
Siti yang memiliki paras cantik tentu saja banyak yang membokingnya.
Siti kamu ga boleh nangis sebentar lagi kamu bisa melunasi hutang ayahmu,tunggu hingga waktu itu tiba,dan aku akan bebas dari tempat yang hina ini*bercengkrama dengan dirinya sendiri*kira kira berapa Minggu lagi aku bisa keluar dari sini,dua puluh juta ,di tambah sepuluh juta ,di tambah lima belas juta,di tambah lima juta, di tambah tuju juta ,jadi totalnya lima puluh tujuh juta,berarti masih kurang 193 juta,huh masih banyak banget.
Siti di cari pak Rijal*ucap salah satu temannya*
iya*jawab Siti*
ada apa pak
Siti kenalkan ini pak Arjun,dia ingin membokingmu dengan harga yang tidak murah*ujar Rijal*
iya saya ingin kamu menemani saya sehari semalam,dengan harga 50 juta*ucap pak Arjun*
jika aku mendapatkan lima puluh juta ,berarti masih kurang seratus empat puluh tiga,aku bisa lebih cepat keluar dari sini*Siti pikir pikir*
aku bersedia*jawab Siti*
kalo begitu siti layani dia dengan baik*ujar Rijal*
tunggu,aku hanya menemani anda kan,tidak l big daribitu kan*ucap Siti*
tentu saja begitu*ucap Arjun*
baiklah ,ayok kita pergi*Siti yang bersikap manis*
hari hari pun Siti lalui dengan penuh kwatir,setiap hari pergi dengan laki laki yang berbeda, hidup seperti itu sungguh sangat menjijikan bagi Siti.
brak*melempar sejumlah uang di meja Rijal*
empat puluh tiga juta,totalnya sudah dua ratus juta ,berarti masih kurang lima puluh juta lagi hutang ayahku lunas dan tugasku di sini pun hampir selesai,aku akan secepatnya melunasi itu,camkan itu*ucap Siti Langsung keluar ruangan*
sial, kalo dia benar benar pergi aku akan kehilangan aset yang paling tinggi,karna Siti memiliki jumlah bokingan paling mahal dan hampir setiap hari mendapat job,dan itu membuatku banyak pemasukan,bagaimana jika dia tidak disini lagi,aku bisa kekurangan pemasukan,tapi aku akan membuatnya untuk tidak pergi*ujar rijal*
jika hari ini aku mendapat uang lima puluh juta ,kelar sudah hidupku yang hina ini,dan selanjutnya aku akan hidup dengan benar*ucap Siti*
Siti kalo begitu job ku hari kau ambil saja, kamu kan cantik kamu bisa memintanya untuk menambahi harga job ,aku yakin dia pasti mau*ujar Siska*
tidak usah,kau juga punya adik yang harus kau sekolah kan*jawab Siti*
Siti gapapa kau ambil saja,hitung hitung untuk membalas Budi karna dulu kau juga membantuku membayar biaya operasi ibuku,aku mohon terimalah*ujar Siska*
baiklah,aku sangat berterima kasih padamu siska*jawab Siti*
Siska memperkenalkan laki laki yang seharusnya membayar dirinya namun di berikan kepada Siti sebagai balas budi.
Siti kalo gitu aku tinggal dulu ya
iya Siska
kamu benar benar cantik sekali,Ayo ikut denganku*ujar laki laki itu*
tunggu,tapi aku tidak mau kau hanya membayar ku dengan harga empat puluh juta saja*ucap Siti*
tenang saja,denganmu aku berani menawar delapan puluh juta*ucap nya*
delapan puluh juta,padahal aku cuma perlu lima puluh juta untuk membayar hutang dan setelah itu aku akan bebas,tapi baguslah kalo dia membayar delapan puluh juta,jadi yang tiga puluh juta bisa aku buat untuk meneruskan hidup*ucap Siti data hatinya*baiklah aku bersedia
tempat apa ini,besar sekali,apakah ini restoran tempat makan enak,atau ini rumahmu*Siti yang tidak tau hotel*
apa dia ini bodoh,sudah jelas ada tulisan hotel,tali baguslah*ucapnya dalam hati*ahhh iya ini restoran tempat makan enak,ayok kita masuk*ucap laki laki itu*
dengan polosnya Siti pun masuk ke dalam hotel yang dia kira restoran tempat makan yang dulu pernah ia datangi pertama kali.
restoran yang dulu tidak ada banyak ruangan seperti ini*tanya Siti*
ayo kita masuk ke ruangan yang ini*ajak laki laki tersebut*
Siti pun mengikuti perintahnya untuk masuk ke dalam, karna bayanganya di dalam terdapat berbagai makanan lezat.
kenapa di sini hanya ada kita berdua*siti bingung*
ya ,karna kita akan bersenang senang,sekarang buka kancing ku*ucap si laki laki*
apa maksud anda,bersikaplah sedikit sopan padaku
aku sudah membayar mu dengan mahal dan malam ini kau harus melayani ku
tolong jangan mendekat ,aku bilang jangan mendekat,hei apa yang kau lakukan
kalo sudah begini , sepertinya aku harus berbuat sedikit licik*ucap dalam batinnya*tunggu dulu,aku bilang tunggu,aku mau mau uangnya terlebih dahulu
oh begitu baiklah delapan puluh juta
aku harus lari lebih cepat lagi,dan segera memberikan uang lima puluh juta ini pada pak Rijal lalu pergi sejauh jauhnya*dalam batin Siti*
setelah lari sekitar 1 jam ahirnya Siti pun sampai di tempat psk ,dan langsung menemui Rijal.
