
pulsa anda tidak mencukupi untuk melakukan panggilan ini...
yah pulsaku habis*ucap Siti*
ya sudahlah, Siti kamu tunggu sini jangan kemana-mana ya*ucap Dirga langsung pergi*
Dirga dan Siti yang di berhentikan mobil L300 itu ke pasar, Dirga pun memiliki ide untuk membantu mengangkat sayuran-sayuran ke dalam mobil L300 tersebut yang ingin diangkutnya, dengan begitu dirg akan mendapatkan uang ,selain itu dirga juga membantu ibu-ibu membawakan barang belanjaan dan juga mendapatkan uang,dirga melakukan hal-hal kecil yang bisa mendapatkan uang.
aku tidak menyangka mengalami hal seperti ini ,hal yang tidak pernah aku bayangkan sebelumnya, hidupku yang serba mewah dan kecukupan yang biasanya bekerja di tempat AC, berpakaian rapi ,duduk di kursi empuk, bekerja dengan bolpoin, buku-buku, surat-surat yang ditandatangani, surat meeting ,bertemu dengan klien, mengotak ngatik komputer dan sekarang bajuku lusuh, bau, kepanasan , kerja berat, mengangkat barang-barang ,keringetan,tapi aku tidak ada pilihan lain*ucap Dirga panjang kali lebar*
sementara Siti yang melihat Dirga melakukan pekerjaan itu sempat heran apakah Dirga bisa melakukannya , sementara Siti tahu betul Bagaimana kehidupan dirga ,namun sekarang berubah drastis karena sebuah keadaan.
aaaahhh gerah sekali*menghampiri Siti*
ini minum dulu,kamu pasti capek ya*tanya Siti*
capek sih tapi begitu ngelihat kamu capek nya ilang kok hahaha*ucap Dirga*
Dirga ,aku tau dia pasti tidak betah dengan ini,tapi dia berusaha agar dapet uang,tapi bisa bisanya dia masih becanda walau lagi susah begini*ucap Siti dalam hatinya*
lelah ku sudah hilang,aku kerja lagi ya*ucap Dirga*
iya,semangat sayang ku...
apa,tadi kamu bilang apa,aku tidak pernah dengar kata kata ini sebelumnya nya...
aemmmm ti tidak, memangnya aku bilang apa
ayolah katakan sekali lagi, supaya aku lebih semangat kerjanya
semangat sayangku..
iya sayangku aku pasti semangat
kaki ini dirga bekerja memarkiri mobil mobil yang berhenti di pasar.
betapa beruntungnya aku jika benar-benar memiliki dirga seutuhnya*ucap Siti dalam hatinya*
tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg*panggilan telepon dari Rijal*
mau apa lagi sih dia,halo apa lagi yang mau kau bicarakan,aku sudah tidak ingin ada hubungan lagi denganmu, jadi tolong jangan hubungi aku lagi* ucap Siti tegas*
oh jadi kau sudah siap jika Dirga tahu kau itu seorang pelacur, kau siap ditinggal olehnya, kau siap menangis-nangis karena dia tidak Sudi dengan wanita sepertimu mu, apa kau sudah siap untuk itu semua Siti*ucap Rijal*
jangan pernah mencoba untuk mengancamku karena itu tidak akan mempan
aku tidak mengancam, aku serius jika kau keluar dari pekerjaan ini ,aku akan langsung memberitahu Dirga siapa kau sebenarnya
tid*Siti langsung mematikan teleponnya*
aku tidak mau lagi bekerja denganya,tapi aku juga tidak mau jika dirga tahu apa pekerjaanku, aku benar-benar tidak tahu harus bagaimana*ucap Siti dalam hatinya*
tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg*Rizal kembali menelepon Siti lagi*
apa lagi sih , tidak cukup kau mengancamku seperti itu*marah*
tenang dulu Siti, tenang ,aku hanya memberitahumu cepat datanglah ke sini, karna saat ini ada laki-laki yang ingin membokingmu dengan harga yang mahal
mendengar ucapan Rijal,seketika di otak Siti muncul ide untuk mencoba menemani laki-laki di Semarang,agar bisa mendapatkan uang dengan cepat.
