
suatu ketika pak Mateo bertemu dengan Siti ,di situ Siti sedang di wawancarai oleh wartawan,banyak pertanyaan yang di lontarkan pada Siti,hingga Siti bingung menjawab yang mana dulu.
tidak ,saya tidak dekat dengan model laki-laki manapun,karna saya pribadi sudah memiliki kekasih *ucap Siti* pak Mateo *ucap Siti yang hanya menggerakkan bibir dan tanpa suara*
apakah anda mengenal laki laki itu,siapa dia*tanya wartawan*
iya,dia adalah ayah dari laki laki yang saya cintai*jawab Siti* maaf saya permisi*pergi*
Siti meninggalkan wawancaranya untuk mengejar pak Mateo.
pak Mateo tunggu*teriak siti*
pak Mateo pun menoleh ke belakang
wanita itu....*ucap pak Mateo*
namun pak Mateo tetap berjalan tanpa memperdulikan Siti,dan Siti terus mengejar pak Mateo .
pak mateo, kenapa pak Mateo harus lari dari saya*ucap Siti*
saya sibuk,jangan ganggu saya*jawab pak Mateo*
oh begitu ya,maaf kalo saya telah mengganggu waktu anda, sekarang saya juga sibuk loh ,tadi saya selesai pemotretan langsung di wawancarai, lalu nanti jam tiga saya pemotretan lagi, kalo begitu ,baiklah saya tidak akan mengganggu waktu anda,permisi*ucap Siti sedikit bergaya*
sombong sekali anak itu sekarang...
huahhhh aku akan membuktikan pada anda pak, kalo saya pantas untuk dirga
Siti yang hendak masuk ke dalam mobil namun tiba tiba ada yang menarik tangannya.
ah apa-apan ini*ucap Siti*
hai Siti,sudah lama ya kamu tidak pernah ke tempat ku lagi,bagaimana dirimu sekarang,sudah cukup menyenangkan kah kehidupanmu sekarang*ucap Rijal*
siapa anda*ucap Siti yang pura-pura tidak kenal*
cih sombong sekali kau sekarang,
mentang-mentang dirimu sudah jadi model kau melupakanku yang membayar mu ketika kau tidak punya uang dan bekerja di tempatku dulu
aku bekerja di tempatmu ,memangnya kau bos apa ,apakah kau seorang direktur ,apakah seorang pengusaha, bos apa kau ini ,aku tidak pernah merasa bekerja denganmu,jadi jangan pernah temui aku
karna kesal dengan ucapan Siti ,Rijal mencengkeram dagu Siti.
dengar baik-baik ,kau boleh seolah-olah lupa kalau dirimu pernah bekerja di tempatku, tapi yang namanya PSK tidak akan bisa kembali lagi seperti sedia kala, siapapun kamu saat ini kamu tetaplah wanita kotor, wanita penghibur
cuih(meludahi baku Rijal) tutup mulutmu karna aku tidak sekotor itu*ucap Siti langsung pergi*
dasar sialan, lihat saja nanti, akan aku pastikan orang yang mencintaimu saat ini akan membencimu ketika dia tahu kau adalah wanita penghibur
kemudian sebelum ke kantor, siti pulang ke rumah ayahnya terlebih dahulu.
Siti anakku...ayah benar benar bangga denganmu nak,selamat atas kesuksesan mu*ucap pak Herman*
iya ayahhh, maafkan Siti yang baru bisa pulang ayahh*ucap Siti*
satu jam lamanya Siti menghabiskan waktu bersama pak Herman.
ayah siti tidak bisa lama-lama disini, Siti harus segera kembali ke kantor
baiklah nak,hati hatilah,jaga dirimu baik baik.
suatu ketika Siti meminta untuk berkunjung di kantor Dirga tepat di saat pak Mateo berada di sana.
semua karyawan di kantor Dirga yang dulunya teman Siti sekarang meminta berfoto dengan Siti.
