
Dirga, seandainya aku bukan wanita yang seperti apa yang kau fikirkan bagaimana*tanya Siti*
bicara apa kau ini, tentu saja kau adalah wanita yang baik*jawab Dirga*
menurut mu seorang yang bekerja sebagai psk itu bagaimana*ucap Siti*
apasih pertanyaan mu itu,kenapa tiba tiba tanya itu*jawab Dirga*
jawab saja, aku hanya ingin tau bagaimana pandangan mu
menjijikan*spontan dirga menjawab begitu*
mendengar jawaban Dirga ,Siti mengedipkan matanya dan mengambil nafas.
suatu ketika tidak sengaja Dirga melihat Siti bersama dengan seseorang laki laki .
Siti*sapa Dirga*
di Dirga*kaget* bagaimana ini,apa yang harus aku lakukan*ucap Siti dalam hati*
Siti,dia siapa*ucap Dirga*
aemm anu ,dia bos ku waktu kerja di cave ituloh,iya bos aku*jawab Siti*emm Dirga maaf aku buru buru,bos ku ini memintaku untuk menyanyi ke acarany,sudahnya aku duluan*buru buru mengajak pergi laki laki itu*
namun sekeras apapun usaha Siti menyembunyikan rahasianya tetap saja,pada ahirnya Dirga akan tau apa yang Siti sembunyi kan.
Siti, sepertinya baju ini cocok untuk kamu*ucap Dirga*
kalo kamu yang bilang cocok pasti,akan cocok*ucap Siti*
wah wah wah Siti, siapa dia*ucap Rijal yang tiba tiba datang*
apa yang mau dia lakukan,tidak, jangan sekarang,aku belum siap*ucap Siti dalam hatinya ketakutan*
kamu siapa*tanya Dirga*
perke...
emm Dirga,aku lapar,ayo kita pergi makan dulu*ucap Siti*
ah baiklah*jawab Dirga*
sepertinya kau sangat ketakutan ya*ujar Rijal*
Siti dan Dirga yang sudah melangkah untuk pergi kini Dirga menghentikan langkahnya.
apa maksudmu*tanya Dirga*
gadis yang ada di samping mu itu, sepertinya ketakutan ya,ntah apa yang membuat nya ketakutan*ucap Rijal*
sudahlah Dirga, ayo kita pergi saja,jangan dengarkan orang yang tidak kamu kenal*ucap Siti*
di tempat psk.
apa maksudmu ,kenapa kamu menemuiku dan juga dirga *ucap Siti*
aku hanya ingin tau saja , seperti apa reaksimu ketika Dirga tau,bahwa wanita yang di dekatnya adalah...*ucap Rijal*
belum selesai Rijal bicara Siti langsung pergi begitu saja.
arrrrrhgghhh,kenapa jadi begini,bagaimana jika Dirga tau,bahwa aku adalah wanita yang yang jauh dari kata baik hiks hiks *ucap Siti*
banyak nya fikiran yang tidak Siti inginkan terjadi,membuat Siti berjalan tanpa arah hingga Siti sampai di sebuah diskotik.
hai nona,mari ikutlah denganku*ucap salah satu laki laki yang hendak masuk ke diskotik*
Siti tidak menjawab, tapi laki laki itu menggandeng Siti untuk masuk ke dalam ,Siti pun ikut denganya.
kenapa kau menangis nona*tanya laki laki itu*
aku takut., hiks*jawab Siti*
sudahlah lupakan masalahmu karna saat ini kita akan bersenang senang,ini minumlah agar kau lebih rileks*menyuguhkan segelas minuman beralkohol*
tanpa berfikir panjang,Siti pun langsung meminum nya,Siti tidak tau bahwa minuman tersebut dapat memabukan.