apa aku lakukan itu saja, dengan begitu aku bisa makan untuk sehari-hari dan dirga juga tidak bekerja begitu keras* ucap Siti dalam hatinya*
selesai memarkiri mobil dirga kembali menghampiri Siti.
ternyata susah ya mencari uang ,padahal aku sudah bekerja keras, panas-panasan, keringetan ,tulang sampe rasanya mau patah, tapi dari tadi aku hanya mendapatkan uang tiga puluh ribu saja*ucap Dirga*
setidaknya itu bisa buat makan untuk nanti dan besok*ucap Siti*
hingga dua hari Dirga bekerja mati Matian seperti itu untuk mendapatkan uang.
dan hari ke tiga di Semarang.
tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg tringgg*panggilan telepon dari Daniel*
halo Siti,kamu dimana,kenapa tidak ada di rumah*ucap Daniel*
kamu sedang di rumahku, iya aku sedang tidak ada di rumah, aku lagi ada sedikit masalah Daniel*ucap Siti*
masalah,masalah apa Siti, ceritakan padaku siapa tahu aku bisa membantumu
Siti tidak menceritakan apa masalahnya tapi Siti menceritakan bahwa dirinya sedang tersasar di daerah Bandungan Semarang.
jauh sekali ,Bagaimana bisa kamu tersasar sampai sana ,kalau begitu tunggu aku, aku akan kesana menjemputmu
eh Daniel tidak usah ,aku tidak mau merepotkan kamu, lagi pula pekerjaanmu pasti banyak
tidak apa-apa Siti ,aku ke sana sekarang
siapa*tanya Dirga*
emmm ,dia temanku,dia akan menjemput kita
perjalanan yang jauh,jalan yang berbelok belok, harus mencari alamat ke sana ke sini, berjam-jam menyetir mobil, hingga akhirnya Daniel berhasil menemukan Siti.
malam hari pukul 21:00.
Siti kamu tidak apa-apa *tanya Daniel*
eittt kenapa harus memegang tangannya*ucap Dirga melepas tangan Daniel pada Siti*
memangnya kenapa, kau siapa *ucap Daniel*
sudah sudah sudah, Dirga perkenalkan dia Daniel temanku, Daniel perkenalkan dia Dirga*jelas Siti*
oh jadi dia orang yang bernama dirga, orang yang paling dicintai Siti itu,hah ternyata seorang gembel*ucap Daniel yang mengira Dirga gembel karena pakaiannya yang begitu kotor dan lusuh dan bau*
kemudian Daniel segera mengajak Siti kembali ke Jakarta ,tentunya Dirga pun juga ikut.
Siti,kamu duduk di depan saja* ucap Daniel*
Kenapa di depan ,biarkan Siti duduk di belakang bersama ku* ucap Dirga*
ini kan mobilku, jadi aku bisa mengatur dimana seseorang itu harus duduk*ucap Daniel*
sudah sudah kalian ini kenapa sih, aku tidak mau duduk di depan, aku juga tidak mau duduk di belakang bersama mu Dirga, aku mau duduk yang paling belakang saja*ucap Siti*
ahirnya daniel duduk paling depan karna menyetir mobil,lalu Dirga duduk di belakang Daniel dan Siti duduk di belakang Dirga.
namun di tengah-tengah perjalanan daniel hampir saja menabrak sebuah pohon dikarenakan sudah mengantuk.
kau ini bisa menyetir yang benar tidak, kalau tidak bisa biar aku saja yang menyetir, kau fikir nyawaku itu ada lima hah *ucap Dirga*
cih dasar belagu, memangnya orang sepertimu bisa menyetir mobil ,motor saja mungkin kau tidak punya*ucap Daniel*
apa,kau menghinaku, sepertinya kau tidak tahu siapa aku ya
memangnya siapa kau sampai aku harus mengenalmu, orang sepertimu wajar saja tidak ada yang mengenal
karena bingung mendengar Daniel dan dirga yang dari tadi tidak berhenti bicara, Siti memilih untuk tidur saja.
