
emm tadi pagi ponselmu berisik sekali,kau angkat saja telfonya,karna aku fikir itunpasti keluargamu yang menghubungimu,tapi ternyata dia malah bilang...*menceritakan*
aku memang bekerja sebagai psk,tapi aku bukan wanita yang merelakan kehormatan diri demi uang,aku ju...
tak perlu kau jelaskan , karna itu pasti bukan keinginanmu,kenapa kau tidak pulang saja,kau mau menginap di tempatku lagi
memangnya kenapa,tidak boleh ya
eumm tidak kok boleh saja,tapi bagaimana dengan keluarga mu
aku hanya punya ayah di rumah,ayahku akan baik baik saja jika aku masih di tempat psk, tapi jika aku tidak bekerja jadi psk,ayahku akan merasakan akibatnya,dan kalo aku pulang,laki laki brengsek itu pasti langsung menyuruhku menerima berbagai bokingan
kalo begitu ,kamu bilang saja sedang mendapat bokingan dari orang lain,nanti aku akan memberi mu uang
tidak perlu,besok aku akan pulang,karna besok aku ada janji dengan dirga, terimakasih ya untuk bantuan mu ini,aku tidak tau lagi bagaimana nasibku jika tidak bertemu denganmu
baiklah,kau tidur saja sekarang
paginya Daniel mengantar Siti pulang ke rumah sewanya.
inilah rumahku,kau boleh bermain kemari kapan saja*ucap Siti*
baiklah, kalo begitu aku duluan ya
iya,hati hati lah
aku harus segera mandi, sebentar lagi Dirga pasti menjemput ku...
tok tok tok permisi*ucap Dirga*
eh nak dirga silahkan masuk nak*ucap pak herman*
baik pak terimakasih
Dirga yang menunggu Siti dan duduk di ruang tamu melihat jaket laki laki di kursinya nya.
milik siapa, ini jelas milik laki laki,apa milik pak herman,kurasa tidak mungkin*ucap Dirga dalam hatinya*
Dirga,aku sudah siap*ucap Siti*
oh kalo begitu ayo kita pergi,oh iya Siti ,ini milik siapa*menunjukan jaket*
itukan milik Daniel yang tadi ga sengaja aku bawa,duhh aku lupa menyimpanya * ucap Siti dalam hatinya * i itu ,emm itu * bingung menjawab * bagaimana ini,aku harus jawab apa, kalo kau jawab milik ayah dirga tidak akan mungkin percaya * ucapnya dalam hati*
Siti, apakah ada yang kau sembunyikan,kenapa kau terlihat sangat kebingungan menjawab*tanya Dirga*
em Dirga itu milik temen ku yang kemarin aku main ke rumahnya itu
Siti,kemarin kau bilang main ke rumah Siska,tapi jaket ini milik seorang laki-laki,apakah kau sedang berbohong
tidak Dirga,itu sungguh milik Siska,memangnya barang laki laki tidak boleh di pakai wanita,kenapa kamu jadi curiga padaku sih
sudahlah lupakan saja soal jaket,aku percaya dengan mu kok,ayo kita pergi
syukurlah dirga tidak curiga*ucap Siti dalam hatinya*
aku tau Siti berbohong,dia tidak pernah berekspresi tegang begini sebelumnya*ucap Dirga dalam hatinya*
di dalam mobil dalam keadaan tertutup Dirga seperti mencium aroma alkohol.
Siti,apakah kau mencium bau sesuatu
hah , bau apa,aku tidak menciumnya
semakin Siti banyak bicara,aroma alkohol itu semakin kuat .
