
siapa wanita yang kau maksud itu*tanya Rijal*
namanya Siska,dia benar benar tidak menghargai aku Sama sekali*ucap laki laki itu*
Rijal pun meminta maaf atas permasalahan yang telah di lakukan karyawan nya,setelah itu Rijal menemui disk dan memarahi nya atas perilakunya.
iya pak ,saya minta maaf,saya tidak akan mengulanginya lagi*ucap Siska*
memangnya siapa teman yang kau temui itu*tanya Rijal*
Rijal ini ga boleh tau kalo orang itu adalah Siti*dalam hatinya*emm dia teman sekolah waktu SD,iya teman lama*jawabnya*
oh benarkah,jadi bukan siti
hahaha Siti,saya tidak dekat dengan Siti,saya tidak peduli padanya
baiklah kalo begitu
malam harinya.
hei Dirga kau harus merencanakan untuk ulang tahun perusahaan mu besok*ucap Reihan*
kau saja yang atur*jawab Dirga*
Dirga,jangan gitu Lo,bokap Lo bisa marah marah nanti*ucap Azra*
kalo boleh tau ulang tahun yang ke berapa*saut Siti*
yang ke 50 tahun*jawab Reihan*
wahh ,boleh aku bantu merancang acaranya*ucap Siti*
kamu bisa
bagus kalo begitu
ah tidak tidak tidak,kalo Siti yang ngerancang pasti akan aneh*ucap Dirga*
tidak kok,di desa aku ini sudah biasa merancang sebuah acara*jawab Siti*
jangan samakan di desa donk Siti,kita kan di kota*ucap Azra*
iya,aku mengerti,ayolah percaya padaku*ucap Siti*
ahirnya Dirga mengizinkan Siti membuat rancangan untuk ulang tahun perusahaan nya.
esoknya.
esoknya Siti bangun kesiangan ,Siti yang biasanya bangun jam lima,kini Siti bangun jam setengah delapan.
maaf,aku tidak menyiapkan sarapan,bangunku telat,tapi aku berhasil menyelesaikan ini*memberikan selembar kertas*
apa ini
hah jadi kau semalaman tidak tidur untuk menyelesaikan rancangan untuk acara ulang tahun perusahaan*ucap Azra*
apa,coba lihat*ucap Reihan*
Siti ,kamu ga perlu melakukan hal itu,lihat matamu jadi bengkak gitu,lebih baik kamu istirahat saja,soal sarapan,kita bisa sarapan di luar, sekarang tidurlah*ucap Dirga*
setelah berangkat bekerja,Siti pun juga pergi ke pasar untuk membeli bahan makan malam.
di perjalanan pulang,Siti melihat anak kecil yang duduk di depan Indomaret sambil menangis,lalu Siti pun menghampiri anak kecil tersebut.
hai ,kamu kenapa menangis*ucap Siti mengelus kepala anak itu*
huaaaaa,aku terpisah dengan bibi*ucap anak kecil itu*
apakah kamu tau alamat rumah mu,jika ingat Kaka bisa mengantarmu*ucap Siti*
jalan kenanga ,no 17*jawabnya*
Siti pun mengantarkan anak kecil itu pulang.
ini rumahku kak, terimakasih telah mengantarkan aku pulang,aku punya sesuatu untuk Kaka tunggu ya*masuk mengambil sesuatu*
anak itu memberikan Siti sebuah jepit rambut.
wah terimakasih ,kalo begitu kamu masuklah,kaka pulang dulu ya*ucap Siti*
hati hati kak
di kantor.
coba lihat ga, kalo dipikir pikir memang rancangan yang di buat Siti ini ada kedesa desaannya,tapi ga semua karna sebagian juga seperti menarik untuk kita coba*ucap Reihan*
iya, pestanya jangan hanya menari tapi juga ada dansa,agr aku bisa mengajak Siti berdansa ria*ucap Azra*
enak saja ,tidak bisa begitu lah,memangnya Siti akan mau berdansa denganmu*ucap Dirga*
eh tunggu, ngomong ngomong bagaimana jika nanti pestanya Siti di ajak saja*ucap Reihan*
aku sih setuju,tapi semua orang pasti akan bertanya-tanya siapa itu siti,dan lagi kalo sampai bokap nya Dirga tau *ucap Azra*
aku setuju,Siti kita ajak saja ke pesta,tapi Siti ke pesta dengan menggunakan seragam pelayan ,dengan begitu pasti tidak ada yang curiga dan bertanya siapa itu Siti*ucap Dirga*
malam harinya .