Siti minum beberapa gelas,dan langsung mabuk berat.
karna Siti sudah lemas dan tidak mampu lagi untuk berdiri, laki laki tersebut mengajak Siti pergi,namun ada seseorang yang melarang membawa Siti pergi.
lepaskan dia*ucap daniel *
siapa kau, menyingkirlah*ucap laki laki tersebut*
daniel,orang yang dari tadi sudah ada di diskotik terlebih dahulu,dia tau bahwa laki laki itu menggandeng paksa Siti untuk ikut masuk ke diskotik,Daniel juga tau bahwa laki laki itu menyuruh Siti untuk meminum minuman beralkohol.
kau fikir aku tidak tau maksudmu hah,jadi lepaskan dia*ucap Daniel*
sialan kau*laki laki itu pun pergi*
hei kau sadarlah,bangun*ucap Daniel*
namun Siti malah mengoceh ga jelas.
ku bilang sadarlah,dimana alamat rumahmu,biar ku antar
namun Siti tidak menghiraukan perkataan Daniel yang berusaha menolong nya.
satu jam sudah Daniel menunggu Siti agar tersadar dari mabuknya,namun Siti terlalu mabuk berat sehingga belum sadar sadar juga.
pihak diskotik pun menyuruh mereka pergi karna sudah mau tutup.
ahirnya Daniel membawa Siti ke mobilnya
masih saja belum sadar nih orang,ah sangat merepotkan*ucap Daniel*
karna sudah larut malam,dan Siti juga tak sadar sadar,ahirnya Daniel membawa Siti ke apartemennya.
karna ada Siti yang menempati ranjangnya,Daniel pun tidur di sofa.
hingga paginya.
Siti kenapa ya,dari semalam aku hubungin ga bisa*ucap Dirga*
tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring trin*panggilan telepon Siti dari Rijal.
karna berbunyi berkali kali,Daniel pun bosan mendengarnya,namun Siti tidak bangun juga.
bisa bisa nya dia tidak bangun,apa dia tidak dengar,ahhhh ini pasti keluarganya,aku angkat saja ,supaya di cepat pergi dari apartemen ku*ucap Daniel*
hei Siti,kemana kau tadi malam,kenapa tidak pulang,kau tau tidak hari ini banyak yang membokingmu,cepat kemari dan kerjakan tugasmu,kau akan mendapat uang banyak hari ini,hei Siti,kenapa kau diam saja,lah malah di matikan ,dasar wanita ini*ucap Rijal*
Daniel mematikan teleponnya.
jadi dia ini pelacur*ucap Daniel melihat ke arah Siti yang masih tertidur*
Dirga ,Dirga jangan pergi Dirga,aku tidak seperti apa yang kau fikirkan,aku bukan pelacur aku bukan pelacur Dirga *ucap Siti mengoceh tidak sadar*
Daniel mengambil air lalu menyiramkan ke siti .
aaahh apa ini *sadar* hah ,a aku di mana...,si siapa kau,di mana aku,kau apakan aku hah,hei jawab*ucap Siti*
kau di apartemen ku,semalam kau mabuk,aku sudah bertanya padamu alamat rumahmu ,tapi kau mabuk berat jadi kau tidak menjawab ku,kenapa kau kwatir aku apakan,kau kan pelacur,jadi sudah pasti kau sudah kehilangan kehormatan dirimu,jadi kenapa harus takut jika aku menyentuh mu*ucap Daniel*
mendengar perkataan Daniel,Siti langsung bangkit dari ranjang dan menampar Daniel sekeras mungkin.
jaga cara bicaramu,aku tidak seperti apa yang kau katakan *ucap Siti* aku memanglah wanita penghibur,tapi aku hanya menemani bukan melayani,jadi kau tidak pantas berkata bahwa aku ini pelacur,karna aku tidak pernah melakukan hal serendah itu hiks huaa*menangis*
sepertinya aku menyakiti hatinya*ucap Daniel dalam hatinya* ammm maaf,jangan menangis,aku tidak bermaksud ber...
