
bagaimana ga,kamu udah ketemu Siti*ucap Azra*
belum,lagi lagi aku dan Siti tidak jadi bertemu*ucap Dirga*
atau jangan-jangan yang menelpon mu itu bukanlah Siti ,karena setahuku siti tidaklah mungkin mempermainkanmu*ucap Reihan*apalagi dia menggunakan nomor telepon yang berbeda bukan
kamu benar mungkin saja aku yang terlalu rindu dengan Siti, jadinya ada yang mengaku Siti pun aku langsung ingin menemuinya*ucap Dirga*
kemudian di televisi kantor,ada tayangan bahwa anggun canberly sedang di rawat di rumah sakit akibat kecelakaan di dekat taman bermain frosela.
eh lihat,model yang mirip Siti itu kecelakaan*ucap Reihan*
loh itukan tempat dimana semalam aku dan Siti janjian untuk bertemu*ucap Dirga*
Lo serius ga, jangan jangan anggun canberly itu memang benar Siti*ucap Azra*
dan lebih tepatnya semalam Siti tidak jadi menemui mu karna kecelakaan itu*sambung Reihan*
itu ada keterangan di rawat di rumah sakit mana engga*tanya Dirga*
ga di beritahu rumah sakitnya sih,tapi kalo orang kecelakaan itu pastinya di bawa ke rumah sakit terdekat
Dirga langsung pergi meninggalkan kantor,dan menuju rumah sakit permata yang tergolong paling dekat dari taman bermain frosela.
sampainya di rumah sakit.
mba ada pasien yang bernama anggun canberly,model yang kecelakaan itu *tanya Dirga*
maaf mas,tidak ada pasien yang bernama anggun canberly*jawab suster*
yaudah mba makasih
kemudian dirga mencari lagi ke rumah sakit yang dekat dengan taman bermain frosela.
anggun canberly, beliau di ruangan VIP no 23 lantai empat*ucap suster*
baik sus terimakasih*ucap Dirga langsung mencari lif menuju lantai empat*
maaf mas,lif yang ini sedang mati*jawab satpam* mas bisa coba yang sebelah sana
terimakasih pak
kemudian dirga mencoba naik lift yang satunya lagi, tapi liftnya penuh sehingga dirga harus menunggu ,karena tidak sabar ingin bertemu dengan Siti ,dirga pun berlari menaiki anak tangga hingga 4 lantai.
ruang VIP no 23 ,ini no 18 ,19,20, berarti sebelah sana
padahal Dirga salah dengar,suster yang berkata no 23 tapi Dirga mendengar 22,kemudian Dirga langsung masuk tanpa mengetuk pintu.
siapa ya*ucap yang menunggu pasien*
bukankah ini ruangan anggun canberly*tanya Dirga*
bukan mas, sepertinya anda salah ruangan
oh baiklah maaf
tadi kata suster 23 ,kok salah
kemudian Dirga bertanya pada suster yang kebetulan lewat.
sus saya mau tanya ,pasien yang bernama anggun canberly kenapa tidak ada di sini ya*ucap Dirga*
anggun canberly ,model yang semalam kecelakaan itu kan*ucap suster*
iya sus benar sekali
beliau di di rawat di kamar no 23 mas,ini ruangannya
oh makasih ya sus
kemudian Dirga ragu untuk masuk ke kamar tersebut karna tadi dirinya sudah salah kamar.
Hem Hem,kau siapa*tanya fotografer di kantor Viva ladystore yang ingin menengok Siti*
emmm kau siapa*tanya Dirga*
kau belum menjawab pertanyaan ku,kalo aku tentu saja orang yang ingin menjenguk temanku di kamar ini*ucap fotografer*
oh kalo begitu masuklah, sepertinya aku salah kamar*ucap Dirga*
kemudian fotografer tersebut langsung masuk kamar Siti sementara dirga masih ragu untuk masuk.
