Life Journey

Life Journey
episode lima



waduh gawat nih, dia kan orang yang waktu itu nolongin aku pas di kejar warga karna ketahuan nyopet,tapi aku malah ngambil dompetnya, aku ga boleh ketahuan*ucap Siti*


karna tidak ingin ketahuan orang tersebut Siti pelan pelan berjalan mundur agar tidak mencurigakan,namun justru Siti menabrak mu rijal.


AW aduduh ma..af,hah ka kamu*ucap Siti kaget*


Siti,ahirnya kita bertemu lagi, sekarang kau tidak bisa lari dari ku lagi*ucap Rijal*


mau apa lagi kamu,urusan kita sudah selesai,aku sudah melunasi hutang ayahku,lalu apa yang kau inginkan*ucap Siti*


yang ku inginkan,kau tetap ikut kerja di tempatku*ucap Rijal*


cih tidak Sudi,ga akan Sudi*ucap Siti langsung lari*


hey Siti mau kemana kau*mengejar siti*


10 menit kemudian


bagaimana ini, aku tidak kuat lagi,lebih baik aku sembunyi saja di situ*sembunyi di dalam tong sampah*ahhhh bau sekali,tapi tahan Siti, kamu ga boleh ketahuan


ah sial kemana dia, aku yakin pasti dia masih di sekitar sini*ucap Rijal*kalian berdu cepat datang di jalan &$## sekarang juga*menelpon anak buahnya*


tidak lama anak buah Rijal datang dan di perintahkan untuk mencari Siti, sementara Siti yang masih di dalam tong sampah serasa mau pingsan.


tringg triringngngng*suara handpone Siti berbunyi*


aduhhh kenapa handponya bunyi di saat waktu yang tidak tepat ini*membuka handphone*


halo Siti,kau dimana,apakah kau sudah makan,aku tau kau tidak punya uang sepeser pun kan,dan Ju....


Dirga,kenapa kau menelfon di saat begini,saat ini aku sedang bersembunyi,nanti ku tel,aaaa*ucap Siti ketahuan*


hahha disini kau rupanya,ayo keluar ,cepat*ucap anak buahnya Rijal*


tidak aku tidak mau,lepaskan aku, lepaskan*ucap Siti*


sementara panggilan telepon Dirga yang masih menyala,tentu saja Dirga mendengar semua perkataan Siti .


hei Siti kau kenapa,kau baik baik saja,Siti jawab aku*ucap Dirga di telepon*ah telfonnya di matikan,apakah Siti dalam bahaya


Dirga langsung membuka GPS yang tersambung di hp Siti,lalu segera mendatangi tempat dimana Siti berada.


Reihan,gue minta Lo buat cancel jadwal miting gue sore ini,gue ada urusan penting*Tut Tut telfon langsung di matikan*


eh ga,Dirga,malah di tutup telfonnya,dasar nih anak ya*ucap Reihan*


hei kak reihan,ada apa kenapa mukanya panik gitu*tanya Azra*


itu si Dirga tiba tiba minta cancel miting sore ini,ya kan ga bisa gitu donk,ini miting penting apalagi kalo sampe bokap nya tau,bisa mampus dia*ucap Reihan*


yaudah miting nya biar gue aja yang handle*ucap Azra"


emang bisa kamu*tanya Reihan*


ya walau ga sedetail Dirga tapi gue bisa lah bikin bokap nya ga darah tinggi*ucap Azra*


sementara Dirga yang mencari Siti.


ini tempat apaan sih,jalanya gila jelek banget,huh,lagian ngapain ya gue sampe nyari tuh cewe sampe begini,padahal kan tanggungjawab gue udah selesai*ucap Dirga*


udah sampai,tapi ini dimana ,rumah kosong,oh bukan,hah tempat p...SK,jangan jangan Siti diculik terus mau di jadiin psk,gawat nih*ucap Dirga*


tapi gue mesti nyari kemana nih, tempat nya gede juga,coba telfon siti


handpone Siti yang di bawa anak buahnya Rijal pun berbunyi,namun anak buah Rijal sedang tertidur dan tak dengar suara handpone.