Dirga mendekati Siti karna Dirga merasa aromanya ada pada Siti,namun justru Siti menampar Dirga karna Siti berfikir Dirga berniat aneh aneh.
apa yang kau lakukan Dirga
aw Siti kenapa kau menampar ku,aduhhhh panas banget,aku bukan mau macam macam denganmu,tapi aku mencium aroma alkohol pada dirimu Siti*jelas Dirga*
apa*terkejut* gawat, apakah aroma alkohol nya masih tercium, bagaimana ini, bagaimana jika Dirga curiga kalo kemarin aku mabok*ucap Siti dalam hatinya*
oh maaf, tapi itu tidak mungkin Dirga,mana mungkin aku meminum alkohol
ya ,aku rasa itu memang tidak mungkin,tapi memang ada aroma alkohol pada dirimu,apakah kau sedang membohongi ku
baiklah, aku akui,kemarin aku mabok ,toai itu terjadi tanpa sepengetahuan ku,ada orang yang membawaku masuk ke diskotik dan menyuruh ku meminum alkohol itu
ah Siti , bagaimana bisa itu terjadi,tapi kau baik-baik saja kan,apa ada yang terjadi sesuatu padamu
tidak Dirga karna ada laki laki baik yang membawaku ke apartemen nya ketika aku mabok
apaaaa,kenapa kau percaya begitu saja padanya
dia baik kok dia ju...
tapi Siti bagaimana pun juga kan dia tetap laki laki
memangnya kenapa kau pun juga laki laki
eh kenapa malah membalikan perkataan ku issshh kau ini
sudahlah yang penting kan sekarang aku baik baik saja,iya kan,ayo cepat ajak aku pergi ke suatu tempat yang sangat indah
baiklah...
Dirga mengajak siti ke sebuah taman di pinggiran danau.
wahhh ini bagus sekali *ucap Siti* tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring tring
mendengar telfonya berbunyi Siti pun melihatnya begitu tau yang menelpon adalah Rijal Siti membiarkan panggilan telepon nya.
siapa, angkat saja siapa tau penting*ucap Dirga*
hahha yang menelpon ku tidak ada orang yang penting ,selain telfon darimu lainya tidak penting*jawab Siti*
tapi dari tadi berbunyi terus , memangnya siapa
emmm aku juga tidak tau,dari nomor yang tidak di kenal
tring tring tring...
tuh kan bunyi lagi, coba sini biar aku yang angkat
eh jangan,tidak usah,kan aku bilang tidak penting,lebih baik kita berfoto saja yuk
Siti belakangan ini aneh, seperti ada yang di sembunyikan,tapi apa ya*ucap Dirga dalam hatinya*
hingga suatu ketika di hari kencan berikutnya ,siti dan Dirga bertemu Siska yang sedang menemani seorang laki-laki.
itu kan Siska,tapi bersama siapa dia*tanya dirga*
ahh itu ayahnya,iya benar ayahnya
emm Dirga,kita jangan lewat sana ,ayo lewat sini saja
i iya sih,karna aku lebih ingin lama denganmu haha
tapi , apa kau tidak ingin menyapa siska yang ada di sana
justru aku menghindari agar kamu tidak bertemu Siska dirga*ucap Siti dalam hatinya*
namun ketika Siti dan dirga ingin melewati jalan Lain.
loh itukan Siti,hai Siti*teriak lelaki yang bersama Siska*
Siti,di memanggil mu*ucap Dirga*
aduh ,kenapa selalu begini sih*ucap Siti dalam hatinya*
kalian berteman ya, kalo begitu ayo kita sap mereka*mendekati Siska *
hai Siti,wah kau sedang beruntung ya bisa di pesan laki laki tampan*ucap laki laki itu*
eh em..maksudmu aku memesanya*tanya Dirga*
emm dirga Siti aku duluan ya,masih ada urusan lain*ucap Siska menarik tangan laki laki itu*
oh ya hati hati siska*jawab Siti* syukurlah Siska memang peka*ucapnya dalam hati*
Siti,kenapa kau terlihat aneh sekali sihh, sebenarnya apa yang kau sembunyikan*ucap Dirga dalam hatinya*
setelah itu Dirga mengantar on Siti pulang,namun di rumah Siti ada Daniel yang sedang berkunjung ke rumahnya.