diam,jangan ajak aku bicara,kau tau tidak hah ,aku ini sedang lapar,hiks lapar sekali*ucap Siti*
aku fikir dia marah padaku, ternyata hanya lapar*ucap Daniel dalam hatinya* yasudah kalo begitu sana mandi,setelah itu kita turun makan*ucap Daniel*
lalu aku ganti baju apa*tanya Siti*
benar juga ya, sementara pakai saja ini dulu*meminjamkan bajunya pada Siti* tunggu apa lagi ,cepat Sana mandi
bagaimana aku bisa mandi sementara kamu ada di sini*ucap Siti*
astaga,aku jadi seperti terusir dari apartemen ku sendiri,baiklah, aku akan keluar,cepat mandi*ucap Daniel*
selesai mandi,Siti keluar menemui Daniel.
aku sudah selesai,tali...bajunya...emmm kebesaran*ucap Siti*
tidak apa apa,kau jadi tambah imut*ucap Daniel* eh maksudnya,cocok cocok saja tidak ada yang aneh,sudah ayo cepat turun
karna sarapan yang biasanya dengan porsi sedikit Daniel hanya memesan pizza satu kotak.
kau tidak makan*tanya Siti*
ya makan lah,kau fikir hanya kau yang lapar*jawab Daniel*
lalu kenapa kau belum pesan*ucap Siti*
sarapan itu jangan banyak banyak, pizza satu saja itu sudah cu...hei apa yang kau lakukan, kenapa kau menghabiskan semua pizza nya*ucap Daniel*
tentu saja habis, pizza seukuran kecil begitu aku saja kurang*jawab Siti*
Daniel yang baru pertama kali melihat Siti makan pun di buat heran olehnya.
Siti yang biasanya di pesankan Dirga dengan berbagai makanan ,kini Siti merasa kurang karna hanya di pesankan satu loyang pizza.
masih kurang katamu,mahluk dari planet mana sih kau ini sebenarnya,dasar rakus*ucap Daniel*
maaf,tapi dirga biasa memesan kan ku makanan yang begitu banyak,jadinkalo hanya segini aku kurang*ujar Siti*
Dirga,siapa dia*tanya Daniel*
dia adalah laki laki yang sangat baik dan tampan,dia...*Siti menceritakan banyak tentang Dirga pada Daniel*
sudah cukup cukup cukup*aku lapar,mau makan*
Daniel yamg memesan satu piring spaghetti untuk nya karna tidak kebagian pizza.
wahhh spaghetti... aku juga mau*merebut spaghetti Daniel*
hei itu miliku, kembalikan...
namun dengan cepatnya Siti menghabiskan spaghetti tersebut.
kau benar benar ...ya, pergi sana ,jauh jauh lah dariku *ucap Daniel*
Siti pun pergi atas permintaan Daniel,namun Daniel menarik tangan Siti dan berkata"ikut aku"
Daniel menarik Siti untuk kembali ke apartemen nya.
diam di sini,atau kau mau pulang *tanya Daniel*
aku belum ingin pulang*jawab Siti*
kalo begitu diam di sini,aku mau pergi dulu*ucap Daniel*
kau mau kemana
ada pekerjaan yang harus aku selesaikan
tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring*Sura panggilan telepon dari Dirga*
halo Dirga
Siti,kenapa kau baru menerima teleponku ,kau tau tidak aku sangat mencemaskan mu,aku takut kamu hilang atau di cilik lagi
maaf,aku sedang ,aku sedang bertemu dengan teman ku,aku tidak dengar telfonku
oh begitu, nanti sore bisa ketemu
ah nanti sore ya,maaf sepertinya ga bisa,bagaimana kalo besok saja
yasudah tidak apa apa,kamu sungguh ada di tempat temanmu mu
iya tentu saja
kalau begitu hati-hati ya aku mau lanjut kerja dulu sampai ketemu besok
malam tiba.
*kriet *daniel datang
sedang apa kau disitu*tanya Daniel*
aku sedang melihat pemandangan yang indah di apartemen ini*jawab Siti*biasanya aku melihat pemandangan yang indah bersama dirga ketika dia mengajakku pergi,aku ingin bertemu denganya tapi ....
sepertinya orang yang bernama Dirga ini sangat berarti ya bagi kamu
sangat dan sangat berharga,eh ngomong-ngomong kamu kenapa tadi pagi kamu bisa bilang kalo aku ini pelacur*tanya Siti*