wah Siti sekarang sukses ya
iya syukurlah ,Kalian juga harus semangat ya
hai dirga kenapa kau membawa Siti ke mari ada pak mateo di dalam dalam*ucap Reihan*
tenang Rehan, sekarang ayahku tidak akan bersikap seperti dulu terhadap Siti ,walau belum bisa bersikap baik padanya ,setidaknya ayahku sedikit menghargai dia sekarang*jawab Dirga*
karena mendengar keributan dari luar ,Pak mateo keluar dari ruangannya untuk melihat Ada apa sebenarnya.
ahh Dirga itu ayahmu, selamat siang pak Mateo yang terhormat*sapa Siti* suatu kehormatan bagi saya bisa datang ke kantor anda pak *ucap Siti tersenyum*
mau apa kamu datang kemari jika tidak ada kepentingan pergilah*ucap pak Mateo*
ayah tetap saja bersikap begitu pada Siti*ucap dirga dalam hatinya*
kemudian datanglah anya ke kantor Dirga.
kamu *ucap Anya* mau apa kamu kesini, jangan pernah dekati Dirga lagi karena aku dan dirga sebentar lagi akan menikah*ucap Anya*
mendengar itu Siti tercengang dengan ucapan Anya.
hei anya aku sudah bilang aku tidak mau menikah denganmu, bukankah kemarin aku sudah menjelaskan padamu*ucap Dirga*
iya ...apa yang dikatakan anya benar, sebentar lagi Anya dan Dirga akan menikah*ucap pak Mateo*
tring tring tring tring tring tring tring tring.
ya halo pak Rico,oh baiklah,saya akan ke kantor sekarang*ucap Siti lewat telepon* saya permisi ,karna ada pekerjaan yang harus saya lakukan,oh iya... anya selamat ya Jika Dirga mau menikah denganmu, pak Mateo dirga ,saya permisi *ucap Siti*
di jalan menuju kantor Viva ladystore Siti melihat siska di kejar kejar oleh seseorang.
Siska,ayo cepat masuk*Siti memberhentikan mobilnya tepat di depan Siska dan menyuruh siska untuk masuk ke mobilnya*
kamu kenapa, apa yang terjadi ,kamu baik-baik saja kan Siska*tanya Siti*
iya ,aku baik baik saja Siti,mereka itu orang orang jahat yang berusaha menodai ku ,namun syukurlah Aku berhasil melarikan diri dan bertemu dengan mu*ucap Siska*
ya tuhaaannn , aku tahu betul perasaanmu sekarang, karena aku juga pernah ada di posisi itu Siska, apakah kamu sudah makan kau terlihat sangat lelah *tanya Siti*
Siska menggelengkan kepalanya.
kemudian Siti memberhentikan mobilnya di sebuah rumah makan, disana Siti dan Siska bercerita cerita banyak.
wah sekarang hidupmu sudah bener lebih baik ya*ucap Siska*
iya aku sangat bersyukur , tapi asal kau tahu saja ,aku melakukan pekerjaan ini dengan keterpaksaan juga, aku tetap saja mengenakan pakaian yang seksi dan juga terbuka ,berfoto dengan banyak lelaki dengan berbagai gaya, itu juga sama menyiksaku, tapi setidaknya statusku yang sekarang tidaklah serendah dulu ,karena dengan begitu hubungan ku dengan dirga akan mendapat restu dari ayahnya
setelah selesai makan dan bercerita cerita mereka berpisah ,Siti kembali ke kantor dan Siska melanjutkan tujuannya.
di kantor Viva ladystore.
Clara kenapa kemarin kamu tidak ikut pemotretan*tanya Siti*
iya kemarin aku harus pulang karena ada urusan yang harus aku lakukan Siti*jawab Clara* adikku sakit, dia baru saja gagal bertunangan dengan lelaki yang dia cintai ,karena laki-laki yang dia cintai tidak mencintainya, aku merasa kasihan pada adikku ,dia tidak mau makan ,tidak mau keluar kamar ,dan aku berusaha membujuknya, aku berusaha menegakkan hatinya dan akhirnya dia sedikit mau kembali beraktivitas seperti biasanya
wah kasihan sekali adikmu, rasanya pasti sakit sekali ketika orang yang kita kita cintai tidak mencintai kita
ya begitulah, tapi namanya cinta tidak bisa dipaksakan ,si laki-laki tetap memiliki hak untuk menolak adikku
satu Minggu kemudian.