halo anggun , Bagaimana keadaan mu*tanya fotografer*
pak win, terimakasih sudah menjenguk ku*ucap Siti*
tentu saja aku menjengukmu,oh iya tadi aku melihat laki laki di depan kamarmu sedang mengintip ngintip begitu,aku curiga dia orang gila,tapi dia sudah pergi sekarang*ucap fotografer*
orang gila masuk rumah sakit,memangnya seperti apa dia*tanya Siti*
sepertinya dulu dia ingin menjadi pengusaha, tapi mungkin keinginannya tidak tercapai jadi dia gila, dengan memakai jas rapi beserta sepatu, kulitnya putih badannya ideal dan ganteng sih*jelas fotografer*
apaaaa*bangkit dari tidur* aaww aduh kepala ku
hei jangan banyak gerak dulu,kau masih belum pulih
pak bolehkah aku minta tolong
tentu saja, memangnya apa
tolong panggilkan orang gila yang kau sebut tadi untuk ku
apaaa,hei apa kau sudah gila,sampai aku harus memanggilkan orang gila
bukan begitu pak ,tapi dia kekasihku
hah,ke kekasihmu
iya aku mohon panggilkan dia sebelum jauh
baiklah kalau begitu tunggu sebentar, aku akan coba mencarinya
pak win pun mencari orang yang di lihatnya tadi,namun Dirga sudah tidak ada , kemudian Pak win mencoba mencari di sekitar rumah sakit, hingga di lobby, di parkiran.
Kemana perginya orang tadi cepat sekali*ucap pak win*
karena mengira dirga sudah pergi pak win pun kembali ke kamar Siti,dan setelah pak win meninggal kan lobby ,Dirga baru saja melewati nya untuk keluar.
kemudian saat di parkiran, tepat saat Dirga keluar dari pintu rumah sakit,tepat saat itu juga Clara memasuki pintu rumah sakit.
hai Siti,bagaimana keadaanmu,loh pak win kemana,tadi katanya mau kesini*ucap Clara*
Siti,maaf dia sudah pergi*ucap pak win yang baru Dateng*
*Siti sedikit kecewa* yasudah pak tidak apa, maaf menyusahkan bapak
dia siapa maksudnya*tanya Clara*
dia Dirga*jawab Siti*
gimana ga,udah ketemu Siti*tanya Azra*
lagi lagi aku gagal*jawab Dirga*
loh,bagaimana bisa
aku memang bodoh,seharusnya aku masuk saja ke ruangan itu, tapi aku malah pergi*ucap Dirga*
yaudah ,tenang aja,besok kan Lo bisa kesana lagi
siang harinya, dirga kembali lagi ke rumah sakit tersebut,tepatnya di ruangan VIP no 23.
loh sus,pasien yang disini kemana*tanya Dirga*
pasien yang disini sudah pergi satu jam yang lalu mas*jawab suster*
apa,pulang*syok* terimakasih sus
Dirga yang terlambat sedikit saja sudah kehilangan jejak Siti lagi.
Siti.... dengan cara apa lagi aku harus menemukanmu*ucap Dirga meneteskan air mata*
hingga hari di mana telah di tentukan pertunangan Anya dan Dirga.
Dari dulu saya tidak pernah mengiyakan pertunangan ini, jadi mohon maaf untuk semuanya ,saya Dirga hendranata tidak bisa bertunangan dengan Anya*pergi meninggalkan acara*
hei Dirga,kembali kamu*ucap pak Mateo*
Anya tidak bisa membiarkan Dirga pergi begitu saja.
Dirga aku mohon jangan pergi, lalu bagaimana dengan aku bagaimana dengan pertunangan ini hiks*ucap Anya*
Maaf anya ,tapi aku ,aku tidak menyukaimu, aku masih menunggu seseorang yang yang akan melengkapi separuh hidupku, maaf aku harus pergi*ucap Dirga*
tidak Dirga kamu nggak boleh pergi*menahan Dirga pergi*
anya, lepaskan dia, masih banyak laki-laki yang menginginkanmu, lebih tampan lebih kaya, dan tentunya lebih baik dari dia ,laki-laki seperti itu tidak pantas untukmu ,biarkan saja dia pergi*ucap ayah Anya*
Dirga pun melepaskan tangan Anya dan pergi begitu saja.
dirgaaaa....
saya sangat kecewa dengan anak bapak, Dirga telah mempermalukan saya di depan banyak orang saya tidak akan pernah melupakan hal ini,ayo kita pergi Anya*ucap ayahnya Anya*
satu Minggu kemudian.
