
tidakkkkkk..............
papa yang tadinya fokus pada kerjaan kantor,langsung kaget mendengar Anya berteriak,mama yang tadinya tertidur di sofa langsung terbangun mendengar teriakan Anya.
anya.....
mamaaaaa hiks huaaaaa dimana kakiku dimana ma ,papa jawab pa kembalikan kakiku
Anya sangat syok ketika mengetahui kaki sebelah kirinya Tidaka ada,mama dan papanya menjelaskan karna itu demi kebaikan anya,kemudian Clara yang baru sampe depan pintu mendengar suara tangisan dari dalam ruangan Anya, Clara langsung segera masuk.
Anya tenang Anya tenang,kamu ga boleh begini,kamu harus tenang dulu*ucap Clara*
kaka juga tau soal hal ini tapi kenapa tidak memberitahuku,jahat kalian semua jahat
Anya tidak berhenti menangis dan meronta atas kehilangan kakinya,tapi Clara dan orang tuanya terus berusaha menenangkan Anya.
esok paginya.
hiks,aku tidak mau kehilangan kakiku kak hiks*ucap Clara*
anya ini demi kebaikanmu,dokter yang menyarankan kakimu harus diamputasi*ucap Clara*
tapi kenapa kalian tidak meminta izin padaku
tidak bisa menunggu kamu yang masih tidak sadarkan diri Anya, karna itu harus di lakukan secepat mungkin
lalu sekarang bagaimana aku berjalan,bagaimana aku bisa menyetir mobil,bagaimana aku bisa jalan jalan,bagaimana aku melakukan semua aktivitas ku,dan tentunya Dirga tidak akan mau dekat denganku huaaaaa....
kamu masih bisa berjalan ,kamu masih bisa jalan-jalan, kamu masih bisa nyetir mobil, kamu masih bisa melakukan aktivitas kesehariannya, kamu bisa melakukan apapun yang kamu inginkan, jangan berputus asa untuk hidup hanya karena kamu kehilangan satu kaki , kamu harus tunjukkan pada dunia kalau kamu wanita yang kuat kalau kamu wanita yang tangguh ,kamu wanita yang mampu menghadapi hidupmu tanpa satu kaki
dengan mudahnya kakak bicara seperti itu karena kakak tidak ada di posisiku ,kakak tidak tahu apa yang aku rasakan ,aku belum menikah, masih banyak hal yang perlu aku lakukan di luar sana ,kalau sudah begini siapa yang mau mencintaiku ,siapa yang mau menerima aku, siapa yang mau dengan wanita cacat sepertiku hiks hiks
dirga, Siti, Daniel, langsung datang ke rumah sakit begitu mereka mengetahui anya yang sangat syok mengetahui kakinya yang telah di amputasi,namun saat Siti datang dan begitu anya melihat Siti ,anya semakin kesal dan ingin marah.
kamu ,mau apa kamu datang kesini, kamu pasti senang kan melihat keadaanku yang seperti ini ,kamu pasti ingin menertawakan aku kan, kamu pasti merasa menang dengan semua yang kamu dapat kamu bangga kan sama diri kamu sendiri yang udah berhasil menguasai Dirga, aku benci sama kamu aku benci aku benci sama kamu lebih baik sekarang kamu keluar dari sini pergi pergi aku nggak mau lihat kamu lagi pergi.....