Siti... saya tetap tidak menyetujui hubunganmu dengan anakku Dirga, siapapun kamu sekarang kamu tetaplah Siti yang dulu Siti yang saya kenal*ucap pak Mateo*
kenapa Pak, bukankah saya sudah memenuhi apa yang bapak inginkan ,bukankah dulu bapak bilang bapak akan merestui hubungan saya dengan Dirga asalkan saya memantaskan diri saya untuknya ,saya rela melakukan itu , saya rela meninggalkan Dirga selama satu setengah tahun tidak bertemu dengannya ,tidak berkomunikasi ,saya rela meninggalkan ayah saya ,meninggalkan teman-teman saya untuk pekerjaan saya sekarang ini hanya untuk apa, untuk bisa mendapat restu dari bapak, kemudian setelah saya berhasil setelah saya menjadi model kenapa bapak masih tidak mengizinkan saya dengan Dirga,apakah menjadi seorang model terkenal yang berpenghasilan tinggi itu masih kurang untuk bisa bersanding dengan anak bapak sebagai seorang direktur,apakah saya harus menjadi seorang pengusaha juga seperti anak bapak baru bapak merestui hubungan saya dan juga Dirga,pak Mateo fikir saya bangga dengan pekerjaan saya menjadi model sekarang ini,tidak ,saya sama sekali tidak bangga, karena itu bukanlah karakter saya ,saya ingin menjadi Siti yang apa adanya Siti gadis desa yang lugu, tapi demi keinginan bapak untuk mendapatkan Restu ,saya rela melakukan itu semua pak, lalu di mana letak kurang yang harus saya lakukan*ucap Siti*
Siti yang kini sudah menjadi seorang model terkenal namun tetap saja tidak mendapatkan restu untuk bersanding dengan Dirga, tapi Siti tetap berusaha tegar dan yakin bahwa dirinya bisa bersama dengan Dirga.
Dirga,Anya sedang sakit dia ingin sekali bertemu denganmu jadi tolong datangi dia sekarang*ucap pak Mateo lewat telepon*
tapi ayah Sekarang aku sedang....
jangan alasan Dirga cepat sekarang juga kamu datang ke rumah sakit *tid*.
Ada apa Dirga siapa yang menelpon mu*tanya Siti yang sedang bersama Dirga*
ayah, ayah memintaku untuk datang ke rumah sakit untuk menjenguk anya, katanya dia ingin bertemu denganku*ucap Dirga* tapi tenang saja aku tidak akan meninggalkanmu kok soal anya nanti nanti saja
tidak Dirga, kamu harus datang ke rumah sakit sekarang juga ,kasihan Anya dia membutuhkanmu saat ini, jangan pikirkan aku, aku bisa pulang sendiri ,jadi ayo temui dia sekarang*ucap Siti*
ya sudah kalau begitu kamu juga ikut*menarik tangan Siti*
akhirnya dirga dan siti datang ke rumah sakit untuk menemui anya.
di rumah sakit.
permisi sus mau tanya atas pasien yang bernama Anya Veronika*ucap Dirga*
beliau ada di ruangan Kamboja nomor tiga...
terima kasih sus.
kemudian Siti dan Dirga langsung mencari ruangan Anya.
ini dia kamarnya, dirga cepat masuk lah aku akan menunggumu disini*ucap Siti*
kenapa tidak ikut masuk saja*ucap Dirga*
tidak usah ,anya hanya membutuhkanmu
emangnya kenapa kalau kamu ikut masuk ,biar dia juga tahu kalau aku dan kamu sudah mengikat janji tidak akan terpisahkan
kamu ini, ini bukan waktunya untuk bercanda jadi sekarang cepat kamu masuk
aku akan masuk kalau kamu juga masuk
Dirga menarik tangan Siti untuk ikut masuk ke ruangan anya.
hai Anya*sapa Dirga*
Siti....*ucap Clara heran*
Clara...*ucap Siti heran*