di bandara.
terima kasih Pak dirga telah mengantarkan kami sampai di bandara ,terima kasih juga atas kerjasamanya semoga sukses selalu*ucap klien*
baik pak terimakasih*jawab Dirga*.
pak win, apakah nanti setelah tiba di Singapura aku bisa langsung tidur*ucap Siti*
dasar kau ini kita ini ke Singapura untuk pemotretan bukan untuk tidur*jawab pak win*
aku bosan bergaya setiap hari,tapi apalah dayaku yang seorang model*ucap Siti*
bruk*menabrak seseorang*
eh maaf saya tidak sengaja*ucap Dirga* si Siti*syok*
Dirga,ya tuhan,benar ini Dirga, sekarang kita bertemu disini ,bertatapan mata*ucap Siti dalam hatinya*
hei kau bilang apa tadi ,Siti,jangan sembarangan memanggil orang ,dia ini modelku*ucap pak win* tapi....sebentar kau kan....
belum selesai pak win bicara,Siti menyenggol pak win dan menyela bicaranya.
lain kali kalo jalan pake mata*ucap Siti pada Dirga* sudah pak ayo kita pergi
hei tunggu sebentar*menyentuh tangan Siti*
Dirga,jangan sekarang,ini tidak waktu yang tepat,aku tetap harus berpura pura,agar Dirga tidak mengenali ku*ucap Siti dalam hatinya*
dasar tidak sopan*ucap Siti* plak*menampar Dirga* jangan sembarangan menyentuh tangan orang,bersikaplah sopan sedikit*ucap Siti langsung pergi*
awww , apakah yang seperti itu Siti,kurasa tidak,aku pasti salah orang,dia sampai menamparku *ucap Dirga*.
hei anggun,bukankah laki laki tadi adalah orang gila yang kau bilang kekasihmu*tanya pak win*
jangan menyebutnya orang gila lagi pak, dia itu tidak gila ,dia memang kekasihku*jawab Siti*
lalu kenapa dia memanggilmu Siti dan kenapa tadi sikapmu begitu padanya, bukannya waktu itu kamu ingin bertemu dengannya, tapi sekarang malah menamparnya
ada suatu rahasia yang belum waktunya untuk dia ketahui*ucap Siti*
di kantor.
Lo kenapa ga,sakit gigi lo*ucap Azra*
bukan *jawab dirga*
terus...
gue ketemu anggun si model itu
hah,serius Lo,terus terus gimana
apa dia bener Siti
reaksi dia gimana pas ketemu elo
awalnya gue ngira dia emang Siti karna wajahnya yang sangat mirip,hanya saja dia berpenampilan berbeda dari Siti,tapi dari cara bicara sama perilakunya dia bukan Siti,tadi waktu gue mau mastiin apa dia bener Siti atau bukan ,gue malah di tampar
kok bisa di tampar,Lo kurang ajar ya
enak aja lo
emang dia tadi penampilannya kayak gimana
keren ,pakai baju seksi ,rambut terurai dengan aksesoris kacamata ,menggunakan jam tangan dan tas mewah
satu tahun setengah sudah Siti dan Dirga tidak bertemu dan tidak berkomunikasi, namun mengingat janji Siti yang akan kembali pada dirga setelah berhasil nanti, dirga berusah optimis bahwa dirinya dan Siti pasti akan kembali bersama lagi.
Siti yang kini sudah hampir berhasil , hanya tinggal menunggu hari untuk menemui Dirga.
hingga suatu ketika Siti dan dirga dipertemukan kembali di sebuah pom bensin.
Maaf mas gimana ya saya lupa apa bawa dompet, ATM juga nggak bawa ,gimana kalau kartu nama saya ,saya tinggal , nanti saya akan kembali lagi ke sini untuk membayar uang bensin nya gimana*ucap Siti*
Maaf Mbak nggak bisa, kartu nama kan bisa dipalsukan, lagian Mbak kan mobilnya mewah masa enggak bawa uang sepeser pun*ucap mas di pom bensin*
tinnnm tinnnm
tuh kan mas udah di Tin tin sama yang dibelakang, kalau saya ga pergi nanti yang mobil belakang marah loh
loh itukan si model itu*ucap Dirga*