saat makan malam Dirga menawari Siti untuk ikut datang ke pestanya,namun Siti menolak karna merasa dirinya tidak pantas ada di sana,lalu Dirga menjelaskan agar Siti datang sebagai pelayan,ahirnya Siti pun menerima tawaran tersebut.
tapi disana kita tidak boleh terlalu akrab dengan Siti,karna itu akan membuat orang lain curiga*ucap Reihan*
esok paginya
hari ini di kantor pasti sibuk sekali untuk mempersiapkan acaranya, setidaknya kau datang lah,atur acaramu ini*ucap Reihan*
beraninya kau menyuruh bos mu,lalu kenapa jam segini kau masih di rumah,sana kerja,mau ku potong gajimu*ucap Dirga*
di sini aku di tugaskan sebagai sekretaris mu,sekaligus mengawasi kerjamu,itu atas perintah bos besar,lalu bagaimana jika bos besar tau hal ini ya*ucap Reihan*
hei hei hei,apalah kamu ini,aku tidak mau ,hari ini kan tidak ada kerjaan di kantor,jdi biarkan aku melukis untuk hari ini*ucap Dirga*
hei Dirga,kalo begitu tolong lukiskan aku dengan Siti ya,ayo Siti kemari*ucap Azra*
Azra pun mengajak Siti berpose duduk berdekatan dengan bergandengan tangan seolah olah sedang dinner,melihat itupun Dirga kesal dan melukis mereka dengan acak acakan.
tiga puluh menit kemudian.
selesai *ucap Dirga*
aku mau lihat,hah apa yang kau gambar ini,kenapa di sini aku begitu jelek,rambut gundul, gendut, sementara kau menggambar Siti dengan begitu anggun dan mempesona*ucap Azra*
coba aku juga mau lihat*ucap Siti*wahhh aku merasa itu bukan aku,disitu aku terlalu bagus,padahal aslinya begitu dekil
malam acara pesta ulang tahun perusahaan pun tiba.
bagaimana , apakah seperti ini tidak akan ada orang yang curiga*ucap Siti yang mengenakan seragam pelayan,dengan rambut di sanggul*
Siti kau cocok gaya rambut begitu, flawles*ucap Azra*
iya Siti aku akui kau cantik*ucap Reihan*
Dirga tidak pernah memuji Siti,namun dalam hatinya dia juga ingin berkata bahwa Siti itu sangat cantik,namun Dirga tak mampu untuk mengatakan kata kata itu,dia hanya berani berkata dalam hatinya"sial kenapa dia cantik sekali,padahal hanya dengan rambut disanggul dan memakai baju pelayan"
mereka pun berangkat dan menurunkan Siti lewat pintu belakang, sementara Dirga dan yang lainya melewati pintu depan.
kalian ,jangan bilang siapapun jika aku sudah datang,kalian saja yang menemui para tamu,aku mau di ruangan ku dulu*ucap Dirga*
acara pun telah di mulai,sambutan dari para pemimpin yang begitu antusias.
setelah ini langsung saja sambutan dari Presdir SV group yang di tangani oleh Dirga Hendranata putra dari bapak Mateo Hendranata,silahkan naik*ucap MC*
Dirga yang begitu tidak meminati sebagai seorang pengusaha,tapi dirinya tetap berusaha menunjukkan yang terbaik untuk perusahaan yang ia tangani saat ini.
semua yang berada di pesta tersebut begitu menikmati tarian tarian ,dansa,musik yang meriah, beragam makanan dan minuman yang telah di sediakan.
dimana Azra,aku belum melihatnya dari tadi, Jangan jangan dia mengajak Siti berdansa,tidak bisa di biarkan*ucap Dirga dalam hati*
namun Dirga sekilas melihat Siti yang sedang mengeluarkan minuman,itu membuatnya lega karna ternyata Siti tidak sedang berdansa dengan azra.