ini kan suara handponya...Dirga,iya itu pasti Dirga*ucap Siti*


Siti menghampiri anak buah Rijal dan berusaha mengambil handphone tersebut,setelah Siti berhasil mengambil handphone dan mengangkat panggilan dari Dirga.


ah singkat,hei Siti kau dimana aku sudah di tempat psk*ucap Dirga di telepon*


bagaimana Dirga tau tempat ini*Siti langsung melihat ke bawah dari jendela*hei Dirga,disini*


namun anak buah Rijal terbangun karna Suara siti.


hei Siti sedang apa kamu*mendorong Siti*


tidak,tidak apa apa*ucap Siti*


Dirga langsung naik ke atas dengan memanjat pohon,dan berkelahi dengan anak anak buah Rijal,Dirga sempat terjatuh dan kwalahan untuk mengalahkan mereka namun ahirnya Dirga berhasil membawa Siti keluar dari tempat psk.


di dalam mobil


terimakasih lagi lagi kamu menolongku*ucap Siti*


yang penting kamu tidak apa apa kan*ujar Dirga*


aku lemas,emmm karna lapar*jawqb Siti*


ah dasar kau ini,ayolah kita makan*jawab Dirga*


setelah makan,Dirga membawa Siti kembali ke rumahnya.


loh kalian,ba bagaimana bisa kalian berdua datang bersama*ucap Reihan*


panjang ceritanya,aku mau istirahat*ucap Dirga*


eh tunggu tunggu,enak saja istirahat,bahkan kau tidak menanyakan dimana Azra*ucap Reihan*


sudah pasti dia di kamarnya main game lah*jawab Dirga*


dasar ku ini tidak bertanggungjawab sekali,Azra ini sedang mengganti kan miting pentingmu*ujar Reihan*


huh menyebalkan*membanting dirinya ke sofa*


namun begitu melihat ada Siti semangat Azra langsung bangkit.


aaaa Siti...,kau kembali lagi,senangnya*ucap Azra*


baguslah dia senang,semoga diabtidak marah padaku*berjalan pelan menuju kamar agar tidak kena marah dari Azra*


namun Azra ingat permasalahan nya dengan Dirga dan langsung mengomeli dirga hingga mulutnya berbusa.


paginya Dirga menjelaskan apa yang dia lakukan hingga membatalkan sebuah miting penting.


kasian sekali kau Siti,lalu apa kau akan membiarkan dia pergi lagi*ucap Reihan*


eummmm *ucap Dirga berfikir*


sudahlah ga ,biarkan saja di sini*ucap Azra*


tenang saja aku tidak akan hanya makan tidur di rumah mu,aku akan bekerja disini,dijamin rumahmu akan selalu bersih,dan akan selalu tersedia makanan*ucap Siti*


Dirga pun mengiyakan,Siti ahirnya menjadi asisten rumah tangga di tempat nya Dirga.


suatu hari Dirga dimohon untuk datang ke rumah ayahnya.


aku pergi dulu,kalian di rumah jaga Siti baik baik*ucap Dirga*


siap pak direktur*ucap Azra*


tenang saja Siti aman bersama kami*ucap Reihan*


memangnya dirga mau kemana*tanya Siti*


dia mau ke rumah ayahnya*jawab Reihan*


loh Dirga dan ayahnya tidak tinggal satu rumah, apa Dirga sudah menikah


tidak,namun ada sedikit masalah yang membuat mereka tidak satu rumah


Ting tong


Ting Tong


biar aku yang bukakan pintu*ucap siti*


siapa kamu,kenapa ada wanita disini*tanya Anya*


aku se...*jawab Siti*


ah tidak penting,sudahlah aku mau masuk,Hay semuanya apa kabar,dimana Dirga*ucap Anya*


dirga sedang pergi


ooowww pergi,lalu siapa wanita ini


dia Siti,dia teman kita


oh teman


em tidak saya hanya pembantu baru disini


oh ternyata pembantu,oh iya ini ada kue,tolong masukin kulkas ya,jangan lupa siap kan untuk Dirga nanti atau besok pagi ,oke,daaaaa aku balik dulu ya


setelah Anya pergi Reihan dan Azra rebutan kue yang di berikan Anya.