hiks...Anya tenangkan dirimu dulu ,aku tidak seperti apa yang kamu pikirkan, aku mengerti apa yang kamu rasakan sekarang, jadi tolong jangan benci aku,Jika kamu membenci aku kamu salah anya, karena kamu membenci wanita yang tidak jauh lebih baik darimu,kamu lebih baik dariku ,kamu itu cantik kamu punya segalanya , hanya dengan kehilangan 1 kaki jangan pernah membuat dirimu merasa tidak berguna*ucap Siti*
diam, aku tahu saat ini kamiy sedang menertawaiku, jadi jangan berpura-pura baik di depanku*ucap Anya*
anya ,tenangkan dirimu anya, tenang*ucap Dirga menenangkan Anya*
hiks hiks aku ga mau jadi cacat.... aku ga mau dengan satu kaki Dirga,aku malu aku malu
Anya,kenapa harus malu,semua yang di katakan Siti tadi benar,kamu cantik,kamu punya segalanya ,lalu kenapa kamu harus malu ,ini semua sebuah kecelakaan,tidak ada yang bisa menghindarinya,jadi kamu harus kuat,kamu harus tegar,oke*ucap Dirga sedikit membuat Anya tenang*
iya aku akan tegar,aku akan kuat, walau pasti berat untuk bangkit kembali
Tidak ada yang berat,kami semua disini menemaniku untuk bangkit bersama ,kita tidak akan meninggalkanmu*ucap Dirga*
tapi.....apa kamu masih mau berteman denganku*tanya Anya*
tentu saja,kita akan selalu menjadi teman baik*jawab Dirga*
tapi apakah kamu mau mencintaiku dengan satu kaki
Dirga bingung harus menjawab apa,bukan fisik yang membuta Dirga menyukai seseorang,karna memang dari awal Dirga tidak mencintai Anya,Dirga yang bingung menjawab pertanyaan Anya ini ,Dirga melihat ke arah Siti,dan Siti mengkode dirga dengan menganggukan kepalanya,dengan arti Dirga harus mengiyakan untuk mencintai Anya,jawaban dari Siti ini membuat dirga semakin bingung, bagaimana bisa Dirga mengiyakan untuk mencintai wanita yang memang tidak dia cintai,namun Siti memohon pada Dirga untuk mengiyakan pertanyaan Anya dengan .
hanya dirga yang mampu menenangkan anya saat ini, dengan begini aku yakin anya akan segera pulih dan mampu menjalani hidupnya*ucap Siti dalam hatinya*
iya Anya*jawab Dirga*
terimakasih Dirga*ucap Anya*
emm Clara , sepertinya aku harus segera kembali ke kantor karena hari ini ada pemotretan *ucap Siti*
baiklah Siti mari aku antar sampai depan*jawab Clara*
di depan ruangan Anya.
Siti terima kasih ,aku sangat berterima kasih padamu ,aku tahu ini berat bagimu ,aku tahu kamu pasti sangat sakit ketika kamu menyuruh Dirga mengatakan hal tadi pada Anya*ucap Clara*
tidak apa apa Clara,hidup adikmu lebih penting*jawab Siti*
kemudian Siti ke kantor Viva ladystore dengan di antar oleh Daniel.
hiks semoga apa yang aku lakukan ini benar*ucap Siti*
Siti, kamu terlalu baik hingga harus menerima sakit demi kebahagiaan orang lain*ucap Daniel*
di rumah sakit.
kurasa ini jadi semakin rumit,aku harus mengiyakan untuk mencintai Anya, dan sekarang Siti malah pergi dengan Daniel, ini kan salah ,kenapa malah jadi begini*ucap Dirga dalam hatinya* emm Clara,adikmu sudah tidur, sepertinya aku harus kembali bekerja*ucap Dirga*
iya Dirga terimakasih,maaf ,karna adiku kamu jadi begini*ucap Clara*
tidak apa apa Clara
anya yang hanya pura pura tertidur mendengar pembicaraan Dirga dan kakanya ,Anya pun tau bahwa sikap Dirga yang kemarin kemarin baik padanya itu karna permintaan Siti, dan hari ini Dirga yang mengiyakan untuk mencintai nya pun juga atas permohonan Siti.
betapa jahatnya aku yang ingin menabrak Siti kemarin,aku hampir menabrak orang yang merelakan laki laki yang dia cintai untuk mencintaiku*ucap Anya dalam hatinya*
Anya kamu tidurlah yang nyenyak,Kaka mau keluar sebentar ya*ucap Clara*
Azra datang ke rumah sakit untuk menemui anya, tepat disaat Clara meninggalkan anya yang sedang tidur.