mobil siapa ini,keren loh*ucap Dirga*
ini kan mobil Daniel,apakah dia...gawat,bagaimana ini*ucap Siti dalam hatinya*ohh itu mobil sebelah*jawab Siti*
mobil sebelah,kenapa parkir di sini,kenapa tidak di depan rumah nya sendiri*ucap Dirga*
Dirga,memangnya kenapa harus di permasalahkan sih biarkan saja lah*ucap Siti*
yasudah aku mau pamitan dulu dengan ayah mu
ehhhh gausah gausah ,ayahku pasti sudah tidur
tau darimana ,kamu kan belum masuk rumah dan juga belum bertemu ayahmu
emmm ya dia pasti sedang beristirahat,jadi tidak perlu berpamitan
kenapa begitu,bukanya kamu yang mengajarkan aku untuk menghormati ayahmu seperti aku menghormati ayahku,tapi kenapa tiba ti...
dirgaaa,sudahlah lebih baik kamu pulang,kamu pasti lelah kan
kau mengusirku ,baiklah aku pulang*pergi*
huahhhhh*lega*maaf Dirga aku tidak bermaksud sedemikian,tapi aku tidak mau kamu bertemu dengan Daniel...
Siti,kenapa belum masuk,ada teman mu yang menunggu mu loh,ayo masuk*ucapnpak Herman*
baik ayah*jawab Siti*
oh iya Siti,tumben Dirga tidak berpamitan dengan ayah
emmm ayah Dirga sedang ada miting jadi dia harus segera kembali
Siti dan pak Herman kembali menemui Daniel.
kalian ngobrol ngobrol lah yang santai,bapak tinggal dulu ya*ucap pak Herman*
baik pak, terimakasih...
halo Siti,kamu darimana *tanya Daniel*
emmm aku,aku pergi dengan dirga*jawab Siti*
wah sayang sekali ya,aku tadi tidak bertemu dengan nya*ucap Daniel*
eh,memangnya mau apa bertemu
aku hanya ingin tau, siapa orang yang beruntung itu, karna bisa di cintai oleh wanita seperti mu*ucap Daniel*
beruntung kau bilang,justru akulah yang paling beruntung ,bisa di cintai olehnya,karna apa untung nya bagi dia di cintai oleh orang psk seperti aku ini*jawab Siti*
jangan bilang begitu,dia pun beruntung mendapatkan mu,kau tau apa untungnya...
a apa
dia di cintai wanita setulus dirimu,dan sebaik dirimu
*Siti tersenyum* terimakasih
esok nya.
kenapa kau baru datang,kemana saja kemarin*tanya Rijal*
aku sibuk*jawab Siti*
sibuk katamu,kau pergi denganya kan*ucap Rijal*
kalo iya memangnya kenapa
Siti,kau bisa saja mendapatkan uang banyak dengan memanfaatkan pemuda itu,kau bisa memintanya untuk membayarmu setiap ingin pergi,dengan begi...
tidak,aku tidak akan melakukan itu,karna aku akan meluangkan waktu ku untuknya sesuka dia,jadi jangan pernah mencoba menyuruh ku untuk melakukan nya
dari luar ,Siti dan rijal mendengar keributan,Rijal dan Siti keluar untuk melihat apa yang terjadi.
halo pak Rozi,ada apa ini, sepertinya ada kesalahpahaman ya*ucap Rijal*
aku bosan dengan karyawan mu yang ini aku, aku ingin yang lain, jadi tolong Carikan aku yang lebih cantik*ucapnya*
ohh baiklah, kebetulan sekali disini ada wanita yang sangat cantik...
rijal memperkenalkan Siti pada klien nya, si klien pun tentu saja langsung tertarik dengan Siti.
wahh di sangat cantik,aku mau dia*ucapnya*
baiklah,em tapi pak, sepertinya dia tidak bisa di pesan dengan harga yang rendah ,emm maksud saya ..
iya iya saya sudah faham,saya akan membokingnya dengan harga dua kali lipat,bagaimana
baiklah,bapa boleh membawanya
dasar Si bang** t ini*ucap Siti dalam hatinya*
mari cantik,ayo kita pergi*ucap pak Rozi memeluk siti*
jangan sentuh saya*ucap Siti tegas*