Azra,Reihan jangan,ini kan buat Dirga,setidaknya biarkan Dirga dulu yang mencicipi nya*ucap Siti*


esok paginya


kue nya enak sekali,kau memang jago ya*ucap Dirga*


ah itu bukan aku yang membuat itu dari teman wanitaku yang semalam datang*ujar Siti*


iya ga itu dari Anya*ucap Azra*


hah Anya uhuk uhuk huekkk


eh kenapa ,ini minum dulu*ucap Siti*


kenapa ga bilang daritadi kalo dari anya,*Dirga kesal*


Anya adalah anak dari rekan kerja ayahnya Dirga, Anya begitu mencintai Dirga namun Dirga hanya menganggapnya sebagai teman.


Reihan siapkan jadwalku untuk siang ini,aku diberi tugas papa di Thailand*ucap Dirga*


oke ,siap


siang pukul 13:34.


Siti bawa dua baju mu,kau ikut aku ke Thailand*ucap Dirga*


ke kenapa tiba tiba*tanya Siti*


cepat ,turuti saja perintahku


iya tunggu sebentar


loh kenapa Siti dia ajak ga, biarin aja lah dia di rumah*ucap Azra*


bukan apa apa sih,cuma gue ga percaya nitipin Siti ke kalian berdua,bagaimanapun kalian kan tetap laki laki*ujar Dirga*


apa maksud mu,kau kan juga laki laki,malah berduaan donk kalian nanti*ucap Azra*


setidaknya aku tidak menggodanya,sudah lah kalian jaga rumah dengan baik


tibanya di bandara


selesai cek in,ayo kita naik*ucap Dirga*


ini pertama kalinya aku ke bandara ,juga pertama kalinya naik pesawat*ucap Siti*


kamu ini orang mana sih,kelakuanya sangat aneh


aku orang desa,jauh sekali dari kota


lalu apa tujuanmu ke kota


emmm a aku ,aku mencari pekerjaan,dan sekarang aku senang bisa kerja di tempatmu


sampainya di Thailand


Siti dan Dirga langsung menuju hotel,sampai di depan hotel Siti trauma akan kejadian dirinya.


Siti,kamu kenapa,ayo cepat*tanya Dirga*


mau apa kita kesini*tanya Siti*


kita ini di negara orang,kalo tidak di hotel kita mau tidur dimana lagi*ucap Dirga*


aku takut masuk hotel,aku takut


hey kau ini kenapa, aku tidak ada banyak waktu,nnti jam 4 aku harus bertemu dengan klien,ayo cepat


apa yang akan kau lakukan di dalam


tentunya hanya tidur malam karna siang waktunya bekerja


lalu aku dimana,aku tidak mau di hotel


Siti kenapa,apa kau takut aku akan melakukan hal yang tidak tidak padamu,aku bukan orang semacam itu,bahkan saat kau tidur di rumahku,apa aku pernah menyentuh mu


Siti hanya menggelengkan kepalanya dan menjawab tidak.


kau tenang saja aku akan pesan dua kamar


ahirnya Siti mau masuk kedalam,karna percaya dirga bukan penjahat.


mba saya mau pesan du...


em satu kamar saja mba


Siti yang justru memesan satu kamar membuat Dirga bingung.


ini pa kartu nya, silahkan


baik , terimakasih


Dirga dan siti langsung menuju ke atas


hey,apa maksudmu hanya memesan satu kamar


aku percaya kau orang baik,lagipula kau tidak mungkin melakukan apapun pada seorang gadis aneh seperti ku,aku juga takut jika di hotel sendirian,jadi ayolah kita masuk,kau harus istirahat kan*jelas Siti*