dirga yang melihat Siti itu pun,di ketahui oleh Siti,hingga kini Siti dan Dirga bertatap mata,seketika Dirga langsung membalikkan pandangan.
di tengah tengah keramaian ,tidak sengaja Siti menyenggol seseorang .
maaf,saya tidak sengaja*ucap Siti*
setelah bertatapan muka dengan orang yang Siti senggol Siti dan orang itu pun saling terkejut .
dia, pak Anton,yang memboking ku dulu,bagaimana ini,semoga dia tidak mengenaliku*ucapnya dalam hati lalu pergi*sekali lagi maaf,permisi
Siti pun langsung pergi karna terkejut melihatnya dan menenangkan dirinya di belakang kantor sambil menghirup udara segar,namun beberapa menit pak Anton itu pun menyusul Siti.
ya Tuhan, bagaimana aku bisa bertemu denganya,semoga saja dengan penampilan ku yang seperti ini,dia tidak mengenali ku*ucap Siti*
haha ternyata benar kau Siti rupanya,aku hampir tidak mengenalimu ,jadi apakah kamu sudah keluar dari pekerjaanmu untuk mengehibur para lelaki,dan sekarang memilih jadi seorang pelayan*ucap pak Anton*
diam, jangan pernah katakan itu lagi di hadapan ku,setidaknya pekerjaan ku sekarang ini lebih mulia dibanding sebelumnya,dan anggap saja kita tidak pernah kenal*jawab Siti*
memangnya berapa bayaran yang kau dapat dengan menjadi pelayan,bukankah menjadi seorang psk kau mendapatkan bayaran yang lebih besar*ucap Anton*
tak peduli berapa banyak yang aku dapat,yang jelas aku sudah tidak sehina yang dulu,jadi aku mohon ,pergilah dari hadapanku*ucap Siti*
Siti pun langsung pergi menghindari pak Anton.
sementara lainnya yang menikmati pesta tersebut.
Dirga pesta perusahaan mu ini benar benar luar biasa,apakah kamu yang merencanakan pesta ini*ucap Dirga*
emmm Reihan ayah,iya Reihan yang merencanakan semua nya*jawab Dirga*
oh benarkah,kalo benar begitu berarti ayah tidak salah memilih Reihan untuk menjadi sekretaris mu sekaligus asisten pribadi *ucap pak Mateo*
dan saat itu kebetulan Reihan melewati jalan tepat di depan pak Mateo,pak Mateo pun mengungkapkan terimakasih pada Reihan dan bertanya apakah jawaban Dirga benar bahwa Reihan yang merancang pesta ini,karna Reihan pernah menjadi asisten pribadi pak mateo,dan pak mateo pun ragu dengan keahlian Reihan yang satu ini.
oh Rei kebetulan kau lewat,Selma ini saya tidak tau akan keahlian mu dalam merangkai sebuah acara, terimakasih ya atas rancangan pesta ini *ucap pak Mateo*
pak Mateo tidak perlu berterima kasih pada saya,karna acara ini seratus persen Dirga yang merancangnya*jawab Reihan*
Dirga yang belum memberitahu Reihan soal itu, lalu mendengar jawaban Reihan tersebut Dirga pun menciut.
ooowww ,lucu sekali jawaban kalian ini hahaha, Dirga bilang Reihan yang merancang pesta ini seratus persen, lalu Reihan bilang Dirga yang merancangnya seratus persen,jawaban kalian ini benar benar ketahuan sekali jika berbohong*ucap pak Mateo*
emm ayah biar aku jelaskan,jadiiii*Dirga menjelaskan suatu kebohongan bahwa sebenarnya yang membuat rancangan pesta tersebut adalah Azra ,namun Dirga malu untuk mengakuinya, karna usia Azra yang lebih muda darinya tapi keahlianya dalam merangkai sangat hebat.*jadi begitu ayah
oh jadi Azra ,hebat juga anak itu*ucap pka Mateo*
lalu pak Mateo pun menelpon Azra dan meminta Azra untuk menghadapnya.