ucap Siti berbohong*
oh gitu,tapi kok sampe nangis sih,nih aku ada sapu tangan buat ngusap air mata kamu*menyodorkan sapu tangan pada Siti,Siti pun menerimanya*
# jangan pernah membuat wanita menangis, karena akan sangat menyakitkan jika ada laki-laki lain yang membantu menghapus air matanya, peringatan untuk kaum Adam#
setelah itu Siti dan Daniel kembali bekerja ke tempatnya masing-masing.
sebenarnya apa sih hubungan lo sama Pak Daniel*ucap bila yang menghampiri Siti*
tidak ada mbak, saya dan Pak Daniel hanya sebatas bos dan juga karyawan*jawab Siti*
kalau nggak ada apa-apa ,kenapa Pak Daniel bisa perhatian banget sama lo, sampai dia ngasih sapu tangannya buat menghapus air mata lo, hellowwww... itu bukan seperti bos dan juga karyawan*ucap Billa*
sungguh saya tidak berbohong
oke, kalau gitu Lo nggak usah deket-deket sama Pak Daniel dan nggak usah cari perhatian sama dia..*tegas Billa*
memangnya kenapa Mbak memangnya Mbak ini siapanya Pak Daniel bukankah Mbak sama Pak Daniel juga sebatas bos dan juga karyawan
lancang kamu ya berani tanya kayak gitu sama atasan , udah sana kembali kerja yang benar ,ingat ya kata-kata aku tadi