kau bilang aku tidak punya motor, hey dengar ya di rumah ku ada 10 motor, ada lima mobil, aku punya pesawat pribadi, aku sudah punya rumah ,bahkan aku sudah punya perusahaan, jadi kalau tidak tahu jangan asal bicara kau
hahaha sepertinya kau pandai menghayal ya impian terlalu tinggi hati-hati loh nanti kalau jatuh sakit
cukup ,kalian ini bisa diam tidak sih , tolong jangan ada yang bicara aku mau tidur*ucap Siti*
akhirnya Dirga dan Daniel berhenti bicara dan lagi lagi di tengah perjalanan ada sedikit masalah,tiba tiba ada yang melempar telor di kaca mobil Daniel,spontan Daniel kaget dan langsung membersihkan kaca nya dengan wiper agar bersih namun justru telor itu malah jadi berbusa hingga Daniel tidak bisa melihat jalan dan ahirnya Daniel langsung mengerem mobil secara mendadak.
sudah aku bilang,kalo tidak bisa menyetir dengan benar,biar aku gantikan,kau membahayakan nyawaku dan Siti*ucap dirg*
diam,apa kau tidak lihat kaca mobilku*ucap Daniel*
Dirga langsung melihat ke depan.
apa itu,telor,bagaimana bisa,apakah mungkin itu telor burung yang jatuh*ucap Dirga*
apapun itu,aku akan turun dulu untuk mengelapnya*ucap Daniel*
namun ,begitu Daniel turun dari mobil untuk mengelap kaca,Daniel langsung di tendang oleh seseorang hingga terjatuh,dan orang satunya lagi naik ke mobil untuk membawa pergi mobil Daniel,dan betapa kagetnya orang itu ketika melihat ada orang lagi di dalamnya,Siti dan dirga juga sama terkejutnya.
hei apa yang kau lakukan*ucap Dirga*
Dirga ,mereka orang jahat*ucap Siti*
Dirga langsung loncat ke kursi setir dan mendorong orang tersebut untuk keluar dari mobil.
Dirga ,Daniel dan ke dua begal itu pun berkelahi.
bagaimana ini, apa yang harus aku lakukan,aku tidak bisa diam saja *ucap Siti*
kemudian Siti ikut turun dari mobil.
halo pak polisi,iya pak ada pembegalan di daerah Bandungan,dekat jempatan di jalan anggrek,tolong segera kesini ya pak*ucap Siti*
sial,ayo kita pergi*ucap salah satu begal itu*
syukurlah mereka pergi...
kalian tidak apa apa, apakah ada yang terluka*tanya Siti*
emm aw aduh punggungku sakit sekali, sepertinya tadi terjatuh,aduhh*ucap Dirga*
Dirga ,di bagaian mana yang sakit*tanya Siti*
aw aduhh pipiku sakit sekali,tadi sempat terkena pukul*ucap Daniel*
Daniel,dimana sakitnya...
tadi mereka baik baik saja,lalu kenapa tiba tiba jadi kesakitan begini,hah mereka pasti pura pura*ucap Siti dalam hatinya*
aduh pasti kalian sakit sekali ya,kalo gitu, obati sendiri ya sakitnya ,aku mau kembali ke mobil*ucap Siti pergi*
eh loh Siti...
kemudian Siti,Dirga dan Daniel melanjutkan perjalanan nya menuju Jakarta,siang harinya mereka tiba di Jakarta dengan sangat lemas.
aku semakin kwatir berada di Jakarta, aku takut kalo pak Mateo melakukan hal hal seperti kemarin*ucap Siti dalam hatinya*
Siti, kamu kenapa melamun*tanya Dirga*
ah tidak kok,aku hanya memikirkan bagaimana jika ayahmu,masih berusaha memisahkan kita*ucap Siti*
apapun itu,ga akan ada yang bisa misahin kita,aku akan coba bicara baik baik dengan ayahku,semoga berhasil*ucap Dirga*