Anya, kenapa kamu harus begini ,kenapa harus terjadi padamu, hanya karena mencintai Dirga kamu jadi seperti ini*ucap Azra* andai saja kamu tahu bahwa dari dulu aku mencintai kamu ,tapi melihat kamu yang begitu mencintai dirga itu membuatku tak berani mengungkapkan perasaanku padamu, tapi anehnya hingga sekarang perasaan itu masih ada dan tidak berubah
apaa,jadi selama ini Azra mencintaiku*ucap Anya dalam hatinya yang pura pura tidur*
aku harus segera kembali sebelum kakakmu datang, anya...kamu cepatlah sembuh, aku pastikan setelah kamu sembuh aku akan langsung menyatakan perasaan ku padamu*ucap Azra*
namun saat Azra ingin pergi meninggalkan ruangan anya, anya menarik tangan Azra.
tunggu*ucap Anya*
Anya, kamu... kamu tidak tidur*ucap Azra*
Anya menggelengkan kepalanya dan berkata"aku mendengar ucapan mu tadi"
hah...memangnya tadi aku bilang apa*ucap Azra*
kamu mencintaiku*ucap Anya*
duh bagaimana ini,ketahuan*ucap azra dalam hatinya* jadi tadi kamu hanya pura-pura tidur*tanya Azra*
aku tidak bermaksud membohongimu, tapi tadi di sini ada Dirga jadi aku pura pura tidur dan setelah itu kamu datang disaat aku masih pura pura tidur juga*ucap Anya* kamu tadi bilang mencintaiku, itu dulu dan sekarang setelah kamu tahu kakiku diamputasi aku yakin kamu sudah tidak mencintaiku lagi
kamu jangan bilang begitu percayalah laki-laki yang mencintaimu tidak akan meninggalkanmu ketika kamu susah tidak akan meninggalkanmu ketika kamu rapuh*jawab Azra*
kamu serius ,apa yang membuatmu masih mencintaiku walau tahu Kaki ku telah diamputasi
karena kamu setia
Dari mana kamu tahu aku setia, kita kan tidak pernah menjalin hubungan
dengan caramu mencintai dirga, berapa lama kamu mencintainya dan berapa lama juga dia tidak mencintaimu ,tapi kamu tetap berusaha mendapatkannya, kamu tetap mencintai Dirga walau dia tidak mencintaimu ,kamu tetap berusaha mendapatkannya walau kamu tahu itu berat
Anya meneteskan air matanya ketika dia tahu masih ada laki laki yang tetap mau mencintainya dengan keadaanya nya yang seperti itu.
Azra....hiks, maafkan aku, maafkan aku yang begitu bodoh sehingga tidak tahu bahwa kamu mencintaiku,maafff
tidak apa-apa anya, sudah jangan menangis lagi, ingat, kamu itu kuat kamu nggak boleh cengeng oke
iyaaa...
wah siapa ini*sapa Clara yang baru datang*
oh iya kak kenalkan dia temenku namanya Azra,Azra dia Kaka ku
ah salam kenal
di hari berikutnya.
nah gitu dong kamu harus kuat kamu nggak boleh lemah kamu juga nggak boleh malu, karena di luar sana juga ada kok orang yang dari lahir nggak punya tangan ada yang nggak punya kaki tapi dia masih semangat menjalani hidup karena dia tahu tujuan hidupnya bukan hanya meraih kesenangan aja*ucap Clara*
iya kak, aku kuat karena kalian semua yang ada di sini ,aku yakin aku bakal mampu menjalani semua perjalanan hidup aku walau tanpa satu kaki, aku pasti bisa tetap tegar karena adanya kalian semua yang mendukung aku disini,oh iya sebelum aku pulang aku mau berterima kasih pada kamu Siti, terimakasih telah berbaik hati padaku walau aku selalu berbuat yang tidak baik padamu ,terima kasih untuk semuanya yang udah kamu lakuin termasuk meminta Dirga untuk selalu bersikap baik padaku demi kesembuhanku dan juga aku minta maaf aku hampir membuatmu celaka, aku selalu berusaha menang sendiri ,aku selalu berusaha membuatmu dan dirga jauh ,tapi sekarang aku akan sangat senang kalau kalian berdua ,kamu dan Dirga bisa menjadi kekasih seutuhnya*ucap Anya sambil menyatukan tangan Siti dan Dirga untuk berpegangan* maafkan aku juga Dirga, aku yang memintamu dan memaksa untuk mencintaiku ,aku tahu aku egois, tapi sekarang aku tidak akan lagi seperti itu, karena sekarang aku sudah memiliki seseorang yang mencintaiku dengan tulus, walau dia tahu kakiku diamputasi tapi dia tetap mencintaiku ,dia tetap mau menerima aku*ucap Anya* terimakasih Azra