lima puluh juta,lunas sudah semua hutang ayahku,dan selesai juga tugasku di sini,jadi biarkan aku pergi dan anggap kita tidak mengenal*ucap Siti*
tidak semudah itu,aku tidak akan membiarkan mu pergi dari tempat ini,kau harus bekerja untuk ku ,ikut aku Sekarang*menarik tangan Siti*
lepaskan ,hei lepaskan tanganku
ahirnya Siti menendang selangkangan Rijal hingga kesakitan lalu Siti pun lari,namun Rijal meneriaki anak buahnya untuk membantu mengejar siti.
karna lari ketakukan Siti tak m lihat sekitar hingga menabrak Siska yang hendak keluar dari kamar.
aw Siti, kamu kenapa sih lari lari gitu*tanya Siska*
"Siti menjelaskan inti dari ceritanya"
yaudah klao gitu kmau kleuar aja lewat jendela kamarku*menarik tangan Siti*
Siska, terimakasih untuk semua kebaikanmu,aku tidak akan melupakan kebaikan mu ,aku akan menemui mu di lain waktu*ujar Siti sebelum meninggalkan Siska teman baiknya*
dari luar terdengar Rijal dan tiga anak buahnya yang mencari Siti,Siska pun langsung keluar kamar.
pak Rijal kenapa teriak teriak*tanya Siska*
apa kamu lihat Siti*ujar Rijal*
Siti , bukanya dia sedang ada job
ahhh sial,kalin pencar,cepat cari Siti
setidaknya Siti sudah tidak terlihat di sekitar sini*dalam batin Siska*
HOS HOS HOS sepertinya aku sudah berlari cukup jauh,mereka juga sudah tidak terlihat,lebih baik aku istirahat dulu,duhh kakiku sakit sekali,aku berlari tanpa sendal*ucap Siti*
karna tadinya Siti menggunakan high heels,Siti memilih membuang high heels nya dan berlari tanpa sendal.
aaa aku lupa ,aku masih menggunakan baju seterbuka ini,benar benar hina sekali diriku ini,lebih baik aku membeli baju saja dulu dengan uang tiga puluh juta itu,beli sendal juga,dan jaket biar ga dingin*merogoh kantong *loh mana uangnya,beneran ga ada,kok bisa sih,tadi aku masukin kantong,bagimana ini,aku lapar dan haus tapi ga ada uang sepeser pun*ucap Siti*
udah jam delapan malem, sekarang tujuanku kemana*ucap Siti bingung*
eh itu ada jemuran baju orang,aku ambil aja kali ya setidaknya buat nutup bajuku yang terbuka ini,tapi nanti aku dosa,itukan bukan miliku,tapi aaa gapapa lah jahat dikit*ucap Siti*
dan ahirnya Siti pun mengambil jaket dan celana panjang.
Siti pun tidur beralaskan kardus di depan sebuah toko.
hampir satu Minggu Siti selalu mencuri pakaian orang orang yang di jemur di dekat rumah,tidur beralaskan kardus,dan untuk makan Siti bahkan mencuri dengan cara pura pura menyenggol seseorang dan mengambil dompet yang ada di kantong,diam diam membuka resleting tas milik seseorang,dan berbagai macam cara telah Siti lalui.
sebenarnya aku ini sungguh memalukan,tapi ternyata benar ya kata pepatah,bahwa orang jahat terlahir dari orang baik yang tersakiti*ucap Siti*
hingga suatu ketika Siti ketahuan mengambil dompet seseorang,dan lari karna dikejar warga,saat berlari Siti tak memperhatikan kiri kanan dan langsung menyebrang jalan hingga hampir tertabrak mobil,Siti dan yang menyetir mobil pun syok keduanya berhenti tepat di depan mobil, seketika siti pun langsung naik ke dalam mobil dan menyuruh si pemilik mobil untuk membawanya pergi.
apa yang kau lakukan,cepat turun dari mobilku*ucap si pemilik mobil*
aku mohon ,aku ayo cepat jalan,aku sedang orang orang jahat*ucap Siti*
karna tak tega melihat wajah kasihan Siti si pemilik mobil pun membawanya pergi, lalu Siti di berhentikan di pinggir jalan saat warga sudah tidak terlihat.
cepat turun dari mobilku*ucap si pemilik mobil*
Siti melihat dompet jatuh di dekat kakinya ,Siti pun mengambilnya diam diam.
iya,aku sangat berterimakasih*menggeser dompet dengan kakinya*
siti pun berhasil keluar dari mobil dengan membawa dompet tersebut.
kenapa aku jadi jahat begini,ini kan bukan sifatku,tapi aku tak punya pilihan*ucapnya sambil membuka dompet*
itu Siti,ayo kita tangkap dia*ucap anak buah Rijal yang melihat Siti*
duh gimana nih,aku harus cepet pergi*lari*
Siti berhasil menghindar dari kejaran anak buahnya Rijal,namun Siti tertabrak mobil dan di bawa ke rumah sakit.
apakah kamu keluarganya pasien*tanya dokter*
bukan dok,saya yang menabraknya,dan saya akan bertanggungjawab untuk semuanya*ucap yang menabrak*
baiklah,pasien yang anda bawa ini mengalami amesia sementara,karna benturan yang cukup keras di kepalanya*ucap dokter*